PHI Lampaui Target, Produksi Minyak Tembus 60,44 Ribu Barel per Hari
- account_circle say say
- calendar_month 6 menit yang lalu
- print Cetak

Fasilitas produksi migas milik Pertamina Hulu Indonesia di wilayah Kalimantan yang mendukung peningkatan produksi minyak hingga melampaui target pada triwulan I 2026.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAMBISNIS.COM – PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI), bagian dari Subholding Upstream PT Pertamina (Persero), mencatat produksi minyak sebesar 60,44 ribu barel per hari (mbopd) pada triwulan I 2026. Angka tersebut setara dengan 120 persen dari target yang ditetapkan.
Selain itu, produksi gas juga mencapai 619 juta standar kaki kubik per hari (mmscfd) atau 105 persen dari target.
Direktur Utama PHI, Sunaryanto, mengatakan capaian tersebut tidak lepas dari investasi berkelanjutan dalam eksplorasi dan eksploitasi migas.
“Penerapan inovasi dan teknologi menjadi langkah strategis untuk menahan penurunan produksi serta meningkatkan recovery rate di lapangan migas yang sudah mature,” ujarnya.
PHI mengandalkan berbagai terobosan teknologi, salah satunya metode High Pour Point Oil (HPPO) yang diterapkan di sejumlah lapangan seperti Handil, Mutiara, dan Pamaguan. Teknologi ini memungkinkan minyak dengan kandungan parafin tinggi tetap mengalir optimal.
Melalui anak usahanya, PT Pertamina Hulu Mahakam dan PT Pertamina Hulu Sanga Sanga, PHI juga mengembangkan inovasi lain seperti Permanent Coiled Tubing Gas Lift (PCTGL) untuk meningkatkan produktivitas sumur.
Kontribusi produksi juga datang dari PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur melalui lapangan Kerindingan dan Sapi, serta pengeboran sumur baru di lepas pantai Kalimantan Timur.
Selain inovasi, PHI melakukan pemeliharaan dan reaktivasi sumur untuk memperpanjang usia produksi. Program Handil Rejuvenation bahkan mampu meningkatkan produksi hingga 5 persen.
Di sisi gas, peningkatan produksi didorong oleh onstream proyek Sisi Nubi serta optimalisasi sumur di sejumlah lapangan utama.
Tak hanya dari sisi produksi, PHI juga mencatat kinerja keselamatan kerja dengan capaian zero fatality, 57,36 juta jam kerja selamat, dan nihil Lost Time Incident (LTI).
PHI saat ini mengelola operasi hulu migas di wilayah Regional Kalimantan yang mencakup beberapa zona kerja strategis, bekerja sama dengan SKK Migas.
- Penulis: say say

