Sabtu, 17 Okt 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Harga Minyak Turun Tipis ke US$95, Pasar Cermati Eskalasi AS-Iran

Harga Minyak Turun Tipis ke US$95, Pasar Cermati Eskalasi AS-Iran

  • account_circle say say
  • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Harga minyak mentah bergerak melemah pada perdagangan Kamis, 3 September 2026. Investor masih mencermati perkembangan konflik Amerika Serikat dan Iran yang berpotensi mengganggu pasokan energi dari kawasan Timur Tengah. Harga minyak Brent berjangka turun 43 sen atau 0,45 persen menjadi US$95,20 per barel. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat turun 24 sen atau 0,26 persen menjadi US$90,77 per barel.

Pergerakan harga minyak berlangsung di tengah ketidakpastian setelah kembali terjadi serangan militer antara Amerika Serikat dan Iran. Konflik tersebut telah memasuki bulan ketujuh dan berisiko menekan distribusi minyak melalui jalur strategis di Timur Tengah.

Salah satu titik yang menjadi perhatian pasar adalah Selat Hormuz. Jalur tersebut merupakan salah satu rute penting bagi perdagangan minyak dunia. Gangguan lalu lintas kapal di kawasan tersebut dapat meningkatkan kekhawatiran terhadap pasokan dan mendorong volatilitas harga energi.

Data awal perusahaan pelacak pelayaran Kpler menunjukkan hanya empat kapal pengangkut komoditas yang melintasi Selat Hormuz pada Rabu. Jumlah tersebut jauh di bawah rata-rata 10 hari terakhir yang berada di sekitar 13 kapal.

Namun, tekanan terhadap harga minyak sedikit mereda setelah muncul indikasi bahwa eskalasi terbaru mulai berkurang.

Analis IG Tony Sycamore menilai arus minyak melalui Selat Hormuz berpotensi kembali meningkat apabila situasi kembali kondusif. Pergerakan tersebut, kata dia, tetap bergantung pada perkembangan konflik berikutnya.

Di sisi lain, Amerika Serikat menyatakan sekitar 17 juta barel minyak melintasi Selat Hormuz pada Senin. Washington menyebut angka tersebut sebagai volume minyak mentah terbesar yang melewati jalur itu sejak perang AS-Israel terhadap Iran dimulai.

Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengatakan operasi militer terbaru terhadap Iran tidak akan berlangsung terlalu lama. Perkembangan konflik selanjutnya kini menjadi perhatian investor karena dapat menentukan arah harga minyak dunia dalam beberapa hari ke depan.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ditutup Melemah, Segini Posisi Rupiah Hari Ini

    Ditutup Melemah, Segini Posisi Rupiah Hari Ini

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terus tertekan hingga penutupan perdagangan hari ini, Senin (22/12/2025). Rupiah ditutup di level Rp 16.777 per dolar Amerika Serikat (AS). Mata uang Indonesia ini melemah 0,16 persen atau 27 poin dibanding dari sebelumnya Rp16.750 per dolar AS. Pergerakan rupiah ini berbanding terbalik dengan mayoritas mata uang di Asia yang menguat. […]

  • Menkeu Purbaya Blacklist Alumni LPDP yang Langgar Komitmen, Tak Bisa Kerja di Instansi Pemerintah

    Menkeu Purbaya Blacklist Alumni LPDP yang Langgar Komitmen, Tak Bisa Kerja di Instansi Pemerintah

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah akan menjatuhkan sanksi blacklist terhadap penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang dinilai melanggar komitmen dan etika sebagai penerima dana publik. Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya merespons polemik alumni LPDP yang viral di media sosial. Ia menyayangkan kejadian itu dan memastikan aturan yang berlaku akan ditegakkan […]

  • Harga Sembako di Talang Banjar Mayoritas Stabil, Cabai Masih Jadi Pemicu Kenaikan

    Harga Sembako di Talang Banjar Mayoritas Stabil, Cabai Masih Jadi Pemicu Kenaikan

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi, terpantau stabil pada pembaruan data per 25 November 2025. Berdasarkan informasi dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, sebagian besar komoditas tidak mengalami perubahan harga, sementara beberapa jenis cabai justru mencatat kenaikan. Untuk komoditas beras, hampir seluruh jenis berada pada kondisi stabil. Beras […]

  • Usaha Bengkel Makin Mudah Sekarang, Bisa Punya Merek Sendiri

    Usaha Bengkel Makin Mudah Sekarang, Bisa Punya Merek Sendiri

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Membangun usaha toko sparepart sekarang semakin mudah. Selain mengumpulkan suplier lokal, membuat merek sendiri dengan barang dari luar negeri pun bisa jadi pilihan. PT eLangsung International Agency (eIA) menawarkan program Join Import Merek Sendiri untuk membantu pelaku usaha kecil menengah menciptakan brand suku cadang motor atau mobil. Lewat skema ini, pemesanan bisa dimulai […]

  • Perdagangan Ditutup, IHSG Turun 0,44% ke Level 8.671

    Perdagangan Ditutup, IHSG Turun 0,44% ke Level 8.671

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 38,72 poin atau 0,44% ke 8.671,97 pada akhir perdagangan sesi pertama hari ini, Selasa (9/12/2025). Sebanyak 244 saham naik, 407 saham turun dan 149 saham stagnan. Hanya tiga indeks sektoral yang selamat ke zona hijau. Sedangkan delapan indeks sektoral lainnya tergelincir ke zona merah, mengikuti pelemahan […]

  • Cetak Rekor Tertinggi, Harga Emas Dunia Berpeluang Tembus 4.700 Dolar

    Cetak Rekor Tertinggi, Harga Emas Dunia Berpeluang Tembus 4.700 Dolar

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas dunia kembali mencetak rekor tertinggi. Saat ini sudah di level 4.591 dolar AS per troy ounce dan berpeluang melanjutkan penguatan dalam sepekan ke depan. Analis mata uang dan komoditas Ibrahim Assuabi mengatakan kenaikan ini dipicu kombinasi faktor politik Amerika Serikat (AS), kebijakan bank sentral, hingga memanasnya tensi geopolitik global. Kenaikan ini […]

expand_less