Rabu, 21 Okt 2026
light_mode
Beranda » Nasional » PHI Lampaui Target, Produksi Minyak Tembus 60,44 Ribu Barel per Hari

PHI Lampaui Target, Produksi Minyak Tembus 60,44 Ribu Barel per Hari

  • account_circle say say
  • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI), bagian dari Subholding Upstream PT Pertamina (Persero), mencatat produksi minyak sebesar 60,44 ribu barel per hari (mbopd) pada triwulan I 2026. Angka tersebut setara dengan 120 persen dari target yang ditetapkan.

Selain itu, produksi gas juga mencapai 619 juta standar kaki kubik per hari (mmscfd) atau 105 persen dari target.

Direktur Utama PHI, Sunaryanto, mengatakan capaian tersebut tidak lepas dari investasi berkelanjutan dalam eksplorasi dan eksploitasi migas.

“Penerapan inovasi dan teknologi menjadi langkah strategis untuk menahan penurunan produksi serta meningkatkan recovery rate di lapangan migas yang sudah mature,” ujarnya.

PHI mengandalkan berbagai terobosan teknologi, salah satunya metode High Pour Point Oil (HPPO) yang diterapkan di sejumlah lapangan seperti Handil, Mutiara, dan Pamaguan. Teknologi ini memungkinkan minyak dengan kandungan parafin tinggi tetap mengalir optimal.

Melalui anak usahanya, PT Pertamina Hulu Mahakam dan PT Pertamina Hulu Sanga Sanga, PHI juga mengembangkan inovasi lain seperti Permanent Coiled Tubing Gas Lift (PCTGL) untuk meningkatkan produktivitas sumur.

Kontribusi produksi juga datang dari PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur melalui lapangan Kerindingan dan Sapi, serta pengeboran sumur baru di lepas pantai Kalimantan Timur.

Selain inovasi, PHI melakukan pemeliharaan dan reaktivasi sumur untuk memperpanjang usia produksi. Program Handil Rejuvenation bahkan mampu meningkatkan produksi hingga 5 persen.

Di sisi gas, peningkatan produksi didorong oleh onstream proyek Sisi Nubi serta optimalisasi sumur di sejumlah lapangan utama.

Tak hanya dari sisi produksi, PHI juga mencatat kinerja keselamatan kerja dengan capaian zero fatality, 57,36 juta jam kerja selamat, dan nihil Lost Time Incident (LTI).

PHI saat ini mengelola operasi hulu migas di wilayah Regional Kalimantan yang mencakup beberapa zona kerja strategis, bekerja sama dengan SKK Migas.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengenal Healthy Aging, Peran Gaya Hidup, dan Potensi Teknologi Nanobubble

    Mengenal Healthy Aging, Peran Gaya Hidup, dan Potensi Teknologi Nanobubble

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM- Penuaan merupakan proses biologis alami yang dialami setiap manusia. Seiring bertambahnya usia, tubuh mengalami berbagai perubahan, mulai dari menurunnya produksi energi, melambatnya regenerasi sel, hingga berkurangnya efisiensi sistem imun dan mekanisme perbaikan jaringan. Meski demikian, para peneliti menilai proses penuaan tidak hanya dipengaruhi oleh usia kronologis. Berbagai faktor seperti pola makan, aktivitas fisik, kualitas […]

  • Rupiah Loyo Lagi! Cek Kurs Dolar AS di BCA, Mandiri, BRI hingga BNI

    Rupiah Loyo Lagi! Cek Kurs Dolar AS di BCA, Mandiri, BRI hingga BNI

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rupiah kembali tak berkutik di hadapan dolar Amerika Serikat (AS). Mata uang Indonesia kembali melemah pada pembukaan perdagangan Selasa (8/9/2026), menandakan tekanan terhadap rupiah belum sepenuhnya mereda. Mengutip Antara, rupiah hari ini dibuka di level Rp17.645 per dolar AS. Posisi tersebut melemah 5 poin atau 0,03 persen dibandingkan penutupan sebelumnya yang berada di […]

  • Banjir Besar Putuskan Jaringan, Komdigi Pasang 10 Titik Internet Satelit di Aceh–Sumut–Sumbar

    Banjir Besar Putuskan Jaringan, Komdigi Pasang 10 Titik Internet Satelit di Aceh–Sumut–Sumbar

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Banjir bandang yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat menyebabkan jaringan komunikasi di sejumlah titik terputus. Untuk mempercepat pemulihan konektivitas, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyiapkan 10 lokasi layanan internet satelit Satria-1 sebagai akses darurat. Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan bahwa pemulihan konektivitas menjadi prioritas pemerintah di tengah kondisi infrastruktur […]

  • Utang Jatuh Tempo Rp 833,9 Triliun di 2026, Pemerintah Hadapi Tekanan Fiskal Berat

    Utang Jatuh Tempo Rp 833,9 Triliun di 2026, Pemerintah Hadapi Tekanan Fiskal Berat

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Indonesia menghadapi tekanan fiskal yang kian berat pada 2026 seiring besarnya utang jatuh tempo yang mencapai Rp 833,9 triliun. Nilai tersebut menjadi yang tertinggi dalam satu dekade terakhir dan menandai fase krusial dalam pengelolaan keuangan negara. Laporan Analisis Kritis Keberlanjutan Utang Indonesia 2026 yang disusun oleh Institute for Strategic and Economic Action […]

  • UMKM Tanjab Barat Didorong Naik Kelas, Pemkab Siapkan Kredit Bersubsidi dan Perluas Akses Pasar

    UMKM Tanjab Barat Didorong Naik Kelas, Pemkab Siapkan Kredit Bersubsidi dan Perluas Akses Pasar

    • calendar_month Kamis, 15 Okt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) didorong naik kelas. Tak hanya mengandalkan tambahan modal, pemerintah daerah menekankan pentingnya literasi keuangan, pemasaran digital, hingga peningkatan kualitas produk agar usaha lokal mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Komitmen tersebut disampaikan Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat Katamso dalam […]

  • Kemenperin Dorong AS Beri Pengecualian Tarif Sawit untuk Indonesia

    Kemenperin Dorong AS Beri Pengecualian Tarif Sawit untuk Indonesia

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berharap Amerika Serikat (AS) memberikan pengecualian tarif impor untuk komoditas minyak sawit Indonesia, seperti yang telah diterima oleh Malaysia. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan persaingan ekspor yang setara antara kedua negara di pasar global. Plt Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin, Putu Juli Ardika, mengatakan proses pembahasan pengecualian tarif tersebut masih […]

expand_less