Sabtu, 15 Agu 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Laba Turun 33 Persen, Saham BYD Anjlok

Laba Turun 33 Persen, Saham BYD Anjlok

  • account_circle -
  • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Saham BYD Co. anjlok pada hari Jumat setelah produsen mobil tersebut melaporkan penurunan laba bersih dan pendapatan kuartal ketiga, yang tidak memenuhi ekspektasi analis. Ini semakin menggarisbawahi bahwa bahkan raksasa mobil listrik tersebut pun tidak kebal terhadap persaingan ketat di pasar otomotif terbesar di dunia.

Mengutip Trading Economic dilansir Kontan pada Jumat (31/10/2025) pukul 11.14 wib saham BYD di Bursa Hongkong tercatat melemah 3,74% ke level 100,3 dibandingkan hari kemarin.

Sebelumnya, saham perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Hong Kong tersebut anjlok hingga 6,4% pada perdagangan awal Jumat, menyusul laporan keuangan Kamis malam yang menunjukkan laba bersih kuartalan turun 33% dari tahun sebelumnya menjadi 7,82 miliar yuan (US$1,1 miliar). Total pendapatan dalam tiga bulan yang berakhir pada 30 September turun sekitar 3% menjadi 194,98 miliar yuan. Sementara analis sebelumnya memperkirakan bisa mencetak pendapatan 216 miliar yuan.

“Kami memperkirakan reaksi saham yang netral hingga sedikit negatif terhadap hasil kuartal ketiga yang lesu,” kata analis Morgan Stanley termasuk Tim Hsiao dalam sebuah catatan yang dikutip dari Bloomberg, Jumat (31/10/2025).

Laba per unit kendaraan BYD mencapai 6.100 yuan pada kuartal tersebut. Itu juga di bawah estimasi Morgan Stanley sebesar 6.500 yuan, meskipun terjadi pemulihan dari kuartal sebelumnya.

Perusahaan yang berbasis di Shenzhen ini berjuang untuk tetap dominan di pasar domestiknya, Tiongkok. Di mana perang harga yang berkepanjangan memicu kekhawatiran pemerintah bahwa persaingan yang ketat dapat merusak kualitas produk.

Tantangan BYD awalnya terungkap ketika melaporkan penurunan laba yang mengejutkan sebesar 30% pada kuartal kedua, dan produsen kendaraan listrik ini terus berjuang dengan penjualan yang tersendat, bahkan membuatnya kehilangan predikat sebagai produsen mobil terlaris di Tiongkok yang diambil alih oleh perusahaan milik negara SAIC Motor Corp. pada bulan September.

Masih pada periode yang sama, BYD mencatatkan penurunan pengiriman sekitar 1,8% menjadi 1,15 juta kendaraan energi baru termasuk model listrik murni dan hibrida plug-in dari tahun sebelumnya. Sedangkan pesaingnya, Geely Automobile Holdings dan Chongqing Changan Automobile Co., masing-masing justru melaporkan peningkatan penjualan sebesar 96% dan 84%.

Menurut laporan media, BYD sebelumnya telah memangkas target penjualan tahun 2025 sebesar 16% menjadi 4,6 juta unit. BYD tidak merilis angka resmi dalam laporan keuangan hari Kamis.

Margin kotor produsen mobil tersebut mengalami kontraksi selama tiga bulan menjadi 17,6% dari 21,9% tahun lalu, meskipun meningkat dari 16,3% pada kuartal kedua. Hal ini menunjukkan tekanan yang dihadapi BYD dari periode diskon yang berkepanjangan yang telah menopang kenaikan pesatnya di pasar kendaraan listrik Tiongkok tetapi menarik perhatian dari Beijing.

Namun, beberapa analis melihat pemulihan margin dari kuartal ke kuartal sebagai sinyal positif bagi BYD. Menurutnya peningkatan volume, margin, dan pendapatan yang konsisten akan terwujud pada kuartal keempat, didorong oleh pemulihan permintaan di musim puncak, bauran produk yang lebih baik, dan leverage operasional.

“Perusahaan ini berada di jalur menuju perbaikan lebih lanjut. Kami melihat BYD berada di posisi yang tepat untuk merebut kembali pangsa pasar domestik dan mempercepat ekspansi global,” tulis analis HSBC Yuqian Ding dalam sebuah laporan.(*)

 

  • Penulis: -

Rekomendasi Untuk Anda

  • Resmi, Pemerintah Kenakan Pungutan Ekspor Biji Kakao

    Resmi, Pemerintah Kenakan Pungutan Ekspor Biji Kakao

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM: – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi memperluas cakupan pungutan dana perkebunan dengan memasukkan biji kakao sebagai komoditas yang dikenai pungutan ekspor, selain kelapa sawit dan produk turunannya. Hal tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 69 Tahun 2025. Mengutip Kontan, pengenaan tarif pungutan ekspor untuk biji kakao ini akan mulai berlaku Jumat […]

  • Mulai 2026, Ditjen Pajak Bisa Akses Data E-Wallet hingga Aset Kripto

    Mulai 2026, Ditjen Pajak Bisa Akses Data E-Wallet hingga Aset Kripto

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah memperluas basis pengawasan perpajakan di sektor ekonomi digital. Mulai tahun ini, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) berwenang mengakses data keuangan yang dikelola penyedia jasa pembayaran (PJP), termasuk e-wallet hingga aset kripto. Kebijakan tersebut diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 108 Tahun 2025, yang menetapkan PJP baik bank maupun lembaga nonbank sebagai Lembaga […]

  • Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi 19 Juni 2026: Cabai Rawit Naik, Cabai Merah Turun

    Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi 19 Juni 2026: Cabai Rawit Naik, Cabai Merah Turun

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, pada Jumat (19/6/2026) terpantau relatif stabil. Namun, beberapa komoditas hortikultura mengalami fluktuasi, terutama pada kelompok cabai. Berdasarkan data SIHARKO milik Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, harga cabai rawit hijau tercatat naik 15 persen menjadi Rp40.000 per kilogram. Sementara itu, cabai rawit merah […]

  • Mulai Hari Ini, Bank Indonesia Resmikan QRIS di China, Transaksi Tinggal Scan

    Mulai Hari Ini, Bank Indonesia Resmikan QRIS di China, Transaksi Tinggal Scan

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia resmi memperluas penggunaan QRIS ke China. Mulai 30 April 2026, masyarakat Indonesia dan China dapat melakukan transaksi lintas negara cukup dengan memindai kode QR. Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan sistem ini memungkinkan pembayaran tanpa uang tunai, baik bagi warga Indonesia di China maupun sebaliknya. “Cukup gunakan ponsel, transaksi bisa dilakukan dengan […]

  • NM Izhar Bafadhol Juara Lagi, Fernando Zhen Bersinar di Kopi Mansur Cup Sesion 2

    NM Izhar Bafadhol Juara Lagi, Fernando Zhen Bersinar di Kopi Mansur Cup Sesion 2

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – NM Izhar Bafadhol kembali membuktikan kelasnya sebagai salah satu pecatur terbaik Jambi setelah sukses mempertahankan gelar juara pada Turnamen Catur Kilat Kopi Mansur Cup Sesion 2 Tahun 2025. Gelaran yang berlangsung di Rumah Catur Jambi ini menghadirkan 44 peserta dan mempertemukan tiga pecatur bergelar Master Nasional (MN): MN Winarno, MN Rori Muldianto, dan […]

  • Dulu Mewah, Kini Terjangkau! Mobil Listrik Rp200 Jutaan Mengaspal

    Dulu Mewah, Kini Terjangkau! Mobil Listrik Rp200 Jutaan Mengaspal

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Memasuki akhir semester I/2026, pasar otomotif nasional makin panas. Pilihan mobil listrik berbasis baterai atau battery electric vehicle (BEV) kini semakin beragam, harganya kian ramah di kantong. Di kisaran Rp200 jutaan. Disitat dari laman resmi masing-masing pabrikan, sedikitnya ada delapan merek yang memasarkan produk dimaksud, mulai dari BYD, Changan, Geely, Jaecoo, Neta, Seres, […]

expand_less