Senin, 12 Okt 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Nusron Wahid Pulihkan Sertipikat Tanah Transmigran di Kalsel, IUP Perusahaan Dibekukan

Nusron Wahid Pulihkan Sertipikat Tanah Transmigran di Kalsel, IUP Perusahaan Dibekukan

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid memastikan penyelesaian kasus pembatalan sertipikat tanah milik masyarakat transmigran di Kalimantan Selatan. Pemerintah akan memulihkan ratusan sertipikat tanah yang sebelumnya dibatalkan akibat tumpang tindih dengan izin usaha pertambangan.

Kasus tersebut terjadi di Desa Bekambit dan Desa Bekambit Asri, Kecamatan Pulau Laut Timur, Kabupaten Kotabaru. Nusron menyatakan, langkah pemulihan dilakukan setelah koordinasi lintas kementerian, termasuk dengan Kementerian Transmigrasi serta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

“Langkah pertama adalah mencabut dan membatalkan surat keputusan pembatalan sertipikat hak milik masyarakat. Sertipikat itu akan kami hidupkan kembali,” ujar Nusron dalam keterangan tertulis, Rabu (11/2/2026).

Selain itu, pemerintah juga akan membatalkan sertipikat hak pakai yang telah terbit di atas lahan tersebut karena dinilai terjadi tumpang tindih hak. Tim gabungan dari ATR/BPN, Kementerian Transmigrasi, dan Ditjen Mineral dan Batu Bara ESDM dijadwalkan turun langsung ke Kalimantan Selatan untuk menuntaskan persoalan di lapangan.

Nusron menjelaskan, sertipikat tanah milik transmigran di wilayah eks Transmigrasi Rawa Indah diterbitkan sekitar tahun 1990. Namun, pada 2010 terbit izin usaha pertambangan (IUP) di kawasan yang sebagian besar merupakan rawa tidak produktif dan telah ditinggalkan sebagian transmigran.

Permasalahan berlanjut pada 2019 setelah adanya permohonan pembatalan sertipikat dari kepala desa setempat. Mengacu pada peraturan yang berlaku saat itu, Kantor Wilayah BPN Kalimantan Selatan membatalkan 717 sertipikat tanah di atas lahan seluas sekitar 485 hektare.

Namun, setelah dilakukan peninjauan ulang, Nusron menilai dasar hukum pembatalan tersebut tidak tepat. Oleh karena itu, pemerintah memutuskan untuk memulihkan kembali hak masyarakat melalui proses mediasi ulang.

Dalam penyelesaian ini, Nusron juga meminta perusahaan pemegang IUP untuk memberikan ganti rugi kepada masyarakat pemilik sertipikat. Skema tersebut diharapkan menjadi jalan tengah agar kepentingan masyarakat tetap terlindungi tanpa mengabaikan aspek hukum dan investasi.

“Tim kami tidak boleh pulang sebelum masalah ini tuntas. Atas nama pemerintah, kami mohon maaf kepada masyarakat atas kejadian ini,” tegas Nusron.

Sementara itu, Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM Tri Winarno menyatakan bahwa izin usaha pertambangan perusahaan terkait akan dibekukan hingga seluruh persoalan hukum dan administrasi diselesaikan.

Pemerintah menegaskan komitmennya untuk melindungi hak atas tanah masyarakat transmigran sekaligus memperbaiki tata kelola pertanahan agar kasus serupa tidak terulang di kemudian hari.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pertamina NRE Gandeng Bank Mandiri Luncurkan “AKU NET-ZERO HERO”

    Pertamina NRE Gandeng Bank Mandiri Luncurkan “AKU NET-ZERO HERO”

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Upaya mendorong partisipasi publik dalam pengurangan emisi karbon terus diperkuat. Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) bersama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Jejakin, dan IDXCarbon meluncurkan kampanye bertajuk “AKU NET-ZERO HERO”. Peluncuran inisiatif tersebut dilakukan bertepatan dengan momentum Hari Bumi sebagai respons atas semakin nyata dampak perubahan iklim yang dirasakan masyarakat. Kampanye […]

  • Backlog Perumahan RI Turun Jadi 9,6 Juta Unit pada 2025

    Backlog Perumahan RI Turun Jadi 9,6 Juta Unit pada 2025

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) mengungkapkan angka backlog atau kekurangan kepemilikan rumah di Indonesia mengalami penurunan pada 2025. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik melalui Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2025, backlog perumahan tercatat sekitar 9.637.157 unit. Angka ini turun dibandingkan hasil Susenas 2023 yang mencapai sekitar 9,9 juta unit. Kepala Divisi Riset […]

  • DPR Sebut Anggaran Pendidikan untuk Program MBG di APBN 2026 Strategi Cerdas dan Layak Diapresiasi

    DPR Sebut Anggaran Pendidikan untuk Program MBG di APBN 2026 Strategi Cerdas dan Layak Diapresiasi

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menegaskan tidak ada kekeliruan dalam penggunaan anggaran pendidikan untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di APBN 2026. Ia menilai, pengalokasian sebagian anggaran pendidikan untuk MBG merupakan strategi kebijakan yang tepat dan justru layak diapresiasi, bukan dipersoalkan. “Masyarakat harus dibangun pemahamannya bahwa penerima manfaat dari MBG […]

  • Kebutuhan Aluminium RI Diproyeksi Melonjak 600%, Inalum Percepat Hilirisasi Bauksit

    Kebutuhan Aluminium RI Diproyeksi Melonjak 600%, Inalum Percepat Hilirisasi Bauksit

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) mempercepat langkah hilirisasi bauksit menjadi alumina dan aluminium guna memenuhi lonjakan kebutuhan nasional yang diproyeksi meningkat hingga 600 persen dalam 30 tahun mendatang. Kenaikan konsumsi aluminium di Indonesia terutama didorong oleh perkembangan pesat sektor kendaraan listrik (electric vehicle/EV), industri baterai, serta proyek energi baru terbarukan (EBT) yang membutuhkan […]

  • Resep Es Blewah Markisa Segar, Takjil Simpel Favorit untuk Buka Puasa

    Resep Es Blewah Markisa Segar, Takjil Simpel Favorit untuk Buka Puasa

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Es blewah hampir selalu hadir dalam deretan takjil saat Ramadhan. Perpaduan serutan blewah yang segar dengan sirup dan perasan markisa menciptakan rasa manis-asam yang menyegarkan setelah seharian berpuasa. Minuman ini juga praktis dibuat di rumah karena bahannya mudah ditemukan dan prosesnya tidak rumit. Resep Es Blewah Markisa Bahan: 200 gram blewah, dikeruk memanjang […]

  • Harga Kembali Anjlok! Emas Antam Makin Jauh dari Rp2,7 Juta

    Harga Kembali Anjlok! Emas Antam Makin Jauh dari Rp2,7 Juta

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harapan emas Antam untuk kembali menembus level psikologis Rp2,7 juta per gram masih jauh dari kenyataan. Harga logam mulia produksi Antam kembali terkoreksi pada perdagangan Selasa (15/9/2026). Mengutip lama Logam Mulia, harga emas Antam hari ini berada di level Rp2.592.000 per gram. Angka tersebut turun Rp10.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya yang masih bertengger di […]

expand_less