Jumat, 3 Jul 2026
light_mode
Beranda » Olahraga » Baru Diperpanjang, DFB Pecat Nagelsmann

Baru Diperpanjang, DFB Pecat Nagelsmann

  • account_circle -
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Kejutan besar datang dari sepak bola Jerman. Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) dikabarkan telah mengakhiri kerja sama dengan Julian Nagelsmann. Pelatih berusia 39 tahun itu resmi dicopot dari kursi pelatih Der Panzer meski sebelumnya masih terikat kontrak jangka panjang.

Laporan Bild menyebutkan, keputusan pemecatan tersebut telah diambil DFB dalam beberapa waktu terakhir. Artinya, perjalanan Nagelsmann bersama Timnas Jerman berakhir lebih cepat dari yang diperkirakan.

DFB dikabarkan kecewa berat dengan kepemimpinan Nagelsmann di Piala Dunia 2026. Pasalnya performa Jerman bukannya naik, malah menurun seiring berjalannya turnamen.

Puncaknya, Jerman disingkirkan oleh Timnas Paraguay di babak 32 besar. Padahal Die Mannschaft jadi unggulan di laga itu. Melihat kegagalan itu, DFB memutuskan untuk memecat Naglesmann dari kursi pelatih Timnas Jerman.

Nagelsmann ditunjuk sebagai pelatih kepala Timnas Jerman pada 2023. Saat itu, ia dipercaya menggantikan Hansi Flick yang kehilangan jabatannya setelah rentetan hasil buruk, termasuk kegagalan membawa Jerman tampil meyakinkan usai Piala Dunia 2022.

Awalnya, mantan pelatih Bayern Munchen itu hanya dikontrak hingga berakhirnya Euro 2024. Namun, performa yang dianggap cukup menjanjikan membuat DFB memperpanjang masa baktinya hingga Euro 2028.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi mengenai alasan di balik keputusan tersebut. Namun kabar dari media Jerman menyebutkan bahwa federasi menginginkan perubahan demi meningkatkan daya saing Der Panzer pada agenda internasional berikutnya.

Dalam laporan yang sama, DFB mulai bersiap untuk mencari pelatih baru untuk Timnas Jerman.

Ini disebabkan di bulan September nanti sudah ada jeda internasional sebagai persiapan untuk Euro 2028. Itulah mengapa mereka ingin menetapkan pelatih kepala baru mereka dengan segera.

Menurut kabar yang beredar, saat ini mantan pelatih Liverpool dan Borussia Dortmund, Jurgen Klopp menjadi sosok terdepan untuk pekerjaan ini. Namun ia bukan satu-satunya pelatih yang dipertimbangkan DFB.

Menurut gosip yang beredar, Jurgen Klopp juga membuka diri untuk melatih Timnas Jerman.

Sang pelatih sudah lama berhasrat melatih negaranya dan ia tidak akan pikir dua kali untuk mengambil pekerjaan tersebut.(*)

 

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Jadwal Pencairan THR untuk ASN dan Karyawan Swasta Beserta Besarannya

    Ini Jadwal Pencairan THR untuk ASN dan Karyawan Swasta Beserta Besarannya

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pertanyaan soal THR 2026 cair kapan mulai ramai dicari masyarakat menjelang Idulfitri 1447 Hijriah. Kepastian jadwal pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) menjadi perhatian utama, baik bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun karyawan swasta. Pemerintah memastikan pembayaran THR 2026 tetap mengacu pada regulasi yang berlaku. THR merupakan hak pekerja yang dilindungi undang-undang dan wajib […]

  • Efek Samping Cuci Darah pada Pasien Gagal Ginjal Kronis, dari Hipotensi hingga Infeksi

    Efek Samping Cuci Darah pada Pasien Gagal Ginjal Kronis, dari Hipotensi hingga Infeksi

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Prosedur cuci darah atau Dialisis menjadi terapi utama bagi pasien Gagal Ginjal Kronis stadium akhir. Meski efektif menggantikan sebagian fungsi ginjal, tindakan ini tidak lepas dari berbagai efek samping yang perlu diwaspadai. Secara umum, pasien yang menjalani dialisis kerap mengalami kelelahan berkepanjangan. Kondisi ini muncul akibat perubahan keseimbangan cairan dan elektrolit dalam tubuh […]

  • Properti Masuk Top 5 Penyumbang Investasi Terbesar di Indonesia

    Properti Masuk Top 5 Penyumbang Investasi Terbesar di Indonesia

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sektor properti yang mencakup perumahan, kawasan industri, dan perkantoran masuk lima besar penyumbang investasi terbesar di Indonesia sepanjang Januari-September 2025. Sebagai informasi, total realisasi investasi di Indonesia pada periode tersebut sebesar Rp 1.434,3 triliun, atau setara 75,3 persen dari target 2025 sebesar Rp 1.905,6 triliun. Berdasarkan data tersebut, properti menempati peringkat lima subsektor […]

  • Superbank Milik Grab Emtek Resmi Umumkan IPO, Target Himpun Dana Rp 3,06 Triliun

    Superbank Milik Grab Emtek Resmi Umumkan IPO, Target Himpun Dana Rp 3,06 Triliun

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Super Bank Indonesia atau Superbank akhirnya resmi mengumumkan rencana untuk melantai di Bursa Efek Indonesia melalui skema initial public offering (IPO). Bank digital yang berada dalam ekosistem Emtek, Grab, dan SingTel itu berencana melepas 4,4 miliar saham atau sekitar 13% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Informasi tersebut tercantum dalam prospektus ringkas […]

  • Bapanas Ungkap Penjualan Beras SPHP Turun Gara-Gara Program Gerakan Pangan Murah TNI/Polri

    Bapanas Ungkap Penjualan Beras SPHP Turun Gara-Gara Program Gerakan Pangan Murah TNI/Polri

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengungkap bahwa minat masyarakat untuk membeli beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) mengalami penurunan. Penurunan ini disebabkan oleh program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar oleh TNI dan Polri dengan harga jual lebih rendah. Direktur Kewaspadaan Pangan dan Gizi Bapanas, Nita Yulianis, menjelaskan bahwa para mitra penyalur seperti […]

  • Harga LPG Nonsubsidi Resmi Naik, Ini Rincian Tarif 5,5 Kg dan 12 Kg per Wilayah

    Harga LPG Nonsubsidi Resmi Naik, Ini Rincian Tarif 5,5 Kg dan 12 Kg per Wilayah

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pertamina resmi menyesuaikan harga liquefied petroleum gas (LPG) nonsubsidi ukuran 5,5 kilogram dan 12 kilogram yang berlaku mulai 18 April 2026 di seluruh Indonesia. Penyesuaian harga ini dilakukan melalui subholding komersial dan perdagangan, yakni Pertamina Patra Niaga, setelah berkoordinasi dengan pemerintah serta pemangku kepentingan terkait. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, […]

expand_less