Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Kementrans Percepat Sertifikasi Lahan untuk 8.052 Keluarga Transmigran

Kementrans Percepat Sertifikasi Lahan untuk 8.052 Keluarga Transmigran

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kam, 22 Jan 2026
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Pemerintah melalui Kementerian Transmigrasi mempercepat penyelesaian status lahan transmigran yang selama puluhan tahun membuat ribuan keluarga hidup dalam ketidakpastian hukum. Sebanyak 17.655 bidang tanah milik 8.052 kepala keluarga transmigran yang berada di kawasan hutan akan segera dituntaskan status hukumnya agar dapat diterbitkan Sertipikat Hak Milik (SHM).

Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, menegaskan bahwa masalah lahan transmigran bukan hanya urusan administrasi, tetapi menyangkut masa depan ekonomi dan keamanan keluarga. “Ada keluarga yang sudah tinggal 20 hingga 30 tahun, tapi tanahnya belum jelas statusnya. Ini yang sedang kami akhiri,” ujarnya usai Rapat Kerja dengan Pansus Reforma Agraria DPR RI.

Ketidakpastian status lahan membuat transmigran sulit mengakses pembiayaan perbankan, mengembangkan usaha, dan meningkatkan kesejahteraan. Dengan kepemilikan SHM, transmigran bisa memperkuat ekonomi keluarga dan meningkatkan taraf hidup.

Untuk mempercepat proses, pemerintah membagi penanganan ke beberapa skema:

  • 26 lokasi dilepaskan dari kawasan hutan
  • 39 lokasi diselesaikan melalui skema perhutanan sosial hingga 35 tahun dan dapat diperpanjang

Iftitah menegaskan, proses sertifikasi bebas dari pungutan seperti PSDH, DR, dan PNBP, karena tanah tersebut ditempati oleh rakyat atas penempatan negara.

Koordinator Pansus Reforma Agraria DPR RI, Saan Mustopa, menekankan bahwa persoalan tumpang tindih kawasan hutan dengan permukiman transmigran merupakan sumber ketimpangan struktural pedesaan dan harus diselesaikan menyeluruh melalui kebijakan satu peta (one map policy).

Wakil Koordinator Pansus, Titiek Soeharto, menegaskan, kawasan transmigrasi yang telah puluhan tahun dihuni tidak boleh terus berada dalam status abu-abu dan harus segera diberikan kepastian hukum.

Pemerintah optimistis percepatan sertifikasi lahan tidak hanya menyelesaikan masalah lama, tetapi juga menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi baru di kawasan transmigrasi. “Ini bukan sekadar membereskan peta, tapi mengakhiri ketidakpastian hidup ribuan keluarga dan membuka jalan bagi mereka untuk lebih sejahtera,” pungkas Iftitah.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pakai Masker Putih, Gubernur Abdul Wahid Tiba di KPK

    Pakai Masker Putih, Gubernur Abdul Wahid Tiba di KPK

    • calendar_month Sel, 4 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM- Gubernur Riau Abdul Wahid tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (4/11/2025), usai terjaring operasi tangkap tangan (OTT). Abdul Wahid terlihat membawa tas jinjing dan mengenakan kaus putih. Ia tiba bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPR-PKPP) Provinsi Riau Muhammad Arif Setiawan yang memakai […]

  • 10 Obat Sakit Lambung Paling Ampuh di Apotek, Ini Jenis dan Cara Kerjanya

    10 Obat Sakit Lambung Paling Ampuh di Apotek, Ini Jenis dan Cara Kerjanya

    • calendar_month Sen, 29 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sakit lambung atau maag merupakan keluhan kesehatan yang umum dialami masyarakat. Gejalanya bisa berupa nyeri ulu hati, perut terasa panas, mual, kembung, hingga sering sendawa. Untuk mengatasinya, tersedia berbagai obat sakit lambung di apotek, baik yang dijual bebas maupun yang harus digunakan dengan resep dokter. Pemilihan obat sakit lambung tidak boleh sembarangan karena […]

  • IHSG Dibuka Menghijau ke Posisi 8.187 Pagi Ini

    IHSG Dibuka Menghijau ke Posisi 8.187 Pagi Ini

    • calendar_month Kam, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menghijau pada perdagangan hari ini, Kamis (9/9/2025). IHSG menguat ke posisi 8.187. IHSG sempat bergerak di rentang 8.187-8.204 sesaat setelah pembukaan. Tercatat, 321 saham menguat, 73 saham melemah, dan 206 saham bergerak di tempat. Kapitalisasi pasar IHSG terpantau menjadi Rp15.452 triliun. Saham PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk. […]

  • Harga Minyak Dunia Turun Lagi, Brent di USD 63,38 per Barel dan WTI di USD 59,43

    Harga Minyak Dunia Turun Lagi, Brent di USD 63,38 per Barel dan WTI di USD 59,43

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga minyak dunia kembali turun pada perdagangan Kamis (6/11/2025) atau Jumat pagi waktu Jakarta. Penurunan ini terjadi karena investor menimbang potensi kelebihan pasokan serta pelemahan permintaan dari Amerika Serikat, konsumen minyak terbesar di dunia. Mengutip CNBC, harga minyak mentah Brent turun 0,22% atau 14 sen menjadi USD 63,38 per barel. Sementara itu, harga […]

  • Timur Kapadze Jadi Pelatih Navbahor FK, Bukan Timnas Indonesia

    Timur Kapadze Jadi Pelatih Navbahor FK, Bukan Timnas Indonesia

    • calendar_month Sel, 2 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Timur Kapadze dipastikan batal menjadi pelatih Timnas Indonesia setelah diumumkan sebagai juru taktik klub Uzbekistan Navbahor FK. Sebelumnya, pelatih asal Uzbekistan Timur Kapadze digadang-gadang menjadi calon pelatih Timnas Indonesia. Rumor itu menguat setelah Kapadze datang ke Indonesia untuk ikut serta dalam peresmian museum sepak bola di Bali pada pekan lalu. Bersamaan dengan itu, […]

  • Pertumbuhan Kredit 8% – 12%, BI: Ideal Jaga Stabilitas Sistem Keuangan

    Pertumbuhan Kredit 8% – 12%, BI: Ideal Jaga Stabilitas Sistem Keuangan

    • calendar_month Sel, 23 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia (BI) menilai pertumbuhan kredit di kisaran 8% – 12% pada tahun 2026 menjadi level paling ideal untuk menjaga stabilitas sistem keuangan sekaligus menopang pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan di luar kisaran tersebut, justru bakal berisiko menekan ketahanan perbankan atau justru menahan laju pemulihan ekonomi. Asisten Gubernur BI Solikin M. Juhro mengatakan, target tersebut […]

expand_less