Rabu, 23 Sep 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Amazon Rencana PHK Besar di Awal 2026, 14.000 Posisi Kantoran Terancam

Amazon Rencana PHK Besar di Awal 2026, 14.000 Posisi Kantoran Terancam

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) kembali membayangi industri teknologi global di awal 2026. Salah satu raksasa teknologi dunia, Amazon, dilaporkan tengah mempersiapkan gelombang kedua PHK skala global yang berpotensi berdampak pada hingga 14.000 karyawan.

Langkah efisiensi ini disebut akan dimulai paling cepat dalam waktu dekat, meskipun kinerja keuangan Amazon masih tergolong solid. Perusahaan e-commerce asal Amerika Serikat tersebut dikabarkan menargetkan pemangkasan sekitar 10 persen karyawan kantoran global, atau setara 30.000 posisi.

Mengutip laporan Modaes, Senin (26/1/2026), gelombang PHK terbaru Amazon diperkirakan menyasar sejumlah divisi strategis, antara lain:

  • Amazon Web Services (AWS)
  • Operasi ritel
  • Prime Video
  • Departemen sumber daya manusia (HR)

Skala pemangkasan ini disebut sebanding dengan PHK yang dilakukan Amazon pada Oktober tahun lalu. Hingga kini, manajemen Amazon belum memberikan pernyataan resmi terkait rencana efisiensi terbaru tersebut.

Jika rencana pengurangan 30.000 peran korporasi benar-benar terealisasi, maka langkah ini akan menjadi PHK kolektif terbesar sepanjang 30 tahun sejarah Amazon.

Sebelumnya, Amazon telah memangkas sekitar 27.000 karyawan pada 2022 dan sekitar 14.000 posisi pada tahun 2025. Dalam gelombang PHK sebelumnya, Amazon masih memberikan gaji selama 90 hari kepada karyawan terdampak serta membuka peluang melamar posisi internal lain.

Sejumlah analis menilai PHK Amazon kali ini berkaitan dengan meningkatnya penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam operasional internal perusahaan. Namun, analis lain menyebut langkah ini lebih mencerminkan penataan ulang organisasi untuk memangkas birokrasi yang dinilai semakin gemuk.

Tak hanya di Amerika Serikat, Amazon juga telah melakukan efisiensi di Eropa. Di Spanyol, perusahaan menjalankan program redundansi yang berdampak pada 1.200 karyawan, khususnya di unit korporasi Amazon Digital Spain dan Amazon Spain Service.

Meski dilanda gelombang PHK, Amazon dilaporkan masih mencatat kinerja keuangan yang kuat, menegaskan bahwa langkah efisiensi ini lebih bersifat strategis ketimbang akibat tekanan finansial jangka pendek.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rupiah Balik Melemah! Dibuka Tembus Rp18.075 per Dolar AS

    Rupiah Balik Melemah! Dibuka Tembus Rp18.075 per Dolar AS

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali kehilangan tenaga. Setelah sempat menguat pada penutupan sebelumnya, mata uang Indonesia berbalik melemah saat mengawali perdagangan Kamis (30/7/2026). Rupiah dibuka terdepresiasi tipis sebesar 2 poin atau 0,01 persen ke level Rp18.075 per dolar Amerika Serikat (AS). Pelemahan ini sekaligus mengakhiri tren penguatan yang terjadi pada penutupan perdagangan sehari sebelumnya. […]

  • Murni dan Capitol, Dua Bioskop Tertua di Kota Jambi yang Menyimpan Sejarah Besar

    Murni dan Capitol, Dua Bioskop Tertua di Kota Jambi yang Menyimpan Sejarah Besar

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Jauh sebelum hadirnya layanan streaming seperti Netflix, Disney+ atau bioskop modern di pusat perbelanjaan, masyarakat Jambi memiliki budaya menonton film yang sangat kuat. Pada era 1970-an hingga akhir 1990-an, bioskop menjadi pusat hiburan masyarakat sekaligus ruang berkumpul lintas generasi. Setiap akhir pekan, antrean panjang penonton menjadi pemandangan biasa di depan gedung-gedung bioskop yang […]

  • Harga Emas Antam Lanjut Naik, Kini Dibanderol Rp 2.367.000 per Gram

    Harga Emas Antam Lanjut Naik, Kini Dibanderol Rp 2.367.000 per Gram

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali melanjutkan kenaikan pada Rabu (12/11/22025). Harga emas Antam naik sebesar Rp 7.000 menjadi Rp 2.367.000 per gram. Sementara harga emas Antam paling murah kini dibanderol Rp1,23 juta. Sedangkan yang paling mahal dijual seharga Rp2,30 miliar. Adanya kenaikan tersebut membuat harga beli kembali atau buyback […]

  • Jambi Makin Meluas, Properti Ikut Bergeser: Kawasan Mana yang Paling Menarik?

    Jambi Makin Meluas, Properti Ikut Bergeser: Kawasan Mana yang Paling Menarik?

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ketika penduduk bertambah dan aktivitas ekonomi menyebar, kebutuhan terhadap ruang ikut berubah. Rumah, ruko, pergudangan hingga pusat komersial tidak lagi hanya mencari lokasi di pusat kota. Fenomena itu mulai terlihat di Kota Jambi. Pengembangan properti perlahan bergerak ke kawasan pinggiran yang masih memiliki ketersediaan lahan, akses jalan dan ruang untuk membangun kawasan baru. […]

  • Fabio Quartararo Kirim Sinyal Keras ke Yamaha di Tengah Rayuan Honda

    Fabio Quartararo Kirim Sinyal Keras ke Yamaha di Tengah Rayuan Honda

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bursa transfer pembalap MotoGP untuk musim 2027 mulai memanas jauh sebelum musim benar-benar berjalan. Nama Fabio Quartararo mendadak menjadi pusat perhatian setelah muncul kabar bahwa Honda diam-diam membuka jalur komunikasi dengan juara dunia MotoGP 2021 tersebut. Isu yang beredar bahkan menyebut Quartararo disodori kontrak bernilai fantastis, mencapai 15 juta euro per musim. Namun, […]

  • Sepatu Bata (BATA) Resmi Setop Produksi Alas Kaki, Rugi Rp40 Miliar

    Sepatu Bata (BATA) Resmi Setop Produksi Alas Kaki, Rugi Rp40 Miliar

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    Emiten industri alas kaki legendaris, PT Sepatu Bata Tbk (BATA), resmi menghentikan kegiatan usaha di bidang industri alas kaki untuk kebutuhan sehari-hari. Keputusan strategis ini diambil melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 25 September 2025. Langkah mengejutkan datang dari merek sepatu legendaris Indonesia. Setelah hampir satu abad beroperasi, Sepatu Bata (BATA) resmi […]

expand_less