Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Kulit Pinang yang Dulu Jadi Sampah Kini Disulap Jadi Briket, Inovasi Mahasiswa KKN di Muaro Jambi

Kulit Pinang yang Dulu Jadi Sampah Kini Disulap Jadi Briket, Inovasi Mahasiswa KKN di Muaro Jambi

  • account_circle say say
  • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Bertahun-tahun, kulit pinang di Desa Kunangan, Kabupaten Muaro Jambi, Jambi, hanya dianggap sebagai sampah. Limbah dari perkebunan pinang itu biasanya menumpuk di pekarangan rumah, dibakar, atau dibiarkan membusuk tanpa memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.

Kini, kondisi tersebut mulai berubah. Tumpukan kulit pinang yang selama ini tidak bernilai justru disulap menjadi briket arang, bahan bakar padat yang dapat digunakan sebagai alternatif pengganti kayu bakar maupun arang konvensional. Inovasi tersebut muncul dari mahasiswa KKN Posko 27 Gelombang 1 yang mengabdi di Desa Kunangan bersama masyarakat setempat.

Melalui pemanfaatan limbah perkebunan pinang atau Areca catechu, mahasiswa dan warga mencoba mengubah persoalan lingkungan menjadi peluang ekonomi. Proses pembuatan briket dimulai dengan mengumpulkan kulit pinang yang selama ini menjadi limbah.

Kulit pinang kemudian dijemur untuk mengurangi kadar air. Setelah cukup kering, bahan tersebut menjalani proses karbonisasi atau pembakaran dengan kondisi minim oksigen hingga berubah menjadi arang.

Arang yang dihasilkan selanjutnya dihaluskan hingga menjadi serbuk. Serbuk arang kemudian dicampur dengan perekat alami yang dibuat dari tepung tapioka. Campuran tersebut diaduk hingga merata sebelum dicetak sesuai bentuk yang diinginkan.

Briket yang telah dicetak kemudian dikeringkan hingga benar-benar siap digunakan.

Hasil akhirnya berupa briket berwarna hitam pekat yang dapat menghasilkan panas dan dimanfaatkan untuk kebutuhan memasak maupun kebutuhan rumah tangga lainnya.

Pemanfaatan kulit pinang menjadi briket memberikan manfaat ganda bagi masyarakat Desa Kunangan.

Dari sisi lingkungan, inovasi tersebut membantu mengurangi tumpukan limbah kulit pinang yang sebelumnya hanya dibakar atau dibiarkan membusuk.

Sementara dari sisi ekonomi, briket membuka peluang tambahan penghasilan bagi masyarakat. Kulit pinang yang sebelumnya tidak memiliki nilai kini dapat diolah menjadi produk yang berpotensi dijual.

Inovasi tersebut juga dapat mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap penggunaan kayu bakar sekaligus mendorong pemanfaatan sumber energi alternatif berbasis limbah pertanian.

Lebih dari itu, kegiatan tersebut ikut menumbuhkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan limbah pertanian secara berkelanjutan. Meski memiliki potensi, pengembangan briket kulit pinang di Desa Kunangan masih menghadapi sejumlah kendala.

Peralatan produksi yang digunakan masih sederhana. Akses terhadap modal usaha juga masih terbatas. Selain itu, diperlukan edukasi lebih lanjut mengenai standar kualitas briket agar produk tersebut mampu bersaing apabila dipasarkan dalam skala lebih luas.

Karena itu, keberlanjutan inovasi tersebut membutuhkan dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah desa, dinas terkait hingga kalangan akademisi. Dukungan tersebut penting agar pembuatan briket kulit pinang tidak berhenti sebatas proyek percobaan selama pelaksanaan KKN. Jika dikembangkan secara serius, limbah kulit pinang yang melimpah di Desa Kunangan berpotensi menjadi bahan baku usaha baru berbasis ekonomi sirkular.

Inovasi mahasiswa KKN bersama masyarakat tersebut sekaligus menunjukkan bahwa persoalan limbah perkebunan dapat menjadi peluang apabila dikelola dengan kreativitas dan teknologi sederhana.

Dari kulit pinang yang selama ini dianggap sampah, Desa Kunangan kini memiliki peluang melahirkan produk energi alternatif yang bernilai ekonomi sekaligus ramah lingkungan.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Agus Gumiwang Ajukan Pemindahan Entry Point Impor ke 3 Pelabuhan Timur

    Agus Gumiwang Ajukan Pemindahan Entry Point Impor ke 3 Pelabuhan Timur

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan akan bertemu Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk membahas usulan pemindahan jalur masuk barang impor atau entry point sebagai bagian dari penguatan instrumen non-tariff measures (NTM) di Indonesia. “Saya akan melakukan komunikasi dengan Menkeu untuk menjelaskan kepada beliau mengenai konsep kami mengenai konsep NTM,” ujar Agus di […]

  • Harga Cabai Rawit Merah di Pasar Talang Banjar Hari Ini Rp75.000 per Kilogram

    Harga Cabai Rawit Merah di Pasar Talang Banjar Hari Ini Rp75.000 per Kilogram

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pergerakan harga kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Talang Banjar Jambi pada 20 Mei 2026 menunjukkan kondisi yang bervariasi. Sejumlah komoditas cabai tercatat mengalami fluktuasi, sementara mayoritas bahan pangan lainnya masih berada pada level stabil. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi melalui sistem SIHARKO, harga cabai merah besar dan cabai merah kecil […]

  • Jalur Kereta Api Pekalongan–Sragi Bisa Dilalui Terbatas, KAI Masih Batasi Kecepatan

    Jalur Kereta Api Pekalongan–Sragi Bisa Dilalui Terbatas, KAI Masih Batasi Kecepatan

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang menyatakan jalur kereta api pada petak jalan Stasiun Pekalongan–Stasiun Sragi kini dapat dilalui secara terbatas, setelah sebelumnya terdampak banjir akibat cuaca ekstrem. Meski demikian, KAI masih memberlakukan pembatasan kecepatan maksimal 30 kilometer per jam serta pengawasan ketat di lokasi terdampak. Pembatasan dilakukan untuk […]

  • Prabowo Peringatkan Eks Bos BUMN: Siap-siap Dipanggil Kejaksaan Agung

    Prabowo Peringatkan Eks Bos BUMN: Siap-siap Dipanggil Kejaksaan Agung

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto melontarkan peringatan keras kepada mantan pimpinan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terkait pengelolaan perusahaan pelat merah di masa lalu. Prabowo menegaskan, para pejabat BUMN yang dinilai bermasalah harus siap mempertanggungjawabkan kinerjanya di hadapan hukum. Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan taklimat dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun […]

  • Harga TBS Sawit Jambi Turun Pekan Ini, Usia 10–20 Tahun Jadi Rp3.894/Kg

    Harga TBS Sawit Jambi Turun Pekan Ini, Usia 10–20 Tahun Jadi Rp3.894/Kg

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dinas Perkebunan Provinsi Jambi resmi menetapkan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit untuk periode 24–30 April 2026. Dalam keputusan terbaru tersebut, harga TBS untuk kelompok umur produktif 10–20 tahun mengalami penurunan sebesar Rp64,30 per kilogram. Harga TBS usia 10–20 tahun kini ditetapkan sebesar Rp3.894,43 per kilogram. Angka ini menjadi acuan utama bagi […]

  • Ombudsman Temukan Maladministrasi, Piutang BLBI Masih Rp 211,98 Triliun

    Ombudsman Temukan Maladministrasi, Piutang BLBI Masih Rp 211,98 Triliun

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ombudsman Republik Indonesia (RI) menyoroti kinerja Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Hak Tagih Negara Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI), menyusul masih besarnya piutang negara yang belum tertagih. Berdasarkan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) Tahun Anggaran 2024, piutang negara bukan pajak yang didominasi BLBI tercatat mencapai Rp 211,98 triliun. Anggota Ombudsman RI Yeka Hendra […]

expand_less