Rabu, 20 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Buruh Industri Tembakau Dukung  Menkeu Purbaya, Tolak Wacana Kemasan Rokok Polos

Buruh Industri Tembakau Dukung  Menkeu Purbaya, Tolak Wacana Kemasan Rokok Polos

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Serikat pekerja sektor industri hasil tembakau (IHT) menyatakan penolakan terhadap wacana penyeragaman kemasan rokok polos (plain packaging) yang tengah dibahas Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Kelompok buruh menilai kebijakan tersebut berpotensi menekan industri rokok legal serta mengancam keberlanjutan lapangan kerja.

Ketua Umum PP FSP RTMM-SPSI, Sudarto AS, mengungkapkan bahwa penerapan kemasan polos dapat berdampak langsung pada penjualan produk legal dan memicu penurunan kinerja sektor padat karya. Menurutnya, jutaan pekerja di industri hasil tembakau bergantung pada stabilitas permintaan pasar.

“Kami sepakat dengan pernyataan Menteri Keuangan Purbaya. Kalau belum bisa membuka lapangan pekerjaan baru, lebih baik tidak membuat kebijakan yang menghambat,” ujar Sudarto dalam keterangan tertulis, Senin (8/12/2025).

Serikat buruh menilai rancangan aturan dalam Permenkes terkait plain packaging berada di luar lingkup kewenangan Kemenkes. Regulasi tersebut dianggap melebihi peran kementerian yang seharusnya fokus pada pengaturan peringatan kesehatan bergambar.

Sudarto menegaskan bahwa kemasan, warna, hingga logo merek merupakan bagian penting dari identitas perusahaan dan termasuk hak kekayaan intelektual (HAKI). Ia menilai kebijakan plain packaging berpotensi menimbulkan persoalan hukum dan menabrak perlindungan merek dagang.

“Kami dengan tegas menolak rencana penyeragaman warna kemasan rokok. Kemasan bukan sekadar tampilan, tetapi merupakan identitas merek. Rokok adalah produk legal, begitu pula tenaga kerjanya,” katanya.

Wacana plain packaging sebelumnya mendapat respons beragam dari industri. Sejumlah pelaku usaha menyampaikan kekhawatiran terhadap dampak kebijakan terhadap persaingan usaha, penjualan produk legal, hingga potensi meningkatnya rokok ilegal.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • BYD Melejit Oktober 2025: Penjualan Nomor 3, Impor Naik 192%

    BYD Melejit Oktober 2025: Penjualan Nomor 3, Impor Naik 192%

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – BYD Motor Indonesia mencatat lonjakan penjualan besar pada Oktober 2025. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), distribusi dari pabrik ke diler (wholesales) BYD mencapai 10.593 unit, melesat 873,9 persen dari bulan sebelumnya sebanyak 1.088 unit. Kenaikan juga terlihat pada penjualan ritel. Sebanyak 9.732 unit mobil BYD terjual ke konsumen pada Oktober […]

  • Airlangga Hartarto Bahas Kerja Sama Mobil Nasional  dengan Hyundai

    Airlangga Hartarto Bahas Kerja Sama Mobil Nasional  dengan Hyundai

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bertemu dengan Presiden Hyundai Motor Group, Amb. Sung Kim, di Gyeongju, Republik Korea, saat pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC). Pertemuan tersebut membahas peluang kerja sama strategis antara Pemerintah Indonesia dan Hyundai, terutama di sektor investasi otomotif, pengembangan mobil nasional, serta kendaraan berteknologi masa […]

  • Tergelincir ke Zona Merah, IHSG Dibuka Terkoreksi ke  8.583

    Tergelincir ke Zona Merah, IHSG Dibuka Terkoreksi ke 8.583

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami koreksi saat perdagangan dibuka pagi ini. Indeks komposit sempat naik ke zona hijau sesaat. Berdasarkan data RTI Infokom, IHSG melemah 0,02% menjadi 8.583,35. Indeks sempat menguat ke teritori positif menyentuh level tertinggi 8.611,33 sebelum turun hingga mencapai 8.576,65. Sebanyak 242 saham menguat, 258 saham melemah, dan 183 […]

  • Harga Sembako di Kota Jambi Stabil, Harga Cabe Masih Fluktuatif

    Harga Sembako di Kota Jambi Stabil, Harga Cabe Masih Fluktuatif

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional di Kota Jambi masih terpantau stabil, meski beberapa komoditas seperti cabe merah dan cabe rawit mengalami penurunan harga cukup signifikan dalam sepekan terakhir. Berdasarkan pantauan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi di tiga pasar utama  Pasar Angso Duo, Pasar Rakyat Talang Banjar, dan Pasar Rakyat Kasang […]

  • Indeks Keyakinan Konsumen Turun Jadi 115, Warga Makin Pesimis Soal Lapangan Kerja

    Indeks Keyakinan Konsumen Turun Jadi 115, Warga Makin Pesimis Soal Lapangan Kerja

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Optimisme masyarakat terhadap ekonomi nasional kembali menurun. Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) September 2025 turun 2,2 poin menjadi 115, menandakan warga mulai pesimis terhadap ketersediaan lapangan kerja di tengah ketidakpastian ekonomi global. Meski masih berada di zona optimistis, penurunan indeks keyakinan konsumen pada September 2025 menjadi sinyal bahwa masyarakat mulai berhati-hati menatap ekonomi ke […]

  • Rupiah Terkoreksi 14 Poin ke Level Rp 16.582 per Dolar AS

    Rupiah Terkoreksi 14 Poin ke Level Rp 16.582 per Dolar AS

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah dibuka terkoreksi terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi ini, Jumat (10/10/2025). Pelemahan ini terjadi seiring dengan penguatan dolar AS mendekati level tertinggi dua bulan, pasar juga menaruh harapan pada The Fed. Berdasarkan data Bloomberg pada pukul 09.12 WIB di pasar spot exchange, Rupiah hari ini terkoreksi sebesar 14 […]

expand_less