Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » RI Naik ke Upper Middle Income, Tapi Lapangan Kerja Formal Menyusut dan Kelas Menengah Tertekan

RI Naik ke Upper Middle Income, Tapi Lapangan Kerja Formal Menyusut dan Kelas Menengah Tertekan

  • account_circle say say
  • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pemerintah menyebut Indonesia telah masuk kategori negara berpendapatan menengah atas (upper middle income). Namun, di tengah capaian tersebut, tren lapangan kerja formal justru mengalami penyusutan, terutama di kalangan kelas menengah.

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso, mengungkapkan bahwa posisi Indonesia saat ini masih berada di batas bawah kategori upper middle income. Produk domestik bruto (PDB) per kapita Indonesia tercatat sekitar US$ 5.083 per tahun, masih jauh dari ambang negara berpendapatan tinggi yang mencapai kisaran US$ 14.000 per tahun.

“Indonesia memang sudah masuk upper middle income, tapi masih di level paling bawah. Ini menjadi tantangan besar untuk bisa naik ke high income,” ujar Susiwijono, Rabu (15/4).

Dari sisi struktur masyarakat, jumlah kelas menengah mengalami penurunan sejak pandemi Covid-19. Sebelum pandemi, proporsi kelas menengah mencapai sekitar 21,5% dari total penduduk, namun kini turun menjadi sekitar 17%.

Sebaliknya, kelompok aspiring middle class atau calon kelas menengah meningkat dari 48% menjadi 49,2%. Secara total, gabungan kelas menengah dan calon kelas menengah kini mencapai 66,3% populasi atau sekitar 185 juta orang.

Kelompok ini menjadi penopang utama konsumsi rumah tangga, dengan kontribusi sekitar 54%–55% terhadap perekonomian nasional. Bahkan, sekitar 80% konsumsi rumah tangga berasal dari kelas menengah.

Namun demikian, perubahan juga terjadi pada struktur ketenagakerjaan. Terjadi pergeseran dari sektor formal ke sektor informal, yang menunjukkan semakin terbatasnya penciptaan pekerjaan formal.

Selain itu, kontribusi sektor industri manufaktur yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi—cenderung mengalami penurunan.

“Kita harus hati-hati, karena secara sektoral ekonomi kita masih ditopang industri manufaktur yang kontribusinya hampir 19% terhadap PDB,” jelasnya.

Pemerintah menilai penguatan kelas menengah menjadi kunci agar Indonesia dapat keluar dari jebakan middle income trap dan naik menjadi negara maju. Upaya tersebut meliputi penciptaan lapangan kerja formal, peningkatan produktivitas industri, serta menjaga daya beli masyarakat.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jambi Chess Candidate Tournament Jadi Seleksi Kejurnas 2026, Percasi Tetapkan Sistem Berbasis Rating Provinsi

    Jambi Chess Candidate Tournament Jadi Seleksi Kejurnas 2026, Percasi Tetapkan Sistem Berbasis Rating Provinsi

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pengurus Provinsi Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Pengprov Percasi) Jambi mulai menerapkan pola seleksi ketat melalui Jambi Chess Candidate Tournament untuk menjaring atlet terbaik menuju Kejuaraan Nasional (Kejurnas) 2026 di Banten. Turnamen ini menjadi ajang bergengsi yang mempertemukan pecatur terbaik dari berbagai daerah di Jambi. Setiap pertandingan tidak hanya menguji kemampuan teknik, tetapi juga […]

  • IMF Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Jadi 5 Persen pada 2026

    IMF Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Jadi 5 Persen pada 2026

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – International Monetary Fund (IMF) memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 menjadi 5 persen, turun dari perkiraan sebelumnya sebesar 5,1 persen. Dalam laporan World Economic Outlook edisi April 2026, IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan kembali meningkat menjadi 5,1 persen pada 2027. Selain itu, tingkat inflasi diproyeksikan naik menjadi 3 persen pada 2026, […]

  • Daftar Proyek Strategis Nasional Berubah, PIK 2 Dicoret

    Daftar Proyek Strategis Nasional Berubah, PIK 2 Dicoret

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah menghapus Proyek Pengembangan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 Tropical Coastland dari daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) terbaru. Hal itu tercantum dalam Peraturan Menteri Koordinator (Permenko) Bidang Perekonomian Nomor 16 Tahun 2025 Tentang Perubahan Kedelapan Atas Permenko Bidang Perekonomian Nomor 7 Tahun 2021 Tentang Proyek Strategis Nasional, yang diteken Menteri Koordinator Bidang Perekonomian […]

  • Ekspor Mobil Toyota ke Timur Tengah Tertunda Akibat Konflik Iran dan AS

    Ekspor Mobil Toyota ke Timur Tengah Tertunda Akibat Konflik Iran dan AS

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Konflik yang memanas antara Amerika Serikat dan Iran berdampak pada aktivitas ekspor mobil dari Indonesia ke kawasan Timur Tengah. Salah satu yang terdampak adalah pengiriman kendaraan produksi Toyota dari pabrik di Indonesia. Presiden Direktur Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Nandi Julyanto, mengatakan proses produksi kendaraan untuk pasar ekspor masih berjalan normal sesuai pesanan […]

  • Waskita Karya Garap Proyek Sekolah Rakyat Rp 1,23 Triliun di 5 Kabupaten Sulsel

    Waskita Karya Garap Proyek Sekolah Rakyat Rp 1,23 Triliun di 5 Kabupaten Sulsel

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Waskita Karya (Persero) Tbk mendapat kepercayaan untuk mengerjakan proyek Sekolah Rakyat (SR) Tahap II di wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel). Nilai proyek tersebut mencapai Rp 1,23 triliun. Direktur Operasi I Waskita Karya, Ari Asmoko, menjelaskan proyek ini akan dibangun di lima kabupaten, yakni Wajo, Sidrap, Tana Toraja, Soppeng, dan Barru. Seluruh bangunan ditargetkan […]

  • Daftar 15 Sungai Terpanjang di Dunia, Membelah Benua Ribuan Kilometer

    Daftar 15 Sungai Terpanjang di Dunia, Membelah Benua Ribuan Kilometer

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sungai merupakan aliran air besar yang mengalir dari hulu ke hilir secara terus-menerus. Keberadaannya berperan penting sebagai sumber air bersih, irigasi, transportasi, hingga pembangkit listrik, sekaligus menjadi pusat peradaban sejak ribuan tahun lalu. Sejumlah sungai dikenal bukan hanya karena nilai historis dan ekologisnya, tetapi juga karena panjang alirannya yang membentang ribuan kilometer dan […]

expand_less