Rabu, 21 Okt 2026
light_mode
Beranda » Regional » Desil Bansos Bukan Penentu Mutlak: Cek NIK untuk Tahu Status Bantuan

Desil Bansos Bukan Penentu Mutlak: Cek NIK untuk Tahu Status Bantuan

  • account_circle say say
  • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM –  Data desil kembali menjadi perhatian masyarakat setelah digunakan pemerintah sebagai salah satu dasar menentukan sasaran bantuan sosial. Namun, masuk dalam kelompok desil tertentu tidak otomatis membuat seseorang menjadi penerima bansos.

Masyarakat kini dapat mengecek status desil bansos menggunakan NIK KTP melalui laman resmi Cek Bansos Kementerian Sosial. Pemeriksaan dapat dilakukan langsung lewat telepon seluler tanpa harus datang ke kantor pemerintahan.

Caranya cukup sederhana. Masyarakat membuka laman cekbansos.kemensos.go.id, kemudian memasukkan NIK 16 digit sesuai KTP dan kode captcha. Setelah menekan tombol pencarian, sistem akan menampilkan informasi mengenai data sosial ekonomi serta status bantuan yang tercatat.

Desil merupakan pengelompokan keluarga berdasarkan tingkat kesejahteraan. Dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) terdapat 10 kelompok desil. Desil 1 mewakili 10 persen keluarga dengan tingkat kesejahteraan terbawah, sedangkan desil 10 berada pada kelompok kesejahteraan tertinggi.

Yang perlu digarisbawahi, desil bukan sekadar ukuran pendapatan. Pengelompokan mempertimbangkan sejumlah indikator sosial ekonomi, antara lain pekerjaan dan pendidikan, kondisi tempat tinggal, daya listrik, kepemilikan aset, serta karakteristik sosial ekonomi lainnya.

Kelompok desil 1 hingga 4, atau 40 persen keluarga terbawah, menjadi kelompok prioritas yang dapat diusulkan menerima sejumlah program bansos, termasuk Program Keluarga Harapan dan bantuan sembako.

Namun, status desil tidak sama dengan status penerima bantuan.

Seseorang yang berada dalam desil tertentu belum tentu otomatis menerima bansos. Penetapan penerima tetap bergantung pada kriteria masing-masing program, proses verifikasi, serta kebijakan pemerintah.

Data desil juga bersifat dinamis. Perubahan pekerjaan, kondisi rumah tangga, kepemilikan aset maupun keadaan ekonomi dapat memengaruhi posisi sebuah keluarga dalam pengelompokan tersebut.

Karena itu, masyarakat yang merasa datanya tidak sesuai dapat mengajukan pembaruan melalui pemerintah desa atau kelurahan, dinas sosial, maupun mekanisme pembaruan data yang tersedia.

Intinya, jangan hanya melihat angka desil. Untuk memastikan apakah bantuan sosial masih tercatat, masyarakat perlu mengecek status penerima melalui kanal resmi Cek Bansos Kemensos.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nvidia Jadi Perusahaan Pertama Tembus Valuasi US$ 5 Triliun

    Nvidia Jadi Perusahaan Pertama Tembus Valuasi US$ 5 Triliun

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Raksasa chip asal Silicon Valley, Nvidia, berada di jalur untuk menjadi perusahaan pertama di dunia dengan valuasi mencapai US$ 5 triliun. Pencapaian ini datang hanya tiga bulan setelah Nvidia mencatat rekor menembus nilai pasar US$ 4 triliun. Permintaan tinggi terhadap chip buatan Nvidia menjadi pendorong utama lonjakan harga saham perusahaan sejak awal 2023. […]

  • Bukan Cuma Jumlah Usaha, Infrastruktur Desa Jadi Kunci Membaca Potensi Bisnis Jambi 2026

    Bukan Cuma Jumlah Usaha, Infrastruktur Desa Jadi Kunci Membaca Potensi Bisnis Jambi 2026

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Membaca potensi bisnis desa di Jambi pada 2026 tidak cukup hanya melihat jumlah pelaku usaha. Infrastruktur, akses pasar, konektivitas dan karakter ekonomi wilayah menjadi bagian penting untuk memahami bagaimana aktivitas bisnis dapat berkembang. Hal ini semakin relevan seiring pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di Provinsi Jambi. BPS Jambi resmi mencanangkan SE2026 pada 26 […]

  • Sebulan Menjabat, Menkeu Purbaya Hadapi Banyak Tantangan tapi Yakin Kondisi Terkendali

    Sebulan Menjabat, Menkeu Purbaya Hadapi Banyak Tantangan tapi Yakin Kondisi Terkendali

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengaku bulan pertamanya menjabat sebagai bendahara negara penuh dengan tantangan besar, namun ia memastikan situasi keuangan Indonesia masih dalam kondisi terkendali. Langkah-langkah awal yang ia ambil bahkan mulai menunjukkan arah baru dalam kebijakan fiskal nasional. “Kesannya (jadi Menkeu) menarik. Penuh tantangan, tapi pasti bisa kami kendalikan,” ujar […]

  • Prabowo Ingatkan Danantara Setor Rp800 Triliun ke Negara Tiap Tahun

    Prabowo Ingatkan Danantara Setor Rp800 Triliun ke Negara Tiap Tahun

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto mengingatkan pimpinan Danantara Indonesia agar meningkatkan kinerja pengelolaan aset negara. Ia menegaskan lembaga pengelola investasi tersebut harus mampu memberikan pengembalian aset atau return on asset (RoA) yang lebih besar kepada negara. Menurut Prabowo, tingkat RoA Danantara saat ini masih berada di kisaran 5 persen, sementara standar perusahaan yang sehat seharusnya […]

  • Jatuh Lagi! Segini Harga Emas Antam Hari Ini

    Jatuh Lagi! Segini Harga Emas Antam Hari Ini

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) jatuh lagi. Pecahan satu gram kini dipatok Rp 2.321.000, turun Rp 16.000. Asal tahu saja, kemarin terjadi dua kali perubahan harga emas Antam. Pada Rabu (22/10) pagi, harga emas Antam ambles Rp 177.000 ke Rp 2.310.000 per gram. Lalu, pada Rabu (22/10) pukul 19.15 WIB, […]

  • Karhutla Sungai Aur Muaro Jambi Membara, Api Menjalar dari TN Berbak Tanjabtim

    Karhutla Sungai Aur Muaro Jambi Membara, Api Menjalar dari TN Berbak Tanjabtim

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Sungai Aur, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi, masih berkobar hingga Minggu (13/9/2026) siang. Angin kencang dalam tiga hari terakhir menjadi kendala utama petugas dalam mengendalikan kobaran api. Karhutla di Sungai Aur diketahui bermula dari kawasan Taman Nasional Berbak (TN Berbak) di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim). […]

expand_less