Sabtu, 27 Jun 2026
light_mode
Beranda » Otobiz » Cara Inspeksi Sebelum Beli Mobil Matik Bekas? Perhatikan Bagian Ini!

Cara Inspeksi Sebelum Beli Mobil Matik Bekas? Perhatikan Bagian Ini!

  • account_circle -
  • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Konsumen yang hendak membeli mobil bekas wajib memeriksa kondisi transmisinya, khususnya model matik. Pasalnya, jenis transmisi ini bisa rusak bila jarang dirawat atau kerap salah dioperasikan.

Dari berbagai sumber yang dirangkum Kompas.com menyebutkan kondisi transmisi pada mobil matik bekas harus dipastikan, masih prima atau tidak. Pemeriksaannya bisa mengajak ahli agar dilakukan pemindaian menggunakan alat diagnostik. Hal ini agar lebih akurat.

Bila tidak, menurut sumber, konsumen bisa menghitung jeda waktu pertautan transmisi saat memindahkan tuas dari N ke D atau R. Semakin singkat jeda waktu, antara waktu pengemudi menggeser tuas dengan entakan yang terasa, saat putaran mesin bertaut, maka semakin baik.
“Seharusnya tidak lama, hitungannya satu sampai dua detik bahkan bisa saja kurang dari itu, jika jedanya sudah terlalu lama bisa dipastikan ada masalah pada transmisi matiknya,” ujar sumber.

Selain jeda waktu pertautan, sumber juga menyinggung kemampuan transmisi matik menahan mobil di tanjakan tanpa menginjak pedal gas, dengan transmisi masuk ke posisi D. Matik yang masih sehat seharusnya bisa menahan mobil berhenti sesaat baru agak mundur, bahkan mungkin bisa membuatnya maju meski pedal gas tidak diinjak.

Ada istilah stall test untuk menguji kemampuan kampas kopling pada mobil matik. Stall test ini berfungsi untuk mengetahui kondisi kopling pada sistem matik dipantau dari putaran mesin saat sistem harus membuat kopling fluida aktif.

Caranya hidupkan mesin dan tarik rem tangan, lalu masukkan persneling ke posisi D. Tahan pedal rem, kemudian injak pedal gas agak dalam dan tahan selama tiga detik sembari memperhatikan posisi jarum Rpm.

Jika jarum Rpm naik di antara angka 1.800 hingga 2.200 Rpm, artinya kondisi kelompok kopling bagian drive masih cukup baik dan prima. Jika jarum berhenti di atas angka 2.200 Rpm, berarti ada slip. Jika jarum berhenti di bawah 1.500 rpm, berarti tenaga mesin sudah tidak lagi prima. Jika langkah di atas sudah dilakukan, matikan mobil dan diamkan sejenak selama setidaknya 10 menit untuk mendinginkan mesin dan transmisi.

Selanjutnya, ulangi lagi langkah di atas namun kali ini dengan memasukkan persneling ke posisi R atau gigi mundur untuk memeriksa performa kopling bagian mundur. Nah, itu cara mudah memeriksa kondisi transmisi pada mobil matik bekas tanpa alat khusus. Namun, untuk hasil yang lebih akurat perlu dilakukan pemindaian menggunakan alat diagnostik.(*)

 

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menkop: Keuangan Syariah dan Sektor Riil Akan Tumbuh Saling Menguatkan

    Menkop: Keuangan Syariah dan Sektor Riil Akan Tumbuh Saling Menguatkan

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Koperasi sekaligus Ketua Harian Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), Ferry Juliantono, menegaskan bahwa keuangan syariah dan sektor riil di Indonesia akan berkembang secara berdampingan dan saling memperkuat. Hal tersebut disampaikan dalam agenda Gebyar Ramadan Keuangan Syariah 2026 di Jakarta, Kamis (2/4/2026). Menurut Ferry, penguatan keuangan syariah tidak bisa dilepaskan dari aktivitas ekonomi riil, […]

  • Pemerintah Terapkan Skema PPPK Paruh Waktu, Ini Gaji, Tunjangan, dan Syaratnya

    Pemerintah Terapkan Skema PPPK Paruh Waktu, Ini Gaji, Tunjangan, dan Syaratnya

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah kini mulai menerapkan skema baru dalam pengelolaan aparatur sipil negara (ASN), yakni Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Model ini menjadi alternatif selain PPPK penuh waktu maupun PNS, dengan jam kerja lebih singkat dan fleksibel. Sesuai ketentuan, PPPK paruh waktu hanya bekerja di bawah 37,5 jam per minggu, tergantung kesepakatan […]

  • Sempat Galau, IHSG Dibuka Menguat ke Level 8.064

    Sempat Galau, IHSG Dibuka Menguat ke Level 8.064

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan sesi pertama hari ini, Kamis (16/10/2025). Berdasarkan data RTI Infokom, IHSG dibuka pada level 8.064,67. IHSG lalu bergerak pada rentang 8.030-8.072 sesaat setelah pembukaan. Sebanyak 864,74 juta saham diperdagangkan, dengan nilai Rp947,68 miliar. Sejumlah 240 saham menguat, 164 saham melemah, dan 201 saham stagnan. […]

  • RUU Perumahan Dikebut, Pemerintah Siapkan BSPS dan Rusun Bersubsidi untuk Daerah

    RUU Perumahan Dikebut, Pemerintah Siapkan BSPS dan Rusun Bersubsidi untuk Daerah

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah mempercepat pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perumahan seiring dengan penguatan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) serta pengembangan rumah susun (rusun) bersubsidi untuk daerah. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait memastikan seluruh kepala daerah akan memperoleh alokasi kuota BSPS. Hal tersebut disampaikan dalam pertemuan bersama Wakil Ketua MPR RI, Menteri Hukum, […]

  • Harga Perak Antam Turun Rp750, Terus Merosot!

    Harga Perak Antam Turun Rp750, Terus Merosot!

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak produksi Antam kembali merosot. Penurunan ini menarik perhatian investor dan pelaku pasar untuk mengevaluasi strategi investasi mereka Berdasarkan data terbaru dari laman Logam Mulia, Selasa (7/4/2026), harga perak per gram berada di angka Rp45.450. Angka ini mengalami koreksi sebesar Rp750 dibandingkan perdagangan sebelumnya di level Rp46.200 per gram. Antam menawarkan perak […]

  • 4 Maskapai Resmi Pindah ke Terminal 1B Bandara Soetta, Ini Daftar Lengkapnya

    4 Maskapai Resmi Pindah ke Terminal 1B Bandara Soetta, Ini Daftar Lengkapnya

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, mulai melakukan penataan operasional dengan memindahkan empat maskapai rute domestik ke Terminal 1B. Kebijakan ini dilakukan untuk menyeimbangkan distribusi layanan dan memperlancar arus penumpang. General Manager Bandara Soekarno-Hatta, Heru Karyadi, mengatakan penyesuaian dilakukan bertahap mulai Senin (17/11/2025). Perpindahan pertama dilakukan oleh Lion Air dan Airfast Indonesia, yang […]

expand_less