Prabowo Singgung “Beking Seragam Ijo-Coklat” di DPR, Warning Keras Oknum Aparat dan Pejabat
- account_circle say say
- calendar_month 7 jam yang lalu
- print Cetak

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam rapat paripurna DPR RI dan menyinggung dugaan keterlibatan oknum aparat dalam praktik penyimpangan.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto melontarkan peringatan keras terhadap praktik korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan dalam pidatonya di Rapat Paripurna DPR RI, Rabu, 20 Mei 2026.
Dalam forum resmi penyampaian Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN 2027 itu, Prabowo secara terbuka menyinggung adanya praktik “beking” oleh oknum aparat berseragam.
“Biasanya mereka itu ada bekingnya. Bekingnya biasanya seragamnya kalau tidak hijau ya coklat,” kata Prabowo, merujuk pada oknum di lingkungan militer dan kepolisian.
Pernyataan itu menjadi sinyal keras pemerintah terhadap dugaan keterlibatan aparat dalam melindungi praktik korupsi atau penyimpangan, terutama dalam proses perizinan usaha yang dinilai masih lamban dan sarat kepentingan.
Prabowo menegaskan, pemerintah tidak akan mentoleransi pejabat yang bermain-main dengan kewenangan. Ia bahkan membuka kemungkinan pemberhentian aparatur sipil negara (ASN) yang terbukti melakukan pelanggaran.
Menurutnya, kemajuan teknologi kini membuat praktik penyembunyian aset atau kekayaan ilegal semakin sulit dilakukan. Ia mengklaim negara memiliki kemampuan untuk melacak aset tersembunyi, bahkan hingga ke bawah tanah.
“Kalau sekarang pejabat masih coba korupsi, cepat ketahuan. Ada teknologi, ada radar,” ujarnya.
Dalam pidatonya, Prabowo juga meminta masyarakat untuk ikut mengawasi perilaku aparat. Ia secara terbuka mendorong publik untuk merekam dan melaporkan jika menemukan tindakan aparat yang menyimpang.
“Kalau ada kelakuan aparat tidak beres, video saja, laporkan,” kata dia.
Meski menyinggung oknum, Prabowo menegaskan bahwa institusi TNI dan Polri tetap harus dijaga kehormatannya sebagai alat negara yang bekerja untuk rakyat.
- Penulis: say say

