Rabu, 14 Okt 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Utang Pemerintah Indonesia Tembus Rp10.293 Triliun, Tertinggi dalam Sejarah

Utang Pemerintah Indonesia Tembus Rp10.293 Triliun, Tertinggi dalam Sejarah

  • account_circle say say
  • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Utang pemerintah Indonesia kembali mencatat rekor. Hingga akhir Juni 2026, posisi utang pemerintah mencapai Rp10.293,69 triliun, menjadi salah satu level tertinggi sepanjang sejarah. Angka tersebut meningkat Rp373,27 triliun dibandingkan posisi akhir Maret 2026 yang tercatat Rp9.920,42 triliun.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, rasio utang pemerintah terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) pada kuartal II 2026 mencapai 41,26 persen.

Meski nominal utang terus bertambah, pemerintah menyatakan rasio tersebut masih berada di bawah batas maksimal yang ditetapkan dalam Undang-Undang, yakni 60 persen terhadap PDB.

Dari total utang pemerintah tersebut, sebagian besar berasal dari Surat Berharga Negara (SBN). Nilai utang melalui SBN mencapai Rp8.966,79 triliun, atau sekitar 87,11 persen dari total utang pemerintah.

Sementara itu, utang dalam bentuk pinjaman tercatat Rp1.326,90 triliun. Jika dibandingkan dengan posisi kuartal I 2026, utang melalui SBN meningkat sekitar Rp313,9 triliun, dari sebelumnya Rp8.652,89 triliun.

Adapun pinjaman bertambah sekitar Rp59,3 triliun, dari Rp1.267,52 triliun menjadi Rp1.326,90 triliun.

Di sisi lain, pemerintah mencatat realisasi pembiayaan fiskal hingga akhir Juni 2026 mencapai Rp452 triliun. Realisasi tersebut setara dengan 59,4 persen dari target APBN.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pembiayaan tersebut dilakukan dengan tetap memperhatikan pengelolaan utang secara terukur.

Pemerintah sebelumnya juga menegaskan bahwa rasio utang masih berada dalam batas aman.

Pada akhir 2025, rasio utang pemerintah tercatat 40,54 persen terhadap PDB. Angka tersebut kemudian meningkat menjadi 41,26 persen pada kuartal II 2026.

Dengan demikian, angka Rp10.293,69 triliun perlu dilihat bersama indikator lainnya, terutama rasio utang terhadap PDB, biaya utang, kemampuan membayar kewajiban serta kondisi APBN secara keseluruhan.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rupiah Kembali Tersungkur, Dolar AS Makin Dekat Rp18.000

    Rupiah Kembali Tersungkur, Dolar AS Makin Dekat Rp18.000

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali menutup perdagangan di zona merah. Pada perdagangan Jumat (24/7/2026), rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), sehingga semakin mendekati level psikologis Rp18.000 per dolar AS. Mengutip Antara, mata uang Indonesia terkoreksi 27 poin atau sekitar 0,15 persen ke posisi Rp17.963 per dolar AS. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan penutupan […]

  • Nasabah UMKM Bank Nagari Paling Terdampak Bencana

    Nasabah UMKM Bank Nagari Paling Terdampak Bencana

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Bank Nagari menjadi salah satu bank yang terdampak langsung oleh bencana banjir di Sumatera Barat. Di tengah kondisi tersebut, bank mulai memetakan dampak banjir, nasabah usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi kelompok yang paling terdampak. Pemetaan awal dilakukan terhadap dampak operasional dan debitur, sembari menyiapkan langkah mitigasi risiko untuk mengantisipasi potensi […]

  • Kontrak Diperpanjang, Freeport Lepas 12 Persen Saham ke Indonesia Mulai 2041

    Kontrak Diperpanjang, Freeport Lepas 12 Persen Saham ke Indonesia Mulai 2041

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perusahaan tambang global Freeport-McMoRan Inc. sepakat melepas 12 persen saham di PT Freeport Indonesia (PTFI) kepada Pemerintah Indonesia pada 2041, menyusul perpanjangan hak operasi tambang di distrik mineral Grasberg, Papua. Kesepakatan tersebut tertuang dalam Nota Kesepahaman (MoU) antara Freeport dan Pemerintah Indonesia yang ditandatangani pada Rabu (18/2/2026). Dalam kesepakatan itu, pelepasan saham dilakukan […]

  • Neraca Perdagangan Jambi Mei 2026 Surplus US3,63 Juta Meski Ekspor Turun

    Neraca Perdagangan Jambi Mei 2026 Surplus US$183,63 Juta Meski Ekspor Turun

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Penurunan ekspor belum menggoyahkan posisi neraca perdagangan Provinsi Jambi. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Jambi masih membukukan surplus perdagangan sebesar US$183,63 juta sepanjang Mei 2026. Surplus tersebut terbentuk karena nilai ekspor mencapai US$194,72 juta, sedangkan impor hanya sebesar US$11,09 juta. Meski demikian, baik ekspor maupun impor sama-sama mengalami penurunan dibanding bulan sebelumnya. Nilai […]

  • Trump Cari Kesepakatan Mineral di Asia untuk Tekan China

    Trump Cari Kesepakatan Mineral di Asia untuk Tekan China

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Amerika Serikat Donald Trump tengah melakukan lawatan ke Asia dengan misi strategis: menandatangani sejumlah kesepakatan ekonomi dan mineral penting untuk memperkuat rantai pasokan global dan menekan dominasi China di sektor mineral strategis Lawatan ini akan menjadi pemanasan diplomatik sebelum pertemuan langsung antara Trump dan Presiden China Xi Jinping, yang dijadwalkan berlangsung usai […]

  • Emas Pegadaian Kompak Naik! Galeri24 Paling Ngebut, Cek Harga Disini

    Emas Pegadaian Kompak Naik! Galeri24 Paling Ngebut, Cek Harga Disini

    • calendar_month Senin, 5 Okt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas yang diperdagangkan di Pegadaian kembali berkilau. Tiga jenama logam mulia yang diperdagangkan, yakni Galeri24, Antam, dan UBS, kompak naik pada perdagangan Senin (5/10/2026). Namun, dari tiga produk tersebut, Galeri24 menjadi yang paling tinggi kenaikannya. Mengutip laman resmi Sahabat Pegadaian, harga emas Galeri24 naik Rp7.000 per gram. Dengan kenaikan tersebut, harga emas […]

expand_less