Senin, 12 Okt 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Prabowo Kucurkan Rp101 Triliun untuk Selamatkan Industri Tekstil, Lindungi Jutaan Tenaga Kerja

Prabowo Kucurkan Rp101 Triliun untuk Selamatkan Industri Tekstil, Lindungi Jutaan Tenaga Kerja

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menyiapkan dana sekitar Rp101 triliun untuk melindungi dan memperkuat industri tekstil nasional. Langkah ini diambil guna menjaga keberlangsungan sektor padat karya yang menyerap jutaan tenaga kerja serta menghadapi tekanan global dan persaingan industri internasional.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa dana tersebut setara dengan US$6 miliar, yang akan digunakan untuk memastikan industri tekstil tetap kompetitif, baik dari sisi teknologi maupun investasi. Kebijakan ini mencerminkan perhatian serius pemerintah terhadap sektor padat karya, bukan semata mengejar pertumbuhan industri berbasis modal besar.

“Presiden menekankan pentingnya mempertahankan industri yang bersifat labor intensive. Pemerintah akan menyiapkan dana sekitar US$6 miliar agar teknologi industri tekstil tetap bersaing dan investasinya terus berjalan,” ujar Airlangga di Jakarta, Selasa (13/1/2026).

Industri tekstil dan produk tekstil (TPT) saat ini menyerap sekitar 5 juta tenaga kerja, dan jumlah tersebut berpotensi meningkat hingga 7 juta orang seiring besarnya pasar domestik Indonesia. Pemerintah menilai sektor ini memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi dan sosial, terutama di tengah perlambatan ekonomi global.

Selain menjaga pasar domestik, pemerintah juga mendorong peningkatan daya saing ekspor industri tekstil nasional. Airlangga menyebut kawasan ekonomi khusus (KEK) menjadi salah satu instrumen penting untuk meningkatkan efisiensi produksi dan memperluas akses pasar internasional.

“Harapan Presiden, Indonesia memiliki wilayah industri yang sangat kompetitif. Produk dari kawasan tersebut harus mampu bersaing di berbagai negara dan mendorong ekspor terus meningkat,” jelasnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto juga menggelar rapat terbatas bersama jajaran menteri Kabinet Merah Putih di Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Rapat tersebut membahas penguatan industri nasional, pengembangan teknologi, serta strategi hilirisasi dan energi.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa Presiden memberikan perhatian khusus pada industri tekstil dan garmen nasional. Prabowo menekankan pentingnya pembenahan menyeluruh pada rantai pasok, mulai dari hulu hingga hilir, guna meningkatkan efisiensi dan daya saing industri dalam negeri.

Dengan kucuran dana Rp101 triliun ini, pemerintah berharap industri tekstil Indonesia mampu bertahan dari tekanan global, menjaga jutaan lapangan kerja, serta menjadi motor pertumbuhan ekonomi nasional pada 2026 dan seterusnya.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rupiah Kembali Tersungkur, Dolar AS Makin Dekat Rp18.000

    Rupiah Kembali Tersungkur, Dolar AS Makin Dekat Rp18.000

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali menutup perdagangan di zona merah. Pada perdagangan Jumat (24/7/2026), rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), sehingga semakin mendekati level psikologis Rp18.000 per dolar AS. Mengutip Antara, mata uang Indonesia terkoreksi 27 poin atau sekitar 0,15 persen ke posisi Rp17.963 per dolar AS. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan penutupan […]

  • Rupiah Tembus Rp17.871! Cek Kurs Dolar di BCA, Mandiri, BRI, dan BNI Hari Ini

    Rupiah Tembus Rp17.871! Cek Kurs Dolar di BCA, Mandiri, BRI, dan BNI Hari Ini

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rupiah masih perkasa terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Mata uang Indonesia kembali melanjutkan tren penguatan secara beruntun pada perdagangan Kamis (8/10/2026). Mengutip Antara, rupiah menguat 16 poin atau 0,09 persen menjadi Rp17.871 per dolar AS. Penguatan tersebut melanjutkan posisi perdagangan sebelumnya yang ditutup di level Rp17.887 per dolar AS. Pergerakan rupiah juga mendapat […]

  • IHSG dan Bursa Asia Anjlok Serentak, Harga Minyak Tembus US$119 per Barel akibat Konflik Timur Tengah

    IHSG dan Bursa Asia Anjlok Serentak, Harga Minyak Tembus US$119 per Barel akibat Konflik Timur Tengah

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Tekanan besar melanda pasar saham Asia pada awal pekan. Tidak hanya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), sejumlah bursa utama di kawasan juga kompak anjlok seiring melonjaknya harga minyak dunia akibat meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Pada perdagangan Senin (9/3/2026), IHSG sempat terperosok hingga 5,41 persen atau turun 410,73 poin ke level 7.174. […]

  • Trump Cari Kesepakatan Mineral di Asia untuk Tekan China

    Trump Cari Kesepakatan Mineral di Asia untuk Tekan China

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Amerika Serikat Donald Trump tengah melakukan lawatan ke Asia dengan misi strategis: menandatangani sejumlah kesepakatan ekonomi dan mineral penting untuk memperkuat rantai pasokan global dan menekan dominasi China di sektor mineral strategis Lawatan ini akan menjadi pemanasan diplomatik sebelum pertemuan langsung antara Trump dan Presiden China Xi Jinping, yang dijadwalkan berlangsung usai […]

  • Bank Dunia Soroti Dominasi BUMN, Minta RI Lebih Terbuka di Rantai Pasok Global

    Bank Dunia Soroti Dominasi BUMN, Minta RI Lebih Terbuka di Rantai Pasok Global

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Bank Dunia menilai Indonesia perlu lebih terbuka terhadap perdagangan global agar tidak semakin tertinggal dalam rantai pasok manufaktur dunia. Lembaga tersebut juga menyoroti dominasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dinilai menghambat kompetisi dan reformasi ekonomi. Chief Economist of the East and Pacific Region World Bank Aaditya Mattoo mengatakan, kebijakan perdagangan Indonesia yang […]

  • Pure.jbi di JBC: Makan Sehat Tanpa Rasa “Tersiksa”, Benarkah Seenak Itu?

    Pure.jbi di JBC: Makan Sehat Tanpa Rasa “Tersiksa”, Benarkah Seenak Itu?

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Siapa bilang hidup sehat harus dimulai dengan makanan hambar, porsi kecil, dan dompet yang terkuras? Di tengah tren hidup sehat yang semakin digemari masyarakat Jambi, ada satu tempat yang mencoba mengubah anggapan tersebut. Namanya Pure.jbi, healthy bar yang berada di kawasan Jambi Business Center (JBC). Konsepnya sederhana, tetapi cukup menggoda: fast food, tetapi […]

expand_less