Jumat, 6 Nov 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Kementrans Percepat Sertifikasi Lahan untuk 8.052 Keluarga Transmigran

Kementrans Percepat Sertifikasi Lahan untuk 8.052 Keluarga Transmigran

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pemerintah melalui Kementerian Transmigrasi mempercepat penyelesaian status lahan transmigran yang selama puluhan tahun membuat ribuan keluarga hidup dalam ketidakpastian hukum. Sebanyak 17.655 bidang tanah milik 8.052 kepala keluarga transmigran yang berada di kawasan hutan akan segera dituntaskan status hukumnya agar dapat diterbitkan Sertipikat Hak Milik (SHM).

Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, menegaskan bahwa masalah lahan transmigran bukan hanya urusan administrasi, tetapi menyangkut masa depan ekonomi dan keamanan keluarga. “Ada keluarga yang sudah tinggal 20 hingga 30 tahun, tapi tanahnya belum jelas statusnya. Ini yang sedang kami akhiri,” ujarnya usai Rapat Kerja dengan Pansus Reforma Agraria DPR RI.

Ketidakpastian status lahan membuat transmigran sulit mengakses pembiayaan perbankan, mengembangkan usaha, dan meningkatkan kesejahteraan. Dengan kepemilikan SHM, transmigran bisa memperkuat ekonomi keluarga dan meningkatkan taraf hidup.

Untuk mempercepat proses, pemerintah membagi penanganan ke beberapa skema:

  • 26 lokasi dilepaskan dari kawasan hutan
  • 39 lokasi diselesaikan melalui skema perhutanan sosial hingga 35 tahun dan dapat diperpanjang

Iftitah menegaskan, proses sertifikasi bebas dari pungutan seperti PSDH, DR, dan PNBP, karena tanah tersebut ditempati oleh rakyat atas penempatan negara.

Koordinator Pansus Reforma Agraria DPR RI, Saan Mustopa, menekankan bahwa persoalan tumpang tindih kawasan hutan dengan permukiman transmigran merupakan sumber ketimpangan struktural pedesaan dan harus diselesaikan menyeluruh melalui kebijakan satu peta (one map policy).

Wakil Koordinator Pansus, Titiek Soeharto, menegaskan, kawasan transmigrasi yang telah puluhan tahun dihuni tidak boleh terus berada dalam status abu-abu dan harus segera diberikan kepastian hukum.

Pemerintah optimistis percepatan sertifikasi lahan tidak hanya menyelesaikan masalah lama, tetapi juga menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi baru di kawasan transmigrasi. “Ini bukan sekadar membereskan peta, tapi mengakhiri ketidakpastian hidup ribuan keluarga dan membuka jalan bagi mereka untuk lebih sejahtera,” pungkas Iftitah.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • B50 Resmi Berlaku Juli 2026, 3,5 Juta Ton CPO Disiapkan untuk Biofuel

    B50 Resmi Berlaku Juli 2026, 3,5 Juta Ton CPO Disiapkan untuk Biofuel

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah akan mulai menerapkan program biodiesel 50 persen (B50) pada 1 Juli 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan energi nasional. Dalam kebijakan ini, sekitar 3,5 juta ton crude palm oil (CPO) dialokasikan sebagai bahan baku utama biofuel. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan, kebijakan tersebut merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto untuk […]

  • Rupiah Berbalik Arah! Baru Sehari Menguat, Kini Loyo ke Rp17.841

    Rupiah Berbalik Arah! Baru Sehari Menguat, Kini Loyo ke Rp17.841

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali tertekan. Setelah sempat menguat pada penutupan sebelumnya, mata uang Indonesia berbalik melemah saat mengawali perdagangan Selasa (18/8/2026). Mengutip Antara, rupiah dibuka melemah sebesar 43 poin atau 0,24 persen ke level Rp17.841 per dolar Amerika Serikat (AS). Pelemahan ini sekaligus mengakhiri tren penguatan yang terjadi pada penutupan perdagangan sehari sebelumnya […]

  • Harga Sembako di Pasar Talang Banjar Jambi 18 September 2026, Cabai Merah Turun

    Harga Sembako di Pasar Talang Banjar Jambi 18 September 2026, Cabai Merah Turun

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi, pada Jumat (18/9/2026) terpantau relatif stabil. Namun, harga cabai merah besar dan cabai merah kecil tercatat mengalami penurunan dibandingkan pemantauan sebelumnya. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, harga cabai merah besar berada di level Rp54.000 per kilogram, turun 3,57 persen. […]

  • Ekspor Vanili Bali Melonjak Tajam, Tembus Rp28,7 Miliar di Kuartal III 2025

    Ekspor Vanili Bali Melonjak Tajam, Tembus Rp28,7 Miliar di Kuartal III 2025

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BBKHI) Bali mencatat lonjakan signifikan pada ekspor komoditas vanili sepanjang Juli–September 2025. Kepala Balai Karantina Bali Heri Yuwono mengungkapkan, nilai ekspor vanili pada triwulan III mencapai Rp28,7 miliar, naik tajam dibandingkan Rp14 miliar pada triwulan I dan Rp13 miliar pada triwulan […]

  • IHSG Dibuka Menguat 49 Poin ke Level 8.189

    IHSG Dibuka Menguat 49 Poin ke Level 8.189

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) bergerak menghijau pada perdagangan hari ini, Selasa (7/10/2025). IHSG dibuka menguat 0,61% atau bertambah 49 poin ke level 8.189,44. Mayoritas indeks sektoral di BEI menyokong kenaikan IHSG. Sejumlah sektor yang menguat paling tinggi adalah barang baku, energi, infrastruktur, perindustrian, transportasi, Keuangan, Kesehatan, properti dan […]

  • Prabowo Tinjau Banjir di Medan dan Aceh

    Prabowo Tinjau Banjir di Medan dan Aceh

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan perkembangan terbaru penanganan banjir yang melanda Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh. Usai meninjau langsung sejumlah lokasi terdampak pada Senin (1/12/2025), Prabowo memastikan bahwa kondisi di lapangan mulai membaik dan penanganan darurat tetap berada dalam koridor yang memadai. “Kita monitor terus, saya kira kondisi membaik jadi saya kira kondisi […]

expand_less