Kamis, 13 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Buruh Industri Tembakau Dukung  Menkeu Purbaya, Tolak Wacana Kemasan Rokok Polos

Buruh Industri Tembakau Dukung  Menkeu Purbaya, Tolak Wacana Kemasan Rokok Polos

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Serikat pekerja sektor industri hasil tembakau (IHT) menyatakan penolakan terhadap wacana penyeragaman kemasan rokok polos (plain packaging) yang tengah dibahas Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Kelompok buruh menilai kebijakan tersebut berpotensi menekan industri rokok legal serta mengancam keberlanjutan lapangan kerja.

Ketua Umum PP FSP RTMM-SPSI, Sudarto AS, mengungkapkan bahwa penerapan kemasan polos dapat berdampak langsung pada penjualan produk legal dan memicu penurunan kinerja sektor padat karya. Menurutnya, jutaan pekerja di industri hasil tembakau bergantung pada stabilitas permintaan pasar.

“Kami sepakat dengan pernyataan Menteri Keuangan Purbaya. Kalau belum bisa membuka lapangan pekerjaan baru, lebih baik tidak membuat kebijakan yang menghambat,” ujar Sudarto dalam keterangan tertulis, Senin (8/12/2025).

Serikat buruh menilai rancangan aturan dalam Permenkes terkait plain packaging berada di luar lingkup kewenangan Kemenkes. Regulasi tersebut dianggap melebihi peran kementerian yang seharusnya fokus pada pengaturan peringatan kesehatan bergambar.

Sudarto menegaskan bahwa kemasan, warna, hingga logo merek merupakan bagian penting dari identitas perusahaan dan termasuk hak kekayaan intelektual (HAKI). Ia menilai kebijakan plain packaging berpotensi menimbulkan persoalan hukum dan menabrak perlindungan merek dagang.

“Kami dengan tegas menolak rencana penyeragaman warna kemasan rokok. Kemasan bukan sekadar tampilan, tetapi merupakan identitas merek. Rokok adalah produk legal, begitu pula tenaga kerjanya,” katanya.

Wacana plain packaging sebelumnya mendapat respons beragam dari industri. Sejumlah pelaku usaha menyampaikan kekhawatiran terhadap dampak kebijakan terhadap persaingan usaha, penjualan produk legal, hingga potensi meningkatnya rokok ilegal.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Djoni Kuasai 5,09 Persen Saham FOLK, Sinyal Masuk Konglomerat Mulai Terbaca

    Djoni Kuasai 5,09 Persen Saham FOLK, Sinyal Masuk Konglomerat Mulai Terbaca

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pasar modal Indonesia kembali diwarnai aksi strategis investor nasional. Djoni, investor asal Jambi, resmi masuk ke jajaran pemegang saham PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK) dengan kepemilikan sebesar 5,09 persen saham. Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Djoni tercatat menguasai sekitar 201 juta lembar saham FOLK, dengan tanggal efektif kepemilikan pada […]

  • Saat Ibu Bekerja, Anak Perempuan Punya Peluang Sekolah Lebih Tinggi

    Saat Ibu Bekerja, Anak Perempuan Punya Peluang Sekolah Lebih Tinggi

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kesempatan perempuan untuk bekerja tidak hanya berdampak pada peningkatan ekonomi keluarga, tetapi juga membuka peluang lebih besar bagi anak perempuan untuk mengenyam pendidikan hingga perguruan tinggi. Hal tersebut tergambar dari kisah Ai Rahmawati (39), warga Desa Pasirsalam, Kecamatan Mangunreja, yang berhasil menyekolahkan anak perempuannya hingga ke jenjang lebih tinggi. Di lingkungannya, kondisi tersebut […]

  • Kemendagri Tekankan Perencanaan Matang dan Optimalisasi APBD di Tengah Tantangan Fiskal

    Kemendagri Tekankan Perencanaan Matang dan Optimalisasi APBD di Tengah Tantangan Fiskal

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menegaskan pentingnya perencanaan yang matang dan optimalisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebagai kunci pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel dan responsif. Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Agus Fatoni, mengatakan kekuasaan pengelolaan keuangan daerah secara konstitusional berada di tangan kepala daerah, baik gubernur maupun bupati dan wali kota. […]

  • Rupiah Menguat di Awal Pekan, Tapi masih di Rp17.200-an

    Rupiah Menguat di Awal Pekan, Tapi masih di Rp17.200-an

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali menunjukkan penguatan pada perdagangan awal pekan, Senin (27/4/2026) pagi. Rupiah dibuka menguat sebesar 18 poin atau 0,10 persen ke level Rp17.211 per dolar AS, dibandingkan posisi penutupan sebelumnya di Rp17.229 per dolar AS. Performa positif ini terjadi di tengah pergerakan dolar AS yang terpantau melemah […]

  • Update Harga Sembako Jambi Hari Ini: Cabai Anjlok, Rawit Hijau Justru Naik

    Update Harga Sembako Jambi Hari Ini: Cabai Anjlok, Rawit Hijau Justru Naik

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pergerakan harga sembako di Pasar Angso Duo pada Rabu, 22 April 2026, menunjukkan tren relatif stabil. Namun, sejumlah komoditas hortikultura seperti cabai mengalami fluktuasi cukup signifikan.  Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, harga cabai merah besar dan cabai merah kecil tercatat turun hingga 16,67 persen dan kini berada di angka Rp30.000 […]

  • Rupiah Tertekan Lagi, Kini Rp16.928 per Dolar AS

    Rupiah Tertekan Lagi, Kini Rp16.928 per Dolar AS

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rupiah tertekan lagi. Pada perdagangan pagi ini rupiah sentuh Rp16.928 per dolar AS. Hal ini akibat ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah yang masih membayangi pasar keuangan global. Mengutip dari Antara, Jumat (27/3/2026), mata uang Indonesia bergerak melemah 14 poin atau 0,14 persen menjadi Rp16.928 per dolar AS dari penutupan sebelumnya, Kamis (26/3/2026), tercatat […]

expand_less