Sabtu, 17 Okt 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Komitmen BEI untuk Meningkatkan Kredibilitas Pasar Modal Indonesia

Komitmen BEI untuk Meningkatkan Kredibilitas Pasar Modal Indonesia

  • account_circle Fitri Amalia
  • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM –  Menindaklanjuti pengumuman yang disampaikan oleh MSCI Inc. (MSCI), pada Rabu (28/01/2026) lalu, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Self-Regulatory Organization (SRO) lainnya yaitu PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dan PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan dengan dukungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menegaskan komitmen untuk terus memperkuat koordinasi dengan MSCI.

Kautsar Primadi Nurahmad, Sekretaris Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia dalam rilis menyampaikan, pihaknya memandang masukan yang disampaikan MSCI adalah bagian penting dalam upaya berkelanjutan untuk memperkuat kredibilitas pasar modal Indonesia.

“Kami memahami bahwa pembobotan MSCI memiliki peran strategis bagi pasar keuangan global serta menjadi salah satu referensi utama bagi investor. Sejalan dengan hal tersebut, kami berkomitmen untuk mengupayakan yang terbaik dalam rangka meningkatkan bobot saham Indonesia dalam indeks MSCI,” ujarnya.

Komitmen ini diwujudkan melalui penguatan transparansi data pasar, termasuk penyediaan informasi yang lebih akurat dan andal, sesuai dengan praktik terbaik secara global dan ekspektasi pemangku kepentingan global.

Sebagai bagian dari langkah konkret yang telah dilakukan, BEI telah menyampaikan pengumuman data free-float secara komprehensif melalui website resmi BEI sejak 2 Januari 2026, serta akan disampaikan secara rutin setiap bulannya.

Selanjutnya, BEI bersama SRO dan OJK akan terus berkoordinasi dengan MSCI guna memastikan keselarasan pemahaman serta implementasi peningkatan transparansi informasi.

“Melalui koordinasi yang berkesinambungan ini, kami optimistis dapat terus memperkuat daya saing Pasar Modal Indonesia di tingkat global, sekaligus meningkatkan kepercayaan investor terhadap Pasar Modal nasional,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan MSCI (Morgan Stanley Capital International) mengumumkan bahwa mereka membekukan sementara (freeze/hold) perubahan terkait indeks saham Indonesia termasuk review indeks yang sedianya berlaku Februari 2026.

MSCI mengambil langkah tersebut karena melihat adanya isu transparansi data free float dan investability pasar Indonesia yang masih belum memadai menurut standar global.

Akibatnya IHSG anjlok tajam lebih dari 7% pada perdagangan Rabu (28/01/2026), bahkan sempat trading halt karena tekanan jual signifikan.(*)

  • Penulis: Fitri Amalia

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov Jambi Soroti Arus TBS ke Luar Daerah, DBH Tinggal Rp7 Miliar

    Pemprov Jambi Soroti Arus TBS ke Luar Daerah, DBH Tinggal Rp7 Miliar

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ada persoalan yang mulai disorot Pemerintah Provinsi Jambi di balik komoditas kelapa sawit. Tandan buah segar (TBS) asal Jambi disebut mengalir ke pabrik pengolahan kelapa sawit di luar provinsi. Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Jambi kini menelusuri informasi tersebut, terutama TBS yang berasal dari wilayah perbatasan. Dugaan sementara, perbedaan harga menjadi […]

  • Rosan Ungkap Proyek Hilirisasi Miliaran Dolar yang Mulai Groundbreaking Januari 2026

    Rosan Ungkap Proyek Hilirisasi Miliaran Dolar yang Mulai Groundbreaking Januari 2026

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani mengungkapkan sejumlah proyek hilirisasi strategis yang akan memulai tahap groundbreaking pada Januari 2026. Proyek-proyek tersebut mencakup sektor mineral, energi, hingga bioindustri dengan nilai investasi mencapai miliaran dolar Amerika Serikat. Rosan menyampaikan, salah satu fokus utama pemerintah adalah pengembangan hilirisasi bauksit dan aluminium. Proyek ini meliputi pembangunan […]

  • Cabai Rawit Naik di Pasar Angso Duo Hari Ini

    Cabai Rawit Naik di Pasar Angso Duo Hari Ini

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo Jambi pada Selasa, 20 Mei 2026, terpantau relatif stabil. Meski demikian, beberapa komoditas cabai tercatat mengalami kenaikan harga dibandingkan periode sebelumnya. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, kenaikan terjadi pada cabai rawit hijau yang naik 9,09 persen menjadi Rp55.000 per kilogram. Sementara cabai […]

  • Awal Pekan, Rupiah Terkoreksi 20 Poin Menjadi Rp16.590 per Dolar AS

    Awal Pekan, Rupiah Terkoreksi 20 Poin Menjadi Rp16.590 per Dolar AS

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan awal pekan ini, Senin (13/10/2025), terkoreksi. Rupiah turun ke level Rp16.590 per dolar AS. Dikutip dari Antara, rupiah melemah sebesar 20 poin atau 0,07% menjadi Rp16.590 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.570 per dolar AS. Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan nilai tukar (kurs) […]

  • Harga Perak Antam Melemah Jadi Rp 26.200 per Gram

    Harga Perak Antam Melemah Jadi Rp 26.200 per Gram

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali melemah pada awal pekan Senin (27/10/2025). Mengutip Investor, harga perak Antam melemah Rp 150 menjadi Rp 26.200 per gram dari harga sebelumnya Rp 26.350 per gram. Harga dasar perak Antam (ANTM) murni dengan berat 250 gram hari ini dipatok Rp 5.800.000, dengan harga […]

  • Bulog Sumut Genjot Penyaluran Beras SPHP untuk Jaga Pasokan hingga Akhir 2025

    Bulog Sumut Genjot Penyaluran Beras SPHP untuk Jaga Pasokan hingga Akhir 2025

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) mempercepat penyaluran beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke berbagai mitra guna menjaga ketersediaan dan stabilitas harga pangan hingga akhir Desember 2025. Langkah ini dilakukan sebagai antisipasi terhadap menurunnya hasil panen gabah di wilayah tersebut. Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumut, Budi Cahyanto, mengatakan bahwa […]

expand_less