Kamis, 10 Sep 2026
light_mode
Beranda » Regional » Harga Sawit Tak Boleh Dipermainkan, Bupati Merangin Minta PKS Patuh Aturan

Harga Sawit Tak Boleh Dipermainkan, Bupati Merangin Minta PKS Patuh Aturan

  • account_circle say say
  • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Bupati Merangin M. Syukur melontarkan peringatan tegas kepada perusahaan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) agar tidak memainkan harga pembelian Tandan Buah Segar (TBS) yang berpotensi merugikan petani.

Penegasan itu disampaikan dalam rapat bersama pimpinan tujuh PKS di Kabupaten Merangin, Kamis (4/6/2026). Dalam forum tersebut, Syukur menilai masih adanya praktik ketidaksinkronan harga antar perusahaan yang tidak sesuai dengan ketetapan pemerintah.

Menurut dia, seluruh perusahaan wajib berpedoman pada harga TBS yang telah ditetapkan oleh Dinas Perkebunan Provinsi Jambi. Kebijakan itu bukan sekadar acuan, melainkan aturan yang harus dijalankan secara konsisten.

“Jangan sampai ada perusahaan yang membuat kebijakan sendiri. Harga sudah ditetapkan pemerintah, itu yang harus diikuti,” kata Syukur.

Ia menegaskan, perbedaan harga yang terlalu jauh antar perusahaan berpotensi menciptakan ketidakadilan bagi petani. Kondisi ini, jika dibiarkan, dapat melemahkan posisi tawar petani sawit di tingkat lokal.

Di sisi lain, persoalan keamanan hasil panen juga menjadi sorotan. Syukur mengungkapkan, kasus pencurian buah sawit di sejumlah wilayah Merangin menunjukkan tren meningkat dalam beberapa waktu terakhir.

Karena itu, ia meminta perusahaan dan pengelola tempat penimbangan atau loading ram untuk memperketat pengawasan. Setiap hasil panen yang masuk harus dipastikan asal-usulnya jelas.

“Jangan asal menerima. Kalau tidak jelas asalnya, itu bisa merugikan petani lain,” ujarnya.

Berdasarkan hasil penetapan Dinas Perkebunan Provinsi Jambi, harga TBS periode 5–11 Juni 2026 mengalami kenaikan. Harga tertinggi tercatat sebesar Rp3.440,77 per kilogram untuk tanaman berumur 10 hingga 20 tahun.

Sementara itu, harga untuk tanaman usia lebih muda berada di kisaran Rp2.669,28 hingga Rp3.333,38 per kilogram. Untuk tanaman di atas 20 tahun, harga kembali mengalami penurunan.

Syukur berharap seluruh perusahaan dapat mematuhi ketentuan tersebut demi menjaga stabilitas harga dan melindungi kesejahteraan petani.

Menurut dia, sektor perkebunan sawit merupakan tulang punggung ekonomi masyarakat di Merangin. Karena itu, transparansi dan kepatuhan terhadap regulasi menjadi kunci agar ekosistem usaha tetap sehat.

“Kalau petani dirugikan, dampaknya akan luas. Kita ingin semua pihak berjalan sesuai aturan,” katanya.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • OJK dan IAI Sepakati Perlakuan Akuntansi Aset Kripto SAK Indonesia

    OJK dan IAI Sepakati Perlakuan Akuntansi Aset Kripto SAK Indonesia

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) memperkuat fondasi tata kelola dan transparansi sektor aset kripto nasional dengan menerbitkan panduan dalam pelaporan keuangan di sektor aset kripto. Panduan tersebut termuat dalam Buletin Implementasi Volume 8 tentang Aset Kripto Milik Entitas dan Aset Kripto Pelanggan yang Dititipkan pada Entitas sesuai dengan Standar […]

  • Rupiah Tergerus Lagi, Ditutup di Level Rp 16.736

    Rupiah Tergerus Lagi, Ditutup di Level Rp 16.736

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah ditutup melemah pada akhir perdagangan Senin (17/11/2025). Rupiah melemah 29 poin terhadap dolar AS di level Rp 16.736 dari penutupan sebelumnya diposisi Rp 16.707. Mayoritas mata uang di kawasan Asia melemah terhadap dolar AS sore ini. Ringgit Malaysia mencatat pelemahan terdalam yakni 0,46%, disusul won Korea yang melemah 0,36%, rupiah […]

  • Harga Emas di Pegadaian Turun, UBS dan Galeri24 Segini Harganya

    Harga Emas di Pegadaian Turun, UBS dan Galeri24 Segini Harganya

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Jelang hari raya Idulfitri 1447 H/2026 harga emas di Pegadaian mengalami penurunan. Baik itu produk logam mulia buatan UBS maupun Galeri24, pagi ini kompak turun Rp11.000. Dilansir laman resmi Sahabat Pegadaian, Selasa (17/3/2026), emas UBS menjadi Rp3.015.000 dari semula Rp3.026.000 per gram. Sementara emas Galeri24 dipatok Rp3.001.000 per gram dari sebelumnya di angka […]

  • Harga Emas Antam Lanjut Naik, Kini Dibanderol Rp 2.367.000 per Gram

    Harga Emas Antam Lanjut Naik, Kini Dibanderol Rp 2.367.000 per Gram

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali melanjutkan kenaikan pada Rabu (12/11/22025). Harga emas Antam naik sebesar Rp 7.000 menjadi Rp 2.367.000 per gram. Sementara harga emas Antam paling murah kini dibanderol Rp1,23 juta. Sedangkan yang paling mahal dijual seharga Rp2,30 miliar. Adanya kenaikan tersebut membuat harga beli kembali atau buyback […]

  • Baru Sehari Menguat, Rupiah Kembali Tersungkur Dihantam Dolar AS

    Baru Sehari Menguat, Rupiah Kembali Tersungkur Dihantam Dolar AS

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Penguatan rupiah tidak mampu bertahan lama. Setelah sempat memberikan harapan pada perdagangan sebelumnya, mata uang Indonesia kembali tertekan oleh bangkitnya dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (30/6/2026). Mengutip Antara, nilai tukar rupiah melemah 32 poin atau tergerus 0,18 persen menjadi Rp17.883 per dolar AS. Pelemahan ini membalikkan capaian positif sehari sebelumnya ketika […]

  • BPJS PBI Dicabut, Ratusan Pasien Cuci Darah Terancam

    BPJS PBI Dicabut, Ratusan Pasien Cuci Darah Terancam

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pencabutan kepesertaan BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) membuat ratusan pasien cuci darah di berbagai daerah Indonesia terpaksa kehilangan akses pengobatan vital. Kondisi ini menimbulkan risiko serius bagi pasien penderita gagal ginjal kronis dan penyakit katastropik lainnya. Salah satu korban, Sartini, perempuan asal Banyumas, Jawa Tengah, telah menjalani cuci darah sejak April 2025. […]

expand_less