Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Djoni Kuasai 5,09 Persen Saham FOLK, Sinyal Masuk Konglomerat Mulai Terbaca

Djoni Kuasai 5,09 Persen Saham FOLK, Sinyal Masuk Konglomerat Mulai Terbaca

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Pasar modal Indonesia kembali diwarnai aksi strategis investor nasional. Djoni, investor asal Jambi, resmi masuk ke jajaran pemegang saham PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK) dengan kepemilikan sebesar 5,09 persen saham.

Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Djoni tercatat menguasai sekitar 201 juta lembar saham FOLK, dengan tanggal efektif kepemilikan pada 9 Januari 2026. Masuknya Djoni langsung menarik perhatian pelaku pasar dan memicu spekulasi lanjutan terkait arah strategis perseroan.

Sebelumnya, saham FOLK kerap dikaitkan dengan jaringan bisnis yang memiliki keterkaitan dengan ekosistem PT Perintis Triniti Properti (TRIN) dan PT Triniti Dinamik Tbk (TRUE), di mana Rahayu Saraswati Djojohadikusumo tercatat menjabat sebagai komisaris utama di sejumlah entitas dalam ekosistem tersebut.

Dalam konteks tersebut, akumulasi saham oleh Djoni dinilai sebagai sinyal strategis. Sejumlah pelaku pasar menafsirkan langkah ini sebagai indikasi awal potensi masuknya grup konglomerasi besar ke dalam struktur pemegang saham FOLK.

Meski demikian, hingga berita ini diturunkan, manajemen FOLK belum memberikan pernyataan resmi terkait rumor masuknya investor konglomerat maupun rencana aksi korporasi lanjutan.

Kiprah Djoni di Pasar Modal

Djoni dikenal sebagai investor dengan pendekatan berbasis fundamental dan orientasi jangka panjang. Ia kerap mencermati kualitas manajemen, arah ekspansi bisnis, serta kesiapan emiten dalam menciptakan nilai tambah berkelanjutan.

Dalam portofolio investasinya, Djoni juga tercatat memiliki saham di sejumlah emiten lain, antara lain WIFI dan TRUE. Kepemilikannya di FOLK dipandang sebagai bentuk kepercayaan terhadap prospek pertumbuhan jangka panjang perseroan.

Free Float Meningkat Usai PMTHMETD

Perubahan struktur pemegang saham FOLK terjadi setelah perseroan melaksanakan aksi korporasi Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD).

Melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 12 Desember 2025, FOLK menyetujui penerbitan maksimal 394,81 juta saham baru atau setara 10 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Aksi ini turut meningkatkan porsi saham publik, dengan free float FOLK kini berada di kisaran 28,15 persen.

Sebagai investment holding company, FOLK memiliki portofolio investasi di berbagai entitas, antara lain Folkative, Finfolk, Dr Soap, USS Networks, R66 Media, Otospector, serta proyek properti Sequoia Hills yang berada dalam ekosistem TRIN.

Dengan masuknya investor strategis dan meningkatnya likuiditas saham, FOLK dinilai berada pada fase konsolidasi lanjutan untuk memperkuat struktur permodalan dan membuka peluang ekspansi bisnis ke depan.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ekspor Batubara RI Turun 19,70% Jadi US$ 24,48 Miliar Sepanjang 2025

    Ekspor Batubara RI Turun 19,70% Jadi US$ 24,48 Miliar Sepanjang 2025

    • calendar_month Sen, 2 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor batubara Indonesia mengalami penurunan sepanjang Januari–Desember 2025. Total ekspor batubara tercatat sebesar US$ 24,48 miliar, turun 19,70 persen secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai US$ 30,49 miliar. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono mengatakan, penurunan nilai ekspor tersebut dipengaruhi […]

  • KOI Akan Bertemu IOC di Swiss Bahas Dampak Penolakan Visa Atlet Israel

    KOI Akan Bertemu IOC di Swiss Bahas Dampak Penolakan Visa Atlet Israel

    • calendar_month Sab, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI/NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari memastikan akan bertemu langsung dengan Komite Olimpiade Internasional (IOC) pada 28 Oktober 2025 di Lausanne, Swiss, untuk membahas dampak penolakan visa atlet Israel yang sempat memicu sorotan global. Langkah diplomatik olahraga Indonesia memasuki babak penting. Setelah polemik penolakan visa atlet Israel mengguncang hubungan […]

  • OJK Dorong Penguatan Pasar Obligasi dan Keuangan Berkelanjutan di ASEAN

    OJK Dorong Penguatan Pasar Obligasi dan Keuangan Berkelanjutan di ASEAN

    • calendar_month Rab, 4 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Asian Development Bank (ADB) terus mendorong penguatan pasar obligasi berdenominasi mata uang lokal serta pengembangan keuangan berkelanjutan di kawasan ASEAN+3. Upaya tersebut mengemuka dalam pembukaan rangkaian kegiatan 45th ASEAN+3 Bond Market Forum (ABMF) Meeting and Other Events yang digelar di Yogyakarta, Senin (2/2/2026). Forum ini diselenggarakan OJK bekerja […]

  • Kadin Minta Pemerintah Perketat Impor demi Lindungi Industri Dalam Negeri

    Kadin Minta Pemerintah Perketat Impor demi Lindungi Industri Dalam Negeri

    • calendar_month Jum, 12 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie, meminta pemerintah memperketat kebijakan importasi untuk menjaga daya saing industri nasional. Ia menegaskan bahwa peningkatan pengawasan impor perlu menjadi prioritas agar industri dalam negeri tetap kompetitif di tengah tekanan global. Permintaan itu disampaikan Anindya saat melakukan audiensi dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. […]

  • Harga Emas Antam Naik Drastis! 1 Gram Jadi Rp2.380.000

    Harga Emas Antam Naik Drastis! 1 Gram Jadi Rp2.380.000

    • calendar_month Sel, 25 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) naik drastis pada perdagangan Selasa (25/11/2025) ini. Pasalnya, kenaikannya melonjak Rp40.000 hingga menjadi Rp2.380.000 per gram. Sementara emas Antam paling murah kini dibanderol seharga Rp1,24 juta. Sedangkan yang paling mahal dijual seharga Rp2,32 miliar. Adanya kenaikan yang terjadi ini membuat harga beli kembali (buyback) emas […]

  • Ini Penyebab Timnas Indonesia Keok dari Arab Saudi

    Ini Penyebab Timnas Indonesia Keok dari Arab Saudi

    • calendar_month Kam, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Arab Saudi setelah kalah tipis 2-3 pada laga perdana Grup B Putaran 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion King Abdullah, Kamis (9/10/2025) dini hari WIB. Sempat unggul lebih dulu lewat penalti Kevin Diks, skuad Garuda gagal mempertahankan momentum dan harus menyerah dari tim tuan rumah. […]

expand_less