Dwita Ria Gunadi: Apresiasi Respons Cepat Kementan Jaga Stabilitas Harga Daging Sapi
- account_circle syaiful amri
- calendar_month Kam, 5 Feb 2026
- comment 0 komentar

Pedagang daging di pasar lagi melayanin pembeli
JAMBISNIS.COM – Anggota Komisi IV DPR RI Dwita Ria Gunadi menyatakan dukungannya terhadap langkah cepat Kementerian Pertanian dalam menjaga stabilitas harga daging sapi di pasaran, menyusul sempat terjadinya gejolak akibat aksi mogok pedagang.
Menurut Dwita, kehadiran pemerintah melalui kebijakan yang responsif berhasil meredam potensi gangguan distribusi sekaligus melindungi daya beli masyarakat, terutama menjelang bulan Ramadhan dan Idul Fitri 2026.
Ia menilai kesepakatan antara pemerintah dan pelaku usaha terkait harga sapi bakalan menjadi contoh dialog yang konstruktif dalam menyelesaikan persoalan pangan strategis tanpa menimbulkan dampak lanjutan di lapangan.
“Langkah cepat ini menunjukkan negara hadir menjaga stabilitas pangan, sehingga masyarakat tidak terbebani lonjakan harga,” ujar Dwita di Jakarta, Kamis.
Sebelumnya, pemerintah bersama asosiasi pedagang, pelaku usaha pemotongan, serta importir sapi bakalan menyepakati batas harga sapi timbang hidup di tingkat feedloter sebesar Rp55.000 per kilogram. Ketentuan tersebut diberlakukan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Kesepakatan itu juga mencakup pengendalian harga di rumah potong hewan (RPH) agar harga daging sapi di tingkat konsumen tetap terkendali dan tidak melebihi batas yang telah ditetapkan.
Sementara itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan pemerintah tidak akan mentoleransi praktik kenaikan harga yang tidak wajar, khususnya menjelang periode meningkatnya konsumsi pangan nasional.
Pemerintah, kata dia, telah menginstruksikan pengawasan ketat terhadap rantai distribusi daging sapi, termasuk di RPH, guna memastikan seluruh pelaku usaha mematuhi kesepakatan harga.
Selain pengawasan, koordinasi lintas lembaga juga diperkuat untuk menjamin pasokan tetap tersedia dan distribusi berjalan lancar selama periode hari besar keagamaan.
Dengan langkah tersebut, pemerintah berharap stabilitas harga dan ketersediaan daging sapi dapat terjaga, sekaligus memberikan kepastian bagi pelaku usaha dan konsumen di seluruh daerah.
- Penulis: syaiful amri

Saat ini belum ada komentar