Jumat, 23 Okt 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Korban Keracunan MBG di Sidoarjo Tembus 664 Orang, 77 Santri Masih Dirawat

Korban Keracunan MBG di Sidoarjo Tembus 664 Orang, 77 Santri Masih Dirawat

  • account_circle say say
  • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Jumlah korban dugaan keracunan setelah menyantap makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, mencapai 664 orang. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo Lakhsmita Herawati mengatakan sebagian besar korban telah diperbolehkan pulang setelah kondisi mereka membaik. Dari total tersebut, 581 orang sudah keluar dari fasilitas kesehatan.

“Total 664 pasien, MRS 77 pasien, KRS 581 pasien, observasi 6 pasien,” kata Lakhsmita saat dikonfirmasi pada Kamis, 3 September 2026.

Sebanyak 77 korban masih menjalani perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan. Enam pasien lainnya masih dalam tahap observasi. Menurut Lakhsmita, kondisi pasien yang masih dirawat secara umum stabil.

Meski jumlah korban telah melewati 600 orang, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo belum menetapkan kejadian tersebut sebagai Kejadian Luar Biasa atau KLB.

Dinas Kesehatan Sidoarjo memilih mengaktifkan Tim Krisis Kesehatan untuk memperkuat penanganan. Tim tersebut bekerja melalui dua mekanisme, yakni penanganan langsung di lokasi dan kesiapsiagaan fasilitas kesehatan.

Petugas puskesmas ditempatkan di lapangan untuk melakukan pemantauan serta penanganan awal. Rumah sakit juga diminta menyiapkan tenaga medis, obat-obatan, dan fasilitas pendukung untuk mengantisipasi kebutuhan perawatan korban.

Kasus ini bermula pada Selasa, 1 September 2026. Ratusan santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam dan pelajar dari 19 sekolah di kawasan Kalitengah, Kecamatan Tanggulangin, mengalami sejumlah gejala setelah mengonsumsi menu MBG.

Gejala yang dilaporkan antara lain mual, muntah, dan pusing. Makanan tersebut diproduksi oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalitengah Tanggulangin. Menu yang dikonsumsi terdiri atas nasi putih, orak-arik telur, tempe bumbu bali, tumis buncis baby corn, serta buah apel.

Kasus dugaan keracunan massal ini masih menjadi perhatian karena melibatkan ratusan penerima manfaat program MBG. Pemerintah daerah bersama tenaga kesehatan masih melakukan penanganan dan pemantauan terhadap para korban.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkebunan Jadi Penopang NTP Jambi, Karet hingga Sawit Mengerek Daya Tukar Petani

    Perkebunan Jadi Penopang NTP Jambi, Karet hingga Sawit Mengerek Daya Tukar Petani

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Ada satu sektor yang paling menonjol dalam perbaikan daya tukar petani Jambi pada Agustus 2026: tanaman perkebunan rakyat. Nilai Tukar Petani (NTP) subsektor perkebunan rakyat mencapai 217,68 pada Agustus, naik 1,89 persen dibandingkan Juli yang berada di angka 213,64. Kenaikan itu terjadi ketika harga yang diterima petani tumbuh jauh lebih cepat dibandingkan biaya […]

  • Gaji PPPK Jadi Beban APBD Jambi, Benarkah? Ini Data Terbarunya

    Gaji PPPK Jadi Beban APBD Jambi, Benarkah? Ini Data Terbarunya

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Beban pembiayaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menjadi salah satu persoalan fiskal yang dihadapi pemerintah daerah di Provinsi Jambi. Besarnya kebutuhan belanja pegawai membuat sejumlah daerah harus mengatur ulang ruang fiskalnya, terutama setelah jumlah PPPK meningkat. Di tingkat Provinsi Jambi, pemerintah daerah bahkan memperkirakan pengalihan pembiayaan gaji PPPK ke pemerintah pusat dapat […]

  • IHSG Dibuka Loyo ke 8.112 Pagi Ini

    IHSG Dibuka Loyo ke 8.112 Pagi Ini

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada sesi pertama perdagangan Jumat (17/10/2025). IHSG melemah 9,62 poin atau 0,14% ke 8.112,63. Sebanyak 252 saham naik, 144 saham turun dan 201 saham stagnan. Lima indeks sektoral menguat, Sedangkan enam indeks sektoral lainnya masuk zona merah. Indeks sektoral dengan kenaikan terbesar adalah sektor barang baku […]

  • Harga Cabai Rawit Merah di Pasar Talang Banjar Hari Ini Turun 20 Persen, Bawang Merah Naik

    Harga Cabai Rawit Merah di Pasar Talang Banjar Hari Ini Turun 20 Persen, Bawang Merah Naik

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pergerakan harga kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi, pada Rabu, 22 Juli 2026, menunjukkan fluktuasi pada sejumlah komoditas hortikultura. Meski mayoritas harga masih stabil, beberapa jenis cabai mengalami penurunan, sementara bawang merah dan cabai rawit hijau justru naik. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, cabai rawit merah mencatat […]

  • 3 WNI Ditangkap di Makkah, Tipu Haji Ilegal via Medsos hingga Pakai Kartu Palsu

    3 WNI Ditangkap di Makkah, Tipu Haji Ilegal via Medsos hingga Pakai Kartu Palsu

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • 0Komentar

    3 WNI Ditangkap di Makkah, Tipu Haji Ilegal via Medsos hingga Pakai Kartu Palsu Tiga warga negara Indonesia (WNI) ditangkap aparat keamanan Arab Saudi di Kota Makkah karena diduga menjalankan praktik penipuan layanan haji ilegal. Mereka menjaring korban melalui iklan palsu di media sosial. Informasi penangkapan diperoleh Kementerian Luar Negeri dari Konsulat Jenderal RI di […]

  • Pertamina EP Zona 4 Tambah Produksi Minyak hingga 432 BOPD

    Pertamina EP Zona 4 Tambah Produksi Minyak hingga 432 BOPD

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Upaya peningkatan produksi minyak terus dilakukan PT Pertamina EP melalui unit operasinya, Pertamina EP Zona 4. Salah satu strategi utama yang dijalankan adalah kegiatan workover pada 51 sumur eksisting sepanjang 2025. Langkah ini dilakukan untuk menahan laju penurunan produksi alami pada sumur-sumur tua sekaligus menjaga kontribusi terhadap ketahanan energi nasional. General Manager Pertamina […]

expand_less