Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Gejolak Politik di AS hingga Jepang Guncang Ekonomi Global

Gejolak Politik di AS hingga Jepang Guncang Ekonomi Global

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Gejolak politik yang terjadi di Jepang, Prancis, dan Amerika Serikat mengguncang ekonomi global pada awal pekan ini. Melansir Reuters, Selasa (6/10/2025), bursa saham Jepang menguat setelah Sanae Takaichi terpilih sebagai ketua Partai Demokrat Liberal (LDP), yang berpeluang besar menjadi perdana menteri perempuan pertama Jepang. Indeks Nikkei 225 naik 0,62% ke level 48.250 pada awal perdagangan hari ini, sementara yen Jepang melemah 0,3% ke posisi 150,4 per dolar AS.

Takaichi, 64 tahun, mengalahkan Shinjiro Koizumi, putra mantan Perdana Menteri Junichiro Koizumi, dalam pemungutan suara putaran kedua pada Sabtu (4/10/2025). Ia menggantikan Perdana Menteri Shigeru Ishiba, dengan pemungutan suara parlemen untuk menetapkan jabatan perdana menteri baru dijadwalkan pada 15 Oktober 2025.

Meski demikian, koalisi yang dipimpin LDP kehilangan mayoritas di kedua kamar parlemen Jepang, sehingga membutuhkan dukungan oposisi untuk membentuk pemerintahan efektif.

Sementara di Amerika Serikat, shutdown pemerintahan federal masih berlanjut hingga pekan ini. Namun, Presiden Donald Trump memberi sinyal adanya negosiasi baru dengan Partai Demokrat terkait subsidi Affordable Care Act (ACA).

“Kami berbicara dengan Demokrat, dan ada kemungkinan hal-hal baik akan terjadi terkait layanan kesehatan,” ujar Trump di Gedung Putih, dikutip dari Bloomberg, Selasa (7/10/2025) waktu setempat.

Trump menyebut, meski tekanan politik belum cukup kuat untuk mengakhiri kebuntuan, kemungkinan terobosan masih terbuka. Ia juga memperingatkan bahwa shutdown yang berlarut-larut bisa memicu PHK massal terhadap pekerja federal. Partai Demokrat menegaskan mereka hanya akan menyetujui rancangan anggaran jika mencakup perpanjangan subsidi ACA dan penghapusan pemangkasan program Medicaid yang diberlakukan pada era Trump sebelumnya.

Kondisi politik global yang tidak stabil justru tidak menekan pasar saham AS. Berdasarkan data Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average turun tipis 0,14% ke level 46.694,97, sementara S&P 500 naik 0,36% menjadi 6.740,28 dan Nasdaq Composite menguat 0,71% ke 22.941,67 pada penutupan perdagangan Senin (6/10/2025). Sementara itu, harga emas dunia bergerak menguat, menembus level psikologis US$4.000 per troy ounce, seiring meningkatnya permintaan aset safe haven di tengah ketidakpastian politik di tiga negara besar tersebut.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Sembako di Pasar Talang Banjar Didominasi Stabil, Cabai Merah Turun Tajam

    Harga Sembako di Pasar Talang Banjar Didominasi Stabil, Cabai Merah Turun Tajam

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi, terpantau relatif stabil pada Kamis (5/2/2026). Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, sebagian besar komoditas strategis tidak mengalami perubahan harga. Harga beras berada dalam kondisi stabil. Beras Naruto dan Beras Belido masing-masing dijual Rp15.400 per kilogram, sementara Beras King berada di […]

  • Bos Pajak Beberkan Trik Pengusaha Akali Pajak Lewat Status UMKM

    Bos Pajak Beberkan Trik Pengusaha Akali Pajak Lewat Status UMKM

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Bimo Wijayanto, mengungkap adanya modus sejumlah pengusaha yang menyamar sebagai pelaku UMKM untuk menghindari kewajiban pajak dalam jumlah besar. Modus ini dilakukan dengan memanfaatkan aturan pajak UMKM yang memberikan fasilitas PPh final 0,5 persen bagi wajib pajak dengan omzet maksimal Rp4,8 miliar per tahun. Bimo menjelaskan bahwa beberapa […]

  • Rosan Resmikan PT DSI Jadi BUMN Pekan Depan, Kantor di Danantara

    Rosan Resmikan PT DSI Jadi BUMN Pekan Depan, Kantor di Danantara

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah mempercepat pembentukan badan usaha baru di sektor strategis dengan memastikan PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) resmi menjadi BUMN pekan depan, langkah yang menegaskan arah konsolidasi investasi dan hilirisasi nasional. Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani menegaskan perubahan status PT DSI dari perusahaan swasta menjadi badan usaha milik negara segera rampung. “Pekan […]

  • Rp 161 Miliar Dana Korban Scam Dikembalikan

    Rp 161 Miliar Dana Korban Scam Dikembalikan

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) berhasil mengembalikan Rp161 miliar yang merupakan dana dari 1.070 masyarakat korban scam/penipuan digital yang berhasil diblokir IASC dari 14 bank yang digunakan pelaku kejahatan penipuan. Data merupakan catatan sejak IASC mulai beroperasi, 22 November 2024 hingga 12 Januari 2026. Penyerahan pengembalian dana korban scam secara simbolis digelar Otoritas Jasa […]

  • BI Targetkan QRIS 150 Miliar Transaksi per Hari pada 2030

    BI Targetkan QRIS 150 Miliar Transaksi per Hari pada 2030

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia (BI) membidik lonjakan transaksi harian menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) hingga 150 miliar transaksi per hari pada 2030. Gubernur BI, Perry Warjiyo, mengatakan target tersebut tertuang dalam Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia 2030. Saat ini, volume transaksi digital tercatat sekitar 47 miliar per hari. “Digital transaksi akan mencapai 150 billion […]

  • KPK Soroti Risiko Korupsi Program MBG Rp268 Triliun, Mengapa Belum Ada Penindakan?

    KPK Soroti Risiko Korupsi Program MBG Rp268 Triliun, Mengapa Belum Ada Penindakan?

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti potensi penyimpangan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola Badan Gizi Nasional (BGN). Besarnya anggaran serta kesiapan kelembagaan yang dinilai belum matang menjadi sumber kerawanan. Pada 2025, anggaran program ini mencapai sekitar Rp85 triliun. Angka itu melonjak tajam menjadi Rp268 triliun pada 2026. KPK menilai lonjakan tersebut […]

expand_less