Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Awal Pekan, Rupiah Menguat ke Level Rp16.655 per Dolar AS

Awal Pekan, Rupiah Menguat ke Level Rp16.655 per Dolar AS

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Sen, 1 Des 2025
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah menguat pada awal perdagangan hari ini, Senin (1/12/2025). Kini rupiah berada diposisi Rp16.655 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.675 per dolar AS.

Rupiah bergerak menguat 20 poin atau 0,12 persen menjadi Rp16.655 per dolar AS. Rupiah menguat seiring peningkatan ekspektasi pemangkasan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve (The Fed).

“Rupiah diperkirakan akan menguat terhadap dolar AS yang melemah oleh meningkatnya ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh The Fed di bulan Desember dari kabar bahwa Kevin Hassett (yang dovish) akan menggantikan Powell (Ketua The Fed Jerome Powell),” ujar analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong dikutip Antara, Senin.

Mengutip Anadolu, penasehat Gedung Putih Kevin Hasset yang dikenal sebagai pendukung pemangkasan suku bunga, telah muncul sebagai kandidat terdepan untuk menjadi Kepala The Fed berikutnya.

Menurut Lukman, Hasset dapat menjadi kandidat terkuat karena sealiran pemikiran dengan Presiden AS Donald Trump yang menginginkan suku bunga The Fed rendah. Ia memperkirakan apabila Hasset ditunjuk sebagai Kepala The Fed, maka akan ada ekspektasi pemangkasan suku bunga yang agresif.

“Selain itu, siang ini akan ada dirilis data-data inflasi dan perdagangan Indonesia. Hal ini mungkin akan membatasi penguatan rupiah. Investor akan wait and see hingga data dirilis,” kata Lukman.

Di Asia, mayoritas mata uang menguat terhadap dolar AS pagi ini. Yen Jepang mencatat penguatan terbesar yakni 0,39%, rupiah menguat 0,12%, dolar Singapura menguat 0,10%, ringgit Malaysia menguat 0,09%, baht Thailand menguat 0,06%, peso Filipina menguat 0,03%, won Korea menguat 0,0% dan yuan China menguat 0,006% terhadap dolar AS.

Sedangkan dolar Hong Kong dan dolar Taiwan melemah terhadap dolar AS pagi ini dengan pelemahan masing-masing 0,03% dan 0,07%.

Sementara itu, indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia ada di 99,36, turun dari akhir pekan lalu yang ada di 99,45.(*)

  • Penulis: darmanto zebua
  • Editor: Darmanto Zebua

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aturan Baru KUR Perumahan, Bank Himbara Dapat Tugas Khusus dari Menteri PKP

    Aturan Baru KUR Perumahan, Bank Himbara Dapat Tugas Khusus dari Menteri PKP

    • calendar_month Kam, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah resmi menggulirkan skema KUR Perumahan untuk menopang program strategis nasional. Kebijakan ini diharapkan menjadi instrumen baru dalam percepatan penyediaan hunian bagi masyarakat. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menegaskan program ini bertujuan membebaskan rakyat dari jeratan rentenir. Perbankan nasional, khususnya bank Himbara, didorong untuk mengambil peran sentral. Inisiatif pembiayaan ini […]

  • IHSG Ditutup Menguat 0,22 Persen ke Level 8.184

    IHSG Ditutup Menguat 0,22 Persen ke Level 8.184

    • calendar_month Kam, 30 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 17,84 poin atau 0,22% ke level 8.184,06 pada akhir perdagangan Kamis (30/10/2025). Sepanjang hari ini, IHSG bergerak pada level terendahnya 8.145,60 dan sempat menyentuh posisi tertinggi di 8.231,88. Sebanyak 346 saham naik, 308 saham turun dan 158 saham stagnan. Total volume perdagangan saham di bursa hari […]

  • Purbaya Tepis Julukan Gaya Koboi: Saya Hanya Perpanjangan Tangan Presiden Prabowo

    Purbaya Tepis Julukan Gaya Koboi: Saya Hanya Perpanjangan Tangan Presiden Prabowo

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa gaya komunikasinya yang kerap dianggap “koboi” bukan tindakan pribadi, melainkan bentuk pelaksanaan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat pemulihan kepercayaan ekonomi masyarakat. “Saya tidak bertindak sendiri. Semua langkah saya adalah perpanjangan tangan Bapak Presiden. Jangan anggap saya koboi,” ujar Purbaya di Jakarta, Senin (27/10/2025). […]

  • Kuota Impor Baja Dipangkas, ACEA Sebut Bebani Produsen Mobil

    Kuota Impor Baja Dipangkas, ACEA Sebut Bebani Produsen Mobil

    • calendar_month Rab, 8 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Asosiasi Produsen Mobil Eropa (ACEA) menilai rencana Uni Eropa (UE) untuk memangkas kuota impor baja secara drastis terlalu berlebihan dan dapat membebani produsen mobil dengan biaya input dan administrasi yang lebih tinggi. Pernyataan ini disampaikan ACEA pada Rabu (8/10/2025). Rencana tersebut diajukan oleh Komisi Eropa pada Selasa, yang mengusulkan pemangkasan kuota impor baja […]

  • Rizki Juniansyah Kaget Naik Pangkat Jadi Kapten Usai Pecahkan Rekor Dunia Angkat Besi

    Rizki Juniansyah Kaget Naik Pangkat Jadi Kapten Usai Pecahkan Rekor Dunia Angkat Besi

    • calendar_month Jum, 9 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.CO M – Atlet angkat besi Indonesia, Rizki Juniansyah, mengaku terkejut sekaligus terharu setelah menerima kenaikan pangkat luar biasa dari Letnan Dua menjadi Kapten. Kenaikan pangkat tersebut diberikan menyusul prestasinya memecahkan rekor dunia pada ajang SEA Games 2025 di Thailand. Rizki baru mengetahui kenaikan pangkat itu saat Presiden Prabowo Subianto mengumumkannya secara langsung dalam acara […]

  • Cek AC Mobil Sebelum Pergi Liburan,  Ternyata Ini Manfaatnya

    Cek AC Mobil Sebelum Pergi Liburan, Ternyata Ini Manfaatnya

    • calendar_month Kam, 18 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menghadapi libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), banyak pemilik mobil mulai menyiapkan kendaraan untuk perjalanan jarak jauh. Selain mesin, rem, dan ban, sistem pendingin kabin atau AC mobil juga sebaiknya masuk daftar pengecekan prioritas. Pasalnya, perjalanan panjang, macet, dan penggunaan AC non-stop bisa berdampak langsung pada kenyamanan sekaligus kinerja kendaraan. Dari berbagai sumber […]

expand_less