Kamis, 13 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Rupiah Makin Dekati Level Psikologis! Dibuka Melemah 56 Poin

Rupiah Makin Dekati Level Psikologis! Dibuka Melemah 56 Poin

  • account_circle -
  • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali anjlok pada perdagangan Senin (20/7/2026). Rupiah dibuka melemah 56 poin atau 0,31 persen ke level Rp17.977 per dolar Amerika Serikat (AS).

Pelemahan tersebut membuat rupiah semakin mendekati level psikologis Rp18.000 per dolar AS. Pada perdagangan sebelumnya, rupiah masih berada di posisi Rp17.921 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar AS terpantau stabil di posisi 100,765.

Merujuk data Refinitiv, dari 10 mata uang Asia, sebanyak enam mata uang menguat terhadap dolar AS. Sementara empat lainnya melemah. Rupiah menjadi mata uang dengan tekanan paling dalam di Asia pada pagi ini.

Selain rupiah, peso Filipina juga masuk zona merah setelah melemah 0,24 persen ke posisi PHP 61,694 per dolar AS. Baht Thailand terkoreksi 0,12 persen ke THB 33,62 per dolar AS. Sementara dolar Taiwan turun tipis 0,03 persen ke TWD 32,382 per dolar AS.

Di sisi lain, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan penguatan paling tajam di Asia. Won menguat 0,38 persen ke posisi KRW 1.481,9 per dolar AS.

Penguatan juga terlihat pada dong Vietnam dan ringgit Malaysia yang sama-sama naik 0,12 persen. Ringgit berada di posisi MYR 4,085 per dolar AS.

Yuan China menguat 0,06 persen ke posisi CNY 6,771 per dolar AS. Sementara yen Jepang dan dolar Singapura sama-sama naik 0,04 persen, masing-masing ke posisi JPY 162,33 per dolar AS dan SGD 1,2907 per dolar AS.

Dolar AS bergerak sedikit menguat terhadap mayoritas mata uang global pada awal perdagangan Asia. Hal ini terjadi setelah konflik di Timur Tengah kembali meningkat, harga minyak naik, dan kepercayaan investor masih rapuh setelah pasar mengalami tekanan pada pekan lalu.

Analis Westpac menilai pasar valuta asing masih relatif tenang, tetapi dolar AS tetap stabil di tengah memburuknya sentimen risiko.

“Pasar FX relatif tenang, dengan dolar AS secara luas stabil, sementara dolar Australia melemah terhadap greenback dan sebagian besar mata uang utama,” tulis analis Westpac dalam risetnya, dikutip dari Reuters.

Westpac juga menyoroti tekanan dari saham teknologi, terutama terkait valuasi semikonduktor, yang ikut membebani minat investor terhadap aset berisiko.

“Sentimen pasar terus memburuk karena kekhawatiran terhadap valuasi semikonduktor menekan minat risiko, sementara ketegangan di Timur Tengah meningkat setelah Iran menangguhkan komitmennya dalam kesepakatan damai sementara,” tulis Westpac.(*)

 

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pertamina EP Zona 4 Tambah Produksi Minyak hingga 432 BOPD

    Pertamina EP Zona 4 Tambah Produksi Minyak hingga 432 BOPD

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Upaya peningkatan produksi minyak terus dilakukan PT Pertamina EP melalui unit operasinya, Pertamina EP Zona 4. Salah satu strategi utama yang dijalankan adalah kegiatan workover pada 51 sumur eksisting sepanjang 2025. Langkah ini dilakukan untuk menahan laju penurunan produksi alami pada sumur-sumur tua sekaligus menjaga kontribusi terhadap ketahanan energi nasional. General Manager Pertamina […]

  • Menguat Tipis, Harga Perak Antam Kini Rp32.275 per Gram

    Menguat Tipis, Harga Perak Antam Kini Rp32.275 per Gram

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menguat hari ini. Dipantau dari laman Logam Mulia, harga perak menguat Rp 100 menjadi Rp 32.275 per gram. Sebelumnya, harga perak Antam diposisi Rp 32.175 per gram. Adanya penguatan tersebut membuat harga dasar perak Antam murni dengan berat 250 gram dipatok sebesar Rp 8.328.250, […]

  • Musim Mudik 2026, Jalur Pantura di Indramayu Dipenuhi Penyapu Uang

    Musim Mudik 2026, Jalur Pantura di Indramayu Dipenuhi Penyapu Uang

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Fenomena warga yang menjadi penyapu uang kembali muncul saat musim mudik Lebaran 2026 di Jalur Pantura, tepatnya di kawasan Jembatan Sewo yang berada di perbatasan Indramayu dan Subang, Jawa Barat. Seiring meningkatnya volume kendaraan pemudik yang melintas, ratusan warga terlihat memadati pinggir hingga badan jalan sambil membawa sapu lidi untuk mengais uang dari […]

  • 5 Sate Favorit Pejabat Indonesia, dari Jokowi Sampai SBY Doyan Sate Empuk nan Gurih

    5 Sate Favorit Pejabat Indonesia, dari Jokowi Sampai SBY Doyan Sate Empuk nan Gurih

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Siapa sangka, di balik kesibukan para pejabat tinggi negara, mereka juga punya menu kuliner sederhana yang selalu menggoda: sate. Olahan daging bakar yang disiram bumbu kacang atau kecap ini ternyata jadi favorit banyak tokoh penting Tanah Air. Dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) hingga Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), masing-masing punya tempat langganan sate andalan. […]

  • Karhutla Jambi Tembus 222 Hektare, Pesawat Cessna Disiagakan Hadapi Kemarau

    Karhutla Jambi Tembus 222 Hektare, Pesawat Cessna Disiagakan Hadapi Kemarau

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Jambi semakin serius. Hingga 28 Juli 2026, luas lahan yang terbakar tercatat mencapai sekitar 222 hektare. Mengantisipasi kebakaran meluas di tengah musim kemarau, Satuan Tugas (Satgas) Karhutla Jambi kini menyiagakan satu unit pesawat Cessna PK-ALA untuk mendukung patroli udara sekaligus operasi modifikasi cuaca. Kepala Pelaksana […]

  • Dari Jambi untuk Indonesia: Cikmas Hadi Salasa Siap Berkontribusi di Dewas BPJS Ketenagakerjaan

    Dari Jambi untuk Indonesia: Cikmas Hadi Salasa Siap Berkontribusi di Dewas BPJS Ketenagakerjaan

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dalam perjalanan di Bandara Sultan Thaha Jambi, tim awak media tanpa sengaja bertemu dengan Cikmas Hadi Salasa, salah satu peserta seleksi Calon Anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan. Kesempatan itu dimanfaatkan untuk melakukan wawancara singkat mengenai motivasi serta rencana kerja yang akan dibawanya apabila dipercaya menjadi bagian dari Dewas BPJS Ketenagakerjaan. Cikmas, yang dikenal […]

expand_less