Selasa, 11 Agu 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Kulit Pinang yang Dulu Jadi Sampah Kini Disulap Jadi Briket, Inovasi Mahasiswa KKN di Muaro Jambi

Kulit Pinang yang Dulu Jadi Sampah Kini Disulap Jadi Briket, Inovasi Mahasiswa KKN di Muaro Jambi

  • account_circle say say
  • calendar_month 7 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Bertahun-tahun, kulit pinang di Desa Kunangan, Kabupaten Muaro Jambi, Jambi, hanya dianggap sebagai sampah. Limbah dari perkebunan pinang itu biasanya menumpuk di pekarangan rumah, dibakar, atau dibiarkan membusuk tanpa memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.

Kini, kondisi tersebut mulai berubah. Tumpukan kulit pinang yang selama ini tidak bernilai justru disulap menjadi briket arang, bahan bakar padat yang dapat digunakan sebagai alternatif pengganti kayu bakar maupun arang konvensional. Inovasi tersebut muncul dari mahasiswa KKN Posko 27 Gelombang 1 yang mengabdi di Desa Kunangan bersama masyarakat setempat.

Melalui pemanfaatan limbah perkebunan pinang atau Areca catechu, mahasiswa dan warga mencoba mengubah persoalan lingkungan menjadi peluang ekonomi. Proses pembuatan briket dimulai dengan mengumpulkan kulit pinang yang selama ini menjadi limbah.

Kulit pinang kemudian dijemur untuk mengurangi kadar air. Setelah cukup kering, bahan tersebut menjalani proses karbonisasi atau pembakaran dengan kondisi minim oksigen hingga berubah menjadi arang.

Arang yang dihasilkan selanjutnya dihaluskan hingga menjadi serbuk. Serbuk arang kemudian dicampur dengan perekat alami yang dibuat dari tepung tapioka. Campuran tersebut diaduk hingga merata sebelum dicetak sesuai bentuk yang diinginkan.

Briket yang telah dicetak kemudian dikeringkan hingga benar-benar siap digunakan.

Hasil akhirnya berupa briket berwarna hitam pekat yang dapat menghasilkan panas dan dimanfaatkan untuk kebutuhan memasak maupun kebutuhan rumah tangga lainnya.

Pemanfaatan kulit pinang menjadi briket memberikan manfaat ganda bagi masyarakat Desa Kunangan.

Dari sisi lingkungan, inovasi tersebut membantu mengurangi tumpukan limbah kulit pinang yang sebelumnya hanya dibakar atau dibiarkan membusuk.

Sementara dari sisi ekonomi, briket membuka peluang tambahan penghasilan bagi masyarakat. Kulit pinang yang sebelumnya tidak memiliki nilai kini dapat diolah menjadi produk yang berpotensi dijual.

Inovasi tersebut juga dapat mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap penggunaan kayu bakar sekaligus mendorong pemanfaatan sumber energi alternatif berbasis limbah pertanian.

Lebih dari itu, kegiatan tersebut ikut menumbuhkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan limbah pertanian secara berkelanjutan. Meski memiliki potensi, pengembangan briket kulit pinang di Desa Kunangan masih menghadapi sejumlah kendala.

Peralatan produksi yang digunakan masih sederhana. Akses terhadap modal usaha juga masih terbatas. Selain itu, diperlukan edukasi lebih lanjut mengenai standar kualitas briket agar produk tersebut mampu bersaing apabila dipasarkan dalam skala lebih luas.

Karena itu, keberlanjutan inovasi tersebut membutuhkan dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah desa, dinas terkait hingga kalangan akademisi. Dukungan tersebut penting agar pembuatan briket kulit pinang tidak berhenti sebatas proyek percobaan selama pelaksanaan KKN. Jika dikembangkan secara serius, limbah kulit pinang yang melimpah di Desa Kunangan berpotensi menjadi bahan baku usaha baru berbasis ekonomi sirkular.

Inovasi mahasiswa KKN bersama masyarakat tersebut sekaligus menunjukkan bahwa persoalan limbah perkebunan dapat menjadi peluang apabila dikelola dengan kreativitas dan teknologi sederhana.

Dari kulit pinang yang selama ini dianggap sampah, Desa Kunangan kini memiliki peluang melahirkan produk energi alternatif yang bernilai ekonomi sekaligus ramah lingkungan.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Siapkan Skema Insentif Baru untuk Mobil Listrik

    Pemerintah Siapkan Skema Insentif Baru untuk Mobil Listrik

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan pemerintah sedang merancang usulan insentif baru bagi sektor otomotif yang akan diajukan dalam kebijakan fiskal 2026. Agus menekankan bahwa dukungan fiskal bukan sekadar pilihan, melainkan kebutuhan karena sektor otomotif memiliki efek berganda (multiplier effect) lewat keterkaitan rantai pasok hulu-hilir (backward dan forward linkage). “Sekarang kita sedang susun. […]

  • Citibank: AI Bisa Dongkrak Laba Industri Perbankan Global hingga Rp33,46 Kuadriliun pada 2028

    Citibank: AI Bisa Dongkrak Laba Industri Perbankan Global hingga Rp33,46 Kuadriliun pada 2028

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – CEO Citibank, N.A., Indonesia (Citi Indonesia) Batara Sianturi mengungkapkan bahwa penerapan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) berpotensi meningkatkan laba industri perbankan global hingga mencapai 2 triliun dolar AS atau setara Rp33,46 kuadriliun (kurs Rp16.728) dalam tiga tahun ke depan. “Riset Citi menunjukkan bahwa kecerdasan buatan akan menjadi salah satu kekuatan utama di era ini. […]

  • Update Harga Emas Antam Hari Ini: Terus Merosot

    Update Harga Emas Antam Hari Ini: Terus Merosot

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas produksi Antam terus merosot. Pada perdagangan Kamis (9/7/2026) ini logam mulia tersebut kembali terkoreksi sebesar Rp8000 sehingga harga emas Antam lebih murah dari hari sebelumnya. Mengutip laman Logam Mulia, harga emas Antam ukuran 1 gram hari ini menjadi Rp2.633.000. Sehari sebelumnya, harga logam mulia yang banyak diminati masyarakat ini dibanderol Rp2.641.000 […]

  • 10 Bisnis Kekinian Modal Minim, Cocok untuk Pemula dan Anak Muda

    10 Bisnis Kekinian Modal Minim, Cocok untuk Pemula dan Anak Muda

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Memulai usaha kini bukan lagi hal yang sulit, bahkan bisa dilakukan dengan modal minim. Di era digital seperti sekarang, banyak peluang bisnis kekinian yang bisa dijalankan hanya bermodalkan skill dan kreativitas. Tak hanya untuk generasi muda, peluang ini juga terbuka bagi siapa saja yang ingin mandiri secara finansial. Berikut 10 ide bisnis kekinian […]

  • Satu Kopdes Merah Putih Butuh Rp 2,5 Miliar untuk Bangun Kantor dan Gudang

    Satu Kopdes Merah Putih Butuh Rp 2,5 Miliar untuk Bangun Kantor dan Gudang

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Ferry Juliantono menyebut anggaran untuk membangun satu unit Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih mencapai sekitar Rp 2,5 miliar. Dana tersebut mencakup pembangunan fisik kantor, gudang, sarana pendukung, hingga kendaraan operasional. “Ya sekitar Rp 2,5 miliar. Itu pembangunan fisiknya, kelengkapannya, sarana pendukung, termasuk kendaraan operasional. Itu sudah murah, […]

  • IHSG Menguat 20,53 Poin ke Posisi 8.294

    IHSG Menguat 20,53 Poin ke Posisi 8.294

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat sebesar 20,53 poin (0,25%) ke posisi 8.294,89 pada sesi pertama, Jumat (24/10/2025). IHSG hari ini menghijau di rentang 8.291–8.310. Penguatan IHSG ini disokong hampir seluruh indeks sektoral. Sektor dengan penguatan terbesar dicetak IDX Properti dan Real Estate yang melonjak 3,78% di awal sesi pertama. Berikutnya ada […]

expand_less