Rabu, 22 Jul 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Rupiah Tumbang Lagi! Kurs Nyaris Sentuh Rp18.000

Rupiah Tumbang Lagi! Kurs Nyaris Sentuh Rp18.000

  • account_circle -
  • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Penguatan rupiah tidak mampu bertahan lama. Memasuki perdagangan awal pekan, Senin (6/7/2026) nilai tukar rupiah kehilangan tenaga di hadapan dolar Amerika Serikat (AS). Pelemahan ini membuat rupiah kembali mendekati level psikologis Rp18.000 per dolar AS.

Mengutip Antara, kurs rupiah dibuka melemah 29 poin atau tergerus 0,16 persen ke posisi RpRp17.992 per dolar AS. Pada penutupan perdagangan sebelumnya, mata uang Indonesia mampu menguat di level Rp 17.963 per dolar AS.

Dikutip dari CNBC International, rupiah melemah saat dolar AS stabil di dekat level terendah dalam dua minggu pada hari ini. Karena investor mengurangi taruhan pada kenaikan suku bunga Federal Reserve.

Sementara itu, analis Bank Woori Saudara Rully Nova memperkirakan kurs rupiah terhadap dolar AS akan bergerak menguat pada perdagangan Senin, seiring pernyataan dovish dari Gubernur Federal Reserve (The Fed) Kevin Warsh.

“Rupiah pada perdagangan hari ini memiliki ruang penguatan pada kisaran di Rp17.920-Rp17.970 dipengaruhi oleh faktor global melemahnya index dollar seiring dengan pernyataan Gubernur The Fed yang dovish menggiring ekspektasi pasar atas pembatalan kenaikan suku bunga tahun ini dan harga minyak yang terus turun,” ujarnya.

Mengutip Anadolu, pasar sebelumnya memperkirakan peluang kenaikan suku bunga pada Oktober mencapai 82 persen. Namun, setelah rilis data nonfarm payroll Amerika Serikat (AS) untuk Juni tercatat lebih rendah dari perkiraan pasar, probabilitas kenaikan suku bunga pada September turun dari 67 persen menjadi 63 persen, didukung optimisme terhadap perkembangan geopolitik.

Menurut Rully, Gubernur The Fed lebih berhati-hati (dovish) mengenai kondisi inflasi AS ke depan karena dampak dari kenaikan harga minyak di semester pertama dan pengaruhnya terhadap inflasi di semester kedua.

Kendati begitu, kondisi data tenaga kerja lebih mengkhawatirkan The Fed yang dampaknya akan lebih dalam terhadap perekonomian AS.

“Dari domestik, masih menjadi faktor pemberat bagi penguatan rupiah terkait data-data ekonomi antara lain ruang fiskal, defisit neraca perdagangan, dan cadangan devisa,” ungkap dia.(*)

 

 

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Sembako di Pasar Rakyat Kasang Jambi Stabil, Cabai Rawit Merah Turun

    Harga Sembako di Pasar Rakyat Kasang Jambi Stabil, Cabai Rawit Merah Turun

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNSI.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Kasang, Kota Jambi, terpantau stabil pada Rabu, 3 Desember 2025. Hampir seluruh komoditas tidak mengalami perubahan harga, berdasarkan data resmi dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi. Satu-satunya komoditas yang mengalami perubahan adalah cabai rawit merah, yang tercatat turun 29,17% menjadi Rp85.000 per kilogram. Untuk komoditas lain, […]

  • Emas Antam Terkapar! Harga Turun Tajam, Kini Tembus Rp2,67 Juta per Gram

    Emas Antam Terkapar! Harga Turun Tajam, Kini Tembus Rp2,67 Juta per Gram

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas produksi Antam kembali menyusut tajam pada perdagangan Jumat (19/6/2026). Logam mulia ini turun cukup dalam sebesar Rp30.000. Mengutip dari laman Logam Mulia, emas Antam hari ini berada di level Rp2.673.000 per gram. Nilai itu turun dari posisi sebelumnya Rp2.703.000 per gram. Penurunan ini menjadi sinyal tekanan yang masih membayangi pasar emas […]

  • Rumah Makin Terjangkau! Skema KPR 40 Tahun Tekan Cicilan ke Rp700 Ribuan

    Rumah Makin Terjangkau! Skema KPR 40 Tahun Tekan Cicilan ke Rp700 Ribuan

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sejumlah asosiasi pengembang perumahan memberikan dukungan penuh terhadap skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dengan tenor hingga 40 tahun. Kebijakan ini dinilai strategis untuk memperluas akses Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dalam memiliki hunian layak sekaligus menekan angka backlog perumahan nasional. Ketua Umum Realestat Indonesia (REI), Joko Suranto, menyatakan bahwa […]

  • Harga Cabai Merah dan Ayam Broiler di Pasar Talang Banjar dan Kasang Turun

    Harga Cabai Merah dan Ayam Broiler di Pasar Talang Banjar dan Kasang Turun

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pergerakan harga kebutuhan pokok di Kota Jambi terpantau relatif stabil. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, mayoritas harga sembako di Pasar Rakyat Talang Banjar dan Pasar Rakyat Kasang tidak mengalami perubahan signifikan per Jumat (21/2/2026). Di Pasar Talang Banjar, harga beras masih bertahan di kisaran Rp 15.200 hingga Rp 15.400 per […]

  • Indonesia setop impor solar mulai 1 Juli, Ini Alasannya

    Indonesia setop impor solar mulai 1 Juli, Ini Alasannya

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indonesia akan menghentikan impor solar mulai 1 Juli 2026. Keputusan itu menyusul penerapan biodiesel 50 persen atau B50 berbasis kelapa sawit yang siap menggantikan kebutuhan solar impor secara penuh. “Solar kita tidak impor lagi. Tahun 2026 pada 1 Juli kita stop, B50 masuk,” kata Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, dikutip dari Antara, Senin […]

  • Pemerintah Amankan 14.239 Hektare Tanah Bermasalah Sepanjang 2025

    Pemerintah Amankan 14.239 Hektare Tanah Bermasalah Sepanjang 2025

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mencatat pada tahun 2025 melalui Satgas pusat telah menetapkan 185 orang tersangka, dengan total bidang tanah seluas 14.239 hektare. Adapun potensi nilai kerugian negara yang berhasil diselamatkan mencapai Rp 23,265 triliun. Tindakan tegas, kerja sama komprehensif, serta kolaborasi lintas institusi menjadi kunci memastikan penegakan hukum […]

expand_less