Selasa, 12 Mei 2026
light_mode
Beranda » Perbankan » Pertumbuhan Kredit 8% – 12%, BI: Ideal Jaga Stabilitas Sistem Keuangan

Pertumbuhan Kredit 8% – 12%, BI: Ideal Jaga Stabilitas Sistem Keuangan

  • account_circle -
  • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia (BI) menilai pertumbuhan kredit di kisaran 8% – 12% pada tahun 2026 menjadi level paling ideal untuk menjaga stabilitas sistem keuangan sekaligus menopang pertumbuhan ekonomi.

Pertumbuhan di luar kisaran tersebut, justru bakal berisiko menekan ketahanan perbankan atau justru menahan laju pemulihan ekonomi.

Asisten Gubernur BI Solikin M. Juhro mengatakan, target tersebut mencerminkan keseimbangan antara fungsi intermediasi perbankan dan risiko stabilitas, terutama dalam menjaga kualitas kredit dan permodalan.

Ia menjelaskan, stabilitas sistem keuangan (SSK) pada dasarnya tak lepas dari keseimbangan antara pertumbuhan kredit, ketahanan sektor keuangan, dan inklusivitas pembiayaan.

Pertumbuhan kredit yang terlalu tinggi berisiko menimbulkan ketidakstabilan. Sementara pertumbuhan yang terlalu lemah bakal menahan laju ekonomi.

“Target 8% – 12% ini merupakan level optimal yang kondusif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi tanpa menimbulkan konsekuensi terhadap stabilitas (mata uang),” ujar Solikin dalam taklimat media di Jakarta, Selasa (22/12/2025).

Solikin mengambil contoh pengalaman awal 1990-an, ketika pertumbuhan kredit yang sangat tinggi berujung pada melemahnya ketahanan sistem keuangan.

Karena itu, kata Solikin, BI menekankan pertumbuhan kredit yang disertai dengan terjaganya kualitas aset, permodalan yang kuat, serta kemampuan bayar debitur yang sehat.​

BI mencatat per November 2025 kredit perbankan tumbuh 7,74% secara tahunan. Mengingatkan kembali, level pertumbuhan ini belum mencapai target pertumbuhan 8% – 12% untuk tahun penuh 2025.

Solikin bilang perlambatan pertumbuhan kredit sepanjang 2025 lebih disebabkan oleh lemahnya permintaan (demand) dari dunia usaha dan rumah tangga, bukan karena keterbatasan likuiditas perbankan.

Meski demikian, ia tetap optimistis pertumbuhan kredit pada akhir tahun dapat berada di atas 8%, sesuai dengan mandat kebijakan BI.

“Isunya bukan di supply. Likuiditas tersedia, insentif juga sudah banyak diberikan. Tapi demand-nya belum cukup kuat,” sebut Solikin.

Dari sisi korporasi, banyak perusahaan memilih bersikap wait and see terhadap kondisi ekonomi global dan domestik. Hal ini tercermin dari masih tingginya kredit menganggur (undisbursed loan) yang per November 2025 mencapai mencapai Rp 2.509 triliun atau 23,18% dari plafon kredit tersedia.

Sementara dari sisi rumah tangga, keputusan untuk mengambil kredit juga tertahan oleh ekspektasi pendapatan yang belum menguat. Ketidakpastian ekonomi membuat konsumsi berbasis kredit cenderung tertahan.

Namun demikian, BI akan terus memantau perkembangan permintaan kredit agar fungsi intermediasi perbankan tetap berjalan optimal.(*)

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua
  • Sumber: Kontan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pertamina Pastikan Merger Tiga Anak Usaha Tanpa PHK Karyawan

    Pertamina Pastikan Merger Tiga Anak Usaha Tanpa PHK Karyawan

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Pertamina (Persero) memastikan proses merger tiga anak usaha, yakni PT Pertamina Patra Niaga (PPN), PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), dan PT Pertamina International Shipping (PIS) tidak dibarengi pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawan. Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis Pertamina Agung Wicaksono mengatakan jaminan tersebut telah disampaikan langsung kepada karyawan. “Tadi pagi kami sudah […]

  • Harga Minyak Turun ke US,59 Usai Sinyal Pembukaan Selat Hormuz

    Harga Minyak Turun ke US$90,59 Usai Sinyal Pembukaan Selat Hormuz

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga minyak mentah dunia mengalami penurunan pada perdagangan Kamis (16/4), seiring munculnya sinyal de-eskalasi konflik di Timur Tengah yang membuka peluang kelancaran distribusi energi global. Mengacu laporan Reuters, harga minyak mentah Brent tercatat turun 44 sen atau 0,5 persen menjadi US$94,49 per barel. Sementara itu, minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) AS […]

  • Banjir Genangi Akses Jalan Menuju Bandara Soekarno-Hatta

    Banjir Genangi Akses Jalan Menuju Bandara Soekarno-Hatta

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sejumlah akses jalan menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, terendam air akibat hujan deras sejak Minggu (11/1). Genangan air terjadi di titik-titik strategis, termasuk KM 33 Tol Sedyatmo di depan Hotel Ibis dan jalur Soewarna menuju Terminal Cargo, dengan ketinggian mencapai 15–20 cm. Kasat Lantas Polresta Bandara Soetta, AKP Sularno, mengatakan bahwa […]

  • Daftar 10 Kementerian dengan Anggaran Terbesar dalam APBN 2026

    Daftar 10 Kementerian dengan Anggaran Terbesar dalam APBN 2026

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah menetapkan alokasi anggaran bagi seluruh kementerian dan lembaga negara dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026. Ketentuan tersebut tertuang dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2025 tentang APBN Tahun Anggaran 2026, yang berlaku sejak 1 Januari 2026. Dari total belanja pemerintah pusat sebesar Rp 3.149,47 triliun, terdapat 10 kementerian dan lembaga yang […]

  • Menteri PKP Maruarar Sirait Pastikan Ekosistem Perumahan Nasional Tanpa Monopoli

    Menteri PKP Maruarar Sirait Pastikan Ekosistem Perumahan Nasional Tanpa Monopoli

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait memastikan ekosistem perumahan nasional saat ini berjalan sehat dan tidak dikuasai oleh satu pihak atau monopoli. Menurut dia, kondisi tersebut terlihat dari adanya kebebasan bagi para pelaku di sektor perumahan, baik pengembang, perbankan, maupun konsumen, untuk menentukan pilihan dalam proses pembiayaan maupun pembangunan rumah. “Ekosistem […]

  • X-GOLF Masuk Indonesia, Hadirkan Konsep Golf Digital di Kawasan Industri

    X-GOLF Masuk Indonesia, Hadirkan Konsep Golf Digital di Kawasan Industri

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Tren olahraga berbasis teknologi terus berkembang di Indonesia. X-GOLF resmi membuka gerai pertamanya dengan memilih Pollux Mall Cikarang sebagai lokasi awal ekspansi. Langkah ini menargetkan pasar kawasan industri yang dinilai memiliki daya beli tinggi serta didukung gaya hidup modern, khususnya dari kalangan pekerja dan ekspatriat. X-GOLF menghadirkan konsep golf digital melalui teknologi simulasi […]

expand_less