Senin, 7 Sep 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Kabut Asap Mulai Tekan Ekonomi Jambi, Omzet UMKM dan Pengunjung Pasar Terancam Turun

Kabut Asap Mulai Tekan Ekonomi Jambi, Omzet UMKM dan Pengunjung Pasar Terancam Turun

  • account_circle say say
  • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak hanya menjadi persoalan kesehatan dan lingkungan di Provinsi Jambi. Jika berlangsung lebih lama, kondisi tersebut berpotensi menekan aktivitas ekonomi masyarakat, terutama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pedagang pasar, hingga usaha kuliner.

Kekhawatiran itu muncul seiring masih tingginya aktivitas karhutla di sejumlah wilayah Jambi. Data Polda Jambi mencatat hingga 24 Agustus 2026 terdapat 253 hotspot dalam pemantauan harian. Secara kumulatif sejak awal tahun, tercatat 4.064 hotspot dengan estimasi luas area terbakar sekitar 916,26 hektare.

Di sisi lain, kualitas udara Kota Jambi memang mulai membaik. ISPU terbaru yang terverifikasi berada di angka 96 atau kategori sedang pada 27 Agustus pukul 16.00 WIB. Namun, sehari sebelumnya angka tersebut masih 120 atau kategori tidak sehat. Pemkot Jambi bahkan sempat meliburkan kegiatan belajar tatap muka pada 26–28 Agustus akibat memburuknya kualitas udara.

Bagi UMKM, kondisi udara buruk dapat memengaruhi pola belanja masyarakat. Ketika warga mengurangi aktivitas di luar rumah, potensi kunjungan ke pasar, warung makan, kedai kopi, pusat kuliner, serta pedagang kaki lima ikut terpengaruh.

Dampaknya bukan hanya pada jumlah pengunjung, tetapi juga berpotensi menekan omzet harian pedagang. Konsumen yang biasanya berbelanja langsung dapat memilih mengurangi perjalanan atau membeli kebutuhan dalam jumlah lebih sedikit.

Gambaran mengenai tekanan terhadap aktivitas perdagangan sebelumnya terlihat di Pasar Kramat Tinggi, Batanghari. Pedagang mengeluhkan penurunan jumlah pembeli dan omzet. Kondisi pasar disebut lebih sepi dibandingkan sebelumnya, termasuk pada hari yang biasanya ramai.

Karhutla juga berpotensi mengganggu rantai ekonomi yang lebih luas. Ketika aktivitas masyarakat berkurang, sektor transportasi, kuliner, perdagangan harian, hingga jasa dapat ikut terdampak.

Pemerintah Provinsi Jambi sendiri telah mengingatkan bahwa karhutla tidak hanya berdampak terhadap lingkungan dan kesehatan, tetapi juga stabilitas ekonomi daerah. Hingga 23 Agustus, luas karhutla Jambi tercatat 658,29 hektare.

Karena itu, pelaku UMKM perlu mengantisipasi kondisi tersebut dengan memperkuat penjualan daring, layanan pesan antar, serta promosi melalui media sosial. Langkah tersebut dapat menjadi alternatif ketika jumlah pengunjung langsung mengalami penurunan akibat kabut asap.

Sumber: Polda Jambi, Pemkot Jambi, Pemprov Jambi, ANTARA, dan data pemantauan kualitas udara.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Saat Berkendara Jarak Jauh Pengemudi Harus Tahu Ini? Waspada!

    Saat Berkendara Jarak Jauh Pengemudi Harus Tahu Ini? Waspada!

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM– Microsleep bisa menyerang siapa saja saat mengemudi, khususnya saat perjalanan jauh di musim Liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Apa itu Microsleep? Berbahayakah. Dilansir kompas.com, Microsleep merupakan fenomena kelelahan yang terjadi pada manusia karena aktivitas monoton seperti mengemudi dalam waktu lama. Ketika pengemudi kena microsleep dalam tiga detik, sementara mobil melaju dengan kecepatan […]

  • Dukungan Asosiasi Emiten Terhadap Reformasi Integritas Pasar Modal 

    Dukungan Asosiasi Emiten Terhadap Reformasi Integritas Pasar Modal 

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan pertemuan dengan Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) untuk menjelaskan berbagai langkah tindak lanjut dalam pelaksanaan reformasi penguatan integritas pasar modal Indonesia. Hadir dalam pertemuan yang digelar di Gedung Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Rabu, Pejabat Sementara Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi, […]

  • Naik Rp2000, Harga Emas Antam Yang Terbaru Segini

    Naik Rp2000, Harga Emas Antam Yang Terbaru Segini

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) naik lagi pada Jumat (14/11/2025) ini. Meski naiknya hanya sebesar Rp 2.000, kini harga Emas Antam sudah mencapai Rp 2.398.000 per gram. Sementara harga beli kembali (buyback) emas Antam berada di level Rp 2.263.000 per gram. Harga tersebut naik Rp 2.000. Transaksi harga jual dikenakan […]

  • Iran Serang Kapal Tanker di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Terancam Meledak dan Ekonomi Global Bergejolak

    Iran Serang Kapal Tanker di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Terancam Meledak dan Ekonomi Global Bergejolak

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Situasi Timur Tengah kian memanas setelah Iran mulai menyerang kapal-kapal tanker minyak yang melintas di Selat Hormuz. Serangan ini memicu kekhawatiran serius terhadap lonjakan harga minyak dunia dan potensi guncangan ekonomi global. Militer Iran pada Minggu (1/3/2026) mengonfirmasi telah menyerang kapal tanker yang disebut melanggar larangan melintas di Selat Hormuz. Kapal tanker berbendera […]

  • Kenaikan Upah Minimum 2026 Dinilai Tak Adil, Buruh Ancam Gelombang Aksi

    Kenaikan Upah Minimum 2026 Dinilai Tak Adil, Buruh Ancam Gelombang Aksi

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah resmi menetapkan rumus kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026 melalui Peraturan Pemerintah (PP) tentang Pengupahan yang telah diteken Presiden Prabowo Subianto. Namun, kebijakan tersebut menuai kekecewaan dari kalangan buruh karena dinilai belum menjamin kebutuhan hidup layak (KHL). Kelompok buruh menilai formula kenaikan upah minimum 2026 yang menggunakan perhitungan inflasi ditambah pertumbuhan ekonomi […]

  • Harga Cabai di Pasar Angso Duo Kota Jambi Turun 16,67 persen

    Harga Cabai di Pasar Angso Duo Kota Jambi Turun 16,67 persen

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pergerakan harga kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo terpantau relatif stabil pada Kamis (23/4/2026). Namun, penurunan signifikan terjadi pada komoditas cabai rawit yang menjadi sorotan utama hari ini. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, sebagian besar harga sembako tidak mengalami perubahan. Komoditas strategis seperti beras, gula, minyak goreng, hingga daging masih […]

expand_less