Breaking News
light_mode
Beranda » Bisnis Jambi » Investasi di Kota Jambi Tumbuh Positif Semester I 2025 Tembus Rp 1,6 Triliun, Ada Investor Asing

Investasi di Kota Jambi Tumbuh Positif Semester I 2025 Tembus Rp 1,6 Triliun, Ada Investor Asing

  • account_circle Fitri Amalia
  • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Investasi yang tertanam di Kota Jambi terus menunjukkan tren positif. Sebagai kota yang bertumpu pada perdagangan dan jasa, investasi menjadi penggerak perekonomian yang penting.

Kepala Bagian Ekonomi Setda Kota Jambi, Hendra, mengatakan bahwa nilai realisasi investasi Kota Jambi pada semester I tahun 2025 mencapai Rp 1,6 triliun. Angka tersebut hampir menyamai capaian investasi sepanjang tahun 2024 yang sebesar Rp 1,8 triliun.

“Kita bisa simpulkan nilai investasi di Kota Jambi cukup menggembirakan dilihat dari pertumbuhannya. Ini menunjukkan kepercayaan investor terhadap potensi ekonomi daerah yang terus meningkat,” ujar Hendra.

Ia menjelaskan, sekitar 90 persen dari total nilai investasi semester I 2025 masih didominasi oleh sektor tersier, terutama bidang konstruksi dan pembangunan infrastruktur di Kota Jambi dan sekitarnya. Sektor ini juga menjadi penyumbang terbesar dalam beberapa tahun terakhir.

“Sama seperti tahun sebelumnya, sektor tersier khususnya di bidang konstruksi masih memegang peranan penting. Nilai investasi yang masuk rata-rata berasal dari pengembangan infrastruktur,” tambahnya.

Kawasan JBC

Foto aerial kawasan Jambi Business Center (JBC) yang bakal menjadi sentra ekonomi di jantung Kota Jambi. FOTO: JAMBISNIS.COM

Selain itu, peningkatan investasi di Kota Jambi juga dinilai sejalan dengan daya beli masyarakat. Menurut Hendra, hubungan antara capaian investasi dan daya beli masyarakat terlihat cukup linear, mencerminkan tingkat keyakinan konsumen terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

“Orang berinvestasi pasti melalui analisis mendalam, termasuk melihat kemampuan daya beli dan tingkat kepercayaan terhadap ekonomi daerah. Pertumbuhan ekonomi Kota Jambi tahun 2024 mencapai 4,98 persen, dan ini menunjukkan optimisme tinggi karena ditopang konsumsi masyarakat,” jelasnya.

Pemerintah Kota Jambi, lanjut Hendra, terus membuka ruang luas bagi para investor, baik dari dalam maupun luar negeri. Berbagai kemudahan diberikan, mulai dari proses perizinan yang mudah, transparan, dan terbuka, hingga penyusunan Peraturan Daerah tentang Insentif Investasi yang saat ini tengah dipersiapkan.

“Kami menyambut baik semua investor yang ingin menanamkan modal di Kota Jambi. Saat ini, pemerintah sedang menyiapkan regulasi insentif agar investasi dapat tumbuh lebih cepat,” ujarnya.

Hendra juga mengungkapkan, letak geografis Kota Jambi yang strategis di jalur lintas transportasi serta kekayaan sumber daya alam menjadi daya tarik tersendiri bagi investor.

Investor yang masuk ke Kota Jambi berasal dari berbagai kalangan, baik investor dalam negeri maupun investor asing. Beberapa di antaranya bergerak di sektor infrastruktur, transportasi, pergudangan, pertambangan, hingga energi terbarukan.

Salah satu proyek investasi asing yang tengah berjalan ialah pengolahan sampah menjadi sumber energi terbarukan dengan nilai investasi mencapai Rp 83 miliar oleh investor asal Malaysia.

“Investor dari Malaysia sudah berkomitmen dengan Pemerintah Kota Jambi untuk menggarap pengolahan sampah agar memiliki nilai ekonomis dan menjadi sumber energi baru. Saat ini, prosesnya masih berjalan dan kami menyiapkan regulasi agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata Hendra.

Hendra menambahkan bahwa pemerintah optimis nilai investasi tahun 2025 akan melampaui capaian tahun sebelumnya. Sejumlah proyek potensial yang dapat ditawarkan ke investor, antara lain di bidang jaringan gas, sistem pengolahan air minum, limbah, energi terbarukan, hingga pengembangan smart city.

“Banyak potensi investasi menarik di Kota Jambi, dan kami terus mendorong agar realisasinya meningkat dari tahun ke tahun,” pungkasnya.

  • Penulis: Fitri Amalia
  • Editor: Deddy Rachmawan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wall Street Meroket! Saham Teknologi Pimpin Penguatan, Nasdaq Naik 1,16%

    Wall Street Meroket! Saham Teknologi Pimpin Penguatan, Nasdaq Naik 1,16%

    • calendar_month Kam, 2 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bursa saham Amerika Serikat atau Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Rabu (1/4/2026), didorong oleh lonjakan saham-saham teknologi dan meredanya kekhawatiran geopolitik global. Indeks S&P 500 naik 0,72% ke level 6.575,32. Sementara itu, Nasdaq Composite melonjak 1,16% menjadi 21.840,95, dan Dow Jones Industrial Average menguat 0,48% ke 46.565,74. Penguatan Wall Street didorong oleh […]

  • Usai Pensiun dari Kabinet, Sri Mulyani Akan Mengajar Selama Setahun di Oxford

    Usai Pensiun dari Kabinet, Sri Mulyani Akan Mengajar Selama Setahun di Oxford

    • calendar_month Rab, 10 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati akan menjadi salah satu peserta World Leaders Fellowship di Blavatnik School of Government, University of Oxford, Inggris, mulai 2026 mendatang. Program tersebut akan berlangsung selama satu tahun dan diperuntukkan bagi para pemimpin dunia yang tengah memasuki masa transisi karier publik. Sri Mulyani sebelumnya menyelesaikan masa tugas sebagai […]

  • Menkeu Purbaya Soroti Pemborosan Rumah Sakit, Tagihan BPJS Kesehatan Bengkak Gara-Gara Alkes Tak Efisien

    Menkeu Purbaya Soroti Pemborosan Rumah Sakit, Tagihan BPJS Kesehatan Bengkak Gara-Gara Alkes Tak Efisien

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti pemborosan anggaran di sejumlah rumah sakit yang menyebabkan tagihan BPJS Kesehatan membengkak. Inefisiensi pengadaan alat kesehatan (alkes) dinilai menjadi salah satu penyebab meningkatnya beban keuangan lembaga jaminan kesehatan tersebut. Dalam paparannya di Jakarta, Rabu (22/10/2025), Purbaya mencontohkan adanya aturan Kementerian Kesehatan yang mewajibkan rumah sakit memiliki 10 […]

  • Menkeu Purbaya Bongkar 4 Modus Penghindaran Bea Keluar, Negara Rugi Besar

    Menkeu Purbaya Bongkar 4 Modus Penghindaran Bea Keluar, Negara Rugi Besar

    • calendar_month Sel, 9 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap empat modus utama yang selama ini digunakan eksportir untuk menghindari kewajiban pembayaran bea keluar atas sejumlah komoditas. Praktik tersebut dinilai dapat merugikan negara karena berpotensi mengurangi penerimaan dari sektor kepabeanan. Purbaya menjelaskan, modus pertama adalah kesalahan administratif dalam penyampaian dokumen ekspor. Kesalahan tersebut ditemukan pada jenis […]

  • China Pastikan Keamanan KTT APEC 2026 di Shenzhen, Tegaskan Taiwan Harus Patuhi Prinsip Satu China

    China Pastikan Keamanan KTT APEC 2026 di Shenzhen, Tegaskan Taiwan Harus Patuhi Prinsip Satu China

    • calendar_month Sel, 4 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS,COM – Pemerintah China memastikan bahwa Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) APEC 2026 yang akan digelar di Shenzhen, China Selatan, akan berjalan aman dan lancar. Namun, Beijing menegaskan bahwa partisipasi Taiwan tetap harus mengikuti prinsip “Satu China”. Dalam pernyataan resmi kepada Reuters, Kementerian Luar Negeri China menyatakan pihaknya akan memenuhi semua kewajiban sebagai tuan rumah sesuai […]

  • Rebound Kuat, Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,85 juta

    Rebound Kuat, Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,85 juta

    • calendar_month Sel, 7 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Setelah mengalami tekanan pada perdagangan kemarin, kini harga emas Antam berbalik arah menguat tajam. Harga emas Antam hari ini, Selasa (7/4/2026), naik Rp19.000 menjadi Rp2.850.000 per gram. Sebelumnya, harga emas Antam pada Senin (6/4/2026) sempat ambrol sebesar Rp26.000 ke level Rp 2.831.000 per gram. Adanya kenaikan yang terjadi ini membuat harga buyback emas […]

expand_less