Selasa, 11 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Rupiah Stagnan Pagi Ini, Potensi Menguat Terbatas

Rupiah Stagnan Pagi Ini, Potensi Menguat Terbatas

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah tercatat tidak bergerak terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Rabu (3/12/2025). Rupiah dibuka stagnan sehingga tetap di angka Rp16.625, sama persis dengan posisi penutupan perdagangan sebelumnya Rp16.625 per dolar AS.

Berbeda dengan rupiah, mayoritas mata uang di kawasan Asia menguat terhadap dolar AS pagi ini. Baht Thailand menguat 0,25%, yen Jepang menguat 0,13%, yuan China menguat 0,07%, ringgit Malaysia menguat 0,05%, dolar Singapura menguat 0,05% dan dolar Hong Kong menguat 0,03% terhadap dolar AS.

Sedangkan mata uang Asia lainnya melemah terhadap dolar AS pagi ini, Peso Filipina melemah 0,27%, won Korea melemah 0,12%, rupiah yang melemah 0,04% dan dolar Taiwan melemah 0,03%.

Sementara itu, indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia ada di 99,23, turun dari sehari sebelumnya yang ada di 99,35.

Pengamat pasar uang Lukman Leong menilai rupiah pada perdagangan hari ini berpotensi bergerak konsolidatif. Absennya rilis data ekonomi penting membuat pergerakan rupiah diperkirakan terbatas.

“Rupiah diperkirakan berkonsolidasi terhadap dolar AS dengan potensi menguat terbatas di tengah absennya data ekonomi penting,” katanya.

Sentimen pasar global masih dipengaruhi oleh prospek penunjukan Ketua Bank Sentral AS atau The Federal Reserve (The Fed) yang baru serta ekspektasi pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat.

“Indeks dolar AS sendiri masih tertekan seputar prospek kepala the Fed baru dan pemangkasan suku bunga,” ujar Lukman.

Untuk perdagangan sepanjang hari, Lukman memperkirakan mata uang Garuda akan bergerak dalam rentang Rp16.550 hingga Rp16.700 per dolar AS.

Sementara itu, dalam 52 minggu terakhir dolar diperdagangkan di kisaran Rp15.828–Rp17.224, dengan penguatan tahunan (YTD) sebesar 3,05 persen.(*)

  • Penulis: darmanto zebua
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Skema Pembiayaan Impor 105 Ribu Pikap untuk Kopdes, Menkeu Purbaya Pastikan Tak Bebani APBN

    Skema Pembiayaan Impor 105 Ribu Pikap untuk Kopdes, Menkeu Purbaya Pastikan Tak Bebani APBN

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rencana impor 105.000 unit mobil pikap dari India untuk kebutuhan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dipastikan tidak akan membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan, pembiayaan pengadaan kendaraan operasional tersebut bersumber dari pinjaman perbankan yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). “Jadi Kopdes Merah Putih meminjam […]

  • BEI dan OJK Pacu Pengusaha Daerah Melantai di Bursa Efek

    BEI dan OJK Pacu Pengusaha Daerah Melantai di Bursa Efek

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Meski memiliki basis investor yang sangat aktif, hingga kini belum ada satu pun perusahaan asal Provinsi Jambi yang secara resmi mencatatkan sahamnya (Initial Public Offering/IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Melihat potensi besar sektor dunia usaha daerah yang belum tergarap maksimal tersebut, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan […]

  • Krakatau Steel Pangkas Utang Restrukturisasi hingga 12,5%, Dapat Keringanan 80% dari Bank Swasta

    Krakatau Steel Pangkas Utang Restrukturisasi hingga 12,5%, Dapat Keringanan 80% dari Bank Swasta

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Emiten baja pelat merah PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) berhasil menyelesaikan kewajiban utang restrukturisasi lebih cepat dengan mendapatkan keringanan pokok hingga 80 persen dari empat bank swasta. Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), KRAS menyampaikan bahwa pada 30 September 2025 perusahaan telah memperoleh persetujuan tertulis dari seluruh bank restrukturisasi untuk melakukan […]

  • LHKPN 2025 Edi Purwanto: Harta Rp 8,74 Miliar, Didominasi Properti di Jambi dan Tangerang Selatan

    LHKPN 2025 Edi Purwanto: Harta Rp 8,74 Miliar, Didominasi Properti di Jambi dan Tangerang Selatan

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Edi Purwanto menunjukkan total kekayaan sebesar Rp 8,74 miliar per 2025. Data ini disampaikan pada 30 Maret 2026 dengan status verifikasi administratif lengkap. Edi, yang kini duduk sebagai anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, mencatatkan sebagian besar hartanya dalam bentuk tanah dan bangunan. Nilainya mencapai […]

  • Surga Rasa di Tanah Jambi! Kuliner Lokal Ini Siap Bikin Lidah Ketagihan

    Surga Rasa di Tanah Jambi! Kuliner Lokal Ini Siap Bikin Lidah Ketagihan

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bicara soal kuliner, Jambi memang tak pernah kehabisan kejutan. Dari sajian berbahan ikan segar hingga olahan daging dengan bumbu pekat, semuanya hadir dengan cita rasa khas yang sulit dilupakan. Kekayaan kuliner Jambi lahir dari perpaduan rempah tradisional dan kearifan lokal yang diwariskan turun-temurun. Tak heran, setiap hidangan punya karakter kuat—gurih, pedas, hingga asam […]

  • Uang rupiah Play Button

    Terkait Redenominasi Rupiah, Pelaku Usaha Perlu Pembaruan Sistem Akuntasi dan Teknologi Informasi

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wacana redenominasi rupiah yang sudah sejak lama diapungkan ke publik, kembali diseriusi oleh pemerintah. Hal ini diketahui mulai diseriusi pemerintah setelah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 70 Tahun 2025 tentang Rencana Strategis Kementerian Keuangan Tahun 2025-2029 Dimintai pendapatnya mengenai rencana ini, Chief Economist Permata Bank, Josua Pardede, […]

expand_less