Senin, 24 Agu 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Geliat Kerajinan Bongsang di Sumedang Meningkat Jelang Idul Adha, Produksi Tembus Ratusan Ribu

Geliat Kerajinan Bongsang di Sumedang Meningkat Jelang Idul Adha, Produksi Tembus Ratusan Ribu

  • account_circle say say
  • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Aktivitas perajin bongsang di Sumedang kembali menggeliat menjelang Idul Adha. Di sejumlah dusun seperti Andir, Kecamatan Sumedang Utara, suara anyaman bambu terdengar sejak pagi, menandai meningkatnya permintaan wadah tradisional ramah lingkungan tersebut.

Bongsang, wadah berbahan dasar bambu yang dianyam secara manual, telah lama digunakan masyarakat sebagai tempat pembungkus daging kurban. Tradisi ini kini kembali diminati seiring meningkatnya kesadaran penggunaan bahan non-plastik.

Di salah satu rumah panggung di Dusun Andir, Dadang Gunawan memulai aktivitasnya sejak subuh. Dengan tangan terampil, ia membelah, meraut, lalu menganyam bilah bambu menjadi bongsang tanpa bantuan mesin.

“Di sini hampir semua belajar dari keluarga. Sejak kecil sudah terbiasa melihat orang tua membuat bongsang,” ujar Dadang.

Kerajinan ini diwariskan secara turun-temurun sejak puluhan tahun lalu dan tetap bertahan sebagai sumber penghidupan masyarakat setempat.

Menjelang Idul Adha, ritme produksi pun berubah. Jika pada hari biasa satu keluarga mampu memproduksi sekitar 400 bongsang per hari, maka saat permintaan meningkat jumlahnya bisa mencapai 500 hingga 600 unit per hari, bahkan dengan tambahan jam kerja hingga malam.

Dalam satu bulan, produksi satu rumah tangga berkisar antara 10.000 hingga 12.000 bongsang, tergantung ketersediaan bahan baku dan tenaga kerja keluarga.

Hasil produksi tersebut biasanya dijual dalam satuan “kantet” berisi 100 bongsang. Harga per kantet berkisar Rp50.000 hingga Rp60.000. Pada periode ramai seperti menjelang Idul Adha, satu keluarga pengrajin dapat meraih omzet sekitar Rp5 juta hingga Rp7 juta.

“Kalau lagi ramai, hampir tidak ada waktu berhenti. Pesanan terus datang,” kata Dadang.

Di balik aktivitas rumah tangga tersebut, industri bongsang di Sumedang menunjukkan perputaran ekonomi yang cukup signifikan. Tercatat lebih dari 60 kepala keluarga masih aktif sebagai pengrajin di satu wilayah sentra.

Dengan rata-rata produksi sekitar 10.000 bongsang per bulan per keluarga, total produksi dari satu sentra dapat mencapai lebih dari 160.000 bongsang setiap bulan.

Jumlah tersebut belum termasuk produksi dari wilayah lain seperti Cisarua, Wado, dan daerah perbatasan yang juga memiliki tradisi kerajinan bambu serupa.

Kondisi ini menunjukkan adanya jaringan ekonomi rakyat berbasis rumah tangga yang tetap bertahan di tengah arus modernisasi, dengan pola produksi sederhana: rumah sebagai tempat kerja, bambu sebagai bahan utama, dan keterampilan tangan sebagai modal utama.

Selain bernilai ekonomi, keberadaan bongsang juga menjadi bagian dari upaya menjaga lingkungan, terutama dalam mengurangi penggunaan plastik saat distribusi daging kurban.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Sembako Talang Banjar Jambi 5 Agustus 2026: Cabai Rawit Merah Naik Jadi Rp55 Ribu

    Harga Sembako Talang Banjar Jambi 5 Agustus 2026: Cabai Rawit Merah Naik Jadi Rp55 Ribu

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Harga sembako di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi, pada Rabu (5/8/2026) mayoritas masih stabil. Namun, sejumlah komoditas cabai tercatat mengalami kenaikan harga. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, cabai rawit merah menjadi komoditas dengan kenaikan paling tinggi. Harganya mencapai Rp55.000 per kilogram, naik 9,09 persen dari pemantauan sebelumnya. Kenaikan juga […]

  • Cabai Merah, Daging Ayam, hingga Bensin Jadi Biang Kerok Inflasi Jambi Juni 2026

    Cabai Merah, Daging Ayam, hingga Bensin Jadi Biang Kerok Inflasi Jambi Juni 2026

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Lonjakan harga sejumlah komoditas pangan dan energi menjadi penyebab utama inflasi di Provinsi Jambi pada Juni 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi mencatat inflasi tahunan mencapai 3,85 persen, dengan kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau menjadi penyumbang terbesar terhadap kenaikan harga secara keseluruhan. Kelompok makanan mengalami inflasi 6,65 persen dan memberikan andil 2,10 […]

  • Rupiah Ngegas Pagi Ini! Loncat 54 Poin, Sentuh Rp18.134 per Dolar AS

    Rupiah Ngegas Pagi Ini! Loncat 54 Poin, Sentuh Rp18.134 per Dolar AS

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Angin segar berembus ke dunia usaha. Nilai tukar rupiah pada Selasa (9/6/2026) pagi dibuka menguat 54 poin atau 0,29 persen ke level Rp18.134 per dolar AS, dari sebelumnya Rp18.188 per dolar AS. Penguatan ini langsung direspons pelaku usaha di Jambi. Sejumlah pengusaha mengaku mulai melihat celah untuk menekan biaya produksi, terutama yang bergantung […]

  • Update Harga Emas Antam Hari Ini: Anjlok Rp30 Ribu, Kini Rp2,68 Juta Per Gram

    Update Harga Emas Antam Hari Ini: Anjlok Rp30 Ribu, Kini Rp2,68 Juta Per Gram

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas produksi Antam kembali anjlok. Setelah sempat menguat dalam beberapa hari terakhir, harga logam mulia yang banyak diminati masyarakat itu justru anjlok cukup tajam pada perdagangan Rabu (12/8/2026). Mengutip laman Logam Mulia, emas Antam hari ini turun Rp30.000 per gram. Harga emas Antam yang sebelumnya berada di level Rp2.710.000, kini merosot menjadi […]

  • Kemnaker Tegas: Perusahaan Wajib Miliki RPTKA, 94 WNA Ilegal Didepak dari KEK Sei Mangkei

    Kemnaker Tegas: Perusahaan Wajib Miliki RPTKA, 94 WNA Ilegal Didepak dari KEK Sei Mangkei

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan sikap tegas terhadap seluruh perusahaan di Indonesia yang mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (TKA) tanpa izin resmi. Pemerintah memperingatkan agar seluruh perusahaan mematuhi regulasi dan mekanisme penggunaan TKA sesuai peraturan yang berlaku. Kepala Biro Humas Kemnaker, Sunardi Manampiar Sinaga, mengatakan bahwa Pengesahan Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA) merupakan syarat […]

  • Cuaca Jambi Didominasi Hujan dan Petir Sepekan ke Depan, BMKG Keluarkan Peringatan Dini

    Cuaca Jambi Didominasi Hujan dan Petir Sepekan ke Depan, BMKG Keluarkan Peringatan Dini

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Prakiraan cuaca untuk wilayah Provinsi Jambi selama sepekan ke depan menunjukkan kondisi yang didominasi hujan ringan, hujan petir, serta potensi petir di hampir seluruh kabupaten dan kota. Data terbaru dari prakiraan cuaca harian menampilkan pola cuaca yang dinamis, dengan kelembapan tinggi dan rentang suhu yang relatif stabil. Kerinci: Didominasi Udara Kabur dan Berawan […]

expand_less