Senin, 14 Sep 2026
light_mode
Beranda » Otobiz » Cara Inspeksi Sebelum Beli Mobil Matik Bekas? Perhatikan Bagian Ini!

Cara Inspeksi Sebelum Beli Mobil Matik Bekas? Perhatikan Bagian Ini!

  • account_circle -
  • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Konsumen yang hendak membeli mobil bekas wajib memeriksa kondisi transmisinya, khususnya model matik. Pasalnya, jenis transmisi ini bisa rusak bila jarang dirawat atau kerap salah dioperasikan.

Dari berbagai sumber yang dirangkum Kompas.com menyebutkan kondisi transmisi pada mobil matik bekas harus dipastikan, masih prima atau tidak. Pemeriksaannya bisa mengajak ahli agar dilakukan pemindaian menggunakan alat diagnostik. Hal ini agar lebih akurat.

Bila tidak, menurut sumber, konsumen bisa menghitung jeda waktu pertautan transmisi saat memindahkan tuas dari N ke D atau R. Semakin singkat jeda waktu, antara waktu pengemudi menggeser tuas dengan entakan yang terasa, saat putaran mesin bertaut, maka semakin baik.
“Seharusnya tidak lama, hitungannya satu sampai dua detik bahkan bisa saja kurang dari itu, jika jedanya sudah terlalu lama bisa dipastikan ada masalah pada transmisi matiknya,” ujar sumber.

Selain jeda waktu pertautan, sumber juga menyinggung kemampuan transmisi matik menahan mobil di tanjakan tanpa menginjak pedal gas, dengan transmisi masuk ke posisi D. Matik yang masih sehat seharusnya bisa menahan mobil berhenti sesaat baru agak mundur, bahkan mungkin bisa membuatnya maju meski pedal gas tidak diinjak.

Ada istilah stall test untuk menguji kemampuan kampas kopling pada mobil matik. Stall test ini berfungsi untuk mengetahui kondisi kopling pada sistem matik dipantau dari putaran mesin saat sistem harus membuat kopling fluida aktif.

Caranya hidupkan mesin dan tarik rem tangan, lalu masukkan persneling ke posisi D. Tahan pedal rem, kemudian injak pedal gas agak dalam dan tahan selama tiga detik sembari memperhatikan posisi jarum Rpm.

Jika jarum Rpm naik di antara angka 1.800 hingga 2.200 Rpm, artinya kondisi kelompok kopling bagian drive masih cukup baik dan prima. Jika jarum berhenti di atas angka 2.200 Rpm, berarti ada slip. Jika jarum berhenti di bawah 1.500 rpm, berarti tenaga mesin sudah tidak lagi prima. Jika langkah di atas sudah dilakukan, matikan mobil dan diamkan sejenak selama setidaknya 10 menit untuk mendinginkan mesin dan transmisi.

Selanjutnya, ulangi lagi langkah di atas namun kali ini dengan memasukkan persneling ke posisi R atau gigi mundur untuk memeriksa performa kopling bagian mundur. Nah, itu cara mudah memeriksa kondisi transmisi pada mobil matik bekas tanpa alat khusus. Namun, untuk hasil yang lebih akurat perlu dilakukan pemindaian menggunakan alat diagnostik.(*)

 

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kabar Gembira! Lowongan PPPK Sekolah Rakyat Dibuka, Peluang Emas Pencari Kerja di Jambi

    Kabar Gembira! Lowongan PPPK Sekolah Rakyat Dibuka, Peluang Emas Pencari Kerja di Jambi

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Angin segar berembus bagi warga Jambi, khususnya para pencari kerja di sektor pendidikan. Kementerian Sosial (Kemensos) resmi membuka seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk formasi Guru dan Tenaga Kependidikan (Tendik) dalam Program Sekolah Rakyat Tahun 2026. Program ini menjadi salah satu rekrutmen PPPK terbesar tahun ini dengan total 8.180 formasi yang […]

  • Harga Emas Turun, Warga Jambi Bisa Beli Mulai Rp2,81 Juta per Gram

    Harga Emas Turun, Warga Jambi Bisa Beli Mulai Rp2,81 Juta per Gram

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas di Pegadaian tercatat mengalami penurunan pada seluruh produk, yakni UBS, Antam, dan Galeri24. Kondisi ini menjadi perhatian bagi warga Jambi yang tengah memantau pergerakan harga logam mulia sebagai instrumen investasi. Berdasarkan data terbaru yang diperoleh Jambisnis.com dari laman Sahabat Pegadaian, Selasa (28/4/2026), harga emas UBS turun menjadi Rp2.868.000 per gram, emas […]

  • Pernyataan Trump Soal Armada ke Iran Picu Harga Minyak Dunia Rebound

    Pernyataan Trump Soal Armada ke Iran Picu Harga Minyak Dunia Rebound

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga minyak dunia berbalik menguat pada perdagangan Jumat (23/1/2026) setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan ancaman terhadap Iran, memicu kekhawatiran pasar akan potensi gangguan pasokan dari Timur Tengah. Melansir Reuters dan Kontan, harga minyak mentah Brent untuk kontrak Maret naik 35 sen atau 0,55% menjadi US$ 64,41 per barel. Sementara itu, […]

  • Ambruk di Penutupan! Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.966

    Ambruk di Penutupan! Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.966

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah ditutup melemah 127,5 poin atau 0,71 persen menjadi Rp17.966 per dolar AS pada perdagangan Rabu (3/6/2026) sore. Pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi menilai pelemahan rupiah yang mendekati Rp18.000 per dolar AS itu dipengaruhi kombinasi sentimen global dan domestik. Dari eksternal, investor masih mencermati perkembangan konflik di Timur Tengah. Ketegangan meningkat […]

  • Desain Imut! Changan Lumin Siap Meluncur di Indonesia

    Desain Imut! Changan Lumin Siap Meluncur di Indonesia

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pasar mobil listrik di Indonesia semakin semarak. Pabrikan otomotif asal Tiongkok, Changan Automobile resmi memasuki pasar Indonesia. Rencananya ditandai dengan peluncuran dua mobil listrik terbaru di ajang Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025, yang digelar di ICE BSD City, Tangerang, pada 21–30 November 2025. Kehadiran Changan menjadi babak baru bagi industri otomotif nasional […]

  • Rupiah Tergelincir Lagi! Pagi Ini Tembus Rp17.275

    Rupiah Tergelincir Lagi! Pagi Ini Tembus Rp17.275

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM — Nilai tukar rupiah kembali menunjukkan pelemahan pada awal perdagangan Rabu (29/4/2026). Mata uang Garuda turun 32 poin atau 0,19 persen ke level Rp17.275 per dolar AS. Angka ini lebih rendah dibandingkan penutupan sebelumnya yang berada di posisi Rp17.243 per dolar AS. Tekanan terhadap rupiah masih terasa meski tidak terlalu dalam. Di sisi lain, […]

expand_less