Sabtu, 27 Jun 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Mahasiswa Kedokteran Unsri Dibully dan Diperas Senior

Mahasiswa Kedokteran Unsri Dibully dan Diperas Senior

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memerintahkan penghentian sementara Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Ilmu Kesehatan Mata Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya (Unsri) yang diselenggarakan di RSUP M. Hoesin Palembang. Langkah ini diambil menyusul dugaan perundungan (bullying) dan pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh senior terhadap mahasiswa PPDS.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, menyampaikan bahwa hasil investigasi awal menemukan adanya praktik perundungan berupa permintaan pembayaran kepada peserta PPDS.

“Berdasarkan hasil investigasi tim, diketahui telah terjadi praktik perundungan berupa permintaan pembayaran oleh peserta PPDS Ilmu Kesehatan Mata,” ujar Aji di Jakarta, Rabu (14/1/2026).

Selama masa penghentian sementara ini, Kemenkes memberikan kesempatan kepada RSUP M. Hoesin dan FK Unsri untuk menghentikan seluruh aktivitas yang mengarah pada perundungan serta melaporkan hasil penanganannya kepada pimpinan masing-masing institusi.

Kemenkes juga meminta pihak rumah sakit dan fakultas kedokteran menjatuhkan sanksi tegas kepada pihak-pihak yang terbukti terlibat dalam kasus perundungan terhadap mahasiswa berinisial OA.

Selain sanksi, RSUP M. Hoesin dan FK Unsri diwajibkan menyusun rencana aksi pencegahan bullying di lingkungan pendidikan kedokteran dan melaporkan progresnya kepada Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kemenkes.

Sebelumnya, mahasiswa PPDS Ilmu Kesehatan Mata FK Unsri diduga menjadi korban perundungan sistematis oleh para senior. Korban disebut dipaksa membiayai berbagai kebutuhan senior, mulai dari uang semester, acara pesta, perlengkapan olahraga, produk kecantikan, hingga konsumsi makan dan minum.

Kasus ini menjadi perhatian serius publik setelah muncul informasi bahwa korban diduga mengalami tekanan psikologis berat hingga sempat melakukan percobaan bunuh diri dan akhirnya mengundurkan diri dari program pendidikan.

Kemenkes menegaskan komitmennya untuk menciptakan lingkungan pendidikan kedokteran yang aman, bebas perundungan, dan beretika, serta tidak mentolerir segala bentuk kekerasan maupun pemerasan dalam dunia pendidikan kesehatan.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Emas di Pegadaian Turun, Ini Daftar Lengkapnya

    Harga Emas di Pegadaian Turun, Ini Daftar Lengkapnya

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas buatan UBS dan Galeri24 kompak turun di Pegadaian pada perdagangan Jumat, (13/3/2026). Produk logam mulia buatan UBS dan Galeri24 itu masing-masing melorot Rp31.000 dan Rp32.000. Kini harga emas UBS menjadi Rp3.082.000 dari sebelumnya dibanderol Rp3.113.000 per gram. Sementara itu, harga emas Galeri24 berubah di angka Rp3.066.000 dari sebelumnya Rp3.098.000 per gram. […]

  • Gubernur BI Waspadai Ancaman Siber di Tengah Pesatnya Ekonomi Digital Indonesia

    Gubernur BI Waspadai Ancaman Siber di Tengah Pesatnya Ekonomi Digital Indonesia

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengingatkan bahwa di balik pesatnya pertumbuhan ekonomi digital dan sistem pembayaran nasional, ancaman serangan siber semakin meningkat dan perlu diwaspadai oleh seluruh pihak. Menurut Perry, perkembangan teknologi digital di Indonesia saat ini menjadi salah satu yang tercepat di dunia. Namun, semakin canggih teknologi, semakin tinggi pula risiko […]

  • Bahlil Pamer Capaian Lifting Minyak dan Peningkatan PNBP

    Bahlil Pamer Capaian Lifting Minyak dan Peningkatan PNBP

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memaparkan sederet capaian sektor energi nasional kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (3/11/2025). Dalam laporannya, Bahlil menyoroti progres program listrik desa, capaian lifting minyak nasional, serta peningkatan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) sektor energi. Bahlil menegaskan, pemerintah menargetkan seluruh desa di […]

  • Sudah Diposisi Rp17.126, Rupiah Kembali Menguat Gegara Faktor Ini

    Sudah Diposisi Rp17.126, Rupiah Kembali Menguat Gegara Faktor Ini

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali menguat pada perdagangan Selasa (21/4/2026) pagi. Rupiah menguat 42 poin atau 0,24 persen menjadi Rp17.126 per dolar AS dari penutupan sebelumnya di level Rp17.168 per dolar AS. Analis mata uang dari Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai penguatan rupiah didorong oleh meningkatnya optimisme pasar terhadap peluang tercapainya kesepakatan damai […]

  • Waspada Jalan Licin, Jaga Keselamatan Pemotor Saat Mengerem

    Waspada Jalan Licin, Jaga Keselamatan Pemotor Saat Mengerem

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Lalu lintas perkotaan dikenal padat, dinamis, dan penuh kejutan. Setiap hari, pengendara sepeda motor harus berbagi ruang dengan berbagai jenis kendaraan, mulai dari mobil pribadi hingga angkutan umum. Tantangan ini semakin besar saat musim hujan, ketika kondisi jalan licin dan jarak pandang berkurang, sehingga risiko kecelakaan roda dua meningkat. Dalam situasi tersebut, keterampilan […]

  • Indra Sjafri Sudah Kantongi Kekuatan Filipina

    Indra Sjafri Sudah Kantongi Kekuatan Filipina

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pelatih timnas U-22 Indonesia Indra Sjafri mengaku sudah mengantongi kekuatan timnas U-22 Filipina saat kedua tim akan bertemu dalam lanjutan laga Grup C SEA Games 2025 Thailand di Stadion 700th Anniversary, Chiang Mai, malam ini pukul 18.00 WIB. Hal ini dikatakan oleh Indra karena mayoritas pemain timnya pernah menghadapi Filipina di Kejuaraan ASEAN […]

expand_less