Sabtu, 27 Jun 2026
light_mode
Beranda » Perbankan » BI Waspadai Dampak Shutdown AS ke Pasar Keuangan Indonesia

BI Waspadai Dampak Shutdown AS ke Pasar Keuangan Indonesia

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia (BI) mewaspadai potensi dampak dari government shutdown atau penutupan pemerintahan Amerika Serikat (AS) terhadap stabilitas pasar keuangan global, termasuk Indonesia. Kondisi ini dinilai mencerminkan masih tingginya ketidakpastian ekonomi dunia. Government shutdown terjadi ketika Kongres AS gagal meloloskan anggaran sebelum tahun fiskal berakhir pada 30 September, menyebabkan sebagian besar layanan federal berhenti beroperasi.

Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI, Juli Budi Winantya, menjelaskan bahwa shutdown di AS bisa memengaruhi berbagai indikator ekonomi global.

“Kalau shutdown terjadi, dampaknya bisa ke defisit fiskal yang lebih besar, lalu berpengaruh ke ekspektasi yield, tingkat pengangguran, dan persepsi pasar,” ujar Juli dalam Media Gathering di Bukittinggi, Jumat (24/10).

Menurutnya, kenaikan pengangguran di AS dapat mendorong The Federal Reserve (The Fed) menurunkan suku bunga, yang akan berdampak pada pasar keuangan dunia, termasuk nilai tukar dan instrumen keuangan di Indonesia.

“Ketidakpastian bisa muncul dari kondisi fiskal AS, tapi respons kebijakan moneter The Fed juga ikut berpengaruh,” tambahnya.

Sementara itu, Ekonom Bahana TCW Investment Management, Emil Muhammad, menilai sejauh ini shutdown belum memberikan dampak nyata pada pasar global. Pemerintah AS masih menjalankan fungsi penting seperti pembayaran bunga utang, sehingga risiko penurunan peringkat kredit masih terhindar.

“Kalau pun ada dampak terhadap Indonesia, arahnya pasti berasal dari pasar Amerika dulu yang bergejolak,” kata Emil.

Ia juga menambahkan bahwa indeks saham Dow Jones masih menguat dan pasar obligasi AS tetap stabil, menandakan kondisi pasar masih relatif aman.

“Volatilitas dolar AS juga terjaga, jadi dampak rambatan ke Indonesia harusnya minim,” imbuhnya.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump membekukan anggaran sebesar USD 26 miliar (sekitar Rp 432 triliun) untuk negara bagian yang dikuasai Partai Demokrat, termasuk proyek transportasi dan energi hijau. Langkah ini disebutnya sebagai upaya efisiensi anggaran federal.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden KSPI sekaligus Partai Buruh, Said Iqbal

    UMP 2026 Belum Tuntas, Ini Opsi dari KSPI

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pengumuman Upah Minimum Provinsi atau UMP 2026 yang sedianya pada 21 November, tak tercapai. Pemerintah menunda pengumuman kenaikan UMP 2026 yang seharusnya dilakukan pada Jumat (21/11/2025). Buruh yang sedianya berdemo, juga menunda aksi tersebut. “Sebagai pengganti (aksi demonstrasi), buruh menawarkan tiga opsi kenaikan upah minimum,” kata Presiden KSPI sekaligus Partai Buruh, Said Iqbal, […]

  • Harga Emas Antam Hari Ini Tembus Rp2,863 Juta per Gram

    Harga Emas Antam Hari Ini Tembus Rp2,863 Juta per Gram

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas produksi Antam mengalami kenaikan tajam yang membawa nilai logam mulia tersebut kembali ke level tinggi. Berdasarkan data terbaru dari Laman Logam Mulia pada Selasa (14/4/2026), harga emas Antam naik sebesar Rp45.000 per gram. Kini, harga emas Antam berada di level Rp2.863.000 per gram dari sebelumnya Rp2.818.000 per gram Kenaikan harga ini […]

  • AS-Iran Gagal Damai, Harga Minyak Dunia Tembus US1 per Barel

    AS-Iran Gagal Damai, Harga Minyak Dunia Tembus US$101 per Barel

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga minyak mentah dunia kembali melonjak dan menembus level psikologis US$100 per barel pada Senin (13/4/2026), menyusul kegagalan perundingan damai antara Amerika Serikat dan Iran. Kondisi ini diperparah dengan rencana blokade jalur pelayaran menuju Iran di Selat Hormuz, yang menjadi salah satu jalur distribusi minyak terpenting di dunia. Berdasarkan laporan Reuters, harga minyak […]

  • WIKA Rugi Rp3,21 Triliun pada Q3 2025, Anggaran Infrastruktur Turun Jadi Sorotan

    WIKA Rugi Rp3,21 Triliun pada Q3 2025, Anggaran Infrastruktur Turun Jadi Sorotan

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Wijaya Karya (WIKA) mencatat kerugian Rp3,21 triliun pada kuartal III/2025, berbalik dari laba Rp741 miliar di periode yang sama tahun lalu. Penurunan anggaran infrastruktur nasional menjadi faktor utama merosotnya kinerja perusahaan pelat merah tersebut. Pendapatan WIKA turun tajam 27,5% menjadi Rp9,09 triliun, sehingga laba kotor ikut terkoreksi 28,4%. Direktur Utama WIKA, Agung […]

  • Badai MSCI Berlanjut, IHSG Dibuka Anjlok ke Level 8.306 pada Perdagangan Awal Pekan

    Badai MSCI Berlanjut, IHSG Dibuka Anjlok ke Level 8.306 pada Perdagangan Awal Pekan

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan awal pekan, Senin (2/2). Tekanan di pasar saham domestik masih berlanjut seiring belum meredanya dampak kebijakan Morgan Stanley Capital International (MSCI) terhadap saham-saham Indonesia. Pada pembukaan perdagangan pagi ini, IHSG turun 33,45 poin atau 0,40 persen ke level 8.306. Sepanjang awal sesi, indeks saham […]

  • X-GOLF Masuk Indonesia, Hadirkan Konsep Golf Digital di Kawasan Industri

    X-GOLF Masuk Indonesia, Hadirkan Konsep Golf Digital di Kawasan Industri

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Tren olahraga berbasis teknologi terus berkembang di Indonesia. X-GOLF resmi membuka gerai pertamanya dengan memilih Pollux Mall Cikarang sebagai lokasi awal ekspansi. Langkah ini menargetkan pasar kawasan industri yang dinilai memiliki daya beli tinggi serta didukung gaya hidup modern, khususnya dari kalangan pekerja dan ekspatriat. X-GOLF menghadirkan konsep golf digital melalui teknologi simulasi […]

expand_less