Rabu, 7 Okt 2026
light_mode
Beranda » Olahraga » Turnamen Catur Non Master Percasi Jambi ke-4 Digelar di Kota Jambi, Semarakkan HUT ke-80

Turnamen Catur Non Master Percasi Jambi ke-4 Digelar di Kota Jambi, Semarakkan HUT ke-80

  • account_circle say say
  • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pengprov Percasi Jambi kembali menggelar Turnamen Catur Bulanan Non Master ke-4 yang dijadwalkan berlangsung pada 30–31 Mei 2026 di Kota Jambi. Turnamen ini terasa istimewa karena bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kota Jambi.

Ketua Percasi Kota Jambi, Yuslizar, yang juga menjadi tuan rumah penyelenggara, mengatakan ajang ini akan digelar di kawasan Indogrosir Jambi yang berlokasi di Jalan Lingkar Selatan, Kecamatan Kota Baru, tepatnya di sekitar Terminal Truk.

Menurut Yuslizar, penentuan lokasi dan waktu pelaksanaan telah diselaraskan dengan arahan pemerintah daerah agar kegiatan olahraga turut menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT Kota Jambi.

“Turnamen ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari perayaan kota. Kami mendapat arahan agar olahraga, termasuk catur, ikut memeriahkan HUT Kota Jambi. Rencananya, Wali Kota Jambi akan hadir untuk membuka kegiatan ini secara resmi,” ujar Yuslizar.

Ia menjelaskan, persiapan pelaksanaan saat ini telah mencapai sekitar 80 persen, meliputi kesiapan lokasi, perangkat pertandingan, hingga koordinasi dengan panitia serta pengurus daerah.

“Kami terus mematangkan seluruh aspek teknis agar pelaksanaan berjalan lancar. Kami berharap dukungan penuh dari Pengprov Percasi Jambi serta partisipasi aktif dari seluruh pengurus Percasi kabupaten/kota dan para atlet. Ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kualitas kompetisi sekaligus mempererat kebersamaan,” katanya.

Yuslizar menambahkan, turnamen ini akan mempertandingkan dua kategori, yakni kategori umum dan veteran, dengan total hadiah mencapai sekitar Rp10 juta. Sistem pertandingan yang digunakan adalah catur cepat (rapid) dengan waktu 25 menit tanpa tambahan waktu (25+0).

“Format ini kami pilih agar pertandingan berlangsung dinamis dan menarik. Selain itu, turnamen non master seperti ini sangat penting sebagai wadah pembinaan bagi pecatur pemula dan menengah untuk menambah pengalaman bertanding,” ujarnya.

Dukungan terhadap kegiatan ini juga datang dari pihak swasta. Kepala Cabang Indogrosir Jambi, Yudis, menyampaikan komitmennya dalam mendukung pengembangan olahraga di daerah, khususnya catur.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena sejalan dengan upaya membangun olahraga di daerah. Indogrosir berkomitmen mendukung kegiatan positif seperti turnamen catur yang dapat melahirkan atlet-atlet berprestasi,” ujar Yudis.

Ia berharap, melalui kegiatan yang digelar secara konsisten, olahraga catur di Jambi semakin berkembang dan mampu dikenal lebih luas hingga ke tingkat nasional.

“Kami berharap catur di Jambi terus berkembang dan mampu bersaing di level yang lebih tinggi. Ke depan, kami juga terbuka untuk mendukung berbagai kegiatan olahraga lainnya sebagai bagian dari kontribusi kami kepada masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum Pengprov Percasi Jambi, Mario Liberty Siregar, menyambut positif dukungan dari berbagai pihak terhadap penyelenggaraan turnamen ini.

Menurut Mario, turnamen bulanan yang digelar secara bergilir di kabupaten/kota merupakan bagian dari program strategis dalam membangun pembinaan atlet catur yang berkelanjutan di Jambi.

“Program turnamen bulanan ini kami rancang sebagai wadah kompetisi yang berkesinambungan. Dengan sistem bergilir, kami ingin pembinaan atlet tidak terpusat di satu wilayah saja, tetapi merata di seluruh daerah di Jambi,” ujar Mario.

Ia juga mengajak seluruh pengurus Percasi kabupaten/kota serta para atlet untuk berpartisipasi aktif dalam turnamen ini.

“Saya mengajak seluruh pengurus dan atlet catur di Jambi untuk ikut ambil bagian. Momentum HUT ke-80 Kota Jambi menjadikan turnamen ini semakin spesial. Ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga wujud kebersamaan dan semangat memajukan catur Jambi,” kata dia.

Mario berharap, melalui turnamen ini akan muncul atlet-atlet potensial yang dapat dipersiapkan untuk mengikuti kejuaraan di tingkat regional maupun nasional.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari Pasar hingga Kuliner, Apa yang Membuat Konsumen Batang Hari Mau Belanja?

    Dari Pasar hingga Kuliner, Apa yang Membuat Konsumen Batang Hari Mau Belanja?

    • calendar_month 21 jam yang lalu
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Konsumsi masyarakat menjadi salah satu penggerak utama ekonomi Kabupaten Batang Hari. Ketika masyarakat berbelanja, aktivitas perdagangan, kuliner, transportasi hingga jasa ikut bergerak. Karena itu, memahami daya beli dan kebutuhan konsumen menjadi penting bagi pelaku usaha. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang Hari mencatat ekonomi daerah tumbuh 5,21 persen pada 2025, setelah tumbuh 3,42 […]

  • Toyota Nilai Biofuel Indonesia Berpotensi Jadi Energi Kompetitif dan Terjangkau

    Toyota Nilai Biofuel Indonesia Berpotensi Jadi Energi Kompetitif dan Terjangkau

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Toyota menilai biofuel Indonesia memiliki potensi besar menjadi sumber energi kompetitif dan berkelanjutan, asalkan didukung kolaborasi lintas negara dan kesiapan teknologi di pasar. Hal itu disampaikan oleh Pras Ganesh, Executive Vice President dan CISO Toyota Motor Asia, yang menegaskan bahwa peran Toyota adalah sebagai pencipta permintaan (demand creator), bukan pembuat kebijakan. “Kami memiliki […]

  • Menkeu Purbaya Ingin Transfer Anggaran Daerah Dipercepat, KPPOD Ungkap Plus Minusnya

    Menkeu Purbaya Ingin Transfer Anggaran Daerah Dipercepat, KPPOD Ungkap Plus Minusnya

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rencana Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa untuk mempercepat transfer ke daerah (TKD) menuai tanggapan dari Komisi Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD). Kebijakan ini dinilai positif untuk mendorong percepatan belanja daerah, namun juga memiliki tantangan dari sisi kesiapan pemerintah daerah. Direktur Eksekutif KPPOD Herman Suparman mengatakan, percepatan penyaluran TKD harus diimbangi dengan peningkatan […]

  • Harga Cabe Merah Kecil di Pasar Talang Banjar Capai Rp 100.000 per Kilogram

    Harga Cabe Merah Kecil di Pasar Talang Banjar Capai Rp 100.000 per Kilogram

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi, per 28 November 2025 tercatat stabil untuk sebagian besar komoditas. Namun, beberapa jenis cabai mengalami lonjakan harga cukup signifikan berdasarkan data resmi Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi. Mayoritas komoditas seperti beras, daging, minyak goreng, telur, bawang, kacang-kacangan, hingga berbagai produk olahan masih […]

  • Inflasi Jambi Juli 2026 Capai 3,25 Persen, Harga Kebutuhan hingga Transportasi Masih Naik

    Inflasi Jambi Juli 2026 Capai 3,25 Persen, Harga Kebutuhan hingga Transportasi Masih Naik

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Inflasi Provinsi Jambi mencapai 3,25 persen secara tahunan (year on year/y-on-y) pada Juli 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, kenaikan harga terjadi pada hampir seluruh kelompok pengeluaran masyarakat. Dalam laporan Perkembangan Indeks Harga Konsumen Provinsi Jambi Juli 2026, BPS mencatat Indeks Harga Konsumen (IHK) Jambi naik dari 108,87 pada Juli 2025 menjadi 112,41 […]

  • Under-Invoicing Sawit Dibongkar Menkeu Purbaya, Negara Diduga Rugi Bertahun-tahun

    Under-Invoicing Sawit Dibongkar Menkeu Purbaya, Negara Diduga Rugi Bertahun-tahun

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap dugaan praktik manipulasi nilai ekspor minyak kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO) yang dilakukan sejumlah oknum pengusaha melalui skema under-invoicing. Praktik ilegal ini diduga menyebabkan kebocoran penerimaan negara dalam jangka waktu bertahun-tahun. Purbaya menyebut modus yang digunakan yakni melaporkan ekspor CPO seolah-olah hanya sampai negara […]

expand_less