Senin, 29 Jun 2026
light_mode
Beranda » Properti » RAJA Raup Pendapatan USD 127,6 Juta di Semester I 2025 Didukung Segmen Downstream

RAJA Raup Pendapatan USD 127,6 Juta di Semester I 2025 Didukung Segmen Downstream

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) mencatat kinerja keuangan yang terus tumbuh positif pada semester I 2025. Emiten sektor energi terintegrasi ini membukukan pendapatan sebesar USD 127,6 juta, meningkat 3,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini didorong oleh kinerja kuat di segmen downstream serta kontribusi stabil dari segmen midstream, yang selama empat tahun terakhir menjadi fondasi utama ekspansi bisnis RAJA.

“Ekuitas perseroan terus meningkat seiring kenaikan laba bersih dan dampak positif dari divestasi RATU. Dengan likuiditas kuat, struktur modal yang sehat, serta komitmen pembagian dividen yang konsisten, RAJA berada pada posisi keuangan yang kokoh untuk mendukung ekspansi di masa mendatang,” ujar VP Finance & Investor Relations Rukun Raharja, Aldila Ayudya Putri, Selasa (28/10/2025).

RAJA terus memperkuat posisi di sektor energi melalui diversifikasi usaha di hilir (downstream) dan pengelolaan efisiensi di sektor tengah (midstream). Kedua lini bisnis ini berkontribusi signifikan terhadap total pendapatan perseroan di paruh pertama tahun ini.

Manajemen RAJA juga menekankan bahwa strategi jangka panjang akan difokuskan pada peningkatan nilai tambah melalui proyek-proyek hilir energi serta kolaborasi dengan mitra strategis di dalam maupun luar negeri.

Sejalan dengan kinerja keuangannya, harga saham RAJA menunjukkan pergerakan positif sepanjang 2025. Sejak awal tahun hingga 24 Oktober 2025, saham RAJA sempat menyentuh level 4.230 pada Januari dan naik hingga 5.675 pada 10 Oktober 2025.

Perseroan menjelaskan, fluktuasi tersebut merupakan bagian dari dinamika wajar pasar modal. Semua informasi material telah disampaikan secara lengkap dan tepat waktu sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI).

Dengan posisi keuangan yang solid dan prospek bisnis yang positif di sektor energi, RAJA optimistis dapat mempertahankan pertumbuhan yang berkelanjutan hingga akhir tahun. Dukungan investor yang konsisten juga menjadi modal penting bagi perusahaan untuk melanjutkan berbagai proyek strategis di masa mendatang.

Langkah ini sejalan dengan visi RAJA untuk menjadi pemain terkemuka di industri energi nasional dengan menekankan efisiensi operasional dan tanggung jawab terhadap keberlanjutan lingkungan.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • 7 Cara Menjadi Makelar Properti Sukses Tanpa Modal, Cocok untuk Pemula

    7 Cara Menjadi Makelar Properti Sukses Tanpa Modal, Cocok untuk Pemula

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bisnis makelar properti menjadi salah satu peluang usaha yang menjanjikan karena bisa dijalankan tanpa modal besar. Seorang agen hanya perlu mempertemukan penjual dan pembeli untuk mendapatkan komisi dari transaksi. Meski terlihat sederhana, dibutuhkan strategi dan keterampilan khusus agar sukses di bidang ini. Berikut sejumlah cara menjadi makelar properti yang handal, terutama bagi pemula: […]

  • Bursa Asia Merah, Ancaman Tarif Trump ke Eropa Picu Kepanikan Investor Global

    Bursa Asia Merah, Ancaman Tarif Trump ke Eropa Picu Kepanikan Investor Global

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bursa saham Asia-Pasifik dibuka melemah pada perdagangan Rabu (21/1/2026) seiring meningkatnya kekhawatiran investor global terhadap ancaman kebijakan tarif baru yang dilontarkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Sentimen negatif tersebut muncul setelah Wall Street mencatatkan penurunan terdalam dalam tiga bulan terakhir. Pelemahan pasar Asia tercermin dari kontrak berjangka Hang Seng Hong Kong yang berada […]

  • AHY: Bandara Jadi Senjata Penggerak Ekonomi Daerah dan Pariwisata Nasional

    AHY: Bandara Jadi Senjata Penggerak Ekonomi Daerah dan Pariwisata Nasional

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah menegaskan bahwa pembangunan bandara di berbagai daerah bukan hanya untuk mendukung mobilitas, tetapi juga menjadi senjata utama penggerak ekonomi lokal dan sektor pariwisata nasional. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan, pemerintah terus mengawal dan mengevaluasi sejumlah bandara yang telah dibangun agar bisa beroperasi optimal […]

  • Toba Pulp Bantah Jadi Penyebab Banjir Sumatra, Klaim Patuh Regulasi Lingkungan

    Toba Pulp Bantah Jadi Penyebab Banjir Sumatra, Klaim Patuh Regulasi Lingkungan

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Toba Pulp Lestari menegaskan tidak bertanggung jawab atas banjir dahsyat yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra dan menewaskan lebih dari 600 orang. Perusahaan menyampaikan bantahan resmi melalui surat kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (1/12/2025). “Perseroan dengan tegas membantah tuduhan bahwa operasional menjadi penyebab bencana ekologi,” ujar Corporate Secretary Toba Pulp […]

  • Harga Emas Antam Anjlok Rp50.000 Hari Ini

    Harga Emas Antam Anjlok Rp50.000 Hari Ini

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan produksi Antam kembali anjlok. Berdasarkan data dari laman resmi Logam Mulia pada Rabu (22/4/2026), harga emas hari ini anjlok sebesar Rp50.000 per gram. Penurunan signifikan ini membawa harga emas Antam dari posisi sebelumnya Rp2.880.000 menjadi Rp2.830.000 per gram. Sejalan dengan harga jual, harga beli kembali (buyback) juga mengalami koreksi sebesar […]

  • Bank Dunia Soroti Dominasi BUMN, Minta RI Lebih Terbuka di Rantai Pasok Global

    Bank Dunia Soroti Dominasi BUMN, Minta RI Lebih Terbuka di Rantai Pasok Global

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Bank Dunia menilai Indonesia perlu lebih terbuka terhadap perdagangan global agar tidak semakin tertinggal dalam rantai pasok manufaktur dunia. Lembaga tersebut juga menyoroti dominasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dinilai menghambat kompetisi dan reformasi ekonomi. Chief Economist of the East and Pacific Region World Bank Aaditya Mattoo mengatakan, kebijakan perdagangan Indonesia yang […]

expand_less