Rabu, 28 Okt 2026
light_mode
Beranda » Regional » Harga Sawit Tak Boleh Dipermainkan, Bupati Merangin Minta PKS Patuh Aturan

Harga Sawit Tak Boleh Dipermainkan, Bupati Merangin Minta PKS Patuh Aturan

  • account_circle say say
  • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Bupati Merangin M. Syukur melontarkan peringatan tegas kepada perusahaan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) agar tidak memainkan harga pembelian Tandan Buah Segar (TBS) yang berpotensi merugikan petani.

Penegasan itu disampaikan dalam rapat bersama pimpinan tujuh PKS di Kabupaten Merangin, Kamis (4/6/2026). Dalam forum tersebut, Syukur menilai masih adanya praktik ketidaksinkronan harga antar perusahaan yang tidak sesuai dengan ketetapan pemerintah.

Menurut dia, seluruh perusahaan wajib berpedoman pada harga TBS yang telah ditetapkan oleh Dinas Perkebunan Provinsi Jambi. Kebijakan itu bukan sekadar acuan, melainkan aturan yang harus dijalankan secara konsisten.

“Jangan sampai ada perusahaan yang membuat kebijakan sendiri. Harga sudah ditetapkan pemerintah, itu yang harus diikuti,” kata Syukur.

Ia menegaskan, perbedaan harga yang terlalu jauh antar perusahaan berpotensi menciptakan ketidakadilan bagi petani. Kondisi ini, jika dibiarkan, dapat melemahkan posisi tawar petani sawit di tingkat lokal.

Di sisi lain, persoalan keamanan hasil panen juga menjadi sorotan. Syukur mengungkapkan, kasus pencurian buah sawit di sejumlah wilayah Merangin menunjukkan tren meningkat dalam beberapa waktu terakhir.

Karena itu, ia meminta perusahaan dan pengelola tempat penimbangan atau loading ram untuk memperketat pengawasan. Setiap hasil panen yang masuk harus dipastikan asal-usulnya jelas.

“Jangan asal menerima. Kalau tidak jelas asalnya, itu bisa merugikan petani lain,” ujarnya.

Berdasarkan hasil penetapan Dinas Perkebunan Provinsi Jambi, harga TBS periode 5–11 Juni 2026 mengalami kenaikan. Harga tertinggi tercatat sebesar Rp3.440,77 per kilogram untuk tanaman berumur 10 hingga 20 tahun.

Sementara itu, harga untuk tanaman usia lebih muda berada di kisaran Rp2.669,28 hingga Rp3.333,38 per kilogram. Untuk tanaman di atas 20 tahun, harga kembali mengalami penurunan.

Syukur berharap seluruh perusahaan dapat mematuhi ketentuan tersebut demi menjaga stabilitas harga dan melindungi kesejahteraan petani.

Menurut dia, sektor perkebunan sawit merupakan tulang punggung ekonomi masyarakat di Merangin. Karena itu, transparansi dan kepatuhan terhadap regulasi menjadi kunci agar ekosistem usaha tetap sehat.

“Kalau petani dirugikan, dampaknya akan luas. Kita ingin semua pihak berjalan sesuai aturan,” katanya.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Zona Merah Berlanjut, Rupiah Tersungkur ke Level Rp17.952

    Zona Merah Berlanjut, Rupiah Tersungkur ke Level Rp17.952

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rupiah belum mampu keluar dari zona merah. Hingga penutupan perdagangan Rabu (24/6/2026), mata uang Indonesia jeblok terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Nilai tukar rupiah ditutup melemah 93 poin ke level Rp 17.952 per dolar AS, dari penutupan sebelumnya di level Rp 17.859 per dolar AS. “Sedangkan untuk perdagangan besok, mata uang rupiah fluktuatif […]

  • Buruan Beli? Emas Antam, UBS, dan Galeri24 di Pegadaian Kompak Turun Hari Ini

    Buruan Beli? Emas Antam, UBS, dan Galeri24 di Pegadaian Kompak Turun Hari Ini

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas yang diperdagangkan di Pegadaian belum mampu keluar dari tekanan. Tiga produk logam mulia sekaligus kembali kompak turun harga pada perdagangan Kamis (1/10/2026). Emas Antam, UBS, dan Galeri24 sama-sama mengalami koreksi. Penurunan paling dalam terjadi pada emas Antam dan UBS yang masing-masing terpangkas Rp14.000 per gram. Mengacu pada data harga emas Pegadaian, […]

  • Harga Properti Residensial 2026 Naik: Permintaan Meningkat, Ukuran Mengecil

    Harga Properti Residensial 2026 Naik: Permintaan Meningkat, Ukuran Mengecil

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pasar properti residensial di Indonesia diproyeksikan akan terus mengalami tren kenaikan harga jual pada tahun 2026. Kondisi ini menciptakan disparitas yang semakin lebar antara daya beli masyarakat, khususnya first-time home buyer, dengan harga hunian yang ditawarkan. CEO Leads Property Services Indonesia, Hendra Hartono, memaparkan analisis mengenai dinamika pasar perumahan, yang menunjukkan pergeseran fokus […]

  • Prabowo Janji Bangun 300.000 Jembatan, Bentuk Satgas Darurat untuk Eksekusi Cepat

    Prabowo Janji Bangun 300.000 Jembatan, Bentuk Satgas Darurat untuk Eksekusi Cepat

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto kembali melontarkan janji besar terkait pembangunan infrastruktur nasional. Kepala Negara memastikan bahwa pemerintah akan membangun 300.000 jembatan di berbagai daerah Indonesia. Prabowo menyampaikan bahwa ia telah membentuk satuan tugas khusus darurat jembatan untuk mempercepat realisasi program tersebut. Langkah ini diambil setelah dirinya menerima laporan bahwa masih banyak pelajar di sejumlah […]

  • Bursa Asia Menguat 4 Mei 2026, Kospi Cetak Rekor

    Bursa Asia Menguat 4 Mei 2026, Kospi Cetak Rekor

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bursa saham Asia dibuka menguat pada Senin pagi, 4 Mei 2026. Lonjakan dipimpin indeks Kospi yang melesat lebih dari 3 persen dan mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah. Penguatan juga terjadi di sejumlah bursa utama kawasan. Indeks Hang Seng naik 1,4 persen, sementara Taiex melonjak 2,65 persen. Di sisi lain, ASX 200 hanya menguat […]

  • Investasi Industri Mengalir, UMKM Batang Hari Bisa Masuk dari Jalur Ini

    Investasi Industri Mengalir, UMKM Batang Hari Bisa Masuk dari Jalur Ini

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Masuknya investasi ke Kabupaten Batang Hari, Jambi, membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk masuk ke dalam rantai ekonomi industri. Peluang tersebut tidak selalu berupa menjadi pemasok bahan baku, tetapi juga menyediakan berbagai kebutuhan operasional perusahaan. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Batang Hari mencatat realisasi investasi pada triwulan I […]

expand_less