Senin, 20 Apr 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Laba Turun 33 Persen, Saham BYD Anjlok

Laba Turun 33 Persen, Saham BYD Anjlok

  • account_circle -
  • calendar_month Jum, 31 Okt 2025
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Saham BYD Co. anjlok pada hari Jumat setelah produsen mobil tersebut melaporkan penurunan laba bersih dan pendapatan kuartal ketiga, yang tidak memenuhi ekspektasi analis. Ini semakin menggarisbawahi bahwa bahkan raksasa mobil listrik tersebut pun tidak kebal terhadap persaingan ketat di pasar otomotif terbesar di dunia.

Mengutip Trading Economic dilansir Kontan pada Jumat (31/10/2025) pukul 11.14 wib saham BYD di Bursa Hongkong tercatat melemah 3,74% ke level 100,3 dibandingkan hari kemarin.

Sebelumnya, saham perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Hong Kong tersebut anjlok hingga 6,4% pada perdagangan awal Jumat, menyusul laporan keuangan Kamis malam yang menunjukkan laba bersih kuartalan turun 33% dari tahun sebelumnya menjadi 7,82 miliar yuan (US$1,1 miliar). Total pendapatan dalam tiga bulan yang berakhir pada 30 September turun sekitar 3% menjadi 194,98 miliar yuan. Sementara analis sebelumnya memperkirakan bisa mencetak pendapatan 216 miliar yuan.

“Kami memperkirakan reaksi saham yang netral hingga sedikit negatif terhadap hasil kuartal ketiga yang lesu,” kata analis Morgan Stanley termasuk Tim Hsiao dalam sebuah catatan yang dikutip dari Bloomberg, Jumat (31/10/2025).

Laba per unit kendaraan BYD mencapai 6.100 yuan pada kuartal tersebut. Itu juga di bawah estimasi Morgan Stanley sebesar 6.500 yuan, meskipun terjadi pemulihan dari kuartal sebelumnya.

Perusahaan yang berbasis di Shenzhen ini berjuang untuk tetap dominan di pasar domestiknya, Tiongkok. Di mana perang harga yang berkepanjangan memicu kekhawatiran pemerintah bahwa persaingan yang ketat dapat merusak kualitas produk.

Tantangan BYD awalnya terungkap ketika melaporkan penurunan laba yang mengejutkan sebesar 30% pada kuartal kedua, dan produsen kendaraan listrik ini terus berjuang dengan penjualan yang tersendat, bahkan membuatnya kehilangan predikat sebagai produsen mobil terlaris di Tiongkok yang diambil alih oleh perusahaan milik negara SAIC Motor Corp. pada bulan September.

Masih pada periode yang sama, BYD mencatatkan penurunan pengiriman sekitar 1,8% menjadi 1,15 juta kendaraan energi baru termasuk model listrik murni dan hibrida plug-in dari tahun sebelumnya. Sedangkan pesaingnya, Geely Automobile Holdings dan Chongqing Changan Automobile Co., masing-masing justru melaporkan peningkatan penjualan sebesar 96% dan 84%.

Menurut laporan media, BYD sebelumnya telah memangkas target penjualan tahun 2025 sebesar 16% menjadi 4,6 juta unit. BYD tidak merilis angka resmi dalam laporan keuangan hari Kamis.

Margin kotor produsen mobil tersebut mengalami kontraksi selama tiga bulan menjadi 17,6% dari 21,9% tahun lalu, meskipun meningkat dari 16,3% pada kuartal kedua. Hal ini menunjukkan tekanan yang dihadapi BYD dari periode diskon yang berkepanjangan yang telah menopang kenaikan pesatnya di pasar kendaraan listrik Tiongkok tetapi menarik perhatian dari Beijing.

Namun, beberapa analis melihat pemulihan margin dari kuartal ke kuartal sebagai sinyal positif bagi BYD. Menurutnya peningkatan volume, margin, dan pendapatan yang konsisten akan terwujud pada kuartal keempat, didorong oleh pemulihan permintaan di musim puncak, bauran produk yang lebih baik, dan leverage operasional.

“Perusahaan ini berada di jalur menuju perbaikan lebih lanjut. Kami melihat BYD berada di posisi yang tepat untuk merebut kembali pangsa pasar domestik dan mempercepat ekspansi global,” tulis analis HSBC Yuqian Ding dalam sebuah laporan.(*)

 

  • Penulis: -

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penghujung Tahun 2025, Harga Emas UBS-Galeri24 Kompak Stabil

    Penghujung Tahun 2025, Harga Emas UBS-Galeri24 Kompak Stabil

    • calendar_month Sen, 29 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas yang diproduksi oleh UBS dan Galeri24 di Pegadaian pada Senin (29/12/2025) ini terpantau stabil. Logam mulia emas dari kedua produsen ini sama-sama menahan harga di tengah minat pasar. Berdasarkan laman Sahabat Pegadaian, harga emas Galeri24 tetap Rp2.627.000 per gram. Sementara UBS bertahan di Rp2.684.000. Menunjukkan dua produk buatan UBS dan Galeri24 […]

  • Investor Norwegia Tolak Rencana Tesla Beri Gaji Fantastis ke Elon Musk

    Investor Norwegia Tolak Rencana Tesla Beri Gaji Fantastis ke Elon Musk

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rencana Tesla memberikan gaji superbesar kepada CEO-nya, Elon Musk, menuai pro dan kontra di kalangan investor. Salah satu yang menolak secara terbuka adalah Dana Kekayaan Negara Norwegia (Norges Bank Investment Management/NBIM), salah satu pemegang saham institusional terbesar Tesla. NBIM menyatakan akan menolak proposal kompensasi baru bagi Elon Musk yang nilainya bisa mencapai USD […]

  • Harga Emas Galeri24 dan UBS Kompak Bertahan, Jual atau Beli?

    Harga Emas Galeri24 dan UBS Kompak Bertahan, Jual atau Beli?

    • calendar_month Sen, 2 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas produk buatan Galeri24 dan UBS yang dijual di Pegadaian tidak mengalami perubahan harga jual pada Senin (2/2/2026) ini. Keduanya kompak stabil akibat harga emas dunia yang merosot empat persen pada awal pekan ini. Dikutip dari laman resmi Sahabat Pegadaian, harga jual emas Galeri24 stagnan di angka Rp2.981.000 per gram. Begitu pula […]

  • Harga emas UBS-Galeri24 di Pegadaian Hari Ini kompak naik

    Harga emas UBS-Galeri24 di Pegadaian Hari Ini kompak naik

    • calendar_month Jum, 12 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kembali harga emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian kompak naik. Pada perdagangan hari ini, Jumat (12/12/2025), harga jual emas Galeri24 menjadi Rp2.459.000 dari sebelumnya Rp2.446.000 per gram. Begitu pula emas UBS menjadi Rp2.498.000 dari semula dibanderol dengan harga Rp2.482.000 per gram. Untuk emas UBS naik Rp16.000 dibandingkan dengan hari sebelumnya. Sementara emas Galeri24 […]

  • Rencana Pajak E-Commerce 0,5 Persen Tuai Protes, UMKM Merasa Terbebani

    Rencana Pajak E-Commerce 0,5 Persen Tuai Protes, UMKM Merasa Terbebani

    • calendar_month Kam, 9 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rencana pemerintah untuk memungut pajak dari pedagang online melalui marketplace menuai beragam respons dari pelaku usaha. Sebagian besar menilai kebijakan tersebut berpotensi menambah beban, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemungutan pajak terhadap transaksi daring direncanakan mulai diterapkan pada kuartal II 2026. Kebijakan ini […]

  • Operasional KA Pandalungan Jember–Jakarta Kembali Normal, Berangkat Tepat Waktu Setelah Tertunda 10 Jam

    Operasional KA Pandalungan Jember–Jakarta Kembali Normal, Berangkat Tepat Waktu Setelah Tertunda 10 Jam

    • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Setelah sempat mengalami keterlambatan panjang akibat anjloknya KA Purwojaya di Bekasi, operasional Kereta Api (KA) Pandalungan relasi Jember–Jakarta (Gambir) kini kembali berjalan normal. KA tersebut berangkat tepat waktu dari Stasiun Jember pada Senin (27/10/2025) pukul 16.00 WIB, sesuai jadwal dalam Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) yang berlaku. Manajer Hukum dan Humas PT KAI […]

expand_less