Jumat, 18 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Prabowo Hadiri May Day 2026 di Monas, Ratusan Ribu Buruh Siap Turun dan Bawa 11 Tuntutan

Prabowo Hadiri May Day 2026 di Monas, Ratusan Ribu Buruh Siap Turun dan Bawa 11 Tuntutan

  • account_circle say say
  • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Perayaan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 dipastikan akan terpusat di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada 1 Mei mendatang. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan hadir langsung bersama elemen serikat pekerja.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menyatakan keputusan memindahkan lokasi peringatan dari DPR RI ke Monas diambil setelah komunikasi dengan Presiden. Agenda ini, kata dia, dimaksudkan sebagai ruang dialog terbuka antara pemerintah dan buruh.

“Perayaan May Day akan digelar bersama Presiden di Monas,” ujar Iqbal dalam konferensi pers, Rabu, 29 April 2026.

Ia memperkirakan jumlah massa yang hadir mencapai ratusan ribu orang. Dari internal KSPI saja, sekitar 50 ribu buruh telah terdata akan datang dari wilayah Jabodetabek, Jawa Barat, dan Banten.

Menurut Iqbal, peringatan tahun ini tidak berhenti pada seremoni. Buruh akan membawa sedikitnya 11 isu strategis, mulai dari perlindungan tenaga kerja hingga kebijakan ekonomi yang dinilai berdampak langsung pada kesejahteraan pekerja.

Selain terpusat di Jakarta, aksi serupa juga akan digelar di 38 provinsi dan lebih dari 350 kabupaten/kota. KSPI menekankan seluruh rangkaian kegiatan harus berlangsung damai dan tertib.

Di tengah momentum tersebut, kekhawatiran soal gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) turut mencuat. KSPI mencatat potensi PHK terhadap sekitar 9.000 buruh di 10 perusahaan lintas sektor. Tekanan biaya produksi, terutama akibat kenaikan harga energi dan bahan baku, menjadi faktor utama.

Untuk meredam risiko tersebut, KSPI mengusulkan pemerintah menahan kenaikan harga BBM nonsubsidi sementara waktu. Selain itu, mereka juga mendorong pemberian diskon pajak pertambahan nilai (PPN) guna menjaga daya beli dan keberlangsungan produksi industri.

Usulan lain yang diajukan adalah kenaikan batas penghasilan tidak kena pajak (PTKP) menjadi Rp 7,5 juta per bulan. Kebijakan ini diyakini dapat meningkatkan konsumsi rumah tangga dan memperkuat daya beli buruh.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Beras Premium Naik 10 Persen, BPS Ungkap Kondisi Harga di Penggilingan hingga Eceran

    Harga Beras Premium Naik 10 Persen, BPS Ungkap Kondisi Harga di Penggilingan hingga Eceran

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga beras premium di tingkat penggilingan melonjak signifikan sepanjang Juli 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat harga beras premium naik 10,02 persen secara tahunan (year on year/yoy). Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono mengatakan kenaikan harga tersebut terjadi bersamaan dengan peningkatan harga beras pada kualitas lainnya. Secara keseluruhan, rata-rata harga […]

  • Rupiah Dibuka Menguat Jadi Rp16.642 per Dolar AS Hari Ini

    Rupiah Dibuka Menguat Jadi Rp16.642 per Dolar AS Hari Ini

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi ini, Senin (15/12/2025). Rupiah dibuka menguat 4 poin atau 0,02 persen menjadi Rp16.642 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.646 per dolar AS. Pergerakan rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang di Asia. Ringgit Malaysia menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia […]

  • Buat Sejarah: Demi Stabilkan Rubel, Rusia Jual Emas Cadangan

    Buat Sejarah: Demi Stabilkan Rubel, Rusia Jual Emas Cadangan

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Sentral Rusia untuk pertama kalinya mulai menjual emas fisik dari cadangannya sebagai bagian dari operasi Kementerian Keuangan untuk membiayai anggaran negara. Mengutip The Moscow Times, langkah ini mencerminkan transaksi sebelumnya yang melibatkan emas dari National Wealth Fund (NWF), yang sebelumnya sebagian besar hanya bersifat administratif. Dalam skema sebelumnya, pemerintah menjual emas ke […]

  • Pertamina NRE Terbitkan 35.475 Ton Kredit Karbon Baru, 90% Langsung Terserap Pasar

    Pertamina NRE Terbitkan 35.475 Ton Kredit Karbon Baru, 90% Langsung Terserap Pasar

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) kembali menerbitkan kredit karbon dengan total volume 35.475 ton CO2e yang bersumber dari pembangkit listrik tenaga biogas (PLTBg) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei. Kredit karbon tersebut langsung mendapatkan respons positif dari pasar, dengan 90,4% atau 32.060 ton CO2e sudah terjual kepada perusahaan nasional lintas […]

  • Harga Sembako Jambi H-1 Idul Adha 2026: Daging Sapi Naik, Cabai Merah Turun di Pasar Angso Duo

    Harga Sembako Jambi H-1 Idul Adha 2026: Daging Sapi Naik, Cabai Merah Turun di Pasar Angso Duo

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Jelang Hari Raya Idul Adha 2026, harga sembako di Kota Jambi mengalami pergerakan bervariasi. Berdasarkan data Sistem Informasi Harga Kebutuhan Pokok (Siharko) dan pantauan di Pasar Angso Duo per 26 Mei 2026, mayoritas bahan pokok masih relatif stabil meski sejumlah komoditas mengalami kenaikan. Kenaikan paling mencolok terjadi pada daging sapi murni yang mencapai […]

  • Rupiah Ditutup Melemah ke Rp16.956, Pengamat Sebut Faktor Penyebabnya Ini

    Rupiah Ditutup Melemah ke Rp16.956, Pengamat Sebut Faktor Penyebabnya Ini

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah sore ini. Rupiah terkoreksi sebesar 1,50 poin atau 0,01 persen di level Rp 16.956 dari penutupan sebelumnya di level Rp16.955. Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi, menilai pelemahan ini terutama didorong oleh serangkaian faktor eksternal yang menguatkan dolar. Sementara kekhawatiran atas proyeksi […]

expand_less