Rabu, 22 Jul 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Harga Minyak dan Batu Bara Menguat di Tengah Pelemahan CPO dan Timah

Harga Minyak dan Batu Bara Menguat di Tengah Pelemahan CPO dan Timah

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Harga berbagai komoditas dunia ditutup bervariasi pada perdagangan Rabu (29/10/2025) waktu setempat. Penguatan tercatat pada komoditas energi seperti minyak mentah dan batu bara, sementara Crude Palm Oil (CPO) dan timah justru melemah di tengah tekanan pasar global. Pergerakan ini menunjukkan dinamika pasar komoditas yang masih dipengaruhi oleh ketidakpastian ekonomi global, arah kebijakan suku bunga Amerika Serikat (AS), serta perubahan pola permintaan energi dan logam industri di Asia.

Harga minyak mentah dunia naik tipis setelah data menunjukkan penurunan signifikan pada persediaan minyak dan bahan bakar AS pekan lalu. Kondisi ini menandakan adanya peningkatan permintaan di pasar energi terbesar dunia tersebut.

Mengutip laporan Reuters, harga minyak mentah Brent untuk kontrak Desember naik 0,8% menjadi USD 64,92 per barel, sedangkan West Texas Intermediate (WTI) menguat 0,6% ke posisi USD 60,48 per barel.

Kenaikan ini juga didukung oleh sinyal positif dari Presiden AS Donald Trump yang menyatakan optimisme terhadap pembicaraan perdagangan mendatang dengan Presiden China, yang diharapkan dapat meredakan tensi geopolitik dan memperbaiki prospek permintaan minyak global.

Analis energi dari London Energy Watch, Daniel Burke, menyebutkan bahwa kombinasi penurunan stok dan potensi pemulihan hubungan dagang antara AS dan China memberikan dorongan psikologis pada pasar minyak.

“Data stok yang rendah menandakan konsumsi meningkat, sementara sentimen positif dari AS dan China membantu mengangkat harga,” jelas Burke.

Harga batu bara juga mencatat penguatan seiring meningkatnya permintaan dari negara-negara Asia menjelang musim dingin. Berdasarkan data bursa ICE Newcastle (Australia), harga batu bara kontrak pengiriman November 2025 naik 0,60% menjadi USD 109,9 per ton.

Permintaan dari India dan Tiongkok yang kembali meningkat untuk keperluan listrik turut menopang harga, meskipun tren jangka panjang menunjukkan pergeseran menuju energi terbarukan.

“Kenaikan harga batu bara kali ini bersifat musiman, terutama karena kebutuhan energi untuk pemanas rumah tangga di Asia Timur,” ujar analis komoditas PT Trimegah Futures, Reza Priyanto.

Berbeda dengan minyak dan batu bara, harga minyak kelapa sawit mentah (CPO) justru melemah. Berdasarkan data TradingEconomics, harga CPO turun 1,46% menjadi MYR 4.252 per ton pada perdagangan Rabu (29/10/2025).

Pelemahan ini dipicu oleh menurunnya permintaan ekspor dari India dan China, dua negara importir terbesar minyak sawit dunia, serta penguatan nilai ringgit terhadap dolar AS yang membuat harga CPO menjadi kurang kompetitif di pasar global.

Selain itu, produksi CPO dari Malaysia dan Indonesia dua produsen terbesar dunia  menunjukkan tren peningkatan, sehingga menambah tekanan pada harga.

“Fundamental pasokan saat ini cukup tinggi. Meski permintaan domestik Indonesia meningkat karena kebijakan biodiesel, ekspor global masih belum stabil,” kata analis pertanian Farah Wibisono.

Harga nikel di bursa London Metal Exchange (LME) naik 0,46% menjadi USD 15.366 per ton. Kenaikan ini didorong oleh ekspektasi peningkatan permintaan bahan baku baterai kendaraan listrik di Tiongkok dan Eropa.

Namun, timah justru mengalami penurunan harga sebesar 0,49% ke level USD 36.184 per ton di LME. Pelemahan ini terjadi seiring meningkatnya pasokan global dan perlambatan permintaan sektor elektronik, yang menjadi konsumen utama logam tersebut.

Secara keseluruhan, para analis memperkirakan pasar komoditas global akan tetap bergerak fluktuatif hingga akhir tahun. Sentimen utama masih datang dari arah kebijakan The Fed, tensi geopolitik Timur Tengah, serta kebijakan ekspor-impor Tiongkok yang memengaruhi rantai pasok global.

“Investor masih berhati-hati menghadapi ketidakpastian ekonomi global. Komoditas energi cenderung diuntungkan, sedangkan komoditas pertanian dan logam masih menghadapi tekanan,” ujar ekonom senior Muhammad Hanif dari CORE Indonesia.

Dengan dinamika ini, harga minyak dan batu bara diperkirakan masih berpotensi menguat dalam jangka pendek, sementara CPO dan timah perlu dukungan permintaan baru agar kembali pulih.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aduh! Harga Emas Antam Merosot Rp16.0000 Hari Ini

    Aduh! Harga Emas Antam Merosot Rp16.0000 Hari Ini

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) hari ini merosot. Nilai harga jatuhnya lumayan besar yakni Rp 16.000 hingga menjadi Rp 2.348.000 per gram. Sementara, harga emas Antam termahal kini mencapai Rp2,28 miliar. Sedangkan harga beli kembali atau buyback emas Antam juga terpangkas sebesar Rp 16.000 ke level Rp 2.209.000 per gram. […]

  • Harga Perak Antam Terkoreksi Rp2.900 Hari Ini: Anjlok!

    Harga Perak Antam Terkoreksi Rp2.900 Hari Ini: Anjlok!

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak produksi Antam mengalami penurunan hari ini, Selasa (3/3/2026). Data terbaru menunjukkan bahwa harga perak Antam terkoreksi cukup dalam setelah perdagangan sebelumnya. Mengutip dari laman Logam Mulia, harga perak Antam turun sebesar Rp2.900 per gram. Pergerakan ini menempatkan harga perak pada level Rp 56.200 per gram, dari harga perdagangan sebelumnya berada di […]

  • Cek! Harga Perak Antam Naik Signifikan

    Cek! Harga Perak Antam Naik Signifikan

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak Antam terpantau kembali melonjak pada perdagangan hari ini. Dipantau dari laman Logam Mulia, Selasa (24/2/2026), harga perak Antam naik tinggi sebesar Rp 700 menjadi Rp 54.950 per gram. Kenaikan ini juga sejalan dengan penguatan harga perak dunia yang melonjak tajam, menembus level US$ 88 per ons pada periode yang sama. Juga […]

  • Kabar Gembira! Lowongan PPPK Sekolah Rakyat Dibuka, Peluang Emas Pencari Kerja di Jambi

    Kabar Gembira! Lowongan PPPK Sekolah Rakyat Dibuka, Peluang Emas Pencari Kerja di Jambi

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Angin segar berembus bagi warga Jambi, khususnya para pencari kerja di sektor pendidikan. Kementerian Sosial (Kemensos) resmi membuka seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk formasi Guru dan Tenaga Kependidikan (Tendik) dalam Program Sekolah Rakyat Tahun 2026. Program ini menjadi salah satu rekrutmen PPPK terbesar tahun ini dengan total 8.180 formasi yang […]

  • Puncak Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Dua Gelombang, Mobil Pribadi Masih Dominan

    Puncak Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Dua Gelombang, Mobil Pribadi Masih Dominan

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah memprediksi puncak arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 akan terjadi dalam dua gelombang. Lonjakan mobilitas masyarakat diperkirakan cukup tinggi dengan jumlah perjalanan mencapai 143,9 juta. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono mengatakan, angka tersebut berdasarkan survei yang dilakukan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. “Diperkirakan ada sekitar 143,9 juta […]

  • Pertamina Hulu Energi Gelar Upstream Force 2025 di Universitas Pertamina

    Pertamina Hulu Energi Gelar Upstream Force 2025 di Universitas Pertamina

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pertamina Hulu Energi (PHE) bersama Emtek Digital menggelar acara bertajuk “Upstream Force: We Are The Energy” di Universitas Pertamina, Kamis (6/11/2025). Kegiatan ini menjadi wadah inspiratif bagi generasi muda untuk mengenal lebih dekat dunia energi, khususnya sektor hulu minyak dan gas (migas), serta mendorong semangat mewujudkan kemandirian energi nasional. Acara yang berlangsung di […]

expand_less