Kredit Perdagangan Jambi Tumbuh 14,36 Persen, Sinyal Aktivitas Bisnis Menguat
- account_circle say say
- calendar_month 14 menit yang lalu
- print Cetak

Sektor pertambangan bahkan mencatat pertumbuhan kredit yang jauh lebih tinggi, mencapai 224 persen yoy pada triwulan II 2026. Angka tersebut meningkat dibandingkan pertumbuhan triwulan sebelumnya sebesar 55,57 persen.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAMBISNIS.COM – Aktivitas pembiayaan dunia usaha di Provinsi Jambi menunjukkan perkembangan positif sepanjang triwulan II 2026. Bank Indonesia mencatat pertumbuhan kredit korporasi Jambi mencapai 14,55 persen secara tahunan, meningkat signifikan dibandingkan triwulan sebelumnya yang tumbuh 8,06 persen.
Salah satu sektor yang mencatat pertumbuhan adalah perdagangan. Kredit pada sektor perdagangan tumbuh 14,36 persen yoy, lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya yang berada di angka 11,40 persen. Sementara kredit sektor industri tumbuh 19,44 persen.
Pertumbuhan pembiayaan tersebut menjadi salah satu indikator yang menarik untuk melihat dinamika aktivitas ekonomi daerah. Ketika kebutuhan pembiayaan dunia usaha meningkat, terdapat aktivitas ekonomi yang membutuhkan dukungan modal, baik untuk operasional, ekspansi maupun investasi.
Sektor pertambangan bahkan mencatat pertumbuhan kredit yang jauh lebih tinggi, mencapai 224 persen yoy pada triwulan II 2026. Angka tersebut meningkat dibandingkan pertumbuhan triwulan sebelumnya sebesar 55,57 persen.
Di sisi penghimpunan dana, Dana Pihak Ketiga perbankan di Jambi mencapai Rp56,18 triliun, tumbuh 15,34 persen yoy. Pertumbuhan tersebut berasal dari giro, deposito dan tabungan.
Bagi pelaku bisnis, data kredit dapat menjadi salah satu indikator untuk membaca perubahan aktivitas ekonomi. Namun, pertumbuhan kredit tidak otomatis berarti seluruh sektor bisnis mengalami ekspansi dengan kecepatan yang sama. Struktur pembiayaan tetap perlu dilihat berdasarkan sektor dan tujuan penggunaannya.
Dalam kerangka indikator ekonomi BPS, sektor keuangan dan perbankan merupakan bagian penting dalam memantau perkembangan ekonomi daerah karena dapat memberikan gambaran mengenai kondisi dan arah aktivitas ekonomi.
Dengan pertumbuhan kredit korporasi yang meningkat, peta bisnis Jambi pada 2026 menunjukkan adanya aktivitas pembiayaan yang cukup kuat. Bagi pengusaha, tantangannya bukan hanya mendapatkan modal, tetapi menentukan sektor, lokasi dan model bisnis yang mampu menangkap permintaan pasar secara berkelanjutan.
- Penulis: say say
