Senin, 7 Sep 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Utang Pemerintah Indonesia Tembus Rp10.293 Triliun, Tertinggi dalam Sejarah

Utang Pemerintah Indonesia Tembus Rp10.293 Triliun, Tertinggi dalam Sejarah

  • account_circle say say
  • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Utang pemerintah Indonesia kembali mencatat rekor. Hingga akhir Juni 2026, posisi utang pemerintah mencapai Rp10.293,69 triliun, menjadi salah satu level tertinggi sepanjang sejarah. Angka tersebut meningkat Rp373,27 triliun dibandingkan posisi akhir Maret 2026 yang tercatat Rp9.920,42 triliun.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, rasio utang pemerintah terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) pada kuartal II 2026 mencapai 41,26 persen.

Meski nominal utang terus bertambah, pemerintah menyatakan rasio tersebut masih berada di bawah batas maksimal yang ditetapkan dalam Undang-Undang, yakni 60 persen terhadap PDB.

Dari total utang pemerintah tersebut, sebagian besar berasal dari Surat Berharga Negara (SBN). Nilai utang melalui SBN mencapai Rp8.966,79 triliun, atau sekitar 87,11 persen dari total utang pemerintah.

Sementara itu, utang dalam bentuk pinjaman tercatat Rp1.326,90 triliun. Jika dibandingkan dengan posisi kuartal I 2026, utang melalui SBN meningkat sekitar Rp313,9 triliun, dari sebelumnya Rp8.652,89 triliun.

Adapun pinjaman bertambah sekitar Rp59,3 triliun, dari Rp1.267,52 triliun menjadi Rp1.326,90 triliun.

Di sisi lain, pemerintah mencatat realisasi pembiayaan fiskal hingga akhir Juni 2026 mencapai Rp452 triliun. Realisasi tersebut setara dengan 59,4 persen dari target APBN.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pembiayaan tersebut dilakukan dengan tetap memperhatikan pengelolaan utang secara terukur.

Pemerintah sebelumnya juga menegaskan bahwa rasio utang masih berada dalam batas aman.

Pada akhir 2025, rasio utang pemerintah tercatat 40,54 persen terhadap PDB. Angka tersebut kemudian meningkat menjadi 41,26 persen pada kuartal II 2026.

Dengan demikian, angka Rp10.293,69 triliun perlu dilihat bersama indikator lainnya, terutama rasio utang terhadap PDB, biaya utang, kemampuan membayar kewajiban serta kondisi APBN secara keseluruhan.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Selat Bab el-Mandeb Terancam Blokade Iran, Harga Minyak Dunia Langsung Melonjak

    Selat Bab el-Mandeb Terancam Blokade Iran, Harga Minyak Dunia Langsung Melonjak

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Selat Bab el-Mandeb kembali menjadi sorotan di tengah eskalasi konflik antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel. Jalur strategis yang dijuluki “Gerbang Air Mata” itu kini terancam diblokade. Ancaman tersebut memicu kekhawatiran besar terhadap gangguan pasokan energi global dan langsung berdampak pada lonjakan harga minyak dunia. Selat Bab el-Mandeb merupakan jalur vital yang […]

  • Rupiah Kini Rp16.631 per Dolar AS: Menguat 0,19 persen

    Rupiah Kini Rp16.631 per Dolar AS: Menguat 0,19 persen

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM- Nilai tukar rupiah menguat pada pembukaan perdagangan hari ini, Selasa (2/12/2025). Rupiah menguat 32 poin atau 0,19 persen menjadi Rp16.631 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.663 per dolar AS. Pada saat yang sama, indeks dolar AS terpantau naik 0,01% ke posisi 99,42. Berbeda dengan rupiah, sejumlah mata uang di Asia lainnya mengalami […]

  • Harga Tembaga Naik 2,14%  Usai Longsor Tambang Freeport

    Harga Tembaga Naik 2,14%  Usai Longsor Tambang Freeport

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga tembaga dunia melonjak setelah tambang bawah tanah milik PT Freeport Indonesia (PTFI) di Papua Tengah mengalami longsor pada September 2025. Insiden ini memicu kekhawatiran pasar terhadap pasokan global, sehingga mendorong harga tembaga ke level tertinggi dalam beberapa bulan terakhir. Berdasarkan data London Metal Exchange (LME), harga kontrak berjangka tembaga naik 2,14% menjadi […]

  • Penerimaan Pajak Minerba Turun Tajam, Baru Terkumpul Rp 43,3 Triliun hingga November 2025

    Penerimaan Pajak Minerba Turun Tajam, Baru Terkumpul Rp 43,3 Triliun hingga November 2025

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Penerimaan pajak dari sektor mineral dan batubara (minerba) pada 2025 tercatat mengalami penurunan signifikan. Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan, realisasi penerimaan hingga November 2025 baru mencapai Rp 43,3 triliun. Capaian tersebut jauh lebih rendah dibandingkan dua tahun sebelumnya, ketika penerimaan minerba sempat berada pada level tertinggi. Direktur Potensi, Kepatuhan, dan […]

  • Anjlok! Harga Emas Antam Jadi Rp2.501.000 per Gram

    Anjlok! Harga Emas Antam Jadi Rp2.501.000 per Gram

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam anjlok pada perdagangan Selasa (30/12/2025). Kini harga emas Antam dibanderol Rp2.501.000 per gram. Mengutip situs Logam Mulia, harga emas Antam itu anjlok Rp 95.000 jika dibandingkan dengan harga kemarin, Senin (29/12/2025) yang berada diposisi Rp2.596.000 per gram. Saat ini yang paling murah dibanderol Rp1,3 juta. Sedangkan emas Antam yang paling […]

  • RI Pantau Tarif Dagang Global 10 Persen Trump, Kelanjutan Perjanjian Dagang RI-AS Dikaji

    RI Pantau Tarif Dagang Global 10 Persen Trump, Kelanjutan Perjanjian Dagang RI-AS Dikaji

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Indonesia merespons kebijakan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang menetapkan tarif dagang global sebesar 10 persen untuk seluruh negara. Pemerintah menegaskan akan terus mencermati dampak kebijakan tersebut, khususnya terhadap kelanjutan agreement on reciprocal trade (ART) antara Indonesia dan Amerika Serikat. Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Haryo Limanseto, menyampaikan bahwa Indonesia memilih […]

expand_less