Senin, 14 Sep 2026
light_mode
Beranda » Perbankan » BI Waspadai Dampak Shutdown AS ke Pasar Keuangan Indonesia

BI Waspadai Dampak Shutdown AS ke Pasar Keuangan Indonesia

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia (BI) mewaspadai potensi dampak dari government shutdown atau penutupan pemerintahan Amerika Serikat (AS) terhadap stabilitas pasar keuangan global, termasuk Indonesia. Kondisi ini dinilai mencerminkan masih tingginya ketidakpastian ekonomi dunia. Government shutdown terjadi ketika Kongres AS gagal meloloskan anggaran sebelum tahun fiskal berakhir pada 30 September, menyebabkan sebagian besar layanan federal berhenti beroperasi.

Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI, Juli Budi Winantya, menjelaskan bahwa shutdown di AS bisa memengaruhi berbagai indikator ekonomi global.

“Kalau shutdown terjadi, dampaknya bisa ke defisit fiskal yang lebih besar, lalu berpengaruh ke ekspektasi yield, tingkat pengangguran, dan persepsi pasar,” ujar Juli dalam Media Gathering di Bukittinggi, Jumat (24/10).

Menurutnya, kenaikan pengangguran di AS dapat mendorong The Federal Reserve (The Fed) menurunkan suku bunga, yang akan berdampak pada pasar keuangan dunia, termasuk nilai tukar dan instrumen keuangan di Indonesia.

“Ketidakpastian bisa muncul dari kondisi fiskal AS, tapi respons kebijakan moneter The Fed juga ikut berpengaruh,” tambahnya.

Sementara itu, Ekonom Bahana TCW Investment Management, Emil Muhammad, menilai sejauh ini shutdown belum memberikan dampak nyata pada pasar global. Pemerintah AS masih menjalankan fungsi penting seperti pembayaran bunga utang, sehingga risiko penurunan peringkat kredit masih terhindar.

“Kalau pun ada dampak terhadap Indonesia, arahnya pasti berasal dari pasar Amerika dulu yang bergejolak,” kata Emil.

Ia juga menambahkan bahwa indeks saham Dow Jones masih menguat dan pasar obligasi AS tetap stabil, menandakan kondisi pasar masih relatif aman.

“Volatilitas dolar AS juga terjaga, jadi dampak rambatan ke Indonesia harusnya minim,” imbuhnya.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump membekukan anggaran sebesar USD 26 miliar (sekitar Rp 432 triliun) untuk negara bagian yang dikuasai Partai Demokrat, termasuk proyek transportasi dan energi hijau. Langkah ini disebutnya sebagai upaya efisiensi anggaran federal.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi VII DPR Bahas Persiapan Siaran Piala Dunia 2026 Bersama TVRI

    Komisi VII DPR Bahas Persiapan Siaran Piala Dunia 2026 Bersama TVRI

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Komisi VII DPR RI menggelar rapat dengar pendapat bersama TVRI, RRI, dan ANTARA untuk membahas kesiapan siaran Piala Dunia 2026. Rapat dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 13 Mei 2026, di kompleks parlemen, Jakarta. Agenda utama mencakup kesiapan teknis penyiaran hingga distribusi siaran agar dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia. Dalam rapat tersebut, DPR juga meminta […]

  • Jangan Tahan Gas di Tanjakan! Begini Cara Aman Berhenti Pakai Mobil Matik Menurut Ahli

    Jangan Tahan Gas di Tanjakan! Begini Cara Aman Berhenti Pakai Mobil Matik Menurut Ahli

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Saat berkendara di jalan menanjak, banyak pengemudi mobil transmisi otomatis atau matik masih memilih menahan gas agar mobil tidak mundur. Namun, kebiasaan ini justru bisa menimbulkan kerusakan serius pada sistem transmisi. Pemilik bengkel Dokter Mobil, Lung Lung, menjelaskan bahwa menahan mobil di tanjakan dengan gas membuat transmisi bekerja ekstra keras. “Kalau mobil matik […]

  • Harga Emas Perhiasan di Jambi Naik Jadi Rp8,65 Juta per Mayam, Emas Antam Tembus Rp2,72 Juta per Gram

    Harga Emas Perhiasan di Jambi Naik Jadi Rp8,65 Juta per Mayam, Emas Antam Tembus Rp2,72 Juta per Gram

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas perhiasan di Jambi kembali mengalami kenaikan pada Selasa (16/6/2026). Berdasarkan pantauan di pasar lokal, harga emas perhiasan kini mencapai Rp8.650.000 per mayam. Sementara itu, harga beli kembali (buyback) emas perhiasan berada di kisaran Rp8.150.000 per mayam. Kenaikan ini membuat nilai emas perhiasan di Jambi berada di kisaran Rp15 juta lebih per […]

  • Bursa Global Cetak Rekor, Harga Minyak Turun Usai Harapan Kesepakatan Selat Hormuz

    Bursa Global Cetak Rekor, Harga Minyak Turun Usai Harapan Kesepakatan Selat Hormuz

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bursa saham global kembali mencetak rekor tertinggi pada perdagangan Jumat, 29 Mei 2026. Di saat yang sama, harga minyak dunia justru bergerak melemah tajam akibat meningkatnya harapan tercapainya kesepakatan pembukaan kembali jalur pelayaran Selat Hormuz. Pasar global bergerak dalam suasana yang kontras. Di satu sisi, investor menyambut positif potensi meredanya konflik geopolitik antara […]

  • Manfaat Air Kelapa untuk Asam Lambung, Benarkah Bisa Redakan GERD?

    Manfaat Air Kelapa untuk Asam Lambung, Benarkah Bisa Redakan GERD?

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Air kelapa dikenal sebagai minuman alami yang menyegarkan dan kaya manfaat. Salah satu manfaat yang kerap dibahas adalah kemampuannya dalam membantu meredakan gejala asam lambung. Dalam dunia medis, asam lambung dikenal sebagai Gastroesophageal Reflux Disease, yaitu kondisi ketika asam dari lambung naik ke kerongkongan akibat melemahnya katup di bagian bawah esofagus. Ketika kondisi […]

  • Industri Tekstil Indonesia Tetap Bergairah, Ekspor Capai US,9 Miliar Meski Dihantam Tantangan Global

    Industri Tekstil Indonesia Tetap Bergairah, Ekspor Capai US$11,9 Miliar Meski Dihantam Tantangan Global

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sektor tekstil dan garmen Indonesia menunjukkan ketahanan luar biasa di tengah tekanan ekonomi global. Asosiasi Garment dan Textile Indonesia (AGTI) mencatat, ekspor industri ini menembus US$11,9 miliar pada akhir 2024, menjadikannya salah satu kontributor utama ekspor nonmigas nasional. Ketua AGTI Anne Patricia Sutanto menegaskan bahwa industri tekstil Indonesia tidak sedang melemah, melainkan tengah […]

expand_less