Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » BPJS PBI Dicabut, Ratusan Pasien Cuci Darah Terancam

BPJS PBI Dicabut, Ratusan Pasien Cuci Darah Terancam

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pencabutan kepesertaan BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) membuat ratusan pasien cuci darah di berbagai daerah Indonesia terpaksa kehilangan akses pengobatan vital. Kondisi ini menimbulkan risiko serius bagi pasien penderita gagal ginjal kronis dan penyakit katastropik lainnya.

Salah satu korban, Sartini, perempuan asal Banyumas, Jawa Tengah, telah menjalani cuci darah sejak April 2025. Namun pada Selasa (3/2/2026), pendaftaran ulang di RSUD Banyumas ditolak karena status BPJS PBI-nya dinonaktifkan. Anak Sartini, Cece Trisna, mengatakan bahwa jarak kantor BPJS yang harus ditempuh sekitar satu jam membuat proses reaktivasi tidak bisa dilakukan segera. Akibatnya, Sartini belum dapat menjalani cuci darah rutin, yang berdampak pada kesehatan dan kualitas hidupnya.

“Kondisi ibu saya sekarang merasakan sesak napas, tidak bisa tidur tiap hari, badan terasa berat, dan nyeri pinggang,” kata Cece. Ia berharap kejadian serupa tidak menimpa pasien lain.

Menurut Ketua Umum Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia (KPCDI), Tony Samosir, sejak Senin (2/2/2026), ratusan pasien dari berbagai daerah, termasuk Jawa Tengah, Jawa Timur, DKI Jakarta, Medan, Sulawesi, hingga Papua, kehilangan akses pengobatan karena BPJS PBI mereka tiba-tiba dinonaktifkan.

“Kami menerima laporan pasien yang sebenarnya masih sangat membutuhkan bantuan, tetapi dikategorikan mampu berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN),” ujar Tony. Ia menambahkan, banyak pasien yang masuk desil 6–10 ternyata masih kesulitan membiayai hidup, contohnya seorang penjual es yang harus menghentikan pekerjaan untuk menjalani cuci darah.

Setiap sesi cuci darah membutuhkan biaya sekitar Rp1 juta, belum termasuk tenaga dan waktu yang hilang. Tanpa BPJS, banyak pasien miskin memilih tidak menjalani terapi, padahal cuci darah adalah terapi penunjang hidup yang tidak bisa ditunda.

Pengurus Ikatan Dokter Indonesia, Iqbal Mochtar, menjelaskan bahwa menunda cuci darah berpotensi menimbulkan komplikasi serius. Pasien berisiko mengalami sesak napas, gangguan detak jantung, penumpukan cairan di paru-paru, hingga kematian mendadak.

“Satu sesi cuci darah yang terlewat bisa menyebabkan akumulasi racun uremik yang berbahaya, gangguan elektrolit, dan aritmia jantung fatal,” ujar Iqbal. Ia menegaskan bahwa evaluasi kepesertaan BPJS PBI harus mempertimbangkan kondisi medis pasien dengan penyakit kronis, agar kontinuitas terapi tetap terjamin.

Selain itu, Associate Professor of Public Health Monash University Indonesia, Grace Wangge, menekankan bahwa pasien gagal ginjal yang ginjalnya tidak berfungsi sepenuhnya harus menjalani cuci darah rutin untuk membuang toksin dari tubuh. Tanpa akses BPJS atau biaya pribadi, risiko kematian meningkat signifikan.

Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo, memastikan bahwa pasien penyakit kronis dan ginjal yang membutuhkan cuci darah tetap bisa menerima haknya. Agus menginstruksikan seluruh Dinas Sosial (Dinsos) di daerah untuk mendata kembali penerima manfaat agar peserta BPJS PBI dapat diaktifkan kembali.

Kepala Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial Kemensos, Joko Widiarto, menyebut pencabutan peserta BPJS PBI dilakukan berdasarkan verifikasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk kelompok desil 1–5. Peserta yang terdampak dapat mengajukan reaktivasi melalui Dinsos setempat.

Menko Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, menambahkan bahwa pemerintah tengah menyempurnakan tata kelola pemutihan utang BPJS Kesehatan agar kebijakan berjalan tepat sasaran.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bareskrim Tahan Dirut dan Komisaris PT DSI Terkait Penipuan Rp2,4 Triliun

    Bareskrim Tahan Dirut dan Komisaris PT DSI Terkait Penipuan Rp2,4 Triliun

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bareskrim Polri menahan Direktur Utama dan Komisaris PT Dana Syariah Indonesia (DSI) terkait kasus dugaan penipuan atau fraud dengan nilai kerugian mencapai Rp2,4 triliun. Penahanan dilakukan setelah keduanya menjalani pemeriksaan sebagai tersangka. Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Ade Safri Simanjuntak mengatakan, tersangka yang ditahan masing-masing berinisial TA selaku Direktur Utama […]

  • Jambi Sempat Jadi Kota dengan Udara Terburuk di Indonesia, AQI Tembus 243 akibat Kabut Asap Karhutla

    Jambi Sempat Jadi Kota dengan Udara Terburuk di Indonesia, AQI Tembus 243 akibat Kabut Asap Karhutla

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kualitas udara Kota Jambi memburuk pada Senin (24/8/2026). Kota Jambi bahkan sempat menduduki peringkat pertama sebagai kota dengan kualitas udara terburuk di Indonesia berdasarkan pemantauan kualitas udara real-time IQAir. Data yang dikutip dari IQAir menunjukkan AQI Kota Jambi mencapai 243 pada sekitar pukul 06.30 WIB. Angka tersebut masuk kategori sangat tidak sehat, dengan […]

  • Petani India Tertekan, Impor Kedelai dan Jagung GM AS Picu Kekhawatiran

    Petani India Tertekan, Impor Kedelai dan Jagung GM AS Picu Kekhawatiran

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Petani kedelai di negara bagian Madhya Pradesh, India tengah, mengaku kecewa dengan hasil panen musim ini. Lahan subur seluas lebih dari 3 hektare (7,4 acre) hanya menghasilkan 9.000 kg kedelai, atau sekitar seperlima dari produksi yang seharusnya. Akibat hujan berlebihan yang merusak tanaman. Sementara itu, harga jagung yang ditanam di dekat kedelai justru […]

  • Galeri24 dan UBS di Pegadaian Kompak Turun, Segini Harga Terbarunya

    Galeri24 dan UBS di Pegadaian Kompak Turun, Segini Harga Terbarunya

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dua hari menjelang pergantian tahun, dua produk buatan jenama UBS dan Galeri24 di Pegadaian kompak turun harga. Hanya saja, penurunan UBS lebih besar dibandingkan dengan Galeri24. Dikutip dari laman resmi Sahabat Pegadaian, Selasa (30/12/2025), harga jual emas Galeri24 turun sebesar Rp9.000. Dari awalnya Rp2.627.000, kini harga Galeri24 menjadi Rp2.618.000 per gram. Sedangkan emas […]

  • Kembalikan Kepercayaan Investor, Nestlé PHK 16.000 Pekerja

    Kembalikan Kepercayaan Investor, Nestlé PHK 16.000 Pekerja

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Raksasa makanan dan minuman global Nestlé SA akan memangkas 16.000 karyawan di seluruh dunia sebagai bagian dari strategi efisiensi biaya di bawah kepemimpinan CEO barunya, Philipp Navratil. Langkah ini menjadi upaya perusahaan untuk memangkas pengeluaran dan mengembalikan kepercayaan investor. Navratil menyebutkan bahwa target penghematan biaya perusahaan dinaikkan menjadi 3 miliar franc Swiss (setara […]

  • Eksperimen Taktik Patrick Kluivert Gagal Total, Timnas Indonesia Takluk 2-3 dari Arab Saudi

    Eksperimen Taktik Patrick Kluivert Gagal Total, Timnas Indonesia Takluk 2-3 dari Arab Saudi

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Langkah berani Patrick Kluivert dalam mengubah formasi Timnas Indonesia menjadi 4-2-3-1 justru berujung petaka. Eksperimen taktik yang diharapkan membawa variasi serangan malah membuat lini pertahanan Garuda rapuh dan mudah ditembus saat menghadapi Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Strategi baru Patrick Kluivert untuk Timnas Indonesia gagal total saat menghadapi Arab Saudi di […]

expand_less