InJourney Perketat Pengawasan di Bandara Soetta Usai Kasus Pencurian Barang Ekspor
- account_circle say say
- calendar_month 43 menit yang lalu
- print Cetak

Petugas keamanan berjaga di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, sebagai bagian dari peningkatan pengawasan pasca terungkapnya kasus pencurian barang ekspor.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAMBISNIS.COM – PT Angkasa Pura Indonesia melalui Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta memperketat sistem pengawasan dan keamanan di area bandara sebagai langkah antisipasi tindak kriminal.
General Manager Bandara Soekarno-Hatta, Heru Karyadi, menyatakan bahwa penguatan keamanan dilakukan bersama aparat kepolisian setempat setelah terungkap kasus pencurian barang ekspor oleh oknum operator kargo.
“Kami telah memperkuat aspek keamanan bersama Polres Bandara Soekarno-Hatta dan berhasil mengungkap dugaan pencurian oleh oknum pekerja,” ujar Heru di Tangerang, Sabtu.
Ia menegaskan komitmen InJourney Airports untuk terus meningkatkan standar keamanan, keselamatan, dan pelayanan guna menjaga kenyamanan penumpang.
Selain itu, seluruh pekerja dan pihak yang beroperasi di lingkungan bandara diminta untuk mematuhi aturan hukum yang berlaku. Sistem keamanan yang diterapkan disebut mampu mendeteksi aktivitas mencurigakan secara cepat.
Sebelumnya, Polresta Bandara Soekarno-Hatta berhasil membongkar sindikat pencurian ratusan barang ekspor berupa tas merek Lululemon milik perusahaan eksportir. Kapolres Bandara Soekarno-Hatta, Wisnu Wardana, mengungkapkan tiga tersangka berinisial K, A, dan F telah diamankan. Kasus pencurian tersebut berlangsung selama dua tahun dan menyebabkan kerugian perusahaan lebih dari Rp1 miliar.
- Penulis: say say

