Rabu, 4 Nov 2026
light_mode
Beranda » Nasional » 22 Emiten Umumkan Dividen 2025, BBRI hingga BBNI Paling Royal?

22 Emiten Umumkan Dividen 2025, BBRI hingga BBNI Paling Royal?

  • account_circle say say
  • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Musim pembagian dividen tahun buku 2025 kembali memanaskan pasar modal domestik. Sebanyak 22 emiten telah mengumumkan rencana distribusi laba kepada pemegang saham, dengan sektor keuangan menjadi kontributor terbesar.

Sejumlah bank jumbo seperti BBRI dan BBNI tampil dominan dalam pembagian dividen tahun ini. BBRI tercatat membagikan dividen hingga Rp52,10 triliun atau setara Rp346 per saham, dengan payout ratio mencapai 92% dari laba bersih 2025.

Sementara itu, BBNI menetapkan dividen sebesar Rp349,41 per saham atau sekitar 65% dari laba bersih. Tak ketinggalan, BBCA juga konsisten membagikan dividen tahunan yang berasal dari kombinasi interim dan final demi menjaga daya tarik bagi investor.

Fenomena ini menegaskan kuatnya kinerja sektor perbankan di tengah dinamika ekonomi global, sekaligus memperlihatkan komitmen emiten dalam memberikan imbal hasil optimal kepada pemegang saham.

Tak hanya sektor keuangan, emiten lain seperti ADMF juga menawarkan dividen menarik dengan nominal mencapai ratusan rupiah per saham. Bahkan, NIKL membagikan dividen dalam denominasi dolar AS yang kemudian dikonversi ke rupiah.

Dari sisi jadwal, mayoritas emiten menetapkan recording date pada pertengahan hingga akhir April 2026, sementara pembayaran dividen dipusatkan pada akhir April hingga awal Mei 2026.

Menariknya, terdapat variasi strategi pembagian dividen. WINS misalnya, berencana membagikan dividen saham dari kapitalisasi saldo laba guna memperkuat struktur permodalan perusahaan.

Di sisi regulasi, sejumlah emiten seperti WOMF dan TEBE juga mengingatkan investor terkait ketentuan pajak dividen. Investor domestik berpeluang mendapatkan pembebasan pajak jika dividen diinvestasikan kembali di dalam negeri, sementara investor asing wajib memenuhi persyaratan administrasi tertentu.

Dengan derasnya pembagian dividen ini, pasar saham Indonesia memasuki fase “panen cuan” bagi investor, sekaligus menjadi indikator positif atas kinerja korporasi sepanjang 2025.

 

Artikel ini merupakan produk jurnalistik yang bersifat informatif dan tidak dimaksudkan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli, menjual, atau menahan instrumen investasi tertentu. Seluruh data dan informasi disajikan berdasarkan sumber yang dianggap terpercaya, namun tidak menjamin kelengkapan dan keakuratannya. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca. Setiap risiko yang timbul dari keputusan tersebut menjadi tanggung jawab masing-masing investor. JAMBISNIS.COM tidak bertanggung jawab atas segala kerugian maupun keuntungan yang mungkin terjadi akibat penggunaan informasi dalam artikel ini.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Minyak Turun, Diskusi AS-Iran Jadi Katalis

    Harga Minyak Turun, Diskusi AS-Iran Jadi Katalis

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga minyak dunia tergelincir hampir 3 persen pada perdagangan Kamis, 5 Februari 2026, setelah Amerika Serikat (AS) dan Iran sepakat menggelar pembicaraan di Oman. Kesepakatan ini meredakan kekhawatiran pasar terkait pasokan minyak mentah Iran. Harga minyak Brent turun USD 1,91 atau 2,75% menjadi USD 67,55 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) melemah […]

  • Tekanan Belum Mereda, Rupiah Tersungkur Lagi! Ini Penyebabnya

    Tekanan Belum Mereda, Rupiah Tersungkur Lagi! Ini Penyebabnya

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Tekanan terhadap nilai tukar rupiah masih terjadi. Pada pembukaan perdagangan Kamis (9/7/2026), mata uang Indonesia melemah cukup tajam terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Mengutip Antara, kurs rupiah mengalami penurunan 52 poin atau 0,29 persen ke level Rp18.066 per dolar AS, dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di Rp18.014 per dolar AS. Kepala […]

  • Negosiasi BBM SPBU Swasta Mandek, Shell dan Exxon Belum Sepakat Beli dari Pertamina

    Negosiasi BBM SPBU Swasta Mandek, Shell dan Exxon Belum Sepakat Beli dari Pertamina

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Negosiasi pengadaan bahan bakar minyak (BBM) antara badan usaha swasta dan Pertamina memasuki babak baru. Dua perusahaan besar, Shell dan Exxon, hingga kini belum mencapai kesepakatan untuk membeli BBM atau bahan dasar (base fuel) dari Pertamina. Pj. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth Domatubun, mengatakan pembahasan dengan badan usaha swasta masih berjalan. Namun, […]

  • Bahlil: Jumlah Sumur Rakyat Naik Jadi 45 Ribu, Potensi Tambah Lifting 45 Ribu Barel per Hari

    Bahlil: Jumlah Sumur Rakyat Naik Jadi 45 Ribu, Potensi Tambah Lifting 45 Ribu Barel per Hari

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mencatat jumlah sumur rakyat meningkat dari sebelumnya 30 ribu menjadi 45 ribu sumur. “Kami sudah menginventarisir, kurang lebih sekitar 45 ribu potensi sumur yang selama ini dikelola oleh rakyat,” ucapnya dalam konferensi pers soal sumur rakyat di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (9/10/2025). Apabila […]

  • Harga Sembako di Pasar Talang Banjar Didominasi Stabil, Cabai Merah Turun Tajam

    Harga Sembako di Pasar Talang Banjar Didominasi Stabil, Cabai Merah Turun Tajam

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi, terpantau relatif stabil pada Kamis (5/2/2026). Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, sebagian besar komoditas strategis tidak mengalami perubahan harga. Harga beras berada dalam kondisi stabil. Beras Naruto dan Beras Belido masing-masing dijual Rp15.400 per kilogram, sementara Beras King berada di […]

  • Mneteri Pertanian Play Button

    Setelah Kisruh Pembatasan Kuota Impor Daging, Pedagang Daging Sapi Batal Demo

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pembatasan kuota impor daging sapi dan kuota perdagangan sapi hidup yang dipersoalkan pedagang menemui titik terang. Bahkan para pedagang daging sapi yang sedianya akan mogok selama tiga hari, mengurungkan rencana tersebut. APDI atau Asosiasi Pedagang Daging Indonesia kemarin menggelar pertemuan dengan perwakilan pemerintah dan pelaku usaha terkait dan dicapai kesepakatan. “Alhamdulillah tadi sore […]

expand_less