Bea Cukai Luncurkan Jaminan Nontunai Elektronik, Proses Kepabeanan Kini Instan
- account_circle darmanto zebua
- calendar_month 1 jam yang lalu

Kepala KPU Bea Cukai Tanjung Priok Adhang Noegroho Adhi saat peluncuran program jaminan nontunai elektronik di Jakarta, 29 April 2026, untuk mempercepat layanan kepabeanan berbasis digital.
JAMBISNIS.COM – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) mempercepat digitalisasi layanan dengan meluncurkan program jaminan nontunai elektronik. Sistem ini memangkas proses kepabeanan yang selama ini bergantung pada dokumen fisik. Peluncuran dilakukan Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok pada 29 April 2026. Program ini menjadi bagian dari transformasi layanan untuk meningkatkan efisiensi dan kecepatan proses bisnis ekspor-impor.
Sistem baru terintegrasi dengan CEISA 4.0. Melalui platform ini, pengajuan dan verifikasi jaminan dilakukan secara elektronik dan real-time. Penjamin tidak lagi perlu mengirim dokumen fisik, sementara petugas dapat langsung melakukan validasi.
Perubahan ini menghapus kendala waktu yang sebelumnya mencapai tiga hari kerja. Kini, izin penggunaan jaminan dapat diproses secara instan setelah Bukti Penerimaan Jaminan diterbitkan.
Kepala KPU Bea dan Cukai Tanjung Priok, Adhang Noegroho Adhi, menyebut langkah ini penting untuk menjaga kelancaran arus logistik nasional. “Diperlukan sinergi kuat dengan seluruh pihak untuk meningkatkan kualitas layanan dan mendukung penerimaan negara,” ujarnya.
Program ini juga melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk perbankan, perusahaan asuransi, serta pelaku usaha. Kolaborasi dinilai krusial untuk memastikan implementasi berjalan optimal.
Digitalisasi jaminan kepabeanan diproyeksikan meningkatkan efisiensi operasional perusahaan. Selain itu, sistem ini memperkuat transparansi dan meminimalkan risiko kehilangan atau kerusakan dokumen.
Pemerintah berharap langkah ini turut mendongkrak indikator kemudahan berbisnis di Indonesia. Dengan proses yang lebih cepat dan modern, aktivitas perdagangan internasional diharapkan semakin kompetitif.
- Penulis: darmanto zebua


