Selasa, 12 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Rupiah Kembali Perkasa: Menguat 36 Poin

Rupiah Kembali Perkasa: Menguat 36 Poin

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah dibuka menguat pada awal perdagangan hari ini, Rabu (28/1/2026). Rupiah bergerak menguat 36 poin atau 0,21 persen menjadi Rp16.732 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.768 per dolar AS.

Analis Bank Woori Saudara Rully Nova mengatakan penguatan rupiah dipengaruhi kepastian arah kebijakan Federal Reserve (The Fed) akan longgar.

“Rupiah pada perdagangan hari ini diperkirakan menguat di kisaran Rp16.710- Rp16.770 dipengaruhi oleh global melemahnya index dollar menjelang rapat The Fed besok waktu AS. Walaupun diperkirakan The Fed tidak mengubah bunga acuan, namun arah kebijakan The Fed ke depan dipastikan akan longgar,” ungkapnya dikutip dari Antara, Rabu (28/1/2026).

Mengutip Anadolu, Federal Reserve diprediksi akan mempertahankan suku bunga di kisaran 3,5-3,75 persen para pertemuan pertama di tahun 2026.

Sebelumnya, FOMC telah memangkas suku bunga Fed sebesar total 75 basis points (bps) pada bulan September, Oktober, dan Desember 2025. Keputusan tersebut diambil di tengah meningkatnya tekanan politik dan perselisihan hukum yang sedang berlangsung dengan melibatkan bank sentral.

Presiden AS Donald Trump berulang kali meminta The Fed untuk memangkas suku bunga. Karena itu, pemerintahan AS tengah menyelidiki dugaan tindakan kriminal terhadap Ketua The Fed Jerome Powell yang merupakan bagian dari upaya Trump untuk menekan kepala bank sentral tersebut agar menurunkan suku bunga.

Sentimen lain terhadap rupiah ialah ketidakjelasan kebijakan tarif dari Trump terhadap sejumlah negara. Mulai dari rencana penerapan tarif 100 persen terhadap ekspor Kanada oleh AS hingga ancaman kenaikan tarif resiprokal dan bea masuk otomotif terhadap Korea Selatan menjadi 25 persen dari sebelumnya 15 persen.

“Ketidakpastian menimbulkan aksi lepas dolar oleh pelaku pasar,” ujar Rully.

Melihat faktor domestik, dukungan kuat BI terhadap stabilitas rupiah memberikan ruang pelonggaran moneter melalui penurunan bunga acuan menjadi akan sangat terbatas.

Gubernur BI Perry Warjiyo optimistis bahwa nilai tukar rupiah akan menguat secara fundamental didukung oleh inflasi yang rendah, pertumbuhan ekonomi yang membaik, imbal hasil investasi yang menarik, serta komitmen BI untuk menstabilkan rupiah.

Menurutnya, faktor-faktor yang mempengaruhi nilai tukar rupiah saat ini adalah faktor jangka pendek, salah satunya inflasi ekonomi yang terjadi karena kenaikan harga pangan atau volatile food. Hal tersebut terjadi karena adanya cuaca ekstrem serta bencana alam yang berdampak terhadap distribusi komoditas pangan.

Untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, tingkat inflasi, serta pertumbuhan ekonomi nasional, Bank Indonesia telah menurunkan BI-Rate sebanyak 5 kali sejak September 2024 menjadi 4,75 persen, sekaligus tetap membuka peluang adanya penurunan suku bunga lebih lanjut.

Perry mengatakan, pihaknya juga terus melakukan intervensi di pasar Non-Deliverable Forward (NDF) luar negeri, termasuk di Asia, Eropa, dan Amerika. Selain itu, BI pun melakukan intervensi di pasar tunai, spot, dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) dalam negeri.

Sementara itu, pergerakan mata uang di Asia bervariasi. Di mana, ringgit Malaysia menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,76%.

Selanjutnya, dolar Taiwan melesat 0,49% dan won Korea Selatan menanjak 0,36%. Diikuti, peso Filipina yang terkerek 0,35%.

Kemudian yuan China terlihat menguat tipis 0,08% terhadap the greenback di pagi ini.Sementara itu, yen Jepang menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,52%.

Berikutnya ada baht Thailand terkoreksi 0,06% dan dolar Singapura yang turun 0,03%. Disusul, dolar Hongkong yang melemah tipis 0,006%.(*)

  • Penulis: darmanto zebua
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banjir Bandang Putus Jembatan, Kampung Karikil Sukabumi Terisolasi

    Banjir Bandang Putus Jembatan, Kampung Karikil Sukabumi Terisolasi

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Banjir bandang memutus akses menuju Kampung Karikil, Desa Bojongsari, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Jembatan penghubung utama menuju kampung tersebut dilaporkan hanyut akibat derasnya arus banjir pada Minggu (28/12/2025) malam. Peristiwa banjir bandang terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Nyalindung sejak siang hari. Akibat kejadian ini, seluruh warga Kampung Karikil terisolasi […]

  • Menkeu Purbaya Ingin Transfer Anggaran Daerah Dipercepat, KPPOD Ungkap Plus Minusnya

    Menkeu Purbaya Ingin Transfer Anggaran Daerah Dipercepat, KPPOD Ungkap Plus Minusnya

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rencana Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa untuk mempercepat transfer ke daerah (TKD) menuai tanggapan dari Komisi Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD). Kebijakan ini dinilai positif untuk mendorong percepatan belanja daerah, namun juga memiliki tantangan dari sisi kesiapan pemerintah daerah. Direktur Eksekutif KPPOD Herman Suparman mengatakan, percepatan penyaluran TKD harus diimbangi dengan peningkatan […]

  • Jelang Perayaan tahun Baru 2026 Jambi Diguyur Hujan

    Jelang Perayaan tahun Baru 2026 Jambi Diguyur Hujan

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Cuaca di Provinsi Jambi pada hari ini diprakirakan masih didominasi oleh hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Sejumlah wilayah bahkan berpotensi mengalami hujan disertai petir, terutama pada siang hingga malam hari. Berdasarkan prakiraan cuaca, Kota Jambi berpotensi mengalami hujan petir dengan suhu berkisar 23–31 derajat Celsius dan tingkat kelembapan mencapai 70–98 persen. Kondisi […]

  • Ekonom Beri 4 Catatan Penting untuk Suksesnya Rencana Redenominasi Rupiah

    Ekonom Beri 4 Catatan Penting untuk Suksesnya Rencana Redenominasi Rupiah

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas Indonesia, Fakhrul Fulvian, menilai bahwa Indonesia sudah berada pada kondisi yang tepat untuk membahas rencana redenominasi rupiah. Namun, ia mengingatkan agar kebijakan tersebut dilakukan dengan hati-hati dan disertai sejumlah catatan penting agar tidak menimbulkan kebingungan di masyarakat. “Kita berada di kondisi yang siap, namun ada beberapa hal yang harus […]

  • Proyek Pipa Gas Cisem II Rampung 2026, Transaksi Gas Siap Jalan Juni

    Proyek Pipa Gas Cisem II Rampung 2026, Transaksi Gas Siap Jalan Juni

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan aktivitas jual beli gas bumi pada proyek pipa transmisi gas Cirebon–Semarang (Cisem) Tahap II dapat mulai berjalan pada Juni 2026. Proyek strategis nasional ini memiliki panjang 245 kilometer dan ditargetkan rampung secara fisik pada tahun ini. Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode […]

  • Subaru BEV Concept, Perpaduan Desain Futuristik dan DNA Subaru

    Subaru BEV Concept, Perpaduan Desain Futuristik dan DNA Subaru

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Subaru memperkenalkan konsep mobil listrik terbarunya yang menggambarkan masa depan performa merek tersebut dalam format battery electric vehicle (BEV) pada Japan Mobility Show 2025. Model ini bukan sekadar pajangan di pameran, melainkan wujud nyata dari filosofi Subaru tentang kenikmatan mengemudi dan kendali, yang menjadi esensi dari setiap produknya. Dikutip dari Subaru.jp, Jumat (31/10/2025) […]

expand_less