Sabtu, 27 Jun 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Harga Batu Bara Cetak Rekor Tertinggi, tapi Indonesia Dapat Banyak Kabar Buruk

Harga Batu Bara Cetak Rekor Tertinggi, tapi Indonesia Dapat Banyak Kabar Buruk

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Harga batu bara global kembali melonjak ke level tertinggi bulan ini, namun di balik kenaikan itu, tersimpan sejumlah tantangan bagi Indonesia sebagai salah satu eksportir utama dunia. Berdasarkan data Refinitiv, harga batu bara ditutup di posisi USD 108,5 per ton, menguat 0,69 persen dibanding perdagangan sebelumnya. Kenaikan ini menjadi rekor tertinggi sejak awal Oktober 2025.

Lonjakan harga dipicu oleh penguatan permintaan dari China, yang tengah menghadapi pasokan ketat akibat pengetatan inspeksi keselamatan tambang dan perlambatan produksi di beberapa provinsi penghasil batu bara utama.

Kenaikan harga batu bara domestik di China terus berlanjut pada pekan terakhir Oktober. Aktivitas pelabuhan dan tambang menunjukkan peningkatan permintaan menjelang musim dingin. Cuaca yang tidak menentu juga memperkuat tren kenaikan harga, terutama dari sektor utilitas listrik.

Meski begitu, analis menilai pasar batu bara mulai menunjukkan tanda stabilisasi, artinya kenaikan tidak lagi seagresif sebelumnya. China kini tengah mencari keseimbangan baru antara pasokan dan permintaan.

Produksi tambang domestik mulai meningkat untuk mengantisipasi kebutuhan musim dingin, sementara transisi energi ke sumber terbarukan dan stok yang menumpuk di beberapa pelabuhan bisa menekan harga dalam jangka menengah.

Selain batu bara termal, pasar batu bara kokas (coking coal) di China juga menunjukkan tren positif. Indeks harga untuk kokas di provinsi Shanxi naik hingga CNY 50 per ton menjadi CNY 1.340 per ton.

Kondisi ini memberi peluang bagi produsen kokas untuk menaikkan harga secara bertahap. Namun bagi industri baja, kenaikan tersebut justru berpotensi menekan margin produksi, kecuali jika diimbangi oleh efisiensi atau kenaikan harga baja di pasar.

Bagi Indonesia, situasi ini bisa menjadi peluang sekaligus tantangan. Sebagai salah satu pemasok bahan baku industri baja Asia, permintaan terhadap batu bara kokas asal Indonesia bisa meningkat, tetapi kompetisi dengan Australia dan Rusia semakin ketat.

Meski harga naik, kabar kurang menggembirakan datang bagi eksportir seperti Indonesia. Setelah menyelesaikan pemeliharaan jalur kereta batu bara Daqin Railway lebih cepat dari jadwal, pasokan domestik China kini lebih lancar.

Akibatnya, kebutuhan impor dari negara lain berpotensi menurun. Pasar batu bara termal via laut juga menunjukkan tanda-tanda melambat karena penurunan tender dari utilitas China.

Kondisi serupa terjadi di pasar Korea Selatan. Negeri Ginseng memangkas impor batu bara dari Rusia sebesar 14 persen pada September dan beralih ke Kolombia karena harga yang lebih murah.

Sementara Indonesia justru mencatat penurunan ekspor ke Korea Selatan sebesar 20,5 persen menjadi hanya 2,86 juta ton. Sebaliknya, Australia justru berhasil meningkatkan ekspor hingga 39,2 persen ke negara tersebut.

Persaingan di pasar Asia Timur semakin sengit. Rusia, Kolombia, dan Australia berlomba menawarkan harga kompetitif, bahkan menanggung sebagian biaya pengiriman untuk menarik pembeli baru.

Bagi Indonesia, kondisi ini menandakan perlunya strategi baru dalam mempertahankan pasar ekspor, termasuk diversifikasi tujuan ekspor ke negara-negara Asia Selatan atau Timur Tengah, serta peningkatan efisiensi logistik di dalam negeri.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perak Anjlok Rp1.600, Peluang Cuan Terbuka Lebar

    Perak Anjlok Rp1.600, Peluang Cuan Terbuka Lebar

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kabar segar bagi warga Jambi yang ingin mulai bisnis perak atau menambah koleksi perak. Saat ini harga perak Antam turun cukup dalam, membuka peluang emas untuk mendapatkannya lebih murah. Dikutip Jambisnis.com dari laman Logam Mulia, Rabu (10/6/2026), harga perak Antam terkoreksi signifikan sebesar Rp1.600 menjadi Rp44.050 per gram. Dengan harga yang jauh lebih […]

  • Akhir 2025, Menkeu Bessent Prediksi Pertumbuhan Ekonomi AS 3 Persen

    Akhir 2025, Menkeu Bessent Prediksi Pertumbuhan Ekonomi AS 3 Persen

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Amerika Serikat (Menkeu AS) Scott Bessent menyampaikan prediksi pertumbuhan ekonomi AS sebesar 3 persen. Bessent menyatakan musim belanja liburan sejauh ini sangat kuat dan memprediksi ekonomi AS akan mengakhiri tahun dengan pijakan yang solid. Bessent menyampaikan optimisme tinggi terhadap kondisi makroekonomi AS. “Ekonomi (AS) lebih baik dari yang kami kira. Kami […]

  • Lexus IS Generasi Baru Meluncur 2027, Berubah Jadi Sedan Listrik dengan Jarak Tempuh 1.000 Km

    Lexus IS Generasi Baru Meluncur 2027, Berubah Jadi Sedan Listrik dengan Jarak Tempuh 1.000 Km

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pabrikan otomotif premium asal Jepang, Lexus, dikabarkan tengah menyiapkan generasi terbaru sedan sport andalannya, Lexus IS. Model anyar tersebut disebut-sebut akan hadir sebagai mobil listrik murni dan dijadwalkan meluncur pada 2027. Transformasi Lexus IS menjadi kendaraan listrik merupakan bagian dari strategi elektrifikasi Lexus secara global. Langkah ini sekaligus memperkuat posisi Lexus di segmen […]

  • Asosiasi Perhiasan Curhat ke Menkeu Purbaya, Minta Tindak Produsen Ilegal yang Tak Bayar Pajak

    Asosiasi Perhiasan Curhat ke Menkeu Purbaya, Minta Tindak Produsen Ilegal yang Tak Bayar Pajak

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menerima aspirasi dari asosiasi produsen perhiasan yang mengeluhkan praktik produksi ilegal di industri perhiasan. Produsen ilegal tersebut disebut menjual produk tanpa membayar pajak, sehingga menimbulkan ketimpangan aturan pajak bagi pelaku usaha resmi. Pertemuan antara Purbaya dan asosiasi produsen perhiasan berlangsung di Kementerian Keuangan, Kamis (23/10/2025). Dalam kesempatan itu, […]

  • Koperasi Desa Merah Putih Akan Kelola Tambang Timah Rakyat, Solusi Pemerintah Atasi Tambang Ilegal di Babel

    Koperasi Desa Merah Putih Akan Kelola Tambang Timah Rakyat, Solusi Pemerintah Atasi Tambang Ilegal di Babel

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah membuka peluang bagi pengelolaan tambang timah rakyat melalui Koperasi Desa (KopDes) Merah Putih, sebagai langkah strategis menata ulang dan menertibkan tambang ilegal di Bangka Belitung (Babel). Skema ini diharapkan menjadi solusi adil bagi penambang rakyat sekaligus memperkuat perekonomian desa. Menteri Koperasi dan UKM Ferry Juliantono menegaskan bahwa langkah ini selaras dengan semangat […]

  • APVINDO: Regulasi Vape Harus Transparan, Lindungi UMKM dan Pekerja Rokok Elektrik

    APVINDO: Regulasi Vape Harus Transparan, Lindungi UMKM dan Pekerja Rokok Elektrik

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Asosiasi Pekerja Vape Indonesia (APVINDO) menegaskan, regulasi rokok elektrik atau vape harus lahir dari kajian ilmiah yang mendalam dan analisis ekonomi menyeluruh. Kebijakan yang terburu-buru berisiko merugikan industri legal sekaligus jutaan pekerja yang menggantungkan hidup pada sektor ini. Ketua APVINDO, Agung Prasojo, menjelaskan, organisasi mereka tidak menolak adanya aturan. Namun, setiap regulasi wajib […]

expand_less