Selasa, 25 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Tanah Jakarta Turun 10 Cm per Tahun, Seberapa Lama Ibu Kota Bisa Bertahan?

Tanah Jakarta Turun 10 Cm per Tahun, Seberapa Lama Ibu Kota Bisa Bertahan?

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Laju penurunan muka tanah di Jakarta mencapai lebih dari 10 sentimeter per tahun di sejumlah wilayah. Kondisi ini dinilai mengkhawatirkan karena berpotensi memperparah banjir, merusak infrastruktur, hingga mengancam keberlanjutan kota.

Pengamat tata kota Prof. Putu Rumawan Salain mengatakan, tren tersebut harus segera direspons dengan langkah mitigasi yang terencana dan berkelanjutan.

“Dengan penurunan tanah mencapai 10 sentimeter per tahun, ini cukup mengkhawatirkan. Jakarta wajib menyiapkan blueprint penanggulangan bencana, khususnya banjir,” ujar Putu, Rabu (11/2/2026).

Menurut dia, dari perspektif tata kota, penurunan tanah memicu terbentuknya efek cekungan atau bowl effect. Dalam kondisi ini, permukaan daratan lebih rendah dari sekitarnya sehingga air hujan sulit mengalir keluar secara alami.

Ketika hujan deras bertepatan dengan pasang laut, genangan berpotensi bertahan lebih lama. Kondisi tersebut diperparah dengan terbatasnya kapasitas drainase dan ketergantungan pada sistem pompa.

Putu menilai, Jakarta memerlukan master plan drainase yang canggih dan terintegrasi, termasuk pembangunan sodetan baru serta kolam retensi untuk menahan limpasan air sebelum dipompa keluar.

Selain banjir, dampak lain yang mengintai adalah kerusakan fisik infrastruktur. Penurunan tanah yang tidak merata dapat menyebabkan retakan pada jalan, lantai beton, hingga fondasi bangunan.

“Jika terjadi penurunan yang berbeda-beda di tiap titik, jalan dan bangunan bisa retak. Dalam jangka panjang, ini membahayakan keselamatan,” kata dia.

Salah satu faktor utama amblesnya tanah Jakarta adalah eksploitasi air tanah yang berlebihan. Penggunaan air tanah untuk kebutuhan industri, gedung tinggi, kawasan bisnis, dan permukiman padat dinilai mempercepat penurunan muka tanah.

Menurut Putu, ketergantungan tersebut menunjukkan belum optimalnya penyediaan air bersih berbasis air permukaan oleh pemerintah. Karena itu, ia mendorong pembatasan penggunaan air tanah serta optimalisasi pengolahan air sungai dan danau sebagai sumber air baku.

Wilayah pesisir utara Jakarta menjadi kawasan paling rentan. Selain risiko banjir rob, kawasan ini juga terancam intrusi air laut yang dapat merusak lapisan akuifer air tawar.

Dalam 20 tahun ke depan, para ahli memprediksi risiko banjir meningkat dan kerusakan infrastruktur meluas apabila tren penurunan tanah tidak ditekan.

“Yang paling dikhawatirkan adalah tenggelamnya pesisir pantai Jakarta,” ujar Putu.

Meski demikian, ia menegaskan Jakarta masih bisa bertahan jika strategi mitigasi dijalankan secara konsisten dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Oktober 2025, Utang Luar Negeri Indonesia Turun Jadi US$ 423,9 Miliar

    Oktober 2025, Utang Luar Negeri Indonesia Turun Jadi US$ 423,9 Miliar

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM– Bank Indonesia (BI) mencatat, posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada Oktober 2025 menurun. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso membeberkan, posisi ULN Indonesia pada Oktober 2025 tercatat sebesar US$ 423,9 miliar, menurun dibandingkan dengan posisi ULN pada September 2025 sebesar US$ 425,6 miliar. Meski demikian, secara tahunan ULN Indonesia tercatat tumbuh. […]

  • Rupiah Dibuka Bertenaga ke Posisi Rp16.665 per Dolar AS

    Rupiah Dibuka Bertenaga ke Posisi Rp16.665 per Dolar AS

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan hari ini, Rabu (17/12/2025), bergerak menguat. Rupiah menguat 26 poin atau 0,16 persen menjadi Rp16.665 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.691 per dolar AS. Sama seperti rupiah, sejumlah mata uang di Asia mengalami penguatan.  Peso Filipina menjadi mata uang dengan penguatan terbesar […]

  • Menteri ATR dan Kemen PU Sepakat Satukan Aturan Sempadan Sungai untuk Cegah Banjir dan Sengketa Tanah

    Menteri ATR dan Kemen PU Sepakat Satukan Aturan Sempadan Sungai untuk Cegah Banjir dan Sengketa Tanah

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) bersama Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) sepakat untuk melakukan harmonisasi peraturan tentang sempadan sungai agar tidak terjadi tumpang tindih aturan dan persoalan hukum di lapangan. Menteri ATR/BPN Nusron Wahid mengatakan, langkah ini diambil menyusul banyaknya bangunan berdiri di atas sempadan sungai, waduk, dan danau yang […]

  • Saatnya Kolektor dan Investor Berburu, Perak Antam Turun Harga

    Saatnya Kolektor dan Investor Berburu, Perak Antam Turun Harga

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak produksi Antam kembali menunjukkan penurunan pada perdagangan Selasa (5/5/2026). Kondisi ini membuka peluang bagi masyarakat, khususnya kolektor dan investor logam mulia, untuk masuk di harga yang lebih rendah. Berdasarkan data yang diperoleh Jambisnis.com dari laman Logam Mulia, harga perak Antam turun sebesar Rp450 menjadi Rp47.000 per gram. Penurunan ini melanjutkan tren […]

  • RATU Bidik Peningkatan Aset Energi Nasional di Tengah Geopolitik

    RATU Bidik Peningkatan Aset Energi Nasional di Tengah Geopolitik

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) berupaya menangkap peluang dari kenaikan harga minyak dunia yang kembali menembus level 100 dollar AS per barel di tengah meningkatnya tensi geopolitik global. Kenaikan harga minyak tersebut dinilai memberikan sentimen positif bagi industri energi, terutama dalam meningkatkan nilai keekonomian proyek-proyek hulu migas serta membuka peluang investasi baru […]

  • Emas Antam Melesat Lagi! Harga Tembus Rp2,8 Juta per Gram, Buyback Ikut Naik

    Emas Antam Melesat Lagi! Harga Tembus Rp2,8 Juta per Gram, Buyback Ikut Naik

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan produksi Antam kembali menunjukkan tren penguatan pada perdagangan Senin (25/5/2026). Kenaikan ini membuat harga emas Antam semakin mendekati level tertinggi dan kini telah menembus angka Rp2,8 juta per gram. Berdasarkan data yang diperoleh Jambisnis.com dari laman Logam Mulia, harga emas Antam hari ini tercatat naik Rp30.000 per gram. Dengan kenaikan […]

expand_less