Senin, 28 Sep 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Kenapa Bisnis Kuliner di Jambi Masih Ramai? Ini Data yang Menjelaskannya

Kenapa Bisnis Kuliner di Jambi Masih Ramai? Ini Data yang Menjelaskannya

  • account_circle say say
  • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM –  Bisnis kuliner di Provinsi Jambi masih menunjukkan geliat di tengah dinamika ekonomi dan perubahan daya beli masyarakat. Ramainya rumah makan, kedai kopi, kafe hingga usaha makanan rumahan bukan semata-mata fenomena sesaat. Sejumlah indikator ekonomi menunjukkan bahwa aktivitas konsumsi masyarakat dan sektor penyediaan makanan dan minuman masih memiliki ruang pertumbuhan.

Salah satu indikator terbarunya datang dari Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Jambi. Dalam Laporan Perekonomian Provinsi Jambi Mei 2026, Bank Indonesia menyebut pertumbuhan ekonomi Jambi pada triwulan I 2026 mencapai 4,33 persen secara tahunan (yoy).

Yang menarik, pertumbuhan tersebut antara lain ditopang oleh peningkatan kinerja sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum yang mengalami akselerasi.

Artinya, sektor yang berkaitan langsung dengan hotel, restoran, rumah makan, kafe dan berbagai aktivitas makan-minum ikut memberikan dorongan terhadap perekonomian Jambi.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) juga memberikan gambaran mengenai kuatnya aktivitas konsumsi di Jambi. BPS mencatat ekonomi Provinsi Jambi sepanjang 2025 tumbuh 4,93 persen, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan 2024 yang mencapai 4,50 persen.

Perekonomian Jambi berdasarkan PDRB atas dasar harga berlaku pada 2025 mencapai Rp349,66 triliun, dengan PDRB per kapita mencapai Rp92,79 juta. Pertumbuhan ekonomi tersebut menjadi salah satu fondasi bagi aktivitas konsumsi masyarakat, termasuk konsumsi makanan dan minuman.

BPS bahkan secara khusus menerbitkan Analisis Pola Konsumsi Masyarakat Provinsi Jambi 2025 untuk menggambarkan pola pengeluaran masyarakat dalam memenuhi kebutuhan, termasuk pangan. Publikasi tersebut menggunakan data konsumsi rumah tangga di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

BPS Kota Jambi mencatat pada Maret 2026 kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran mengalami inflasi 3,96 persen secara tahunan. Angka tersebut menunjukkan adanya kenaikan harga pada kelompok restoran dan penyediaan makanan-minuman. Namun, kenaikan indeks harga tidak otomatis berarti omzet seluruh restoran meningkat.

Meski demikian, data tersebut memperlihatkan bahwa aktivitas ekonomi pada kelompok makanan dan minuman/restoran tetap cukup besar untuk tercermin dalam perhitungan inflasi daerah.

Bisnis kuliner Jambi juga tidak bisa dipisahkan dari aktivitas hotel dan perjalanan masyarakat. BPS mencatat tingkat penghunian kamar hotel berbintang di Jambi pada Maret 2026 mencapai 46,23 persen, naik dari 45,69 persen pada Februari. Pada Maret 2026 terdapat 54.985 tamu yang menginap di hotel berbintang Jambi. Angka itu naik 13,01 persen dibandingkan Februari yang mencapai 48.653 tamu.

Semakin banyak orang yang bepergian, menginap dan melakukan aktivitas di luar rumah, semakin besar pula peluang belanja pada sektor makanan dan minuman. Warung makan, kedai kopi, rumah makan lokal, kuliner malam, pusat jajanan dan UMKM makanan juga berpotensi mendapatkan limpahan permintaan dari aktivitas tersebut.

Kenapa Kuliner Tetap Menarik?

  • Pertama, makanan merupakan kebutuhan sehari-hari. Berbeda dengan produk yang pembeliannya bisa ditunda, makanan tetap dibutuhkan setiap hari.
  • Kedua, pola konsumsi masyarakat semakin beragam. Makan tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan dasar, tetapi juga menjadi bagian dari aktivitas sosial, berkumpul, bekerja, bertemu teman hingga hiburan.
  • Ketiga, Jambi memiliki pasar konsumen lokal sekaligus mobilitas masyarakat dari luar daerah.
  • Keempat, perkembangan sektor perdagangan, pariwisata dan akomodasi dapat menciptakan permintaan tambahan bagi usaha makanan dan minuman.
  • Kelima, modal untuk masuk ke bisnis kuliner relatif beragam. Tidak semuanya membutuhkan restoran besar. Usaha dapat dimulai dari warung, gerobak, katering, dapur rumahan, kedai kecil hingga penjualan berbasis aplikasi.

Sumber: Badan Pusat Statistik Provinsi Jambi, BPS Kota Jambi, Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Jambi.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kredit Perdagangan Jambi Tumbuh 14,36 Persen, Sinyal Aktivitas Bisnis Menguat

    Kredit Perdagangan Jambi Tumbuh 14,36 Persen, Sinyal Aktivitas Bisnis Menguat

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Aktivitas pembiayaan dunia usaha di Provinsi Jambi menunjukkan perkembangan positif sepanjang triwulan II 2026. Bank Indonesia mencatat pertumbuhan kredit korporasi Jambi mencapai 14,55 persen secara tahunan, meningkat signifikan dibandingkan triwulan sebelumnya yang tumbuh 8,06 persen. Salah satu sektor yang mencatat pertumbuhan adalah perdagangan. Kredit pada sektor perdagangan tumbuh 14,36 persen yoy, lebih tinggi […]

  • CUAN Milik Prajogo Pangestu Bidik Akuisisi Singaraja Putra, Target Kuasai 51 Persen Saham

    CUAN Milik Prajogo Pangestu Bidik Akuisisi Singaraja Putra, Target Kuasai 51 Persen Saham

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Emiten milik konglomerat Prajogo Pangestu, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN), berencana mengakuisisi PT Singaraja Putra Tbk. (SINI) sebagai bagian dari strategi memperluas jaringan usaha dan memperkuat aset grup. Manajemen CUAN mengungkapkan, perseroan saat ini tengah melakukan negosiasi dengan pemegang saham pengendali SINI terkait rencana pengambilalihan tersebut. Pembahasan mencakup mekanisme akuisisi, jumlah saham […]

  • Penderita GERD dan Asam Lambung Boleh Puasa? Ini Penjelasan Dokter Pencernaan

    Penderita GERD dan Asam Lambung Boleh Puasa? Ini Penjelasan Dokter Pencernaan

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Penderita GERD (gastroesophageal reflux disease) dan asam lambung kerap ragu menjalani puasa Ramadan karena khawatir gejala kambuh. Namun, dokter spesialis penyakit dalam konsultan gastroenterologi menegaskan, puasa tetap bisa dijalani selama kondisi dalam keadaan stabil. Dokter spesialis penyakit dalam konsultan gastroenterologi, Ari Fahrial Syam, menjelaskan bahwa pasien dengan riwayat maag atau GERD sebaiknya memastikan […]

  • Kabut Asap Semakin Pekat, Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp70.000 per Kilogram

    Kabut Asap Semakin Pekat, Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp70.000 per Kilogram

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sejumlah harga bahan kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, mengalami perubahan pada perdagangan Jumat (28/8/2026). Berdasarkan data harga pangan yang dirilis Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, beberapa komoditas tercatat naik dan turun. Perubahan paling mencolok terjadi pada kelompok cabai dan telur. Harga cabai rawit merah menjadi salah satu komoditas yang […]

  • Rupiah Menguat 7 Poin Menjadi Rp16.568 per Dolar AS

    Rupiah Menguat 7 Poin Menjadi Rp16.568 per Dolar AS

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat pada perdagangan hari ini, Selasa (21/10/2025). Penguatan itu seiring meningkatnya sentimen positif (risk-on) di pasar keuangan regional. Mengutip Antara, rupiah dibuka menguat sebesar 7 poin atau 0,04 persen menjadi Rp16.568 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.575 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar […]

  • Pemerintah Setujui KUR Berbasis Kekayaan Intelektual Senilai Rp 10 Triliun

    Pemerintah Setujui KUR Berbasis Kekayaan Intelektual Senilai Rp 10 Triliun

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah resmi menyetujui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) berbasis kekayaan intelektual (KI) dengan nilai total mencapai Rp 10 triliun. Skema pembiayaan ini disahkan setelah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menggelar Rapat Koordinasi Komite Nasional pada Senin (17/11/2025). Dengan kebijakan ini, Indonesia menjadi negara ke-15 di dunia yang menyediakan […]

expand_less