Minggu, 18 Okt 2026
light_mode
Beranda » Otobiz » Mercedes-Benz Sambut Positif IEU–CEPA, Tarif Impor Mobil Eropa Jadi 0 Persen dalam 5 Tahun

Mercedes-Benz Sambut Positif IEU–CEPA, Tarif Impor Mobil Eropa Jadi 0 Persen dalam 5 Tahun

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM –  Implementasi perjanjian dagang Indonesia–European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU–CEPA) disambut positif oleh pelaku industri otomotif Eropa di Indonesia. Salah satunya Mercedes-Benz Indonesia, yang menilai penghapusan tarif impor kendaraan utuh (completely built up/CBU) dari 50 persen menjadi 0 persen dalam lima tahun ke depan akan membuka peluang besar di pasar mobil premium nasional.

Chief Executive Officer Mercedes-Benz Indonesia Donald Rachmat mengatakan, perjanjian IEU–CEPA akan memperkuat hubungan ekonomi bilateral antara Indonesia dan Uni Eropa, sekaligus memberi manfaat langsung bagi konsumen otomotif Tanah Air.

“Kami menyambut baik perjanjian IEU–CEPA yang akan semakin mempererat hubungan perdagangan antara Eropa dan Indonesia. Kebijakan ini akan membawa manfaat bagi industri otomotif nasional sekaligus membuka peluang lebih besar untuk menghadirkan produk-produk inovatif bagi pelanggan,” ujar Donald kepada KONTAN, Selasa (7/10).

Donald menambahkan, penghapusan tarif impor menjadi momentum strategis bagi merek-merek otomotif Eropa untuk memperluas pasar. Langkah ini, kata dia, juga sejalan dengan komitmen Mercedes-Benz dan Inchcape Indonesia dalam menghadirkan Best Customer Experience, baik dari sisi produk maupun layanan purnajual. Meski demikian, Donald memilih bersikap hati-hati ketika ditanya soal potensi peningkatan volume penjualan setelah tarif CBU dihapuskan.

“Kami tidak dalam posisi untuk berspekulasi, sehingga belum dapat memberikan informasi lebih lanjut mengenai topik tersebut,” ujarnya.

Mercedes-Benz hingga kini belum mengumumkan rencana konkret terkait ekspansi produksi lokal atau perakitan CKD di Indonesia. Menurut Donald, keputusan investasi bersifat strategis dan mempertimbangkan berbagai faktor di tingkat global dan regional.

“IEU–CEPA tentu menjadi faktor positif bagi industri otomotif ke depan. Namun, keputusan investasi dan manufaktur perlu dikaji secara menyeluruh. Kami terus memantau perkembangan kebijakan serta menjaga komunikasi dengan para pemangku kepentingan,” jelasnya.

Terkait persaingan dengan merek non-Eropa seperti Jepang dan Korea, Donald menegaskan Mercedes-Benz akan tetap fokus pada kualitas layanan dan pengalaman pelanggan sebagai keunggulan kompetitif utama.

“Fokus utama kami adalah memberikan layanan terbaik bagi pelanggan, baik dalam penjualan maupun layanan purna jual,” pungkasnya.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Belum Ada Emiten Asal Jambi, Tapi Investor Daerah Ini Kuasai Saham Sejumlah Perusahaan Terbuka

    Belum Ada Emiten Asal Jambi, Tapi Investor Daerah Ini Kuasai Saham Sejumlah Perusahaan Terbuka

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Provinsi Jambi hingga kini belum memiliki perusahaan lokal yang melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui mekanisme Initial Public Offering (IPO). Meski demikian, nama Jambi mulai mencuri perhatian di pasar modal nasional berkat aktivitas salah satu investornya yang tercatat sebagai pemegang saham signifikan di sejumlah perusahaan terbuka. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, belum […]

  • Rupiah Tertekan! Melemah 43 Poin, Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS

    Rupiah Tertekan! Melemah 43 Poin, Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali berada di bawah tekanan. Mengawali perdagangan Jumat (24/7/2026), rupiah dibuka melemah cukup tajam terhadap dolar Amerika Serikat (AS) setelah beberapa hari bergerak fluktuatif. Posisi ini membuat mata uang Indonesia kembali bergerak mendekati level psikologis Rp18.000 per dolar AS. Mengutip Antara, kurs rupiah melemah 43 poin atau sekitar 0,24 persen […]

  • Harga Daging Sapi dan Ayam Broiler di Pasar Angso Duo Turun

    Harga Daging Sapi dan Ayam Broiler di Pasar Angso Duo Turun

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pantauan harga sembako di pasar Angso Duo kota Jambi hari ini, sejumlah kebutuhan bahan pokok mengalami kenaikan, namun ada juga yang tidak mengalami kenaikan dan bahkan relatif stabil seperti harga sebelumnya. Meski demikian ada sejumlah komoditas mengalami kenaikan yang cukup signifikan diantara-Nya harga cabai dan bawang merah. Untuk harga cabai hijau di pasar […]

  • Mensos Ungkap 54 Juta Warga Miskin Tak Terima PBI BPJS Kesehatan

    Mensos Ungkap 54 Juta Warga Miskin Tak Terima PBI BPJS Kesehatan

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengungkapkan fakta mencengangkan terkait data Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan. Dalam rapat bersama DPR RI, Senin (9/2/2026), pria yang akrab disapa Gus Ipul itu menyebut sebanyak 54 juta warga miskin di Indonesia belum menerima bantuan iuran BPJS Kesehatan, meski masuk kategori masyarakat tidak mampu. Temuan tersebut diperoleh setelah […]

  • Tingkatkan PAD Pariwisata, Jambi-Kepri Teken Kerja Sama Pengelolaan Pulau Berhala

    Tingkatkan PAD Pariwisata, Jambi-Kepri Teken Kerja Sama Pengelolaan Pulau Berhala

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Gubernur Jambi Al Haris dan Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menandatangani Kesepakatan Bersama (KSB) tentang pengelolaan bersama fasilitas pariwisata, ekonomi kreatif, dan kebudayaan di Gedung Daerah Pemprov Kepri, Tanjung Pinang, Senin (13/04/2026) malam. Kolaborasi ini bertujuan meningkatkan konektivitas ekonomi antarprovinsi Sumatera serta potensi ekspor ke Singapura melalui Kepri. Pertemuan digelar dalam forum kepala […]

  • Rupiah Menguat Jadi Rp16.884 per Dolar AS

    Rupiah Menguat Jadi Rp16.884 per Dolar AS

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah menguat pagi ini. Melansir Antara, Kamis (12/3/2026),  rupiah dibuka menguat 2 poin atau 0,01 persen ke Rp16.884 per dolar AS. Pada Rabu kemarin rupiah ditutup melemah 23 poin ke Rp16.886 per dolar AS. Sementara indeks dolar AS juga menguat 0,12% ke 99,35. Pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi memperkirakan […]

expand_less