Selasa, 7 Jul 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Geliat Kerajinan Bongsang di Sumedang Meningkat Jelang Idul Adha, Produksi Tembus Ratusan Ribu

Geliat Kerajinan Bongsang di Sumedang Meningkat Jelang Idul Adha, Produksi Tembus Ratusan Ribu

  • account_circle say say
  • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Aktivitas perajin bongsang di Sumedang kembali menggeliat menjelang Idul Adha. Di sejumlah dusun seperti Andir, Kecamatan Sumedang Utara, suara anyaman bambu terdengar sejak pagi, menandai meningkatnya permintaan wadah tradisional ramah lingkungan tersebut.

Bongsang, wadah berbahan dasar bambu yang dianyam secara manual, telah lama digunakan masyarakat sebagai tempat pembungkus daging kurban. Tradisi ini kini kembali diminati seiring meningkatnya kesadaran penggunaan bahan non-plastik.

Di salah satu rumah panggung di Dusun Andir, Dadang Gunawan memulai aktivitasnya sejak subuh. Dengan tangan terampil, ia membelah, meraut, lalu menganyam bilah bambu menjadi bongsang tanpa bantuan mesin.

“Di sini hampir semua belajar dari keluarga. Sejak kecil sudah terbiasa melihat orang tua membuat bongsang,” ujar Dadang.

Kerajinan ini diwariskan secara turun-temurun sejak puluhan tahun lalu dan tetap bertahan sebagai sumber penghidupan masyarakat setempat.

Menjelang Idul Adha, ritme produksi pun berubah. Jika pada hari biasa satu keluarga mampu memproduksi sekitar 400 bongsang per hari, maka saat permintaan meningkat jumlahnya bisa mencapai 500 hingga 600 unit per hari, bahkan dengan tambahan jam kerja hingga malam.

Dalam satu bulan, produksi satu rumah tangga berkisar antara 10.000 hingga 12.000 bongsang, tergantung ketersediaan bahan baku dan tenaga kerja keluarga.

Hasil produksi tersebut biasanya dijual dalam satuan “kantet” berisi 100 bongsang. Harga per kantet berkisar Rp50.000 hingga Rp60.000. Pada periode ramai seperti menjelang Idul Adha, satu keluarga pengrajin dapat meraih omzet sekitar Rp5 juta hingga Rp7 juta.

“Kalau lagi ramai, hampir tidak ada waktu berhenti. Pesanan terus datang,” kata Dadang.

Di balik aktivitas rumah tangga tersebut, industri bongsang di Sumedang menunjukkan perputaran ekonomi yang cukup signifikan. Tercatat lebih dari 60 kepala keluarga masih aktif sebagai pengrajin di satu wilayah sentra.

Dengan rata-rata produksi sekitar 10.000 bongsang per bulan per keluarga, total produksi dari satu sentra dapat mencapai lebih dari 160.000 bongsang setiap bulan.

Jumlah tersebut belum termasuk produksi dari wilayah lain seperti Cisarua, Wado, dan daerah perbatasan yang juga memiliki tradisi kerajinan bambu serupa.

Kondisi ini menunjukkan adanya jaringan ekonomi rakyat berbasis rumah tangga yang tetap bertahan di tengah arus modernisasi, dengan pola produksi sederhana: rumah sebagai tempat kerja, bambu sebagai bahan utama, dan keterampilan tangan sebagai modal utama.

Selain bernilai ekonomi, keberadaan bongsang juga menjadi bagian dari upaya menjaga lingkungan, terutama dalam mengurangi penggunaan plastik saat distribusi daging kurban.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Emas Galeri24 dan UBS Melemah, Cek Harga Terbarunya

    Harga Emas Galeri24 dan UBS Melemah, Cek Harga Terbarunya

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas di Pegadaian mengalami penurunan pada Rabu (18/2/2026) pagi. Dikutip dari laman resmi Sahabat Pegadaian, menunjukkan harga emas UBS berada di Rp2.958.000 per gram. Sedangkan Galeri24 di Rp2.943.000 per gram. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan harga pada perdagangan sebelumnya. Sehari sebelumnya, emas UBS dipatok Rp2.988.000 per gram dan Galeri24 Rp2.971.000 per gram. […]

  • IHSG Menguat 0,45 Persen ke 8.318, Pasar Cermati Pidato Trump dan Risiko Geopolitik Global

    IHSG Menguat 0,45 Persen ke 8.318, Pasar Cermati Pidato Trump dan Risiko Geopolitik Global

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Rabu (25/2/2026) pagi di tengah sikap pelaku pasar yang mencermati perkembangan ekonomi dan geopolitik global. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, IHSG naik 37,32 poin atau 0,45 persen ke level 8.318,15. Sementara indeks LQ45 yang berisi 45 saham unggulan turut menguat 3,41 poin atau 0,41 […]

  • HUT ke-69 Provinsi Jambi, Ketua DPRD M Hafiz Fattah Ajak Warga Teladani Semangat Para Tokoh Pendiri

    HUT ke-69 Provinsi Jambi, Ketua DPRD M Hafiz Fattah Ajak Warga Teladani Semangat Para Tokoh Pendiri

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ketua DPRD Provinsi Jambi M Hafiz Fattah mengajak seluruh masyarakat untuk kembali mengingat dan meresapi semangat para tokoh pendiri Provinsi Jambi dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Provinsi Jambi, Selasa (6/1/2026). Ajakan tersebut disampaikan Hafiz saat membuka rapat paripurna istimewa DPRD Provinsi Jambi yang digelar di ruang rapat paripurna DPRD Provinsi […]

  • Kenapa Gorengan Selalu Jadi Menu Favorit Buka Puasa? Ini Penjelasan Psikologis dan Nutrisinya

    Kenapa Gorengan Selalu Jadi Menu Favorit Buka Puasa? Ini Penjelasan Psikologis dan Nutrisinya

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Gorengan hampir selalu hadir di meja berbuka puasa. Mulai dari bakwan, risoles, tempe goreng, hingga tahu isi, hidangan ini kerap menjadi pilihan utama masyarakat untuk membatalkan puasa. Meski sering disebut sebagai makanan kurang sehat, popularitas gorengan nyaris tak tergantikan setiap Ramadan. Kecenderungan ini bukan tanpa alasan. Dari sisi fisiologis, tubuh yang berpuasa seharian […]

  • Emas Antam Terkapar! Harga Turun Tajam, Kini Tembus Rp2,67 Juta per Gram

    Emas Antam Terkapar! Harga Turun Tajam, Kini Tembus Rp2,67 Juta per Gram

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas produksi Antam kembali menyusut tajam pada perdagangan Jumat (19/6/2026). Logam mulia ini turun cukup dalam sebesar Rp30.000. Mengutip dari laman Logam Mulia, emas Antam hari ini berada di level Rp2.673.000 per gram. Nilai itu turun dari posisi sebelumnya Rp2.703.000 per gram. Penurunan ini menjadi sinyal tekanan yang masih membayangi pasar emas […]

  • Waspada Lemak Jahat (LDL) dalam Darah, Bisa Picu Penyakit Mematikan

    Waspada Lemak Jahat (LDL) dalam Darah, Bisa Picu Penyakit Mematikan

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Hiperlipidemia menjadi ancaman senyap bagi kesehatan masyarakat. Kondisi ini terjadi ketika kadar lemak dalam darah terutama kolesterol dan trigliserida melampaui batas normal. Meski sering tanpa gejala, dampaknya bisa fatal jika tidak dikendalikan. Secara medis, hiperlipidemia ditandai dengan tingginya kadar kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida, serta rendahnya kolesterol baik (HDL). LDL berkontribusi terhadap penumpukan […]

expand_less