Kamis, 13 Agu 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Ekonomi Jepang Anjlok 0,4% di Q3 2025, Tertekan Tarif Dagang AS

Ekonomi Jepang Anjlok 0,4% di Q3 2025, Tertekan Tarif Dagang AS

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Ekonomi Jepang tercatat mengalami kontraksi 0,4% pada kuartal III 2025. Data terbaru yang dirilis Senin (17/11/2025) menunjukkan aktivitas ekonomi Negeri Sakura melemah dalam periode Juli–September, setelah sebelumnya tumbuh 0,6% pada kuartal II.

Meski kontraksi tersebut lebih baik dari proyeksi pasar sebesar minus 0,6%, ini menjadi penurunan pertama sejak awal 2024. Pelemahan terbesar datang dari investasi residensial yang turun tajam, sehingga menekan laju pertumbuhan secara keseluruhan.

Pemerintah Jepang menilai tarif tinggi Amerika Serikat (AS) menjadi salah satu pemicu utama. Pemerintahan Presiden Donald Trump sebelumnya menahan tarif untuk berbagai barang Jepang hingga 25%, sebelum akhirnya menurunkannya menjadi 15% pada pertengahan September. Namun, sektor otomotif Jepang masih dikenakan tarif tinggi mencapai 27,5%.

Dampaknya langsung terasa. Ekspor mobil Jepang ke AS anjlok 24% secara tahunan pada September, memberikan pukulan berat bagi industri otomotif yang menyumbang sekitar 8% lapangan kerja di Jepang.

Di sisi lain, pemerintahan Perdana Menteri Sanae Takaichi sedang mempersiapkan paket stimulus besar untuk menopang perekonomian dan menahan risiko perlambatan lebih dalam ke depan.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Alexander Zverev Lolos ke ATP Finals 2025, Bergabung dengan Djokovic, Alcaraz, dan Sinner

    Alexander Zverev Lolos ke ATP Finals 2025, Bergabung dengan Djokovic, Alcaraz, dan Sinner

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Juara dua kali ATP Finals, Alexander Zverev, memastikan tempatnya di turnamen penutup musim 2025 setelah melaju ke semifinal Wina akibat pengunduran diri lawannya, Tallon Griekspoor, pada Jumat (24/10) waktu setempat. Zverev kembali ke panggung besar! Setelah sempat diragukan performanya pasca cedera panjang, petenis Jerman ini membuktikan konsistensinya dan kembali menjadi salah satu empat […]

  • IHSG Dibuka Menguat 0,30 Persen ke 6.369, Saham Emas dan Tambang Jadi Penggerak

    IHSG Dibuka Menguat 0,30 Persen ke 6.369, Saham Emas dan Tambang Jadi Penggerak

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan Kamis (6/8/2026) di zona hijau. Penguatan indeks ditopang sejumlah saham emiten emas dan pertambangan yang mencatat kenaikan pada awal perdagangan. Mengacu data Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pukul 09.02 WIB, IHSG naik 0,30 persen ke level 6.369,99, dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di level 6.351. Penguatan terjadi […]

  • Harga Minyak Dunia Naik, Sanksi AS ke Rusia Picu Kekhawatiran Pasokan

    Harga Minyak Dunia Naik, Sanksi AS ke Rusia Picu Kekhawatiran Pasokan

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga minyak dunia menguat tipis pada perdagangan Jumat, 25 Oktober 2025, melanjutkan kenaikan sebelumnya dan tetap berada di jalur penguatan mingguan. Kenaikan harga dipicu oleh sanksi Amerika Serikat (AS) terhadap dua perusahaan minyak terbesar Rusia, yang menimbulkan kekhawatiran akan terganggunya pasokan global. Mengutip CNBC, harga minyak Brent berjangka turun tipis 7 sen atau […]

  • Kendalikan Risiko Utang Daerah, China Bentuk Departemen Baru

    Kendalikan Risiko Utang Daerah, China Bentuk Departemen Baru

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah China melalui Kementerian Keuangan (Ministry of Finance/ MOF) resmi membentuk departemen baru khusus pengelolaan utang daerah kepada pemerintah China. Ini menjadi langkah terbaru untuk mengendalikan risiko utang daerah di tengah perlambatan ekonomi nasional. Dalam pernyataannya pada Senin (3/11/2025) yang dilansir Reuters, Kementerian Keuangan China menyebutkan Departemen Manajemen Utang ini akan bertanggung jawab […]

  • Bea Keluar Batu Bara Berlaku 1 Januari 2026, Kemenkeu Targetkan Tambahan Penerimaan Rp20 Triliun

    Bea Keluar Batu Bara Berlaku 1 Januari 2026, Kemenkeu Targetkan Tambahan Penerimaan Rp20 Triliun

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan bea keluar (BK) ekspor batu bara akan mulai dipungut pada 1 Januari 2026. Saat ini, aturan pelaksana berupa Peraturan Menteri Keuangan (PMK) masih dalam tahap penyusunan dan ditargetkan rampung sebelum akhir 2025. Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kemenkeu Febrio Kacaribu mengatakan, penyusunan PMK tersebut telah sejalan […]

  • Rupiah Melemah Dekati Rp17.000, Ini Sektor Saham yang Diuntungkan dan Tertekan

    Rupiah Melemah Dekati Rp17.000, Ini Sektor Saham yang Diuntungkan dan Tertekan

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pelemahan nilai tukar rupiah yang bergerak mendekati level psikologis Rp17.000 per dolar AS memberikan dampak yang beragam terhadap pasar saham Indonesia. Di tengah tekanan mata uang, sejumlah sektor justru diuntungkan, sementara sektor lainnya menghadapi kenaikan biaya dan tekanan margin. Head of Research RHB Sekuritas Andrey Wijaya menilai prospek pasar saham Indonesia pada 2026 […]

expand_less