Rabu, 20 Mei 2026
light_mode
Beranda » Properti » RAJA Raup Pendapatan USD 127,6 Juta di Semester I 2025 Didukung Segmen Downstream

RAJA Raup Pendapatan USD 127,6 Juta di Semester I 2025 Didukung Segmen Downstream

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) mencatat kinerja keuangan yang terus tumbuh positif pada semester I 2025. Emiten sektor energi terintegrasi ini membukukan pendapatan sebesar USD 127,6 juta, meningkat 3,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini didorong oleh kinerja kuat di segmen downstream serta kontribusi stabil dari segmen midstream, yang selama empat tahun terakhir menjadi fondasi utama ekspansi bisnis RAJA.

“Ekuitas perseroan terus meningkat seiring kenaikan laba bersih dan dampak positif dari divestasi RATU. Dengan likuiditas kuat, struktur modal yang sehat, serta komitmen pembagian dividen yang konsisten, RAJA berada pada posisi keuangan yang kokoh untuk mendukung ekspansi di masa mendatang,” ujar VP Finance & Investor Relations Rukun Raharja, Aldila Ayudya Putri, Selasa (28/10/2025).

RAJA terus memperkuat posisi di sektor energi melalui diversifikasi usaha di hilir (downstream) dan pengelolaan efisiensi di sektor tengah (midstream). Kedua lini bisnis ini berkontribusi signifikan terhadap total pendapatan perseroan di paruh pertama tahun ini.

Manajemen RAJA juga menekankan bahwa strategi jangka panjang akan difokuskan pada peningkatan nilai tambah melalui proyek-proyek hilir energi serta kolaborasi dengan mitra strategis di dalam maupun luar negeri.

Sejalan dengan kinerja keuangannya, harga saham RAJA menunjukkan pergerakan positif sepanjang 2025. Sejak awal tahun hingga 24 Oktober 2025, saham RAJA sempat menyentuh level 4.230 pada Januari dan naik hingga 5.675 pada 10 Oktober 2025.

Perseroan menjelaskan, fluktuasi tersebut merupakan bagian dari dinamika wajar pasar modal. Semua informasi material telah disampaikan secara lengkap dan tepat waktu sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI).

Dengan posisi keuangan yang solid dan prospek bisnis yang positif di sektor energi, RAJA optimistis dapat mempertahankan pertumbuhan yang berkelanjutan hingga akhir tahun. Dukungan investor yang konsisten juga menjadi modal penting bagi perusahaan untuk melanjutkan berbagai proyek strategis di masa mendatang.

Langkah ini sejalan dengan visi RAJA untuk menjadi pemain terkemuka di industri energi nasional dengan menekankan efisiensi operasional dan tanggung jawab terhadap keberlanjutan lingkungan.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mendag Budi Santoso Tegaskan Bisnis Online Tak Ganggu Toko Offline

    Mendag Budi Santoso Tegaskan Bisnis Online Tak Ganggu Toko Offline

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menegaskan bahwa bisnis daring atau online tidak mengganggu keberlangsungan perdagangan di toko-toko offline. Ia menilai, penjualan online justru membuka ruang lebih besar bagi pedagang untuk memperluas pasar. Menurut Budi, banyak pelaku UMKM yang terbantu dengan hadirnya bisnis online karena model usaha ini selaras dengan perkembangan zaman dan tidak […]

  • Rumah Makin Terjangkau! Skema KPR 40 Tahun Tekan Cicilan ke Rp700 Ribuan

    Rumah Makin Terjangkau! Skema KPR 40 Tahun Tekan Cicilan ke Rp700 Ribuan

    • calendar_month 14 jam yang lalu
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sejumlah asosiasi pengembang perumahan memberikan dukungan penuh terhadap skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dengan tenor hingga 40 tahun. Kebijakan ini dinilai strategis untuk memperluas akses Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dalam memiliki hunian layak sekaligus menekan angka backlog perumahan nasional. Ketua Umum Realestat Indonesia (REI), Joko Suranto, menyatakan bahwa […]

  • Lebih 700 Tanker Antre di Selat Hormuz, Aliran Minyak Turun 86 Persen

    Lebih 700 Tanker Antre di Selat Hormuz, Aliran Minyak Turun 86 Persen

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Lalu lintas kapal tanker minyak melalui Selat Hormuz menurun tajam seiring meningkatnya risiko keamanan yang membuat aktivitas pelayaran nyaris terhenti. Lebih dari 700 kapal berkumpul di kedua sisi jalur strategis tersebut. Terletak di mulut Teluk Persia, Selat Hormuz menghubungkan produksi minyak dan gas alam cair kawasan Timur Tengah ke pasar global melalui Teluk […]

  • 27.000 Ha Sawah di Sumatra Terendam Banjir, 385 Ha Puso

    27.000 Ha Sawah di Sumatra Terendam Banjir, 385 Ha Puso

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Pertanian (Kementan) mengonfirmasi bahwa sekitar 27.000 hektare lahan padi di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat terdampak banjir besar yang terjadi sejak akhir November 2025. Dari total tersebut, 385 hektare dipastikan mengalami kerusakan berat atau puso, sementara sekitar 200 hektare lahan jagung turut terdampak. Sekretaris Jenderal Kementan, Suwandi, mengatakan angka tersebut berasal […]

  • Cabai

    Harga Sembako di Pasar Talang Banjar Stabil, Harga Cabai Merah Capai Rp 60. 000 per Kilogram

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sembako di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi hari ini, mayoritas tercatat stabil hal ini tertuang dalam aplikasi SIHARKO Dinas Perdagangan Kota Jambi pada pembaruan data per 21 November 2025. Meski begitu, sejumlah komoditas pangan utama seperti cabai merah besar dan cabai merah kecil mengalami kenaikan cukup signifikan, sementara cabai rawit merah […]

  • Menperin: Pengangguran Masih 5%, Pemerintah Ambil Langkah Proaktif

    Menperin: Pengangguran Masih 5%, Pemerintah Ambil Langkah Proaktif

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa Indonesia tengah berada dalam momentum bonus demografi terbesar, dengan penduduk usia produktif mencapai lebih dari 218 juta jiwa. Kondisi ini disebut menjadi kesempatan emas untuk mempercepat pertumbuhan industri nasional. Pernyataan tersebut disampaikan Agus pada kegiatan Wisuda Bersama Politeknik dan Akademi Komunitas Kementerian Perindustrian 2025 di […]

expand_less