Rabu, 22 Jul 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Rupiah Bangkit! Data Buruh Amerika Bikin Dolar Tersungkur

Rupiah Bangkit! Data Buruh Amerika Bikin Dolar Tersungkur

  • account_circle -
  • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Setelah beberapa hari berada di bawah tekanan, nilai tukar rupiah akhirnya bangkit. Mata uang Indonesia berhasil menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Jumat (3/7/2026), didorong melemahnya data ketenagakerjaan Negeri Paman Sam yang jauh dari ekspektasi pasar.

Pada perdagangan Jumat pagi, rupiah terapresiasi 45 poin atau 0,25 persen ke level Rp17.950 per dolar AS, dibandingkan posisi penutupan sebelumnya di Rp17.995 per dolar AS.

Kepala Ekonom Permata Bank, Josua Pardede, menjelaskan bahwa penguatan rupiah dipicu oleh rilis data pasar tenaga kerja Amerika Serikat yang mengecewakan. Kondisi tersebut langsung memicu pelemahan dolar AS di pasar global sehingga memberi ruang bagi mata uang negara berkembang, termasuk rupiah, untuk menguat.

“Penambahan Non-Farm Payrolls (NFP) hanya mencapai 57 ribu pada Juni 2026, turun dari 129 ribu pada bulan sebelumnya dan jauh di bawah konsensus pasar yang memperkirakan 113 ribu,” ujar Josua dikutip dari Antara.

Menurutnya, perlambatan penciptaan lapangan kerja di AS menjadi sinyal bahwa aktivitas ekonomi mulai kehilangan momentum. Hal ini meningkatkan ekspektasi pelaku pasar bahwa bank sentral AS, Federal Reserve, berpotensi mengambil kebijakan moneter yang lebih longgar apabila tren pelemahan ekonomi terus berlanjut.

Ekspektasi tersebut membuat dolar AS kehilangan tenaga terhadap berbagai mata uang dunia. Rupiah pun ikut menikmati sentimen positif yang mendorong penguatan pada awal perdagangan.

Sementara itu, tingkat pengangguran turun tipis menjadi 4,2 persen dari 4,3 persen, lebih baik dibandingkan ekspektasi pasar yang sebesar 4,3 persen.

Pelaku pasar disebut lebih menitikberatkan pada lemahnya data NFP, sehingga mendorong mundurnya ekspektasi waktu kenaikan suku bunga The Fed dari September 2026 menjadi Oktober 2026.

Di sisi lain, ia mengatakan terdapat kekhawatiran investor terhadap ketahanan sektor eksternal Indonesia, setelah mencatat defisit neraca perdagangan bulanan pertama dalam enam tahun terakhir.

Sentimen negatif semakin diperkuat oleh proyeksi Fitch yang memperkirakan cadangan devisa Indonesia akan turun menjadi setara 4,9 bulan pembayaran eksternal pada akhir 2026, lebih rendah dibandingkan median negara berperingkat BBB yang sebesar 5,0 bulan pembayaran eksternal.

“Perkembangan tersebut meningkatkan kekhawatiran terhadap potensi pelebaran defisit transaksi berjalan serta menekan sentimen investor terhadap rupiah,” ujar dia Josua.(*)

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peserta Membludak! Turnamen Catur Hari Pahlawan Pengprov Jambi Jadi Ajang Cari Bibit Atlit Muda

    Peserta Membludak! Turnamen Catur Hari Pahlawan Pengprov Jambi Jadi Ajang Cari Bibit Atlit Muda

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Antusiasme pecatur di Provinsi Jambi benar-benar luar biasa menjelang pelaksanaan Turnamen Catur Hari Pahlawan 2025 yang digelar oleh Pengurus Provinsi (Pengprov) Percasi Jambi. Event yang bekerja sama dengan Rumah Catur Jambi ini akan dilaksanakan pada Minggu, 2 November 2025 di Rumah Catur Jambi – Kopi Mansur, Kota Jambi. Hingga saat ini, jumlah peserta […]

  • Bank Dunia: Anak Muda Asia Timur dan Pasifik Sulit Dapat Pekerjaan Layak

    Bank Dunia: Anak Muda Asia Timur dan Pasifik Sulit Dapat Pekerjaan Layak

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Dunia (World Bank) melaporkan bahwa anak muda di kawasan Asia Timur dan Pasifik menghadapi tantangan besar untuk mendapatkan pekerjaan layak. Meski ekonomi kawasan ini terus tumbuh pesat berkat ekspor dan industri padat karya, perubahan teknologi dan demografi menciptakan ketimpangan di pasar tenaga kerja. Dalam laporannya, Bank Dunia mencatat tingkat pengangguran usia 15–24 […]

  • Timnas Indonesia vs Irak: Optimalkan Kekuatan Garuda, Bangkit!

    Timnas Indonesia vs Irak: Optimalkan Kekuatan Garuda, Bangkit!

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Timnas Indonesia akan menghadapi laga krusial melawan Timnas Irak dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia putaran keempat grup B. Pertandingan penentu ini dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 12 Oktober 2025, pukul 02.30 WIB, di King Abdullah Sports City Stadium, Jeddah. Laga Indonesia vs Irak ini menjadi sangat vital untuk menjaga asa skuad […]

  • Harga Sembako di Pasar Rakyat Kasang Jambi Stabil, Cabai Rawit Merah Turun

    Harga Sembako di Pasar Rakyat Kasang Jambi Stabil, Cabai Rawit Merah Turun

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNSI.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Kasang, Kota Jambi, terpantau stabil pada Rabu, 3 Desember 2025. Hampir seluruh komoditas tidak mengalami perubahan harga, berdasarkan data resmi dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi. Satu-satunya komoditas yang mengalami perubahan adalah cabai rawit merah, yang tercatat turun 29,17% menjadi Rp85.000 per kilogram. Untuk komoditas lain, […]

  • Harga Plastik Melonjak 80%, Pemerintah Cari Solusi Selamatkan UMKM

    Harga Plastik Melonjak 80%, Pemerintah Cari Solusi Selamatkan UMKM

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah tengah menyiapkan langkah mitigasi menyusul lonjakan harga plastik di dalam negeri yang mencapai 30 hingga 80 persen. Kenaikan ini dinilai berdampak langsung terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), terutama yang bergantung pada plastik sebagai bahan kemasan. Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, Maman Abdurrahman, mengatakan pihaknya telah menerima berbagai keluhan […]

  • Rupiah Menguat Lagi, Kini Sudah Dilevel  Rp16.847 per Dolar AS

    Rupiah Menguat Lagi, Kini Sudah Dilevel Rp16.847 per Dolar AS

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali menguat pada perdagangan hari ini, Jumat (23/1/2026). Rupiah dibuka bergerak menguat 49 poin atau 0,29 persen menjadi Rp16.847 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.896 per dolar AS. Penguatan rupiah mendapat tanggapan dari Presiden Direktur PT Doo Financial Futures Ariston Tjendra. Dikutip dari Antara, ia […]

expand_less