Selasa, 11 Agu 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Gejolak Politik di AS hingga Jepang Guncang Ekonomi Global

Gejolak Politik di AS hingga Jepang Guncang Ekonomi Global

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Gejolak politik yang terjadi di Jepang, Prancis, dan Amerika Serikat mengguncang ekonomi global pada awal pekan ini. Melansir Reuters, Selasa (6/10/2025), bursa saham Jepang menguat setelah Sanae Takaichi terpilih sebagai ketua Partai Demokrat Liberal (LDP), yang berpeluang besar menjadi perdana menteri perempuan pertama Jepang. Indeks Nikkei 225 naik 0,62% ke level 48.250 pada awal perdagangan hari ini, sementara yen Jepang melemah 0,3% ke posisi 150,4 per dolar AS.

Takaichi, 64 tahun, mengalahkan Shinjiro Koizumi, putra mantan Perdana Menteri Junichiro Koizumi, dalam pemungutan suara putaran kedua pada Sabtu (4/10/2025). Ia menggantikan Perdana Menteri Shigeru Ishiba, dengan pemungutan suara parlemen untuk menetapkan jabatan perdana menteri baru dijadwalkan pada 15 Oktober 2025.

Meski demikian, koalisi yang dipimpin LDP kehilangan mayoritas di kedua kamar parlemen Jepang, sehingga membutuhkan dukungan oposisi untuk membentuk pemerintahan efektif.

Sementara di Amerika Serikat, shutdown pemerintahan federal masih berlanjut hingga pekan ini. Namun, Presiden Donald Trump memberi sinyal adanya negosiasi baru dengan Partai Demokrat terkait subsidi Affordable Care Act (ACA).

“Kami berbicara dengan Demokrat, dan ada kemungkinan hal-hal baik akan terjadi terkait layanan kesehatan,” ujar Trump di Gedung Putih, dikutip dari Bloomberg, Selasa (7/10/2025) waktu setempat.

Trump menyebut, meski tekanan politik belum cukup kuat untuk mengakhiri kebuntuan, kemungkinan terobosan masih terbuka. Ia juga memperingatkan bahwa shutdown yang berlarut-larut bisa memicu PHK massal terhadap pekerja federal. Partai Demokrat menegaskan mereka hanya akan menyetujui rancangan anggaran jika mencakup perpanjangan subsidi ACA dan penghapusan pemangkasan program Medicaid yang diberlakukan pada era Trump sebelumnya.

Kondisi politik global yang tidak stabil justru tidak menekan pasar saham AS. Berdasarkan data Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average turun tipis 0,14% ke level 46.694,97, sementara S&P 500 naik 0,36% menjadi 6.740,28 dan Nasdaq Composite menguat 0,71% ke 22.941,67 pada penutupan perdagangan Senin (6/10/2025). Sementara itu, harga emas dunia bergerak menguat, menembus level psikologis US$4.000 per troy ounce, seiring meningkatnya permintaan aset safe haven di tengah ketidakpastian politik di tiga negara besar tersebut.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Ke-3 Longsor Cisarua, 2.129 Personel Dikerahkan Cari 80-an Korban Hilang

    Hari Ke-3 Longsor Cisarua, 2.129 Personel Dikerahkan Cari 80-an Korban Hilang

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Memasuki hari ketiga operasi pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, Tim SAR Gabungan mengerahkan 2.129 personel untuk mencari sekitar 80-an korban yang hingga kini masih dinyatakan hilang. Operasi pencarian difokuskan pada dua sektor utama, yakni sektor A di bagian timur dan sektor B di bagian […]

  • NTT Jadi Pusat Energi Baru dan Terbarukan Nasional

    NTT Jadi Pusat Energi Baru dan Terbarukan Nasional

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dinilai siap menjadi salah satu pusat suplai energi baru dan terbarukan (EBT) nasional untuk mendukung agenda Asta Cita pemerintah dalam mewujudkan kemandirian energi. Pakar energi Prof. Fredrik L. Benu mengungkapkan bahwa NTT memiliki dua sumber energi strategis yang berpotensi besar menopang bauran energi nasional, yaitu biomassa serta energi […]

  • Ini Spesifikasi Mahindra Scorpio yang Bakal Jadi Mobil Operasional KDKMP

    Ini Spesifikasi Mahindra Scorpio yang Bakal Jadi Mobil Operasional KDKMP

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kendaraan Mahindra Scorpio Pickup kini menjadi pusat perhatian setelah puluhan ribu unitnya dipilih sebagai kendaraan operasional dalam program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP/Koperasi Merah Putih). Dikutip dari Antara, Selasa (3/3/2026), perusahaan akan mengekspor 35.000 unit pikap Scorpio ke Indonesia pada 2026. Ini menjadikannya salah satu penjualan ekspor terbesar dalam sejarah produsen asal India […]

  • Potensi Ikan dan Udang Tanjab Barat Diolah Jadi Produk Bernilai Tinggi, UMKM Didorong Naik Kelas

    Potensi Ikan dan Udang Tanjab Barat Diolah Jadi Produk Bernilai Tinggi, UMKM Didorong Naik Kelas

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), Provinsi Jambi, didorong untuk meningkatkan nilai tambah produk hasil perikanan melalui pelatihan pengolahan nugget berbahan dasar ikan dan udang. Program yang digelar Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Tanjung Jabung Barat ini diharapkan mampu melahirkan usaha […]

  • Jutaan Jamaah Umrah Tertahan di Arab Saudi akibat Penutupan Ruang Udara Timur Tengah

    Jutaan Jamaah Umrah Tertahan di Arab Saudi akibat Penutupan Ruang Udara Timur Tengah

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Jutaan jamaah umrah dari berbagai negara dilaporkan tertahan di Arab Saudi menyusul penutupan ruang udara di sejumlah negara Timur Tengah setelah meningkatnya eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran. Data Sistem Komputerisasi Pengelolaan Umrah dan Haji Khusus (SISKOPATUH) mencatat sebanyak 58.873 jamaah umrah asal Indonesia masih berada di Arab Saudi hingga […]

  • Ikuti Bursa Kawasan Asia dan Global, IHSG Melemah

    Ikuti Bursa Kawasan Asia dan Global, IHSG Melemah

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) bergerak turun mengikuti pelemahan bursa saham kawasan Asia dan global. IHSG melemah 88,21 poin atau 1,07 persen ke posisi 8.169,65 pada pembukaan perdagangan hari ini, Senin (13/10/2025). Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 9,45 poin atau 1,19 persen ke posisi 784,16. […]

expand_less