Senin, 7 Sep 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Kenapa Bisnis Kuliner di Jambi Masih Ramai? Ini Data yang Menjelaskannya

Kenapa Bisnis Kuliner di Jambi Masih Ramai? Ini Data yang Menjelaskannya

  • account_circle say say
  • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM –  Bisnis kuliner di Provinsi Jambi masih menunjukkan geliat di tengah dinamika ekonomi dan perubahan daya beli masyarakat. Ramainya rumah makan, kedai kopi, kafe hingga usaha makanan rumahan bukan semata-mata fenomena sesaat. Sejumlah indikator ekonomi menunjukkan bahwa aktivitas konsumsi masyarakat dan sektor penyediaan makanan dan minuman masih memiliki ruang pertumbuhan.

Salah satu indikator terbarunya datang dari Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Jambi. Dalam Laporan Perekonomian Provinsi Jambi Mei 2026, Bank Indonesia menyebut pertumbuhan ekonomi Jambi pada triwulan I 2026 mencapai 4,33 persen secara tahunan (yoy).

Yang menarik, pertumbuhan tersebut antara lain ditopang oleh peningkatan kinerja sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum yang mengalami akselerasi.

Artinya, sektor yang berkaitan langsung dengan hotel, restoran, rumah makan, kafe dan berbagai aktivitas makan-minum ikut memberikan dorongan terhadap perekonomian Jambi.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) juga memberikan gambaran mengenai kuatnya aktivitas konsumsi di Jambi. BPS mencatat ekonomi Provinsi Jambi sepanjang 2025 tumbuh 4,93 persen, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan 2024 yang mencapai 4,50 persen.

Perekonomian Jambi berdasarkan PDRB atas dasar harga berlaku pada 2025 mencapai Rp349,66 triliun, dengan PDRB per kapita mencapai Rp92,79 juta. Pertumbuhan ekonomi tersebut menjadi salah satu fondasi bagi aktivitas konsumsi masyarakat, termasuk konsumsi makanan dan minuman.

BPS bahkan secara khusus menerbitkan Analisis Pola Konsumsi Masyarakat Provinsi Jambi 2025 untuk menggambarkan pola pengeluaran masyarakat dalam memenuhi kebutuhan, termasuk pangan. Publikasi tersebut menggunakan data konsumsi rumah tangga di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

BPS Kota Jambi mencatat pada Maret 2026 kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran mengalami inflasi 3,96 persen secara tahunan. Angka tersebut menunjukkan adanya kenaikan harga pada kelompok restoran dan penyediaan makanan-minuman. Namun, kenaikan indeks harga tidak otomatis berarti omzet seluruh restoran meningkat.

Meski demikian, data tersebut memperlihatkan bahwa aktivitas ekonomi pada kelompok makanan dan minuman/restoran tetap cukup besar untuk tercermin dalam perhitungan inflasi daerah.

Bisnis kuliner Jambi juga tidak bisa dipisahkan dari aktivitas hotel dan perjalanan masyarakat. BPS mencatat tingkat penghunian kamar hotel berbintang di Jambi pada Maret 2026 mencapai 46,23 persen, naik dari 45,69 persen pada Februari. Pada Maret 2026 terdapat 54.985 tamu yang menginap di hotel berbintang Jambi. Angka itu naik 13,01 persen dibandingkan Februari yang mencapai 48.653 tamu.

Semakin banyak orang yang bepergian, menginap dan melakukan aktivitas di luar rumah, semakin besar pula peluang belanja pada sektor makanan dan minuman. Warung makan, kedai kopi, rumah makan lokal, kuliner malam, pusat jajanan dan UMKM makanan juga berpotensi mendapatkan limpahan permintaan dari aktivitas tersebut.

Kenapa Kuliner Tetap Menarik?

  • Pertama, makanan merupakan kebutuhan sehari-hari. Berbeda dengan produk yang pembeliannya bisa ditunda, makanan tetap dibutuhkan setiap hari.
  • Kedua, pola konsumsi masyarakat semakin beragam. Makan tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan dasar, tetapi juga menjadi bagian dari aktivitas sosial, berkumpul, bekerja, bertemu teman hingga hiburan.
  • Ketiga, Jambi memiliki pasar konsumen lokal sekaligus mobilitas masyarakat dari luar daerah.
  • Keempat, perkembangan sektor perdagangan, pariwisata dan akomodasi dapat menciptakan permintaan tambahan bagi usaha makanan dan minuman.
  • Kelima, modal untuk masuk ke bisnis kuliner relatif beragam. Tidak semuanya membutuhkan restoran besar. Usaha dapat dimulai dari warung, gerobak, katering, dapur rumahan, kedai kecil hingga penjualan berbasis aplikasi.

Sumber: Badan Pusat Statistik Provinsi Jambi, BPS Kota Jambi, Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Jambi.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Purbaya Tepis Julukan Gaya Koboi: Saya Hanya Perpanjangan Tangan Presiden Prabowo

    Purbaya Tepis Julukan Gaya Koboi: Saya Hanya Perpanjangan Tangan Presiden Prabowo

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa gaya komunikasinya yang kerap dianggap “koboi” bukan tindakan pribadi, melainkan bentuk pelaksanaan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat pemulihan kepercayaan ekonomi masyarakat. “Saya tidak bertindak sendiri. Semua langkah saya adalah perpanjangan tangan Bapak Presiden. Jangan anggap saya koboi,” ujar Purbaya di Jakarta, Senin (27/10/2025). […]

  • Danantara Gelontorkan Rp 20 Triliun untuk Pabrik Peternakan Ayam

    Danantara Gelontorkan Rp 20 Triliun untuk Pabrik Peternakan Ayam

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah memastikan akan membangun peternakan ayam terintegrasi. Bila ini terwujud maka, industri ayam tidak lagi “dimonopoli” oleh swasta. Selama ini, industri ayam termasuk produksi DOC (day old chick) masih sepenuhnya berada di tangan swasta. Dengan kondisi itu pemerintah kerap kesulitan mengintervensi saat harga bergejolak. Karena itu pembangunan pabrik peternakan ayam ini diarahkan untuk […]

  • Bursa Asia Melemah, Kekhawatiran Biaya AI Tekan Saham Teknologi Global

    Bursa Asia Melemah, Kekhawatiran Biaya AI Tekan Saham Teknologi Global

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pasar saham Asia bergerak melemah pada perdagangan Kamis (5/2/2026) seiring meningkatnya kewaspadaan investor terhadap lonjakan biaya investasi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang membebani sektor teknologi global. Tekanan terjadi di tengah aksi jual saham teknologi dunia, meski kontrak berjangka Wall Street mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan berkat penguatan saham produsen chip. Indeks MSCI Asia Pasifik […]

  • Presiden Prabowo Resmikan Stasiun Tanah Abang Baru, Naik KRL dari Manggarai ke Tanah Abang

    Presiden Prabowo Resmikan Stasiun Tanah Abang Baru, Naik KRL dari Manggarai ke Tanah Abang

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto meresmikan Stasiun Tanah Abang Baru di Jakarta Pusat yang kini tampil lebih modern dan luas. Dalam kunjungannya pada Selasa (4/11/2025), Prabowo menempuh perjalanan menggunakan KRL Commuter Line Jabodetabek dari Stasiun Manggarai menuju Tanah Abang. Prabowo tiba di Stasiun Manggarai sekitar pukul 10.50 WIB, didampingi Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dan Direktur […]

  • Harga Cabe Merah di Pasar Angso Duo Kota Jambi Naik 25 Persen Menjadi Rp 80.000 per Kilogram

    Harga Cabe Merah di Pasar Angso Duo Kota Jambi Naik 25 Persen Menjadi Rp 80.000 per Kilogram

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo per 27 November 2025 tercatat stabil di hampir seluruh komoditas. Namun beberapa komoditas strategis, terutama cabe merah besar dan cabe merah kecil, mengalami kenaikan signifikan mencapai 25 persen, berdasarkan data resmi Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi. Dari kelompok beras, sebagian besar jenis masih stabil dengan […]

  • Update Harga Emas Antam Hari Ini: Turun Rp36 Ribu, Cek Daftar Selengkapnya

    Update Harga Emas Antam Hari Ini: Turun Rp36 Ribu, Cek Daftar Selengkapnya

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas produksi Antam kembali merosot tajam. Setelah sehari sebelumnya menguat, harga logam mulia yang menjadi salah satu pilihan investasi masyarakat itu kembali tertekan pada perdagangan Jumat (14/8/2026). Mengutip laman Logam Mulia, harga emas Antam hari ini dipatok Rp2.664.000 per gram. Angka tersebut turun Rp36.000 per gram dibandingkan perdagangan sebelumnya yang masih berada […]

expand_less