Senin, 29 Jun 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Prabowo Kucurkan Rp101 Triliun untuk Selamatkan Industri Tekstil, Lindungi Jutaan Tenaga Kerja

Prabowo Kucurkan Rp101 Triliun untuk Selamatkan Industri Tekstil, Lindungi Jutaan Tenaga Kerja

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menyiapkan dana sekitar Rp101 triliun untuk melindungi dan memperkuat industri tekstil nasional. Langkah ini diambil guna menjaga keberlangsungan sektor padat karya yang menyerap jutaan tenaga kerja serta menghadapi tekanan global dan persaingan industri internasional.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa dana tersebut setara dengan US$6 miliar, yang akan digunakan untuk memastikan industri tekstil tetap kompetitif, baik dari sisi teknologi maupun investasi. Kebijakan ini mencerminkan perhatian serius pemerintah terhadap sektor padat karya, bukan semata mengejar pertumbuhan industri berbasis modal besar.

“Presiden menekankan pentingnya mempertahankan industri yang bersifat labor intensive. Pemerintah akan menyiapkan dana sekitar US$6 miliar agar teknologi industri tekstil tetap bersaing dan investasinya terus berjalan,” ujar Airlangga di Jakarta, Selasa (13/1/2026).

Industri tekstil dan produk tekstil (TPT) saat ini menyerap sekitar 5 juta tenaga kerja, dan jumlah tersebut berpotensi meningkat hingga 7 juta orang seiring besarnya pasar domestik Indonesia. Pemerintah menilai sektor ini memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi dan sosial, terutama di tengah perlambatan ekonomi global.

Selain menjaga pasar domestik, pemerintah juga mendorong peningkatan daya saing ekspor industri tekstil nasional. Airlangga menyebut kawasan ekonomi khusus (KEK) menjadi salah satu instrumen penting untuk meningkatkan efisiensi produksi dan memperluas akses pasar internasional.

“Harapan Presiden, Indonesia memiliki wilayah industri yang sangat kompetitif. Produk dari kawasan tersebut harus mampu bersaing di berbagai negara dan mendorong ekspor terus meningkat,” jelasnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto juga menggelar rapat terbatas bersama jajaran menteri Kabinet Merah Putih di Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Rapat tersebut membahas penguatan industri nasional, pengembangan teknologi, serta strategi hilirisasi dan energi.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa Presiden memberikan perhatian khusus pada industri tekstil dan garmen nasional. Prabowo menekankan pentingnya pembenahan menyeluruh pada rantai pasok, mulai dari hulu hingga hilir, guna meningkatkan efisiensi dan daya saing industri dalam negeri.

Dengan kucuran dana Rp101 triliun ini, pemerintah berharap industri tekstil Indonesia mampu bertahan dari tekanan global, menjaga jutaan lapangan kerja, serta menjadi motor pertumbuhan ekonomi nasional pada 2026 dan seterusnya.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Walikota Jambi Maulana Tantang LSM, Wartawan, dan Akademisi Bahas Sampah dalam Diskusi Publik

    Walikota Jambi Maulana Tantang LSM, Wartawan, dan Akademisi Bahas Sampah dalam Diskusi Publik

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wali Kota Jambi, Maulana, membuka ruang kritik secara terbuka dengan mengundang kalangan LSM, wartawan, dan akademisi untuk terlibat langsung dalam diskusi publik terkait persoalan sampah di Kota Jambi. Diskusi tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (13/6/2026) di Rumah Dinas Wali Kota Jambi. Forum ini disebut sebagai upaya pemerintah untuk menguji sekaligus menyempurnakan kebijakan pengelolaan […]

  • BGN Ingatkan SPPG, Tak Bersertifikat SLHS Dapur Ditutup Sementara

    BGN Ingatkan SPPG, Tak Bersertifikat SLHS Dapur Ditutup Sementara

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Gizi Nasional (BGN) resmi mewajibkan mitra atau yayasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Wakil Ketua BGN Bidang Investigasi dan Komunikasi Publik, Nanik Sudaryati Deyang mengatakan pihaknya memberikan waktu 1 bulan bagi mitra dan SPPG untuk segera mengurus sertifikasi dan mendaftarkan diri ke Dinas Kesehatan. “Kalau […]

  • Rupiah Masuk 5 Besar Mata Uang Terlemah Dunia 2026 Versi Forbes

    Rupiah Masuk 5 Besar Mata Uang Terlemah Dunia 2026 Versi Forbes

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Majalah bisnis global Forbes merilis daftar mata uang terlemah di dunia pada April 2026. Dalam laporan tersebut, Rupiah Indonesia tercatat berada di posisi kelima berdasarkan nilai tukarnya terhadap dolar Amerika Serikat. Penilaian ini mengacu pada kurs per 7 April 2026, dengan Dolar Amerika Serikat sebagai tolok ukur utama. Dalam daftar tersebut, rupiah berada […]

  • Naik Lagi, Harga Emas Antam Kini Rp 2.286.000 per Gram

    Naik Lagi, Harga Emas Antam Kini Rp 2.286.000 per Gram

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM– Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) naik pada perdagangan Selasa (4/11/2025). Logam mulia Antam tersebut meloncat Rp 8.000 menjadi Rp 2.286.000 per gram. Sementara itu, harga emas Antam termahal kini telah mencapai Rp2,22 miliar. Sedangkan paling murah dibanderol Rp1.193.000 berukuran 0,5 gram. Adanya kenaikan tersebut harga beli kembali atau buyback emas Antam […]

  • Bank Sentral Australia Naikkan Suku Bunga ke 4,35 Persen, Inflasi Masih Tinggi akibat Konflik Global

    Bank Sentral Australia Naikkan Suku Bunga ke 4,35 Persen, Inflasi Masih Tinggi akibat Konflik Global

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Reserve Bank of Australia (RBA) kembali menaikkan suku bunga acuannya menjadi 4,35 persen. Keputusan ini diambil sebagai respons terhadap tekanan inflasi yang masih tinggi, dipicu kenaikan harga energi dan dampak konflik global. Langkah tersebut menandai kenaikan suku bunga ketiga secara berturut-turut, sekaligus mengembalikan level suku bunga seperti pada Desember 2024. Mengutip laporan CNBC, […]

  • BTN Restrukturisasi Kredit Terdampak Bencana di Sumatra Capai Rp 550 Miliar

    BTN Restrukturisasi Kredit Terdampak Bencana di Sumatra Capai Rp 550 Miliar

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mencatat penyaluran restrukturisasi kredit bagi debitur terdampak bencana di wilayah Sumatra mencapai Rp 530 miliar hingga Rp 550 miliar. Langkah ini menjadi bentuk respons cepat perseroan dalam menjaga kualitas kredit di tengah kondisi darurat akibat bencana yang melanda sejumlah wilayah. Direktur Utama BTN, Nixon L.P. Napitupulu, […]

expand_less