Rupiah Tembus Rp18.033 per Dolar AS Hari Ini, Indeks Dolar Justru Melemah!
- account_circle Darmanto Zebua
- calendar_month 2 jam yang lalu
- print Cetak

Petugas memperlihatkan uang pecahan dolar AS dan rupiah di gerai penukaran mata uang asing.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali tidak berdaya terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Pada perdagangan Kamis (22/10/2026), rupiah bergerak semakin lemah hingga menembus level psikologis Rp18.000 per dolar AS, di tengah pelemahan indeks dolar di pasar global.
Mengutip Antara, rupiah melemah 11 poin atau 0,06 persen menjadi Rp18.033 per dolar AS. Posisi tersebut lebih rendah dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp18.022 per dolar AS.
Menariknya, tekanan terhadap rupiah terjadi ketika indeks dolar AS justru bergerak melemah. Pada perdagangan hari ini, indeks dolar AS turun 0,14 persen ke level 101,65.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa tekanan terhadap rupiah tidak selalu bergerak searah dengan penguatan dolar AS secara global. Pergerakan nilai tukar juga dapat dipengaruhi sentimen terhadap pasar domestik, arus modal, serta permintaan dan penawaran valuta asing.
Di tengah pelemahan rupiah, pergerakan mata uang kawasan Asia terpantau bervariasi.
Dolar Taiwan mencatat pelemahan terdalam di kawasan dengan penurunan 0,27 persen. Berikutnya, peso Filipina terkoreksi 0,05 persen.
Ringgit Malaysia dan dolar Singapura juga melemah masing-masing 0,03 persen.
Sebaliknya, yuan China menguat tipis 0,006 persen terhadap dolar AS. Won Korea Selatan mencatat penguatan terbesar di Asia dengan kenaikan 0,11 persen.
Baht Thailand turut menguat 0,04 persen, disusul yen Jepang yang naik 0,02 persen. Sementara itu, dolar Hong Kong menguat tipis 0,01 persen.
Perbedaan arah pergerakan mata uang tersebut memperlihatkan bahwa kondisi pasar valuta asing di Asia tidak sepenuhnya seragam.(*)
- Penulis: Darmanto Zebua
- Editor: Darmanto Zebua
