Kamis, 21 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Tanah Jakarta Turun 10 Cm per Tahun, Seberapa Lama Ibu Kota Bisa Bertahan?

Tanah Jakarta Turun 10 Cm per Tahun, Seberapa Lama Ibu Kota Bisa Bertahan?

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Laju penurunan muka tanah di Jakarta mencapai lebih dari 10 sentimeter per tahun di sejumlah wilayah. Kondisi ini dinilai mengkhawatirkan karena berpotensi memperparah banjir, merusak infrastruktur, hingga mengancam keberlanjutan kota.

Pengamat tata kota Prof. Putu Rumawan Salain mengatakan, tren tersebut harus segera direspons dengan langkah mitigasi yang terencana dan berkelanjutan.

“Dengan penurunan tanah mencapai 10 sentimeter per tahun, ini cukup mengkhawatirkan. Jakarta wajib menyiapkan blueprint penanggulangan bencana, khususnya banjir,” ujar Putu, Rabu (11/2/2026).

Menurut dia, dari perspektif tata kota, penurunan tanah memicu terbentuknya efek cekungan atau bowl effect. Dalam kondisi ini, permukaan daratan lebih rendah dari sekitarnya sehingga air hujan sulit mengalir keluar secara alami.

Ketika hujan deras bertepatan dengan pasang laut, genangan berpotensi bertahan lebih lama. Kondisi tersebut diperparah dengan terbatasnya kapasitas drainase dan ketergantungan pada sistem pompa.

Putu menilai, Jakarta memerlukan master plan drainase yang canggih dan terintegrasi, termasuk pembangunan sodetan baru serta kolam retensi untuk menahan limpasan air sebelum dipompa keluar.

Selain banjir, dampak lain yang mengintai adalah kerusakan fisik infrastruktur. Penurunan tanah yang tidak merata dapat menyebabkan retakan pada jalan, lantai beton, hingga fondasi bangunan.

“Jika terjadi penurunan yang berbeda-beda di tiap titik, jalan dan bangunan bisa retak. Dalam jangka panjang, ini membahayakan keselamatan,” kata dia.

Salah satu faktor utama amblesnya tanah Jakarta adalah eksploitasi air tanah yang berlebihan. Penggunaan air tanah untuk kebutuhan industri, gedung tinggi, kawasan bisnis, dan permukiman padat dinilai mempercepat penurunan muka tanah.

Menurut Putu, ketergantungan tersebut menunjukkan belum optimalnya penyediaan air bersih berbasis air permukaan oleh pemerintah. Karena itu, ia mendorong pembatasan penggunaan air tanah serta optimalisasi pengolahan air sungai dan danau sebagai sumber air baku.

Wilayah pesisir utara Jakarta menjadi kawasan paling rentan. Selain risiko banjir rob, kawasan ini juga terancam intrusi air laut yang dapat merusak lapisan akuifer air tawar.

Dalam 20 tahun ke depan, para ahli memprediksi risiko banjir meningkat dan kerusakan infrastruktur meluas apabila tren penurunan tanah tidak ditekan.

“Yang paling dikhawatirkan adalah tenggelamnya pesisir pantai Jakarta,” ujar Putu.

Meski demikian, ia menegaskan Jakarta masih bisa bertahan jika strategi mitigasi dijalankan secara konsisten dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bursa Asia Menguat, Indeks Nikkei 225 Tembus Rekor 50.000 Poin Didorong Harapan Dagang AS–China

    Bursa Asia Menguat, Indeks Nikkei 225 Tembus Rekor 50.000 Poin Didorong Harapan Dagang AS–China

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bursa saham Asia dibuka menguat pada perdagangan Senin (27/10/2025). Penguatan dipimpin oleh indeks Nikkei 225 Jepang yang untuk pertama kalinya dalam sejarah menembus level 50.000 poin. Kenaikan ini terjadi seiring meningkatnya optimisme investor terhadap kemajuan perundingan dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China, serta dukungan sentimen positif dari Wall Street. Mengutip CNBC, indeks […]

  • Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Kompak Turun

    Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Kompak Turun

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas di Pegadaian hari ini mengalami penurunan snigfikan. Dua jenis emas yang diperjualbelikan, Galeri24 dan UBS, kompak mengalami koreksi harga yang cukup dalam dibandingkan hari sebelumnya. Mengutip dari laman resmi Sahabat Pegadaian, Selasa (10/3/2026), menunjukkan harga emas UBS dan Galeri24 turun. Masing-masing menjadi Rp3.053.000 dan Rp3.039.000 per gram. Emas Galeri24 mengalami penurunan […]

  • Geopolitik Global 2026 Tekan Rupiah dan APBN, Ekonom Ingatkan Risiko Iran dan Manuver AS

    Geopolitik Global 2026 Tekan Rupiah dan APBN, Ekonom Ingatkan Risiko Iran dan Manuver AS

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perekonomian global pada 2026 diperkirakan menghadapi tekanan serius akibat meningkatnya eskalasi geopolitik internasional. Ketegangan politik di Iran serta manuver agresif Amerika Serikat di berbagai kawasan dinilai berpotensi menekan nilai tukar Rupiah dan memperberat beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia. Kepala Ekonom PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Andry Asmoro menyampaikan bahwa meski […]

  • Harga Sawit Jambi Rp 3.418, Naik Tipis

    Harga Sawit Jambi Rp 3.418, Naik Tipis

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga TBS kelapa sawit Provinsi Jambi untuk periode 28 November – 4 Desember 2025 mengalami kenaikan. Dengan kenaikan ini harga sawit umur tanam 10 tahun berada di harga Rp 3.418 per kg. Harga TBS periode 28 November – 4 Desember 2025 ini ditetapkan pada rapat bersama Dinas Perkebunan Provinsi Jambi dengan stakeholder terkait, […]

  • Daftar Pulau di Indonesia yang Pernah Dijual Online

    Daftar Pulau di Indonesia yang Pernah Dijual Online

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • 0Komentar

    JBCNEWS.ID – Isu penjualan pulau di Indonesia kembali mencuat setelah dugaan Pulau Umang diperjualbelikan di media sosial. Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menegaskan bahwa praktik jual beli pulau di Indonesia tidak memiliki dasar hukum dan dinyatakan ilegal. Meski demikian, dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah pulau di Indonesia sempat diiklankan untuk dijual melalui situs […]

  • BRI Salurkan KPR Subsidi Rp17,13 Triliun hingga Maret 2026, Jangkau 125 Ribu Debitur

    BRI Salurkan KPR Subsidi Rp17,13 Triliun hingga Maret 2026, Jangkau 125 Ribu Debitur

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat perannya dalam mendukung program perumahan nasional melalui penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi. Hingga akhir Maret 2026, BRI telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp17,13 triliun kepada lebih dari 125 ribu debitur di seluruh Indonesia. Langkah ini menjadi bagian dari upaya perseroan dalam memperluas akses kepemilikan rumah, […]

expand_less