Sabtu, 17 Okt 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Tanah Jakarta Turun 10 Cm per Tahun, Seberapa Lama Ibu Kota Bisa Bertahan?

Tanah Jakarta Turun 10 Cm per Tahun, Seberapa Lama Ibu Kota Bisa Bertahan?

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Laju penurunan muka tanah di Jakarta mencapai lebih dari 10 sentimeter per tahun di sejumlah wilayah. Kondisi ini dinilai mengkhawatirkan karena berpotensi memperparah banjir, merusak infrastruktur, hingga mengancam keberlanjutan kota.

Pengamat tata kota Prof. Putu Rumawan Salain mengatakan, tren tersebut harus segera direspons dengan langkah mitigasi yang terencana dan berkelanjutan.

“Dengan penurunan tanah mencapai 10 sentimeter per tahun, ini cukup mengkhawatirkan. Jakarta wajib menyiapkan blueprint penanggulangan bencana, khususnya banjir,” ujar Putu, Rabu (11/2/2026).

Menurut dia, dari perspektif tata kota, penurunan tanah memicu terbentuknya efek cekungan atau bowl effect. Dalam kondisi ini, permukaan daratan lebih rendah dari sekitarnya sehingga air hujan sulit mengalir keluar secara alami.

Ketika hujan deras bertepatan dengan pasang laut, genangan berpotensi bertahan lebih lama. Kondisi tersebut diperparah dengan terbatasnya kapasitas drainase dan ketergantungan pada sistem pompa.

Putu menilai, Jakarta memerlukan master plan drainase yang canggih dan terintegrasi, termasuk pembangunan sodetan baru serta kolam retensi untuk menahan limpasan air sebelum dipompa keluar.

Selain banjir, dampak lain yang mengintai adalah kerusakan fisik infrastruktur. Penurunan tanah yang tidak merata dapat menyebabkan retakan pada jalan, lantai beton, hingga fondasi bangunan.

“Jika terjadi penurunan yang berbeda-beda di tiap titik, jalan dan bangunan bisa retak. Dalam jangka panjang, ini membahayakan keselamatan,” kata dia.

Salah satu faktor utama amblesnya tanah Jakarta adalah eksploitasi air tanah yang berlebihan. Penggunaan air tanah untuk kebutuhan industri, gedung tinggi, kawasan bisnis, dan permukiman padat dinilai mempercepat penurunan muka tanah.

Menurut Putu, ketergantungan tersebut menunjukkan belum optimalnya penyediaan air bersih berbasis air permukaan oleh pemerintah. Karena itu, ia mendorong pembatasan penggunaan air tanah serta optimalisasi pengolahan air sungai dan danau sebagai sumber air baku.

Wilayah pesisir utara Jakarta menjadi kawasan paling rentan. Selain risiko banjir rob, kawasan ini juga terancam intrusi air laut yang dapat merusak lapisan akuifer air tawar.

Dalam 20 tahun ke depan, para ahli memprediksi risiko banjir meningkat dan kerusakan infrastruktur meluas apabila tren penurunan tanah tidak ditekan.

“Yang paling dikhawatirkan adalah tenggelamnya pesisir pantai Jakarta,” ujar Putu.

Meski demikian, ia menegaskan Jakarta masih bisa bertahan jika strategi mitigasi dijalankan secara konsisten dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bobby Nasution: Pemotongan Dana Transfer Pusat Berisiko Berat bagi Daerah Ber-PAD Kecil

    Bobby Nasution: Pemotongan Dana Transfer Pusat Berisiko Berat bagi Daerah Ber-PAD Kecil

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menyoroti kebijakan pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang memangkas dana transfer ke daerah (TKD) pada tahun anggaran 2026. Ia menilai, pemotongan tersebut berpotensi menekan keuangan daerah kecil yang memiliki Pendapatan Asli Daerah (PAD) terbatas, terutama di wilayah seperti Nias dan daerah afirmasi lainnya. “Tadi juga kan […]

  • Harga Cabai Rawit Merah di Pasar Angso Duo Jambi Naik 31,82 Persen Jadi Rp44.000 per Kilogram

    Harga Cabai Rawit Merah di Pasar Angso Duo Jambi Naik 31,82 Persen Jadi Rp44.000 per Kilogram

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, berdasarkan pembaruan 24 Juli 2026, secara umum masih terpantau stabil. Namun, harga cabai rawit merah mengalami kenaikan paling signifikan dibandingkan komoditas lainnya. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Jambi, harga cabai rawit merah naik 31,82 persen menjadi Rp44.000 per kilogram, sementara cabai […]

  • Iran Ngamuk Lagi! Pangkalan AS dan Israel Dibombardir

    Iran Ngamuk Lagi! Pangkalan AS dan Israel Dibombardir

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) kembali melancarkan serangan terhadap Israel dan pasukan Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah pada Jumat (27/3/2026). Serangan tersebut dilakukan menggunakan pesawat tanpa awak (drone) dan rudal jarak menengah hingga jarak jauh sebagai bagian dari operasi balasan Iran. Dalam pernyataan resmi yang dirilis media pemerintah Iran, IRGC menyebut sejumlah […]

  • Kemenag Muaro Jambi Jemput Bola Sosialisasi Sertifikasi Halal ke Pelaku Usaha

    Kemenag Muaro Jambi Jemput Bola Sosialisasi Sertifikasi Halal ke Pelaku Usaha

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Muaro Jambi terus menggencarkan sosialisasi sertifikasi halal dengan mendatangi langsung para pelaku usaha di sejumlah kecamatan. Kegiatan  tersebut menyasar tiga wilayah, yakni Kecamatan Jambi Luar Kota, Sekernan, dan Mestong. Lebih dari 100 pelaku usaha, khususnya di sektor makanan dan minuman, menjadi target sosialisasi. Kepala Kantor Kemenag Muaro Jambi, […]

  • Harga Emas Antam  Tembus Rp3,168 Juta Per Gram

    Harga Emas Antam Tembus Rp3,168 Juta Per Gram

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Harga emas Antam hari ini, Kamis (29/1/2026), melejit. Harganya kini sudah tembus Rp3.168.000 per gram. Dikutip dari laman Logam Mulia, emas Antam meroket Rp 165.000 setelah kemarin turut melonjak sebanyak dua kali dari Rp3.003.000. Adanya kenaikan harga tersebut membuat harga jual kembali (buyback) turut melonjak, yakni menjadi Rp 2.989.000 dari awalnya Rp 2.854.000 […]

  • Harga Minyak Mentah Naik Lebih dari 2% Usai Rusia Hentikan Ekspor

    Harga Minyak Mentah Naik Lebih dari 2% Usai Rusia Hentikan Ekspor

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga minyak mentah dunia melonjak lebih dari 2 persen pada penutupan perdagangan Jumat (14/11) setelah Rusia menghentikan ekspor minyak dari pelabuhan Novorossiisk. Penghentian ekspor terjadi menyusul serangan pesawat tak berawak Ukraina yang menghantam depot minyak di salah satu pusat energi terbesar Rusia. Kenaikan harga minyak terjadi di tengah penurunan mayoritas komoditas lainnya. Crude […]

expand_less