Sabtu, 17 Okt 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Makin Dekat Rp18 Ribu, Rupiah Dibuka Rp17.948 per Dolar AS

Makin Dekat Rp18 Ribu, Rupiah Dibuka Rp17.948 per Dolar AS

  • account_circle Darmanto Zebua
  • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Rupiah kembali tertekan. Mata uang Indonesia semakin mendekati level psikologis Rp18.000 per dolar Amerika Serikat (AS).

Pada pembukaan perdagangan Senin (28/9/2026), rupiah langsung melemah 45 poin atau 0,25 persen. Nilai tukar rupiah dibuka di level Rp17.948 per dolar AS.

Mengutip Antara, posisi tersebut merosot dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp17.903 per dolar AS.

Dengan posisi tersebut, rupiah kini hanya berjarak Rp52 dari level Rp18.000 per dolar AS.

Pelemahan rupiah terjadi di tengah pergerakan dolar AS yang justru mengalami koreksi. Berdasarkan data perdagangan, indeks dolar AS turun 0,31 persen ke level 100,971.

Pergerakan rupiah pada perdagangan hari ini hingga sepekan ke depan diperkirakan masih akan dipengaruhi sentimen dari dalam dan luar negeri. Dari domestik, pelaku pasar menantikan rilis data inflasi Indonesia periode September pada Kamis (1/10/2026).

Data yang akan diumumkan mencakup inflasi tahunan, inflasi inti, dan inflasi bulanan. Perkembangan inflasi akan menjadi salah satu rujukan Bank Indonesia (BI) dalam menentukan arah kebijakan moneter berikutnya.

Pada Agustus, inflasi tahunan meningkat menjadi 3,19% dari 2,28% pada Juli, sekaligus melampaui perkiraan pasar sebesar 3,13%.

Inflasi inti turut naik menjadi 2,92%, tertinggi sejak Maret 2023, sedangkan inflasi bulanan tercatat sebesar 0,21%.

Data September akan dicermati untuk mengukur perkembangan tekanan harga dan ruang kebijakan moneter BI. Inflasi yang tetap terkendali dalam sasaran 1,5%-3,5% dapat memberi ruang bagi kebijakan yang lebih akomodatif. Sebaliknya, kenaikan inflasi inti dapat membatasi ruang pelonggaran suku bunga.

Dari eksternal, arah pergerakan dolar AS masih menjadi perhatian utama. Seperti mengutip Reuters, greenback melemah pada Jumat setelah harga minyak dunia turun lebih dari 2% dan pelaku pasar mengambil keuntungan setelah dolar menguat selama empat hari beruntun.

Harga minyak turun seiring munculnya harapan tercapainya gencatan senjata antara AS dan Iran. Harapan tersebut untuk sementara meredakan kekhawatiran mengenai gangguan pasokan akibat meningkatnya serangan kelompok Houthi terhadap Arab Saudi.

Kendati demikian, harga minyak masih bertahan di atas US$100 per barel. Level tersebut tetap berpotensi menjaga tekanan inflasi global dan memengaruhi arah kebijakan suku bunga sejumlah bank sentral.

Meski terkoreksi pada Jumat, indeks dolar AS masih membukukan penguatan mingguan untuk kedua kalinya secara beruntun. Ekspektasi kenaikan suku bunga The Federal Reserve (The Fed) dan tingginya imbal hasil US Treasury masih menopang dolar AS.

“Dolar tidak benar-benar melemah secara material. Pergerakannya hanya sedang mengambil jeda,” ujar Eugene Epstein, Kepala Perdagangan dan Produk Terstruktur Moneycorp.

Berdasarkan CME FedWatch, pasar memperhitungkan peluang sekitar 66% bahwa The Fed akan kembali menaikkan suku bunga pada pertemuan Oktober. Angkanya meningkat dari sekitar 58% sepekan sebelumnya.

Ekspektasi pengetatan kembali menguat setelah sejumlah pejabat The Fed menyampaikan kekhawatiran terhadap inflasi. Presiden The Fed Cleveland Beth Hammack memperingatkan bahwa inflasi yang bertahan di atas target 2% dapat mengurangi kepercayaan publik terhadap kemampuan bank sentral mengendalikan harga.

Data ekonomi AS juga masih menunjukkan ketahanan. Pesanan baru barang modal buatan AS pada Agustus meningkat lebih tinggi dari perkiraan, sementara data bulan sebelumnya direvisi naik cukup tajam. Kondisi tersebut menunjukkan belanja dunia usaha masih kuat dan dapat memperkuat alasan The Fed untuk mempertahankan kebijakan moneter ketat.(*)

 

Catatan Redaksi: Seluruh informasi merupakan hasil penghimpunan data dari berbagai sumber.

  • Penulis: Darmanto Zebua
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Update Harga Emas Pegadaian: Bergerak Variatif!

    Update Harga Emas Pegadaian: Bergerak Variatif!

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas yang diperjualbelikan di Pegadaian terpantau mengalami pergerakan yang bervariasi pada setiap jenisnya. Hal itu diketahui dari daftar harga emas batangan yang tertera pada laman resmi Pegadaian. Berdasarkan data terbaru hari ini, Rabu (22/4/2026), emas cetakan Antam dibanderol seharga Rp2.996.000 per gram. Sementara itu, emas produksi UBS berada di angka Rp2.902.000 per […]

  • Dolar AS Sentuh Rp17.775, Ini Kurs di BCA, Mandiri, BRI dan BNI

    Dolar AS Sentuh Rp17.775, Ini Kurs di BCA, Mandiri, BRI dan BNI

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali melemah. Mata uang Indonesia tidak bertenaga terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Kamis (27/8/2026). Mengutip Antara, rupiah dibuka melemah 50 poin atau 0,28 persen ke level Rp17.775 per dolar Amerika Serikat (AS). Pelemahan ini terjadi setelah pada perdagangan sehari sebelumnya, rupiah ditutup di posisi Rp17.725 per dolar […]

  • Jasa Marga Perbaiki Ruas Tol Cipularang dan Padaleunyi

    Jasa Marga Perbaiki Ruas Tol Cipularang dan Padaleunyi

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Jasa Marga kembali melakukan perbaikan dan pemeliharaan jalan di sejumlah titik pada ruas Tol Cipularang dan Tol Padaleunyi selama sepekan ke depan. Pekerjaan berlangsung mulai Minggu (16/11) hingga Sabtu (22/11) sebagai bagian dari peningkatan kualitas layanan jalan tol. Senior Manager Representative Office 3 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Agni Mayvinna, menjelaskan bahwa pekerjaan […]

  • Prabowo Tinjau Koperasi Merah Putih di Nganjuk Sebelum Resmikan 1.061 KDMP

    Prabowo Tinjau Koperasi Merah Putih di Nganjuk Sebelum Resmikan 1.061 KDMP

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026), sebelum meresmikan 1.061 koperasi serupa di berbagai daerah. Berdasarkan pantauan melalui siaran resmi Sekretariat Presiden, Prabowo tiba di lokasi sekitar pukul 11.20 WIB. Setibanya di lokasi, Kepala Negara langsung melihat aktivitas […]

  • Stok Beras Bulog Jambi Tembus 10.955 Ton, Aman Penuhi Kebutuhan Masyarakat Hingga 4 Bulan

    Stok Beras Bulog Jambi Tembus 10.955 Ton, Aman Penuhi Kebutuhan Masyarakat Hingga 4 Bulan

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kantor Wilayah Badan Urusan Logistik (Bulog) Jambi memastikan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dalam kondisi aman. Hingga 22 Juli 2026, Bulog menguasai 10.955 ton beras yang dipastikan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Provinsi Jambi selama sekitar empat bulan ke depan. Manager Pemasaran Bulog Kantor Wilayah Jambi, A. Musalim Yudha, mengatakan ketersediaan beras saat ini […]

  • Bounou Ukir Rekor Abadi: Raja Penyelamat Penalti Piala Dunia

    Bounou Ukir Rekor Abadi: Raja Penyelamat Penalti Piala Dunia

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Yassine Bounou kembali membuktikan dirinya sebagai salah satu kiper terbaik yang pernah tampil di Piala Dunia. Penjaga gawang Timnas Maroko itu kembali menorehkan sejarah dengan mencatatkan rekor yang belum pernah dicapai kiper mana pun di panggung Piala Dunia. Rekor bersejarah tersebut tercipta saat Maroko menghadapi Prancis pada laga perempat final Piala Dunia 2026, […]

expand_less