Senin, 6 Jul 2026
light_mode
Beranda » Nasional » BI Kejutkan Pasar! Suku Bunga Naik Jadi 5,25 Persen, Rupiah Menguat

BI Kejutkan Pasar! Suku Bunga Naik Jadi 5,25 Persen, Rupiah Menguat

  • account_circle -
  • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia (BI) mengambil langkah mengejutkan dengan menaikkan suku bunga acuan atau BI-Rate sebesar 50 basis poin (bps) menjadi 5,25 persen dalam hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG), Rabu (20/5/2026). Kebijakan ini ditempuh untuk memperkuat stabilitas rupiah di tengah meningkatnya gejolak global.

Selain menaikkan BI-Rate, Bank Indonesia juga menyesuaikan suku bunga fasilitas lainnya. Suku bunga Deposit Facility ditetapkan menjadi 4,25 persen, sementara Lending Facility naik ke level 6,25 persen.

Gubernur Perry Warjiyo mengatakan kebijakan tersebut merupakan langkah lanjutan untuk menjaga ketahanan ekonomi nasional, terutama menghadapi dampak ketidakpastian global.

“Kebijakan ini sebagai langkah lanjutan memperkuat stabilitas rupiah dari dampak gejolak Timur Tengah,” ujar Perry dalam paparan RDG, Rabu.

Ia menambahkan, kebijakan itu juga diarahkan untuk menjaga inflasi tetap berada pada target 2,5 persen plus minus 1 persen.

Menurut Perry, arah kebijakan moneter pada 2026 difokuskan pada penguatan stabilitas guna menjaga ketahanan eksternal ekonomi Indonesia. Sementara itu, kebijakan makroprudensial dan sistem pembayaran tetap diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Kebijakan makroprudensial yang longgar terus didorong untuk mendukung pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kredit sektor riil,” paparnya.

Keputusan menaikkan suku bunga acuan tersebut langsung mendapat respons positif dari pasar. Nilai tukar rupiah yang sebelumnya sempat berada di bawah tekanan berbalik menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Berdasarkan data perdagangan, hingga pukul 14.26 WIB rupiah menguat 0,54 persen ke level Rp17.600 per dolar AS. Bahkan sebelum pengumuman resmi BI, mata uang Garuda sudah mulai menunjukkan penguatan. Pada pukul 14.00 WIB, rupiah berada di posisi Rp17.665 per dolar AS atau menguat 0,17 persen.

Sebelumnya, rupiah dibuka melemah pada perdagangan pagi di level Rp17.730 per dolar AS atau terdepresiasi sekitar 0,20 persen.

Keputusan BI kali ini menjadi perhatian pelaku pasar karena diumumkan saat rupiah dalam beberapa waktu terakhir menghadapi tekanan yang cukup besar akibat sentimen global dan pergerakan pasar keuangan internasional.(*)

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Antrean Kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk Membeludak, Polda Bali Terapkan Sistem Delay

    Antrean Kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk Membeludak, Polda Bali Terapkan Sistem Delay

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kepadatan kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, meningkat tajam menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026. Untuk mengurai antrean panjang tersebut, Polda Bali menerapkan sejumlah langkah pengaturan lalu lintas, termasuk sistem penundaan kendaraan atau delay system. Kepala Biro Operasi Polda Bali, Soelistijono, mengatakan seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat Agung 2026 terus bekerja […]

  • Harga Perak Antam Hari Ini Merosot

    Harga Perak Antam Hari Ini Merosot

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni produk Antam merosot pada Jumat (19/12/2025). Dari laman Logam Mulia, harga perak Antam turun sebesar Rp405 ke level Rp40.415 per gram. Hari ini harga dasar perak Antam murni dengan berat 250 gram dipatok sebesar Rp 10.503.750, dengan harga yang termasuk PPN 11% dipatok Rp 11.659.163. Sedangkan perak murni dengan berat […]

  • PHI Lampaui Target, Produksi Minyak Tembus 60,44 Ribu Barel per Hari

    PHI Lampaui Target, Produksi Minyak Tembus 60,44 Ribu Barel per Hari

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI), bagian dari Subholding Upstream PT Pertamina (Persero), mencatat produksi minyak sebesar 60,44 ribu barel per hari (mbopd) pada triwulan I 2026. Angka tersebut setara dengan 120 persen dari target yang ditetapkan. Selain itu, produksi gas juga mencapai 619 juta standar kaki kubik per hari (mmscfd) atau 105 persen […]

  • Produsen Kardus Asal Tangerang, ALVAboard Ekspansi ke Pasar Asia dan Eropa Mulai 2026

    Produsen Kardus Asal Tangerang, ALVAboard Ekspansi ke Pasar Asia dan Eropa Mulai 2026

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Alpha Gemilang Makmur, produsen kardus berbahan dasar Polypropylene board (PP board) dengan merek ALVAboard, resmi mengumumkan rencana ekspansi ke pasar Asia Timur dan Eropa. Langkah ini menjadi upaya strategis untuk menjawab meningkatnya permintaan produk ramah lingkungan dari sektor agrikultur, logistik, hingga kebutuhan sosial. Chief Business Development Officer (CBDO) PT Alpha Gemilang Makmur, […]

  • Ikuti Bursa Kawasan Asia dan Global, IHSG Melemah

    Ikuti Bursa Kawasan Asia dan Global, IHSG Melemah

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) bergerak turun mengikuti pelemahan bursa saham kawasan Asia dan global. IHSG melemah 88,21 poin atau 1,07 persen ke posisi 8.169,65 pada pembukaan perdagangan hari ini, Senin (13/10/2025). Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 9,45 poin atau 1,19 persen ke posisi 784,16. […]

  • KONI Jambi Gandeng SKK Migas dan Bapak Angkat untuk Dukung Pembinaan Olahraga

    KONI Jambi Gandeng SKK Migas dan Bapak Angkat untuk Dukung Pembinaan Olahraga

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi terus mencari dukungan dari berbagai pihak guna memperkuat pembinaan olahraga daerah menjelang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB). Ketua Umum KONI Provinsi Jambi, AKBP Mat Sanusi mengatakan, KONI saat ini tengah berupaya mencari bapak angkat cabang olahraga […]

expand_less